>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Memastikan keamanan pangan bagi masyarakat Provinsi Gorontalo, Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) yang di gelar di Damhil Hotel UNG, Senin (22/4/2019). JKPD diikuti oleh 47 instansi pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan juga pelaku usaha pangan segar.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, sangat jelas bahwa kebijakan penanganan keamanan pangan diarahkan untuk menjamin tersedianya pangan yang aman untuk di konsumsi.

”Tujuannya agar masyarakat terhindar dari bahaya, baik karena cemaran kimia maupun mikroba yang dapat mengancam kesehatan manusia,” jelas Darda.

Menurutnya, sistem pengawasan pangan yang terintegrasi sangat diperlukan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari resiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan seperti boraks, formalin, belum lagi menyangkut komposisi gizinya.

“Kita harus serius mencermati perkembangan bahan-bahan utama yang dikonsumsi masyarakat Gorontalo. Kita juga tau bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari dan memahami memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi. Tentunya ini membutuhkan koordinasi dan sosialisasi berjenjang dari seluruh stakeholder,” urai Sekda.

Ia berharap, pertemuan JKPD bisa memberikan penguatan kolaborasi antara instansi terkait dan berperan aktif dalam menyikapi isu keamanan pangan di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo Sila Botutihe mengatakan, JKPD merupakan forum koordinasi lintas sektor yang berkewenangan dalam urusan pangan dan produk-produk yang di konsumsi masyarakat.

“Hadirnya JKPD bisa meningkatkan layanan akan peminjaman mutu dan keamanan pangan yang diperjual belikan kepada masyarakat sebagai wujud perlindungan konsumen,” kata Sila.

Pertemuan Jejaring Keamanan Pangan Daerah juga diisi dengan kegiatan sosialisasi Permentan No. 53/2018 tentang Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan. (Hmsprov - Nova/ Editor - Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas – Menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar pekan seni dan budaya.
Pekan seni dan budaya yang diikuti 175 siswa SMA/SMK kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba di Gedung Belle Li Mbui, Senin (22/4/2019).

Darda sangat mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh Dikbudpora tersebut. Menurutnya, dengan mengikutsertakan para pelajar dalam kegiatan pekan seni dan budaya, merupakan bentuk kesadaran kita dalam melestarikan seni dan budaya daerah sendiri.

“Pada hakikatnya, dalam melestarikan budaya daerah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggungjawab bersama baik seniman, budayawan, masyarakat maupun pemerintah,” jelas Darda.

Ia berharap seniman, budayawan, cendekiawan, pelajar, dan masyarakat untuk pro aktif dalam memprakarsai dan menyokong upaya-upaya pengembangan seni dan budaya kita melalui berbagai kegiatan.

“Gorontalo memiliki kekayaan ekspresi budaya dari cerita rakyat, lagu, pakaian, bahasa hingga seni beladiri yang harus dilindungi dan dilestarikan. Jangan sampai generasi muda kita lupa akan budayanya sendiri . Kedepannya, sayapun berharap pekan seni dan budaya ini bisa diikuti oleh semua elemen masyarakat bukan hanya para siswa SMA,” tandas Darda.

Panitia pelaksana kegiatan yang juga Plt. Dikbudpora Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie menjelaskan, selain untuk menyemarakkan Hardiknas , pekan seni dan budaya ini digelar juga untuk melestarikan budaya Gorontalo di lingkungan anak SMA/SMK sehingga dapat menanamkan kecintaan terhadap budaya sendiri mulai dari generasi muda.

“Pada hakikatnya, dalam melestarikan budaya daerah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggungjawab bersama baik seniman, budayawan, masyarakat maupun pemerintah,” jelas Darda.

Ia berharap seniman, budayawan, cendekiawan, pelajar, dan masyarakat untuk pro aktif dalam memprakarsai dan menyokong upaya-upaya pengembangan seni dan budaya kita melalui berbagai kegiatan.

“Gorontalo memiliki kekayaan ekspresi budaya dari cerita rakyat, lagu, pakaian, bahasa hingga seni beladiri yang harus dilindungi dan dilestarikan. Jangan sampai generasi muda kita lupa akan budayanya sendiri . Kedepannya, sayapun berharap pekan seni dan budaya ini bisa diikuti oleh semua elemen masyarakat bukan hanya para siswa SMA,” tandas Darda.

Panitia pelaksana kegiatan yang juga Plt. Dikbudpora Provinsi Gorontalo Ramlah Habibie menjelaskan, selain untuk menyemarakkan Hardiknas , pekan seni dan budaya ini digelar juga untuk melestarikan budaya Gorontalo di lingkungan anak SMA/SMK sehingga dapat menanamkan kecintaan terhadap budaya sendiri mulai dari generasi muda. (Hmsprov - Nova/Editor - Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memantau stok dan harga bahan pokok di Kota Gorontalo, Senin (22/4/2019). Pemantauan dilakukan di sejumlah gudang distributor, Pasar Sentral Gorontalo, Pelabuhan Gorontalo, gudang Bulog, serta di pasar retail modern Hypermart, Senin (22/4/2019).

Dari hasil pantauan di gudang distributor dan gudang Bulog, stok bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri tahun 2019. Stok beras Bulog Gorontalo sebanyak 4.400 ton dan gula 750 ton. Sedangkan di gudang distributor PT. Cipta Langgeng Mitra Sukses memiliki stok gula lebih dari 500 ton.

Pantauan di PasarSentral Gorontalo, harga sejumlah komoditi bahan pokok stabil. Beras medium Rp10.000 per kg, beras medium Bulog Rp9.450 per kg, beras premium Pandan Wangi Rp12.000 per kg, premium Bulog Rp10.200 per kg. Minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 per liter, daging sapi Rp 120.000 per kg, dan telur ayam Rp1.400 perbutir ukuran kecil. Harga gula pasir juga terkendali Rp 11.000 per kg, dan Rp9.500 per kg ditingkat distributor.

Sementara itu untuk harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga mencapai Rp120 ribu per kg beberapa hari lalu, harganya turun menjadi Rp40.000 per kg. Sedangkan untuk bawang putih masih berada diharga Rp60.000 per kg dan bawang merah Rp40.000 per kg.

“Stok bahan pokok dalam kondisi cukup tersedia, masyarakat tidak perlu resah. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan tersedianya kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim kepada sejumlah wartawan usai pemantauan di Pasar Sentral Gorontalo.

Hal senada juga disampikan oleh Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan RI, Kasan Muhri, yang turut melakukan pemantauan stok dan harga bahan pokok di Gorontalo. Dikatakannya, menjelang puasa Ramadhan dan lebaran Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap bahan pokok. Hal ini dapat berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

“Kita perlu mengantisipasi hal tersebut sejak jauh-jauh hari agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan puasa dengan tenang, tanpa terbebani naiknya harga pangan atau kelangkaan barang,” terang Kasan.

Kasan berharap kerjasama pemerintah daerah dan pengusaha untuk bersinergi menjaga stok dan stabilitas harga.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak yang sudah terjalin dengan baik dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan para pelaku usaha,” tandasnya. (Hmsprov - Haris)

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Gorontalo. Ia berterima kasih karena pelaksanaan pemilu dinilai berjalar lancar, aman dan sukses.

“Pertama keamanan, saya berterima kasih kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, teman-teman bupati/walikota dan seluruh masyarakat yang berhasil melaksanakan Pileg dan Pilpres secara aman dan terkendali,” ungkap Gubernur Rusli usai menggelar syukuran milad keluarga, Minggu (21/4/2019).

Hal lain yang disyukuri Gubernur Gorontalo dua periode itu yakni tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi. Rusli menyebut partisipasi warga pada Pemilu 2019 mencapai angka 90 persen.

Kepada peserta pemilu, partai politik dan tim sukses, Gubernur Rusli meminta agar tetap menahan diri dan mengedepankan keamanan daerah selama proses penghitungan suara. Ia mempersilahkan setiap orang mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitungan sendiri, tapi hasil akhir harus dipercayakan kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu.

“Silahkan mengklaim menang, tapi saya mengharapkan masyarakat dan semua kita tetap menghormati proses perhitungan di KPU (sebagai perhitungan) yang resmi,” tegasnya.

Suhu politik usai pemilu dinilainya sudah kembali sejuk. Warga sudah kembali ke aktifitas mereka masing-masing. Suhu politik ini diharapkan dapat terus terjaga, terlebih bulan Ramadan sebentar lagi akan tiba. (Hmsprov - Isam)

KOTA GORONTALO, Humas – Memperingati milad anak-anak dan istrinya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggelar syukuran bersama dengan ribuan kaum duafa bertempat di kantor Citra Mandiri Persada (CMP), Kelurahaan Tamalate, Kota Gorontalo, Minggu (21/4/2019).

Syukuran yang rutin digelar setiap tahun ini sejatinya digelar tanggal 1 April. Belakangan kegiatan itu ditunda karena sang istri Idah Syahidah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Provinsi Gorontalo.

“Anak-anak saya lahir tanggal 23 Januari dan 8 Februari. Ibu Idah Lahir tanggal 11 Maret. Jadi kita rutin menggelar acara semacam ini tanggal 1 April. Tapi kemarin sempat ditegur Panwas sehingga acaranya kita tunda setelah Pemilu,” ujar Gubernur Rusli.

Sebagai rasa syukurnya, Rusli didampingi istri menyerahkan bantuan beras 5 kg dan uang transportasi bagi warga yang datang dari wilayah Kota Gorontalo dan sebagian Bone Bolango. Ribuan warga terlihat sudah datang sejak siang hari dan sangat antusias dengan acara tersebut.

“Ini beras diambil dari sawah kami sendiri. Jadi kegiatan ini sudah rutin digelar setiap tahun, tidak ada hubungannya dengan politik. Beberapa juga kami serahkan ke panti asuhan,” imbuh Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Gubernur Rusli juga menyampaikan rasa senang dan terima kasih kepada seluruh warga Gorontalo yang ikut mensukseskan Pemilu. Selain partisipasi masyarakat yang tinggi di angka 90 persen, kemanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama proses Pemilu berlangsung. (Hmsprov - Isam)

Jakarta – Hari ketiga Perayaan HUT TMII ke-44 di Sasana Kriya TMII Jakarta, makin ramai didatangi pengunjung. Berbagai kegiatan yang disajikan membuat para pengunjung sangat menikmati berakhir pekan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ini. Minggu, (21/4/2019).

Badan Penghubung Provinsi Gorontalo yang turut memeriahkan kegiatan ini, menampilkan beberapa kerajinan khas Gorontalo. Selain itu pameran kuliner khas Gorontalo di acara EXPO Nusantara ini juga menjadi daya tarik pengunjung.

Kerajinan khas Gorontalo yang dipamerkan antara lain, Upia Karanji, kerajinan tangan dari Kain Karawo seperti jilbab motif Karawo, kipas Karawo, dan saputangan Karawo yang dipasok dari para pengrajin di Karawo di Gorontalo. Serta beberapa ornamen dengan corak dan warna khas Gorontalo turut menghiasi stand Badan Penghubung Provinsi Gorontalo.

“Sebagai perwakilan Pemprov Gorontalo di Jakarta, kami ikut memanfaatkan pameran ini untuk mengenalkan budaya dan tradisi Gorontalo di kancah nasional. Alhamdulillah respon warga yang datang sangat baik,” kata Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo, Arfan Jusuf.

Selain kerajinan daerah, kuliner Gorontalo ikut disajikan dan menarik perhatian pengunjung. Ada binthe biluhuta, ayam bakar iloni, woku gurame, cara isi dan beberapa jajanan khas lainnya.

Pameran yang digelar sejak 18 – 21 April 2019 mulai jam 10 hingga selesai ini, juga memanjakan pengunjung dengan berbagai pernak-pernik dan kuliner khas dari 34 provinsi di Indonesia.

Pengunjung lokal maupun manca negara tampak antusias untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Apalagi fasilitas yang ada di TMII dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat, selama kegiatan berlangsung.

Pewarta : Badan Penghubung

Editor : Isham /Hmsprov

KOTA GORONTALO, Humas – Memperingati Hari Kartini tahun 2019 dan hari lahir Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) ke-11, BKOW Provinsi Gorontalo meluncurkan Senam BKOW Morego. Peluncuran Senam BKOW Morego yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Minggu (21/4/2019), diikuti oleh ratusan pengurus dan anggota organisasi wanita se Provinsi Gorontalo.

“Peluncuran Senam BKOW Morego ini merupakan spirit dalam meneruskan cita-cita perjuangan Kartini,” kata Ketua BKOW Provinsi Gorontalo, Nurinda Rahim.

Nurinda menambahkan, Kartini sebagai pahlawan perempuan yang telah memperjuangkan emansipasi wanita, kesetaraan gender dan hak-hak perempuan. Oleh karena itu sebagai mitra pemerintah, Nurinda mengajak seluruh perempuan dan organisasi wanita di Provinsi Gorontalo mengambil peran dalam mengisi dan memajukan pembangunan daerah.

“Meski demikian kita jangan melupakan kodrat sebagai perempuan, ibu rumah tangga yang membimbing anak-anak kita dan sebagai pendamping suami,” ujar istri Wakil Gubernur Gorontalo tersebut.

Senam BKOW Morego merupakan hasil kreasi dari Bidang Seni dan Budaya BKOW Provinsi Gorontalo. Ke depan, Senam BKOW Morego yang diiringi oleh lagu Senja di Lombongo akan selalu ditampilkan pada kegiatan olahraga yang dilaksanakan oleh setiap organisasi wanita.

Selain meluncurkan Senam BKOW Morego, rangkaian kegiatan lainnya yang digelar oleh BKOW Provinsi Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Kartini, yakni lomba ratu kebaya nasional, qasidah, lomba sekretariat, serta pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh perempuan Gorontalo. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 21 hingga 24 April 2019. (Hmsprov - Haris)

Senin, 22 April 2019 08:58

Hafalan Hadits Jadi Cabang Lomba STQ

KOTA GORONTALO, Humas – Hafalan Hadits menjadi salah satu cabang yang dilombakan pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ).

“Untuk pertama kalinya hafalan Hadits masuk pada cabang lomba STQ, sehingga STQ berubah menjadi STQH atau Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits,” kata Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, pada pembukaan STQH tingkat Provinsi Gorontalo di Asrama Haji Gorontalo, Kamis (18/4/2019).

Menanggapi hal itu Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Kudrat Dukalang mengatakan bahwa hafalan Hadits harus sudah diajarkan sejak dini. Menurutnya, mempelajari dan menghafal Hadits lebih sulit dari tilawatil Quran.

“Untuk menghafal sanad, matan, dan sekaligus perawi Hadits itu bukan hal yang gampang. Karena itu jika kita ingin berkiprah di tingkat nasional, hafalan Hadits ini harus jadi program yang dilombakan secara rutin di tingkat madrasah dan pondok pesantren,” jelas Kudrat.

Terkait hal tersebut Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim menginstruksikan kepada pengurus LPTQ untuk menggali potensi penghafal Hadits yang ada di madrasah dan pondok pesantren di seluruh Provinsi Gorontalo.

“Kita memiliki banyak madrasah dan pondok pesantren, pasti ada potensi anak-anak kita yang mampu menghafal Hadits. Potensi ini yang harus digali dan dibina bersama oleh LPTQ Provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Idris.

Pada pelaksanaan STQH tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2019, cabang hafalan Hadits melombakan dua golongan, yakni hafalan 100 hadits bersanad putra putir dan hafalan 500 hadits tanpa sanad putra dan putri. (hmsprov - Haris)

KOTA GORONTALO, Humas – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo masa bakti 2019-2022 dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim. Pengukuhan pengurus LPTQ dirangkaikan dengan pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Asrama Haji Gorontalo, Kamis (18/4/2019).

Wagub Idris Rahim mengatakan, pengurus LPTQ memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat dalam membumikan Al Quran di Provinsi Gorontalo. Sebagai daerah dengan penduduk mayoritas beragama Islam yang dikenal dengan Bumi Serambi Madinah dan memiliki filosofi Adat Bersendikan Sara dan Sara Bersendikan Kitabullah, LPTQ harus mampu meningkatkan motivasi masyarakat dalam menghayati, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al Quran.

“Tugas pengurus LPTQ ini berat, namun sungguh mulia,” kata Idris.

Ke depan Idris juga berharap pengurus LPTQ Provinsi Gorontalo yang baru lebih maksimal dan fokus dalam melakukan pembinaan terhadap qori dan qoriah Provinsi Gorontalo. Terkait hak itu Wagub berharap, pengurus LPTQ mampu menyusun program pembinaan yang fokus dan terarah, serta mampu bersinergi dengan seluruh pihak terkait.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus LPTQ. Potensi kita cukup besar, namun memang pembinaanya yang masih kurang. Untuk itu program pembinaannya harus terarah,” tegasnya.

Pengurus LPTQ Provinsi Gorontalo diangkat berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 97/01/III/2019 yang ditetapkan pada tanggal 6 Maret 2019, dengan Ketua Umum Budiyanto Sidiki yang juga sebagai Kepala BAPPPEDA Provinsi Gorontalo.

Dalam Surat Keputusan tersebut disebutkan bahwa pengurus LPTQ memiliki tugas di antaranya menyelenggarakan pembinaan tilawah, baca dan lagu, tahfidz, hafalan, tulisan indah, cerdas cermat isi kandungan Al Quran, serta pensyaraan Al Quran. Selain itu LPTQ berkewajiban untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalan Al Quran, menyelenggarakan MTQ dan STQ tingkat Provinsi Gorontalo.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Kudrat Dukalang, perwakilan Bupati dan Walikota se Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo. (Hmsprov - Haris)

 

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2019 di Asrama Haji Gorontalo, Kamis (18/4/2019).

Dalam sambutannya Wagub Idris Rahim mengutarakan, pelaksanaan STQH merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan sekaligus meningkatkan kemampuan serta pemahaman terhadap ayat-ayat suci Al Quran dan Hadits.

“Saya berharap STQH ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan bacaan Al Quran semata, tetapi yang terpenting adalah pemahaman dan penghayatan terhadap ayat-ayat suci Al Quran yang kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” urainya.

Melalui pelaksanaan STQH, Wagub Gorontalo dua periode tersebut berharap akan lahir qori dan qoriah Gorontalo yang mampu bersaing pada STQH tingkat nasional. Menurutnya, pembinaan merupakan kunci keberhasilan untuk melahirkan qori dan qoriah yang handal dan mampu mengharumkan nama Provinsi Gorontalo.

“Kita punya potensi besar, tetapi memang pembinaannya masih kurang. Untuk itu saya minta para peserta yang nantinya akan mewakili Provinsi Gorontalo pada STQH tingkat nasional harus dibina dan dipersiapkan dengan baik,” ujar Idris.

Sementara itu Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan STQH merupakan implementasi dalam mendukung salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo, yaitu kegiataan keagamaan dan budaya yang lebih semarak. Pelaksanaan STQH juga akan menjaring dan menyeleksi para peserta terbaik utusan Provinsi Gorontalo pada STQH tingkat nasional.

“Peserta terbaik nantinya akan mewakili Provinsi Gorontalo pada STQH tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat,” kata Budiyanto.

STQH tingkat Provinsi Gorontalo akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 18 hingga 21 April 2019, dan diikuti oleh enam kafilah dari kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo dengan jumlah peserta sebanyak 61 orang.

Adapun cabang yang dilombakan yaitu tilawah Al Quran golongan anak-anak dan dewasa putra putri, tahfidz Al Quran golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz putra putri, sera hafalan hadits golongan 100 hadits bersanad dan 500 hadits tanpa sanad putra putri. (Hmsprov - Haris)

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo