Rp 107 Miliar untuk Pengembangan Bandara Jalaluddin

Ditulis oleh  Kamis, 03 Januari 2013 08:24

bandara djalaludinGorontalo – Penataan dan pengembangan bandara Jalaluddin Gorontalo terus dilakukan Pemprov Gorontalo. Tahun ini Pemprov Gorontalo mendapat alokasi anggaran dari Kementerian Perhubungan RI senilai Rp 107,9 miliar untuk pengembangan bandara Jalaluddin Gorontalo.


Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk rekonstruksi dan lapisan landasan pacu, pembangunan terminal tahap I, pemasangan TWY dan apron light, pemasangan flood ligth tiang ganda, pemasangan RVR, pemasangan D-ATIS, serta belanja rutin dan menajamen teknis.
Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Provinsi Gorontalo Henry Djuuna mengatakan, bandara Djalaluddin Gorontalo memiliki peranan yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo. Sebab, bandara Jalaluddin merupakan salah satu outlet keluar dan masuk dari serta ke Gorontalo. "Karena itu Pemprov Gorontalo sangat berkepentingan atas ketersediaan infrastruktur di bandara Djalaluddin," ungkap Henry Djuuna.
Secara terpisah, Kasubdin Perhubungan Laut, Udara dan Postel Dishubpar Provinsi Gorontalo Jamal Nganro menjelaskan, khusus untuk pembangunan terminal baru desainnya akan menggunakan garbarata. "Insyaallah tak ada aral melintang rencana pembangunan terminal baru akan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Perhubungan pada 16 Februari 2013, bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Gorontalo," ujar Jamal Nganro.
Ia menambahkan bahwa selain kegiatan tahun 2013 juga pada tahun 2012 lalu terdapat program kegiatan yang strategis berupa review Masterplan Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk menjadi acuan dalam pengembangan Bandara Djalaluddin 20 Tahun kedepan". Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan menyesuaian perencanaan sebelumnya dengan kebutuhan yang ada saat ini dan yang akan datang karena beberapa tahun terakhir ini," beber Jamal Nganro.

Baca 1577 kali
Beri nilai item ini
(0 penilaian)

Tinggalkan komentar

Pastikan informasi yang bertanda (*) telah diisi. Kode HTML tidak diizinkan.

Berita Terbaru

  • Terpopuler
  • Komentar
  • Tag Berita