>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

Kabupaten Gorontalo, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 aman tanpa gangguan. Harapan tersebut disampaikannya ketika melakukan kunjungan untuk mengecek kesiapan Pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo, Selasa (16/4/2019).

“ Segala hal untuk menghadapi Pemilu besok harus kita antisipasi sejak awal, baik mengenai listrik, jumlah pemilih, maupun keamanan pelaksanaan pemilu,” kata Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu juga menyebutkan, ketersediaan gas elpiji juga harus menjadi perhatian pemerintah setempat, sebab jangan sampai terjadi ketika pemilu nanti, ibu-ibu rumah tangga yang akan memberikan suaranya ke TPS hanya disibukkan mencari gas elpiji pada saat hari H nanti.

“ Pasokan gas elpiji jangan sampai tidak tersedia, kasihan ibu-ibu rumah tangga yang ingin menyalurkan aspirasi suaranya di TPS malah terhambat karena mencari-cari gas elpiji, jadi hal ini harus jadi perhatian kita bersama,” tutur Rusli.

Pada kesempatan tersebut juga, Rusli berharap pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 ini selalu transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi, sehingga hasil pemilu dapat diketahui secara langsung oleh seluruh masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo bersama pimpinan Forkopimda Provinsi Gorontalo juga melakukan peninjauan pengecekan kesiapan Pemilu di kantor KPU Kabupaten Boalemo. Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Gorontalo yakni 284.392 pemilih yang tersebar di 19 kecamatan, 14 kelurahan dan 191 desa termasuk 698 pemilih disabilitas yang akan memilih di 1149 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Hmsprov - Pewarta : Boerhand/Editor : Asriani)

KABUPATEN BONE BOLANGO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim didampingi Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Sophian Rahmola, bersama sejumlah pimpinan Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo meninjau persiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, Selasa (16/4/2019).

Lokasi pertama yang dikunjungi Wagub Idris Rahim bersama rombongan yaitu TPS 5 Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Meski sebagian bangunan TPS 5 dibangun dengan menggunakan batang bambu, namun terlihat kondisi TPS sangat menarik, tertata rapi dan indah dengan sejumlah hiasan dan dekorasi. TPS 5 akan digunakan oleh 273 pemilih.

“Saat ini sudah sulit memperoleh tenda dari besi karena banyak juga yang meminjam untuk membangun TPS. Dengan dibantu masyarakat sebagian TPS ini dibangun dengan menggunakan batang bambu,” jelas Ketua KPPS TPS 5 Molosipat W, Ruwaidah Adolo.

Selanjutnya rombongan bergeser ke Kantor KPU Kabupaten Bone Bolango, kemudian dilanjutkan peninjauan ke TPS 4 Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Jumlah pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di TPS 4 sebanyak 282 jiwa, satu di antaranya telah meninggal duni.

“Secara umum TPS sudah siap menggelar pemungutan dan penghitungan suara. Saya berharap besok pada hari pencoblosan, masyarakat berbondong-bondong mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim usai meninjau TPS 4 Desa Toto, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.

Sebelumnya Wagub Idris Rahim melepas distribusi logistik Pemilu di Kantor KPU Kota Gorontalo. Logistik Pemilu dari KPU Kota Gorontalo langsung didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara di seluruh kelurahan se Kota Gorontalo. Sesuai DPT, jumlah pemilih di Kota Gorontalo sebanyak 133.061 jiwa yang tersebar di 50 kelurahan di 9 kecamatan.

Sementara di Kabupaten Bone Bolang, jumlah DPT sebanyak 112.047 jiwa termasuk pemilih disabilitas 575 orang dan ODGJ sebanyak 85 orang. Sedangkan untuk pemilih tambahan sebanyak 1.431 jiwa. Jumlah TPS di Kabupaten Bone Bolango sebanyak 466 di 165 desa di 18 kecamatan. (Hmsprov - Haris)

KAB. BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi unsur forkopimda dan para pimpinan organisasi perangkat daerah serta Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo, Selasa (16/04/2019).

Dalam kunjungan tersebut Gubernur kembali menyoroti kesiapan penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 di Kabupaten Boalemo. Khususnya penyaluran logistik pemilu dan kesiapan masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Boalemo.

“Hari ini saya datang kesini didampingi pimpinan forkopimda untuk memastikan sudah sejauh mana kesiapan mengahadapi pemilu rabu besok. Apakah semua surat suara sudah terdistribusi. Lalu apakah TPS-TPS sudah siap di masing-masing daerah?”, ungkap Rusli

Menjawab pertanyaan Gubernur, Ketua KPU Kabupaten Boalemo Asri Djibu menekankan bahwa pihaknya telah bekerja dengan maksimal dalam pendistribusian surat suara dan penyiapan masing-masing TPS.

“Saya sampaikan distribusi logistik hari ini sudah kami kerahkan ke TPS berjumlah 1985 kotak suara dan masih ada 15 kotak disini untuk TPS terdekat yang juga akan di distribusikan hari ini. Dalam kurun waktu 18 bulan ini kami menjalankan tahapan pemilu ini dengan lancar dan aman”, ujar Asri.

Diakhir sambutannya Gubernur Rusli menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan persiapan pemilu. Rusli juga mengajak seluruh penyelenggara pemilu untuk menjaga stabilitas daerah hingga pemilu berakhir.

Usai menyambangi Kantor KPU Kabupaten Boalemo, Gubernur Rusli berserta rombongan mengecek kesiapan salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa Modelomo Kecamatan Tilamuta.

Total pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Boalemo sebanyak 101.253 pemilih dengan jumlah TPS sebanyak 400 TPS yang tersebar di 82 Desa dan 7 Kecamatan. (Hmsprov - Gina)

KOTA GORONTALO, Humas – Sehari jelang penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Serentak yang akan dihelat pada hari Rabu, 17 April 2019, Provinsi Gorontalo dalam kondisi aman dan terkendali. Hal itu disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Gorontalo, Kombes Pol. Jaya Subriyanto, pada dialog Pemilu 2019 Sukses dengan tema “Bersama Kita Sukseskan Pemilu 2019 Aman, Damai, dan Sejuk” yang berlangsung di Restoran Angelato, Kota Gorontalo, Selasa (16/4/2019).

“Alhamdulillah kita syukuri kondisi Gorontalo aman dan terkendali,” kata Wakapolda Jaya Subriyanto.

Terkait pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tergolong rawan dan jauh, Jaya menjelaskan bahwa pihaknya telah menggeser personil Polda Gorontalo untuk mendukung Polres dalam membackup pelaksanaan pencoblosan.

“Tiga hari lalu anggota kami sudah bergeser ke Pinogu, termasuk ke beberapa Polres. Kami dari pihak keamanan menjamin terselenggaranya pesta demokrasi tahun 2019 yang aman, damai, dan sejuk,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wakapolda Gorontalo menghimbau seluruh masyarakat Gorontalo untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta menciptakan situasi kantibmas yang kondusif di Provinsi Gorontalo.

“Jangan terpengaruh isu-isu yang tidak benar. Perbedaan pendapat dan pilihan jangan sampai menimbulkan permusuhan dan perpecahan dalam masyarakat Gorontalo, kita semua bersaudara,” ujar Jaya Subriyanto.

Pada dialog tersebut Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengutarakan, terciptanya Pemilu yang aman, damai, dan sejuk, tidak hanya menjadi tugas pihak keamanan semata. Menurutnya, perlu sinergitas antara aparat keamanan, penyelenggara Pemilu, dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Petugas KPPS harus profesional, masyarakat juga jangan melakukan konvoi, serta tolak politik uang. Tiga hal itu yang harus kita ke depankan untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai, dan sejuk,” tandas Wagub Idris Rahim.

Untuk pengamanan TPS, Polda Gorontalo menurunkan 2.673 personil, ditambah pasukan cadangan 9 SSK yang terdiri dari Brimob, Sabhara, dan personol lainnya untuk mengantisipasi gangguan kantibmas dan bencana alam. Sedangkan dukungan TNI sebanyak 1.850 personil yang disebar ke seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. (Hmsprov - Haris)

 

KOTA GORONTALO, Humas – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menggelar nonton bareng film Suara April di Studio XXI Citimall.Gorontalo, Senin (15/4/2019).

“Pemprov Gorontalo sangat mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan oleh KPU untuk mensosialisasikan Pemilu Serentak 2019,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim usai menonton film Suara April bersama sejumlah Relawan Demokrasi (Relasi) Gorontalo.

Idris menuturkan, film Suara April yang disutradarai oleh Emil Heradi dan Wicaksono Wisnu Legowo ini memiliki makna bahwa Pemilu merupakan perwujudan demokrasi yang harus dijunjung tinggi oleh setiap warga negara. Oleh karena itu Idris berharap pemutaran film Suara April menjadi media pembelajaran demokrasi bagi masyarakat yang berdampak pada meningkatnya partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2019.

“Kedaulatan berada di tangan rakyat, rakyatlah yang menentukan pemimpinnya. Untuk itu mari gunakan hak pilih kita,” ujarnya.

Sebelumnya Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Selvi Katili menjelaskan, film Suara April menceritakan perjuangan relawan demokrasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat wajib pilih untuk mensukseskan Pemilu Serentak yang akan digelar pada 17 April 2019.

“Upaya maksimal yang telah dilakukan oleh KPU untuk mensosialisasikan Pemilu Serentak 2019 mudah-mudahan membuahkan hasil yang memuaskan dengan tingginya partisipasi pemilih,” kata Selvi.

Secara nasional KPU telah menetapkan target partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2019 sebesar 77,5 persen. Sedangkan di Provinsi Gorontalo, partisipasi pemilih ditargetkan bisa mencapai angka 80 persen dari total Daftar Pemilih Tetap sebanyak 812.801 jiwa. (Hmsprov - Haris)

 

Kota Gorontalo, Humas – Wujudkan sinergi pemerintah dalam menghadapi bahaya Narkoba, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo (BNNP) mulai menerbitkan regulasi terkait program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Gorontalo.

Hal ini terlihat pada Rapat Sinegritas dalam rangka Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Instansi Pemerintahan yang dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Gorontalo Brigjend Pol Drs Oneng Soebroto, dan dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, Senin, (15/4/2091) di ruang Huyula, Kantor Gubernuran.

Dalam rapat tersebut, Sekda Darda memaparkan bahwa kebijakan Pemprov Gorontalo terkait pencegahan narkoba ini, sudah sangat intens. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan dikeluarkannya intruksi Gubernur Gorontalo No 1379 tahun 2018, tentang Implementasi Rencana Aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019

“Dan sekarang bahkan kita sudah punya Perda nomor 4 tahun 2019 tentang “Pecegahan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA). Memang seharusnya perda dulu, namun karena pak Gubernur ingin cepat Gorontalo bisa bebas dari barang haram ini, maka beliau mengeluarkan intruksi terlebih dahulu,” kata Darda

Untuknya dengan demikian Darda menambahkan, Pemprov Gorontalo siap bekerjasama dengan BNNP terkait pembentukan regulasi program PG4N. Dimana Pemprov Gorontalo siap melaksanakan pembentukan relawan, penyuluhan atau sosialisasi P4GN dan deteksi dini berupa tes urine di tiap tiap instansi pemerintahan

“Sebenarnya secara garis besar intruksi ini sesuai dengan keinginan pak Gubernur, dimana penekanannya pak gubernur bahwa semua jajaran pemerintahan harus melaksanakan rencana aksi pencegahan narkoba ini. Jadi jika digaris bawahi, kita akan membantuk satgas pemberantasan narkoba, kita targetkan setelah pemilu paling lambat bulan enam sudah ada satgasnya,” tegas Darda

Sementara itu Kepala BNNP Brigjen Pol Oneng Soebroto mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Gorontalo yang selalu peduli dan terus bekerjasama dengan pihak BNN terkait pencegahan narkoba. Untuknya ia berharap regulasi program P4GN ini bisa secepatnya terealisasi seperti yang ditargetkan oleh Sekda Darda.

Berdasarkan data dari BNN rekapan penderita obat terlarang di Provinsi Gorontalo tahun 2018, berjumlah 28 orang, yang terdiri dari 24 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Namun secara keseluruhan angka penderita ini turun dari tahun 2017, yang sebelumnya sebanyak 35 orang. (Hmsprov - Echin)

KAB. POHUWATO, Humas – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato memastikan persiapan Pemilu di Kabupaten Pohuwato sudah mencapai 99 persen. Hal tersebut diungkapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato Rinto W. Ali saat diwawancara oleh awak media pada peninjauan kesiapan Pemilu yang dilakukan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Senin (15/4/19) di Kantor KPU Pohuwato.

Ia menambahkan, berbagai kesiapan dan perlengkapan yang berkaitan dengan logistic telah disalurkan.

“ Mulai dari kesiapan logistik sampai penyelenggara sampai ke TPS sudah sangat siap. Hari ini kami mulai menggeser logistik dibeberapa daerah pemilihan yakni pemilihan tiga dan empat dan besok untuk daerah pemilihan satu dan dua,” papar Rinto.

Lebih lanjut Rinto menuturkan, terkait dengan kesiapan TPS, kesiapan setiap Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat ini sudah sangat maksimal.

“Untuk TPS sendiri, teman-teman KPPS sudah melaksanakan tugasnya dengan maksimal dan kita targertkan hari ini sudah selesai semua. Besok tinggal finishingnya seperti pemberian etiket, taplak meja dan dekorasi,” tandas Rinto.

Sesuai data yang diperoleh di Kabupaten Pohuwato terdapat 405 TPS yang tersebar di 104 desa di 13 kecamatan. Sedangkan untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 99.839 pemilih yang sudah terdaftar dan siap untuk menyukseskan pemilihan umum 17 April nanti. (Hmsprov - Burhan)

KAB. POHUWATO, Humas – Menjelang gelaran pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, pasokan listrik di Kabupaten Pohuwato dipastikan ketersediaannya oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Senin (15/04/2019).

“PLN dan Pertamina sudah saya wanti-wanti untuk tidak dulu mengganti kabel, karena memang sekarang mereka ada program penggantian kabel di beberapa tempat, tapi saya katakan selesaikan saja setelah tanggal 17”, ujar Rusli.

Gubernur dua periode itu mengharapkan, suplai listrik yang memadai hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Pohuwato dapat membantu proses penghitungan suara yang diperkirakan hingga malam hari.

Lebih lanjut Gubernur Rusli mengungkapkan, pihak pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo telah menyiapkan dana untuk penyewaan genset didaerah terpencil yang belum terjangkau aliran listrik.

“Saya instruksikan Bupati Pohuwato untuk menginventarisir berapa banyak genset yang dibutuhkan dan mencari dimana tempat-tempat penyewaan genset. Kami sudah siapkan dana untuk penyewaannya”, ungkap Rusli.

Mengacu data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, disiapkan 405 TPS yang tersebar di 104 Desa, 13 Kecamatan, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 99.839 pemilih. (Hmsprov - Gina)

KAB. POHUWATO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengecek langsung kesiapan pelaksanaan pemilu serentak di Kabupaten Pohuwato. Pengecekan dilakukan di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, Senin (15/04/2019).

Saat tiba di KPU Kabupaten Pohuwato, Gubernur Rusli langsung disodorkan pemandangan proses pelipatan surat suara oleh para relawan KPU.

“Kunjungan saya ini ingin mengecek langsung tentang pelipatan surat suara dan pendistribusian, apa sudah sesuai semua. Baik itu untuk Presiden-Wakil Presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten”, kata Rusli.

Menanggapi pertanyaan Gubernur, Ketua KPU Kabupaten Pohuwato Rinto Ali mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan 99% terkait kesiapan pemilu pada 17 April nanti.

“Logistik pemilu untuk dapil tiga dan empat telah kami salurkan pagi tadi. Sementara untuk dapil satu dan dua akan kami selesaikan selasa besok. ungkap Rinto.

Terkait pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rinto menambahkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah membangun TPS sejak tanggal 12 April dan ditargetkan selesai pada Selasa besok.

Total TPS di Kabupaten Pohuwato 405 TPS yang tersebar di 104 desa dan 13 kecamatan dengan jumlah pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) 99.839 pemilih. (Hmsprov - Nova/Gina)

 

Kota Gorontalo, Humas – Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo untuk 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) periode Maret 2019 memberikan hasil yang sangat maksimal. Hingga 15 April 2019, realisasi fisik sudah mencapai 24,20 persen, lebih tinggi dari target yang hanya 17,28 persen. Sementara untuk realisasi keuangan berada pada 19,77 persen yang melampui cukup jauh dari target 11,85 persen.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Setda Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone, pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Triwulan 1 penyerapan anggaran, yang berlangsung di ruangan Dulohupa kantor Gubernur Gorontalo, Senin (15/4/2019).

“Semua OPD pasti berbahagia, karena realisasi anggaran sudah biru semua. Bahkan jika kita lihat untuk maret 2019 ini sebenarnya jauh lebih tinggi dari realisasi maret 2018. Dimana, maret 2018 realisasi fisiknya hanya sebesar 15,28 persen dan untuk realisasi keuangan hanya 11,01 persen, cukup jauh perbedaanya,” Ungkapnya

Sementara itu Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, mengapresiasi capaian target belanja fisik dan realiasi keuangan OPD bulan maret ini. Ia berharap capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada periode berikutnya.

“Point utamanya sesuai UU nomor 23 tahun 2014 bahwa Gubernur adalah perpanjangan tangan Pemerintah pusat di daerah. Maka pelaksanaan Rakorev ini adalah salah satu perwujudan kendalinya. Disetiap kegiatan Gubernur dan Pak Wagub juga selalu mengingatkan kita semua jajaran OPD untuk bisa memaksimalkan anggaran yang ada,” jelas Darda

Meski demikian Sekda mengingatkan pimpinan OPD untuk terus bisa memperhatikan dan menghindari masalah masalah yang berkaiatan dengan hukum terkait pelaksanaan program kegiatan. Ia juga berharap semua pihak hendaknya terus saling berkoordinasi, meningkatkan intensitas monitoring dan evaluasi, serta memperhatikan indikator kinerja pelaksanaan anggaran.

“Terlebih menjelang bulan ramadhan seperti ini, biasanya kenaikan bahan pangan tertentu seperti daging ayam dapat melonjak tinggi. Yah karena memang budaya makan ayam untuk sahur di awal puasa sudah jadi kebiasaan. Jadi mohon pastikan ketersediaan pasokan pangan dengan mendatangkan pasokan dari daerah sentra produksi. Hal hal seperti ini yang kita butuhkan, saling berkoordinasi,” tandasnya

Sebelumnya juga sesuai data yang ditampilkan, adapaun lima OPD dengan realisasi fisik dan keuangan tertinggi (progress bulan maret 2019 ) yakni Biro Pengadaan, Biro P2E, Dinas Perhubungan, Kesbangpol dan Badan Penghubung, yang masing-masing melampui target. (Hmsprov - Echin)

 

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama