>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo menggelar High Level Meeting atau rapat tingkat pengambil kebijakan yang berlangsung di ruangan Dulohupa Gubernuran Gorontalo, Selasa (23/4/2019). Rapat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya pimpinan Kantor Perwakilan BI dan BPS Provinsi Gorontalo, Polda Gorontalo, Bulog Gorontalo, Hiswana Migas, PLN, serta TPID Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo.

“Pertemuan ini sangat penting dan strategis karena menyangkut tugas dan fungsi pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, serta mensejahterakan masyarakat. Ketiganya saling berkolerasi,” ujar Wagub Idris Rahim dalam arahannya pada kegiatan itu.

Idris menambahkan, fenomena masyarakat Gorontalo khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, jumlah permintaan terhadap bahan pokok dan barang strategis lainnya akan cenderung meningkat. Menurutnya, hal ini harus diantisipasi dengan memastikan pasokan bahan pokok dan distribusinya berjalan dengan baik, serta harga yang terjangkau.

“Ramadhan tidak lama lagi, kita perlu antisipasi karena hukum ekonomi akan berlaku jika permintaan banyak, harga pasti naik. Cuma saya heran, puasa itu harusnya menahan diri, tetapi justru masyarakat kita terlalu boros. Untuk itu saya juga berharap masyarakat lebih sederhana dalam Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” tutur Wagub.

Terkait fenomena tersebut, Idris meminta kepada TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk melakukan langkah-langkah strategis, di antaranya melakukan sinergi dalam monitoring pasokan, distribusi, dan harga bahan pokok, melakukan stabilisasi harga melalui pasar murah dan operasi pasar, serta memperhatikan akurasi data untuk mengukur kondisi ril tingkat inflasi.

Berdasarkan data BPS, tingkat inflasi Gorontalo pada bulan Maret 2019 sebesar 0,09 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Gorontalo, Abdul Asman menjelaskan, angka tersebut diperoleh dengan mengukur 345 komoditas yang dipantau setiap bulan. Komoditas tersebut berupa bahan makanan, makanan jadi, minuman, perumahan, air, listrik, bahan bakar, gas, sandang, kesehatan, pendidikan, transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

“Komoditas ini ada yang kita pantau mingguan, dua mingguan, dan bulanan. Untuk barang yang harganya bergejolak kita pantau setiap minggu,” jelas Asman.

Sementara itu Kepala Tim Advisor dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Gorontalo, Gunawan Purbowo dalam paparannya mengungkapkan bahwa inflasi Gorontalo pada Maret 2019 tetap terkendali sebesar 0,09 persen.

“Inflasi tersebut meningkat jika dibandingkan dengan Februari 2019 sebesar -0,68 persen. Meningkatnya inflasi ini didorong oleh peningkatan harga beberapa komoditas utama, seperti cabai rawit, ikan, dan daging ayam,” papar Gunawan.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Memperingati Hari Kartini tahun 2019 dan hari lahir Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) ke-11, BKOW Provinsi Gorontalo menggelar lomba Kebaya Kartini di halaman rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Senin (22/4/2019).

Dalam sambutannya Ketua BKOW Provinsi Gorontalo, Nurinda Rahim mengatakan, lomba Kebaya dilaksanakan untuk menyemarakkan Hari Kartini, sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan busana Kebaya Nasional. Saat ini, kata Nurinda, Kebaya semakin tertinggal dan digantikan oleh berbagai mode busana modern.

“Untuk itu BKOW ingin membudayakan kembali Kebaya sebagai busana nasional kebanggaan dan ciri khas wanita Indonesia, utamanya dikalangan generasi milenial,” kata Nurinda.

Pada kesempatan itu istri Wakil Gubernur Gorontalo tersebut mengajak perempuan generasi milenial untuk meneladani Kartini sebagai pahlawan perempuan Indonesia. Menurutnya perempuan generasi milenial merupakan aset bangsa yang sangat menentukan masa depan pembangunan bangsa, negara, dan daerah.

“Tantangan kita kedepan adalah meningkatkan kualitas Kartini-Kartini muda, perempuan generasi milenial Indonesia yang cerdas dan handal, serta bangga dan terus melestarikan budaya bangsa,” imbuhnya.

Lomba Kebaya Kartini diikuti oleh 42 peserta utusan dari organisasi wanita se Provinsi Gorontalo. Turut hadir dan menyaksikan lomba Kebaya Kartini, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba.

Berhasil keluar sebagai juara pertama utusan dari Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Provinsi Gorontalo, disusul oleh Jalasenastri dari Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo di posisi kedua, serta Dharma Wanita Persatuan Provinsi Gorontalo diperingkat ketiga.

Pewarta : Haris/Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mengkoordinasikan persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 yang digelar di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernuran, Senin (22/4/2019). Rapat yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Syukri Botutihe itu untuk mengecek kesiapan tim yang dibentuk berdasarkan SK Menteri Perhubungan RI No. 83 tahun 2019.

Berbagai instansi dihadirkan di antaranya Dishub Kabupaten/Kota, pengelola Bandara Djalaluddin Gorontalo, para kepala pelabuhan, BPTD wilayah XXI Gorontalo, Ditlantas Polda serta para Kasatlantas Kabupaten dan Kota.

Hadir pula pihak Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Lanal, BMKG, Pelindo, Damri, BNN Provinsi Gto, Pelni, PT ASDP Cabang Luwuk, Jasa Raharja, Maskapai penerbangan, dan perusahaan angkutan.

“Rakor ini menjadi penting sebagai tahap awal persiapan angkutan lebaran tahun 2019. Sebagaimana instruksi Bapak Gubernur Gorontalo dan Bapak Wagub bahwa kesiapan pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran nanti harus benar-benar siap untuk kelancaran transportasi masyarakat,” kata Kadis Perhubungan, Jamal Nganro dalam sambutannya.

Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik pada lebaran tahun 2019/1440 Hijiryah akan berlangsung tanggal 30 dan 31 Mei 2019, atau H-6 dan H-5 lebaran. Puncaknya terjadi pada H-3 tanggal 2 Juni 2019 bertepatan dengan perayaan tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe di Gorontalo.

Berbagai pihak menyatakan kesiapannya untuk ikut mensukseskan angkutan lebaran. Bandara Djalaluddin Gorontalo, pelabuhan laut dan terminal tipe A Gorontalo akan melakukan standar operasional prosedur untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. Begitu pula dengan aparat kepolisian, TNI serta instansi teknis lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Adapun bagian yg menjadi perhatian kami nanti yaitu rump chek atau pemeriksaan kelengkapan dan kondisi angkutan. Mulai dari aspek administrasi surat-surat, aspek teknis keselamatan dan kelaikan kendaraan serta aspek manusianya berupa uji alkohol dan narkoba,” imbuh Jamal.

Pertumbuhan arus mudik dan balik lebaran setiap tahun di Provinsi Gorontalo terus meningkat. Pada tahun 2018 lalu misalnya, pemanfaatan sektor transportasi udara pada arus mudik dan balik lebaran naik sekitar 6, 28 %, laut 3, 29 %, penyeberangan laut 40,29 % dan darat 40,19 %. (Hmsprov - Isam)

KOTA GORONTALO, Humas – Usai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April lalu, pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli kembali dilanjutkan. Kali ini warga di Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo yang beruntung dikunjungi dengan pelaksanaan pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis, Senin (22/4/2019).

Pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli ini sudah ke 101 kali digelar sejak tahun 2017 hingga saat ini. Sekitar 1.000 warga yang hadir dipersilahkan membeli sembako seperti beras, gula, minyak goreng seharga Rp5.000 per kilogram.

Rempah-rempah seperti rica, bawang merah dan bawang putih dihargai Rp5.000 per 500 gram. Sementara untuk telur dihargai Rp500 per butir.

“Seperti janji saya, program ini akan terus berlanjut. Kami buktikan hari ini digelar di Kota Selatan. Program ini bukan uang saya, uang rakyat yang kita kembalikan lagi ke rakyat,” terang Gubernur Rusli.

Gubernur berharap program yang digelar bergilir di setiap kecamatan tersebut bisa mengurangi beban biaya pangan warganya. Selain itu juga, harga pangan yang cenderung fluktuatif diharapkan tetap stabil agar tidak terjadi inflasi. (Hmsprov - Isam)

Kota Gorontalo, Humas – Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo tahun 2018 yang diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo telah resmi diterima oleh DPRD. Melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang ke 209,Senin (22/4/2019), Pansus memberikan pujian baik untuk LKPJ tersebut.

“Setelah mengkaji, mengevaluasi dan merekomendasikan dokumen LKPJ Gubernur Tahun 2018, pansus mengambil kesimpulan bersama bahwa kinerja Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim, sesuai dengan dokumen LKPJ 2018, berhak mendapatkan predikat baik,” kata Ketua Pansus Sun Biki

Secara khusus, Pansus membacakan kembali program kegiatan serta berbagai capaian yang telah berhasil dilakukan oleh gubernur selaku pelaksana pemerintah daerah yang patut diapresiasi diantaranya, pertumbuhan ekonomi tahun 2018 mencapai 6,51 persen, indeks pembangunan manusia mencapai 67,38 persen serta presentase angka kemiskinan menurun menjadi 15,83% dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,03 persen

“Begitupula pada aspek penyelenggaraa pemerintahan yang baik dan bersih, dengan capaian kinerja sasaran yaitu indeks reformasi birokrasi mendapatkan akreditas B, demikian pula nilai hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja pemerintah mendapatkan akreditas B, serta survey masyarakat mencapai 72,48 dan masih banyak lagi keberhasilan-keberhasilan yang telah behasil dilaksanakan,” tambahnya

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang hadir didampigi Wakil Gubernur Idris Rahim, mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua dan seluruh anggota DPRD yang telah membantu keberhasilan pemerintah provinsi yang ia pimpin bersama Wakil Gubernur Idris Rahim.

“Pada kesempatan ini, perkenankan Saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada Ketua DPRD Provinsi Gorontalo dan seluruh unsur pimpinan serta anggota DPRD Provinsi Gorontalo, khususnya kepada Tim Pansus LKPJ DPRD Provinsi Gorontalo. Hasil Pansus ini juga termasuk masukan dan solusi kepada kami jajaran pemerintahan,” ungkap Rusli

Tak lupa Rusli juga mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak terlebih jajaran DPRD yang telah mendukung penuh penyelenggaraan Pemilu serentak yang digelar pada 17 April yang lalu. Iapun berharap kekompakkan dan kerjasama antara semua pihak, khususnya eksekutif dan DRPD bisa lebih baik lagi pada tahun tahun yang akan datang.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih, setelah ini seperti kita ketahui bersama kita akan segera memasui bulan suci ramadhan. Tetap jaga silahturahim, apalagi kemarin sempat berbeda pilihan sempat berbeda parpol, mari sama sama membangun Provinsi Gorontalo lebih baik kedepan,” tandasnya. (Hmsprov - Echin)

KOTA GORONTALO, Humas – Memastikan keamanan pangan bagi masyarakat Provinsi Gorontalo, Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) yang di gelar di Damhil Hotel UNG, Senin (22/4/2019). JKPD diikuti oleh 47 instansi pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan juga pelaku usaha pangan segar.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, sangat jelas bahwa kebijakan penanganan keamanan pangan diarahkan untuk menjamin tersedianya pangan yang aman untuk di konsumsi.

”Tujuannya agar masyarakat terhindar dari bahaya, baik karena cemaran kimia maupun mikroba yang dapat mengancam kesehatan manusia,” jelas Darda.

Menurutnya, sistem pengawasan pangan yang terintegrasi sangat diperlukan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari resiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan seperti boraks, formalin, belum lagi menyangkut komposisi gizinya.

“Kita harus serius mencermati perkembangan bahan-bahan utama yang dikonsumsi masyarakat Gorontalo. Kita juga tau bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari dan memahami memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi. Tentunya ini membutuhkan koordinasi dan sosialisasi berjenjang dari seluruh stakeholder,” urai Sekda.

Ia berharap, pertemuan JKPD bisa memberikan penguatan kolaborasi antara instansi terkait dan berperan aktif dalam menyikapi isu keamanan pangan di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo Sila Botutihe mengatakan, JKPD merupakan forum koordinasi lintas sektor yang berkewenangan dalam urusan pangan dan produk-produk yang di konsumsi masyarakat.

“Hadirnya JKPD bisa meningkatkan layanan akan peminjaman mutu dan keamanan pangan yang diperjual belikan kepada masyarakat sebagai wujud perlindungan konsumen,” kata Sila.

Pertemuan Jejaring Keamanan Pangan Daerah juga diisi dengan kegiatan sosialisasi Permentan No. 53/2018 tentang Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan. (Hmsprov - Nova/ Editor - Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas – Menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar pekan seni dan budaya.
Pekan seni dan budaya yang diikuti 175 siswa SMA/SMK kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba di Gedung Belle Li Mbui, Senin (22/4/2019).

Darda sangat mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh Dikbudpora tersebut. Menurutnya, dengan mengikutsertakan para pelajar dalam kegiatan pekan seni dan budaya, merupakan bentuk kesadaran kita dalam melestarikan seni dan budaya daerah sendiri.

“Pada hakikatnya, dalam melestarikan budaya daerah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggungjawab bersama baik seniman, budayawan, masyarakat maupun pemerintah,” jelas Darda.

Ia berharap seniman, budayawan, cendekiawan, pelajar, dan masyarakat untuk pro aktif dalam memprakarsai dan menyokong upaya-upaya pengembangan seni dan budaya kita melalui berbagai kegiatan.

“Gorontalo memiliki kekayaan ekspresi budaya dari cerita rakyat, lagu, pakaian, bahasa hingga seni beladiri yang harus dilindungi dan dilestarikan. Jangan sampai generasi muda kita lupa akan budayanya sendiri . Kedepannya, sayapun berharap pekan seni dan budaya ini bisa diikuti oleh semua elemen masyarakat bukan hanya para siswa SMA,” tandas Darda.

Panitia pelaksana kegiatan yang juga Plt. Dikbudpora Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie menjelaskan, selain untuk menyemarakkan Hardiknas , pekan seni dan budaya ini digelar juga untuk melestarikan budaya Gorontalo di lingkungan anak SMA/SMK sehingga dapat menanamkan kecintaan terhadap budaya sendiri mulai dari generasi muda.

“Pada hakikatnya, dalam melestarikan budaya daerah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggungjawab bersama baik seniman, budayawan, masyarakat maupun pemerintah,” jelas Darda.

Ia berharap seniman, budayawan, cendekiawan, pelajar, dan masyarakat untuk pro aktif dalam memprakarsai dan menyokong upaya-upaya pengembangan seni dan budaya kita melalui berbagai kegiatan.

“Gorontalo memiliki kekayaan ekspresi budaya dari cerita rakyat, lagu, pakaian, bahasa hingga seni beladiri yang harus dilindungi dan dilestarikan. Jangan sampai generasi muda kita lupa akan budayanya sendiri . Kedepannya, sayapun berharap pekan seni dan budaya ini bisa diikuti oleh semua elemen masyarakat bukan hanya para siswa SMA,” tandas Darda.

Panitia pelaksana kegiatan yang juga Plt. Dikbudpora Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie menjelaskan, selain untuk menyemarakkan Hardiknas , pekan seni dan budaya ini digelar juga untuk melestarikan budaya Gorontalo di lingkungan anak SMA/SMK sehingga dapat menanamkan kecintaan terhadap budaya sendiri mulai dari generasi muda. (Hmsprov - Nova/Editor - Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memantau stok dan harga bahan pokok di Kota Gorontalo, Senin (22/4/2019). Pemantauan dilakukan di sejumlah gudang distributor, Pasar Sentral Gorontalo, Pelabuhan Gorontalo, gudang Bulog, serta di pasar retail modern Hypermart, Senin (22/4/2019).

Dari hasil pantauan di gudang distributor dan gudang Bulog, stok bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri tahun 2019. Stok beras Bulog Gorontalo sebanyak 4.400 ton dan gula 750 ton. Sedangkan di gudang distributor PT. Cipta Langgeng Mitra Sukses memiliki stok gula lebih dari 500 ton.

Pantauan di PasarSentral Gorontalo, harga sejumlah komoditi bahan pokok stabil. Beras medium Rp10.000 per kg, beras medium Bulog Rp9.450 per kg, beras premium Pandan Wangi Rp12.000 per kg, premium Bulog Rp10.200 per kg. Minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 per liter, daging sapi Rp 120.000 per kg, dan telur ayam Rp1.400 perbutir ukuran kecil. Harga gula pasir juga terkendali Rp 11.000 per kg, dan Rp9.500 per kg ditingkat distributor.

Sementara itu untuk harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga mencapai Rp120 ribu per kg beberapa hari lalu, harganya turun menjadi Rp40.000 per kg. Sedangkan untuk bawang putih masih berada diharga Rp60.000 per kg dan bawang merah Rp40.000 per kg.

“Stok bahan pokok dalam kondisi cukup tersedia, masyarakat tidak perlu resah. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan tersedianya kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim kepada sejumlah wartawan usai pemantauan di Pasar Sentral Gorontalo.

Hal senada juga disampikan oleh Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan RI, Kasan Muhri, yang turut melakukan pemantauan stok dan harga bahan pokok di Gorontalo. Dikatakannya, menjelang puasa Ramadhan dan lebaran Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap bahan pokok. Hal ini dapat berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

“Kita perlu mengantisipasi hal tersebut sejak jauh-jauh hari agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan puasa dengan tenang, tanpa terbebani naiknya harga pangan atau kelangkaan barang,” terang Kasan.

Kasan berharap kerjasama pemerintah daerah dan pengusaha untuk bersinergi menjaga stok dan stabilitas harga.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak yang sudah terjalin dengan baik dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan para pelaku usaha,” tandasnya. (Hmsprov - Haris)

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Gorontalo. Ia berterima kasih karena pelaksanaan pemilu dinilai berjalar lancar, aman dan sukses.

“Pertama keamanan, saya berterima kasih kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, teman-teman bupati/walikota dan seluruh masyarakat yang berhasil melaksanakan Pileg dan Pilpres secara aman dan terkendali,” ungkap Gubernur Rusli usai menggelar syukuran milad keluarga, Minggu (21/4/2019).

Hal lain yang disyukuri Gubernur Gorontalo dua periode itu yakni tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi. Rusli menyebut partisipasi warga pada Pemilu 2019 mencapai angka 90 persen.

Kepada peserta pemilu, partai politik dan tim sukses, Gubernur Rusli meminta agar tetap menahan diri dan mengedepankan keamanan daerah selama proses penghitungan suara. Ia mempersilahkan setiap orang mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitungan sendiri, tapi hasil akhir harus dipercayakan kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu.

“Silahkan mengklaim menang, tapi saya mengharapkan masyarakat dan semua kita tetap menghormati proses perhitungan di KPU (sebagai perhitungan) yang resmi,” tegasnya.

Suhu politik usai pemilu dinilainya sudah kembali sejuk. Warga sudah kembali ke aktifitas mereka masing-masing. Suhu politik ini diharapkan dapat terus terjaga, terlebih bulan Ramadan sebentar lagi akan tiba. (Hmsprov - Isam)

KOTA GORONTALO, Humas – Memperingati milad anak-anak dan istrinya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggelar syukuran bersama dengan ribuan kaum duafa bertempat di kantor Citra Mandiri Persada (CMP), Kelurahaan Tamalate, Kota Gorontalo, Minggu (21/4/2019).

Syukuran yang rutin digelar setiap tahun ini sejatinya digelar tanggal 1 April. Belakangan kegiatan itu ditunda karena sang istri Idah Syahidah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Provinsi Gorontalo.

“Anak-anak saya lahir tanggal 23 Januari dan 8 Februari. Ibu Idah Lahir tanggal 11 Maret. Jadi kita rutin menggelar acara semacam ini tanggal 1 April. Tapi kemarin sempat ditegur Panwas sehingga acaranya kita tunda setelah Pemilu,” ujar Gubernur Rusli.

Sebagai rasa syukurnya, Rusli didampingi istri menyerahkan bantuan beras 5 kg dan uang transportasi bagi warga yang datang dari wilayah Kota Gorontalo dan sebagian Bone Bolango. Ribuan warga terlihat sudah datang sejak siang hari dan sangat antusias dengan acara tersebut.

“Ini beras diambil dari sawah kami sendiri. Jadi kegiatan ini sudah rutin digelar setiap tahun, tidak ada hubungannya dengan politik. Beberapa juga kami serahkan ke panti asuhan,” imbuh Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Gubernur Rusli juga menyampaikan rasa senang dan terima kasih kepada seluruh warga Gorontalo yang ikut mensukseskan Pemilu. Selain partisipasi masyarakat yang tinggi di angka 90 persen, kemanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama proses Pemilu berlangsung. (Hmsprov - Isam)

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama