>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

Kota Gorontalo, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berjanji pada bulan Ramadhan nanti pasar murah akan tetap berlangsung melalui program NKRI Peduli.

“ InsyaAllah kegiatan seperti ini akan kami laksanakan lagi pada awal bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri nanti,” jelas Rusli Habibie pada kegiatan bakti sosial NKRI Peduli di Kelurahan Dulomo Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo, Selasa (9/4/19).

Rusli mengatakan kegiatan bakti sosial NKRI Peduli patut disyukuri bersama, karena kegiatan tersebut ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyebutkan, pemberian bantuan secara gratis kepada masyarakat seperti benih padi dan jagung serta pupuk, dilakukan agar akan terjadi perputaran uang di masyarakat.

Gubernur dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan 11.625 kg benih padi inhibrida untuk Kecamatan Kota Utara dengan luas 465 Ha senilai Rp116.250.000 serta penyerahan Baznas kepada 2000 masyarakat kurang mampu masing-masing Rp100.000 per orang.

Pasar murah NKRI Peduli menjual beras Rp35.000/5 kg, paket gula dan minyak goreng Rp20.000, bawang merah, bawang putih, cabe dan telur dengan harga Rp40.000 per paketnya serta ikan dengan harga Rp10.000/kg. (Hmssprov Pewarta : Burhan/Editor : Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas – Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Mufidah Jusuf Kalla, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo, Kamis (11/4/2019). Untuk mematangkan persiapan kunjungan RI-4 tersebut, Pemprov Gorontalo menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan TNI dan Polri, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo, Protokol Istana Wakil Presiden, serta pengurus Dekranasda Provinsi Gorontalo dan unsur terkait lainnya yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Selasa (9/4/2019).

Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim. Dalam arahannya Wagub Idris Rahim menginstruksikan seluruh penanggungjawab kunjungan kerja RI-4 untuk segera mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan penyelenggaraan kegiatan.

“Kunjungan ibu Wapres tinggal dua hari lagi. Kita harus segera berbenah dan siapkan dengan baik hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan. Kita berupaya agar kunjungan kerja ibu Mufidah Jusuf Kalla ke Provinsi Gorontalo bisa berjalan lancar dan sukses,” ujar Wagub Idris Rahim.

Mufidah Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) diagendakan akan melakukan dialog dengan para pengrajin dan pengurus Dekranasda Provinsi Gorontalo. Dalam kunjungan kerjanya ke Bumi Serambi Madinah, Ketua Umum Dekranas juga akan melihat secara langsung proses pembuatan beberapa kerajinan khas Gorontalo, seperti karawo, upiah karanji, dan kerajinan dari eceng gondok. (Hmsprov - Haris)

 

Kab. Gorontalo, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali memperingatkan jika setiap penyerahan bantuan ke masyarakat tak pernah dipungut biaya sepeserpun. Masyarakat diminta melaporkan jika ada pungutan-pungutan liar yang diminta oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

“Kemarin saya mendapat laporan baksos di Kecamatan Boliyohuto, terindikasi ada pungutan biaya angkot sebesar dua puluh ribu per orang. Saya geram mendengar berita itu, langsung saya turunkan tim ke Boliyohuto untuk memeriksanya. Sekali lagi, kegiatan baksos ini tidak pernah dipungut biaya,” kata Rusli tegas pada pelaksanaan Bakti Sosial dan NKRI Peduli yang berlangsung di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Selasa (9/4/2019).

Dalam kesempatan itu juga, Rusli berjanji akan memperjuangkan pemekaran Telaga Biru menjadi Telaga Puncak. Menurutnya, hal ini dilakukan karena banyak aspirasi masyarakat di desa Dulamayo Selatan dan sekitarnya mengeluh dan ingin memekarkan daerahnya.

“Hal ini sudah saya konsultasikan dengan Pak Mendagri. Namun memang saat ini belum ada ijin pemekaran untuk wilayah kabupaten/kota, kecamatan, desa ataupun kelurahan. Tapi nanti setelah pemilu ini akan dikaji kembali, kalau sudah dibuka lagi ijin pemekaran, insyaAllah saya akan memperjuangkan pemekaran Telaga Puncak,” papar Rusli yang mendapat sambutan gembira warga Dulamayo.

Seperti pelaksanaan Baksos sebelum sebelumnya juga, Gubernur yang hadir di dampingi istri Idah Syahidah kembali menyerahkan bantuan kepada 1000 warga kurang mampu yang ada di kecamatan tersebut. Adapun bantuan tersebut berupa baznas masing-masing Rp.100.000 serta bantuan benih jagung hibrida tahun anggaran 2019 untuk Kecamatan Telaga dengan luas lahan 480 Ha senilai Rp.316 juta. Selain itu pelaksanaan pasar murah dengan komuditi 9 bahan pokok dan kesehatan gratis juga kembali di gelar. (Hmsprov - Burhan)

 

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat, Al-Habib Sayyid Ali Bin Muhammad Al-jufri, membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Alkhairaat Provinsi Gorontalo di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Selasa (9/4/2019).

Dalam sambutannya, Al-Habib Sayyid Ali Bin Muhammad Al-jufri, berpesan kepada pengurus Komisariat Wilayah (Komwil) Alkhairaat Provinsi Gorontalo dan seluruh peserta rakorwil untuk membahas pengelolaan aset yang dimiliki oleh Alkhairaat. Menurutnya, pengelolaan aset Alkhairaat baik berupa peternakan, tanah, dan perkebunan, sangat penting untuk mendukung kemandirian Alkhairaat.“Pengelolaan aset harus dilakukan secara profesional untuk kemandirian Alkhairaat, sehingga kita tidak selalu mengharapkan kucuran atau bantuan dari pemerintah maupun pihak lain,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat juga mengingatkan kepada seluruh pengurus baik Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo maupun Komisariat Daerah Alkhairaat Kabupaten/Kota untuk selalu melaksanakan tugas dan tanggung jawabanya dengan penuh keikhlasan dan mengharapkan keridhaan dari Allah Swt.

“Menjadi pengurus Alkhairaat bukanlah satu keuntungan, tapi merupakan satu tanggung jawab. Jika kita laksanakan dengan keikhlasan, insya Allah akan memperoleh ridha Allah Swt. Ridha Allah yang kita cari dalam setiap urusan, bukan ridha manusia. Di dunia kita tanggung, di akhirat kita jawab di hadapan Allah Swt,” tutur Al-Habib Sayyid Ali Bin Muhammad Al-jufri.

Sebelumnya dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang juga sebagai Ketua Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo periode 2014-2019, mengutarakan bahwa agenda rakorwil akan mengevaluasi program kerja Komwil Alkhairaat periode tahun 2014-2019, serta memilih pengurus dan menyusun program kerja untuk periode tahun 2019-2024.

“Untuk evaluasi program kerja yang telah kami laksanakan pasti ada yang puas, ada juga yang tidak puas,” kata Wagub Idris Rahim terkait program kerja yang telah dilaksanakan oleh Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo periode 2014-2019.

Lebih lanjut Idris berharap, melalui rakorwil tersebut akan lahir pengurus baru yang mau, mampu, dan akseptabel, yang dapat membawa kemandirian Alkhairaat Gorontalo. Wagub juga mengharapkan agar program kerja Alkhairaat ke depan dapat disinergikan untuk mendukung program ungguluan Pemprov Gorontalo sesuai dengan fokus kegiatan Alkhairaat di bidang pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.

“Saya berharap program kerja yang dihasilkan pada rakorwil ini mampu mendukung tercapainya program unggulan Pemprov Gorontalo, khususnya untuk pendidikan yang lebih berkualitas serta kegiatan keagamaan dan budaya yang lebih semarak,” tandas Wagub Idris Rahim. (Hmsprov - Haris)

 

Gorontalo Utara, Humas – Ada yang unik dari pelaksanaan Bakti Sosial dan NKRI Peduli, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin, (8/4/2019). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta masyarakat yang ada di Kecamatan Gentuma Raya dan sekitarnya untuk mengemukakan apa yang menjadi aspirasi mereka.

Hal tersebut dimanfaatkan oleh Acan (38) warga desa Motomingo dusun Motomingo, Kecamatan Gentuma Raya. Acan mengeluhkan belum adanya aliran listrik khusus di dusun Motomingo. Menurutnya jika di desa-desa sudah ada listrik, harusnya dusun juga sudah ada.

“Pak gubernur di dusun kami belum ada listrik. Tolong pak Gub, banyak masyarakat di dusun kami, dusun Motomingo Barat,” kata Acan

Mendengar hal tersebut Gubernur langsung mengundang Kepala Dinas ESDM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Husin Al Hasni yang memamg menanggulangi masalah listrik

Husin menjelaskan, untuk tahun ini yang di anggarkan listrik masih untuk tiap tiap desa. Untuk listrik dusun sendiri, akan di anggarakn mulai tahun depan

“Jadi pak acan sabar yah. Sudah di anggarkan tahun depan. Tetapi jika memungkinkan kita bisa adakan tahun ini, tapi anggarannya tetap menunggu tahun depan,”jelas Gubernur

Hal senada yang menyampaikan aspirasinya adalah Ibu Haspia Bagu (42) warga asal desa Dumolodo. Haspia mengeluhkan tentang bantuan PKH yang dinilainya hanya diberikan kepada masyarakat itu itu saja.

“Inilah yang ingin saya dengarkan. Saya ingin masyarakat mengeluarkan keluhan mereka. Mengenai PKH sendiri sudah selalu saya dengar keluhan dari masyarakat. Untuknya kedepannya penerima PKH akan kita turunkan tim untuk menyeleksi, bukan kami tidak percaya aparat desa tapi mari sama sama kita menyeleksi,” ungkap Rusli yang ditanggapi tepuk tangan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu pula, Gubernur meresmikan Kantor Pelayanan Terpadu Pelabuhan Perikanan Gentuma yang dianggarkan sebesar Rp.11 miliyar melalui dana DAK.

Untuk masyarakat Gentuma Raya sendiri, gubernur menyerahkan bantuan berupa benih jagung kepada petani dan motor bercoolbox 2 buah senilai 438 juta. Selanjutnya ditempat yang sama kembali di gelar pasar murah, komuditi yang dijual Rp.5.000/kg dan juga ada pelayanan kesehatan gratis untuk 1000 masyarakat kurang mampu yang ada di Kecamatan Gentuma dan sekitarnya. (Hmsprov - Echin)

Gorontalo Utara, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie secara resmi meresmikan Kantor Pelayanan Terpadu Pelabuhan Ikan Gentuma, Senin, (8/4/2019). Kantor yang di anggarkan melalui dana DAK senilai Rp.11 miliyar bersamaan dengan dermaga pelabuhan ikan Gentuma ini dibangun sejak setaun yang lalu.

“Kantor pelayanan terpadu ini kita bangun bersama dermaga dengan anggran 11 miliyar. Hari ini kantornya sudah diresmikan, untuk dermaganya sendiri sedikit lagi akan rampung. Namun, seperti yang kita lihat dermaga ini sudah luas. Bisa menampung 16 kapal 20-30 Grosston (GT),” kata Rusli

Rusli bahkan merencanakan untuk tahun depan dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gentuma ini, akan kembali di anggarkan untuk memperluas area dermaga. Karena menurutnya hanya dengan 16 kapal GT saja yang bersandar, keuntungan nelayan disini untuk omset hasil tangkapan sudah sangat besar apalagi jika bertambah.

“Tadi kata pak Kadis Perikanan kita akan anggarkan kembali tahun depan, untuk memperlus dermaga ini melalui dana DAK kita anggarkan senilai Rp.2,4 miliyar,” tambahnya

Untuk kantor pelayanan terpadu sendiri, ada beberapa jenis layanan perizinan yang dikeluarkan hanya lewat satu atap ini, diantaranya adalah Surat Persetujuan Berlayar (SPB), Log Book Penangkapan Ikan, Surat Layak Operasi (SLO), termasuk surat kesehatan berlayar bagi nelayan

“Nelayan juga kan sudah di asuransikan. Jadi semoga dengan hadirnya kantor pelayanan satu atap ini, dapat memudahkan masyarakat nelayan,” tandasnya

Dalam kesempatan itu pula kembali digelar Bakti Sosial NKRI Peduli seperti yang sudah-sudah, ribuan warga yang hadir dipersilahkan untuk membeli sembako dengan harga murah. Komoditi seperti beras, minyak goreng, rica, bawah putih, bawang merah, gula pasir, dan telur hanya dijual dengan harga Rp5.000 per kg. (Hmsprov - Echin)

Gorontalo Utara, Humas – Perderan miras di Gorontalo yang berasal dari daerah tetangga membuat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie murka. Bahkan gubernur dua periode ini mengancam jika terjadi lagi pengedaran miras seperti ini, maka pelakunya wajib ditembak di kaki.

“Semalam saya duduk bersama pak Kapolda, ada juga pak Wakil Gubernur, ada pak Kajati yang kita bahas tentang penyebaran miras. Kapolda memperlihatkan kepada kami foto foto peredaran miras dan kebetulan ditemukan di daerah perbatasan seperti Kecamatan Atinggola ini,” kata Rusli pada pelaksanaan Bakti Sosial dan NKRI Peduli di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin, (8/4/2019).

Dalam beberapa bulan terakhir, Polda Gorontalo maupun jajaran TNI berhasil menggagalkan penyelundupan miras jenis Cap Tikus yang masuk melalui di Kecamatan Atinggola, perbatasan antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara. Miras puluhan liter itu dikemas dalam plastik berukuran besar atau dalam jerigen.

Gubernur Rusli mulai gerah dengan aksi penyelundupan miras tersebut. Ia meminta TNI/Polri tegas terhadap pelaku. Jika perlu, pengedar diminta tembak di kaki untuk memberi efek jera.

“Kalau boleh tembak saja di kaki mereka ini (pengedar miras) supaya tidak bolak-balik lagi. Jadi diharapkan untuk semua masyarakat saya yang ada di daerah perbatasan, terlebih jajaran keamanan pak Kapolsek, pak Babinsa, tolong lebih diperketat lagi keamanannya.” tegas Rusli.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan tingkat konsumsi miras di Provinsi Gorontalo tertinggi ke empat secara nasional. Gorontalo yang dikenal sebagai “Serambi Madinah” hanya kalah dari Sulawesi Utara, NTT dan Bali.

Kondisi itu membuat Gubernur Rusli semakin gerah. Hampir dalam setiap kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Rusli mengingatkan agar warga berhenti konsumsi miras dan mabuk-mabukan. Selain haram dan berbahaya bagi kesehatan, miras penyumbang terbesar angka kriminalitas di daerah.

“Hampir 80 persen kasus kriminal di Gorontalo dipicu oleh miras. Jadi tolong berhenti konsumsi miras. Minuman ini haram dan tidak baik untuk kesehatan,” tegasnya.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan tingkat konsumsi miras di Provinsi Gorontalo tertinggi ke empat secara nasional. Gorontalo yang dikenal sebagai “Serambi Madinah” hanya kalah dari Sulawesi Utara, NTT dan Bali.

Kondisi itu membuat Gubernur Rusli semakin gerah. Hampir dalam setiap kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Rusli mengingatkan agar warga berhenti konsumsi miras dan mabuk-mabukan. Selain haram dan berbahaya bagi kesehatan, miras penyumbang terbesar angka kriminalitas di daerah.

“Hampir 80 persen kasus kriminal di Gorontalo dipicu oleh miras. Jadi tolong berhenti konsumsi miras. Minuman ini haram dan tidak baik untuk kesehatan,” tegasnya.

Ada juga penyerahan bantuan program dari pemerintah provinsi. Perwakilan petani jagung Atinggola menerima bantuan bibit jagung seluas 2030 ha dengan total anggaran senilai Rp1,3 miliyar. (Hmsprov : Echin/Editor : Isham)

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Gorontalo untuk menjaga netralitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang tinggal beberapa hari lagi. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Kerja yang berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Gubernur, Senin (8/4/2019).

“Kalian saya perintahkan harus netral. Tunjukkan netralitas kalian pada pesta rakyat ini. Walaupun kalian ketahui selain saya sebagai ketua salah satu partai pendukung salah satu calon, juga istri saya sebagai caleg DPR RI, kalian jangan terpengaruh dengan itu. Kalian harus netral,” tegas Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu memberikan kebebasan kepada aparaturnya untuk memilih presiden, wakil presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Ia hanya meminta agar PNS aktif mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi pada Pemilu 17 April nanti.

“Hari Rabu tanggal 17 April kita sama-sama concern untuk mengajak masyarakat ke TPS. Untuk menjelaskan kepada masyarakat Gorontalo agar ramai-ramai datang ke TPS memberikan hak suaranya, sesuai hati nuraninya agar program-program insya Allah tetap berlanjut lima tahun ke depan,” imbuhnya.

Pada Apel Kerja tersebut, Gubernur Rusli juga menyinggung tentang promosi dan demosi jabatan yang akan digelar usai Pemilu. Mutasi tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja aparatur selama triwulan pertama tahun 2019.

Gubernur Rusli menyebut pelaksanaan program dan kinerja aparatur di tahun 2019 sudah cukup baik. Meski begitu, ada banyak hal yang perlu dievaluasi terutama menyangkut kedisiplinan pegawai. Mutasi pejabat diharapkan dapat meningkatkan performa pegawai di masing-masing OPD. (Hmsprov - Isam/Echyn)

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memastikan gerbong mutasi akan bergerak usai pelaksanaan Pemilu 2019 nanti. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Kerja yang berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Gubernur, Senin (8/4/2019).

“Siapa yang tidak bekerja bagus, saya mohon maaf untuk sementara diparkir dulu. (Mutasi) bulan April ini, paling lambat awal Mei sebelum menjelang bulan puasa. Kita harus sterilkan mana “sopir-sopir”, mana “kernet-kernet” yang bagus, mana yang jarang masuk ke kantor, mana yang sering bikin isu-isu yang tidak bagus,” tegas Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu menegaskan bahwa pelaksanaan promosi dan demosi jabatan dilakukan berdasarkan kinerja pegawai. Triwulan pertama menjadi triwulan evaluasi birokrasinya mulai dari level kepala dinas, eselon III, eselon IV dan staf.

“Apakah dia masih cocok jadi kepala dinas di situ? Kabag di situ atau bendahara di situ. Kita harus konsisten, siapa yang bekerja bagus kita berikan reward. Data-datanya sebagian besar sudah saya kantongi,” imbuhnya.

Apel Kerja yang diikuti oleh Wakil Gubernur Idris Rahim, pimpinan OPD serta seluruh PNS dan PTT itu berlangsung khidmat. PNS pria mengenakan pakaian khaki dengan upia karanji sebagai penutup kepala, sementara PNS wanita mengenakan khaki dan jilbab kuning. (Hmsprov - Isam/Echin)

Bone Bolango, Humas – Untuk memastikan harga sembako stabil, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi sejumlah pimpinan OPD blusukan di pasar Minggu, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu,(7/4/2019).

Gubernur Rusli menyapa sejumlah pedagang beras dan jagung. Harga bahan pokok tersebut terpantau stabil. Beras jenis Ciheran dijual dengan harga Rp9.000 per kg sementara untuk jagung pipil kering dijual dengan harga Rp4.000.

Harga ikan juga terpantau stabil. Ikan cakalang ukuran sedang misalnya, dijual dengan harga Rp20.000 per tiga ekornya. Ayam dijual Rp50.000 hingga Rp60.000 tergantung ukurannya.

“Saya senang, saya hari ini dengan teman teman SKPD didampingi istri mengunjungi Pasar Minggu. Saya melihat harga – harga bahan pokok makanan baik ikan, beras, jagung, sayur semua masih terjangkau dan begitu banyak transaksi jual beli di sini,” kata Rusli.

Blusukan tersebut diwarnai dengan aksi borong ikan oleh Gubernur Rusli. Sejumlah pedagang diminta menentukan harga dagangannya. Ikan layang, Ikan kembung, cumi serta ayam potong yang telah diborong selanjutnya dibagikan kepada warga.

“Aah itu kan kebiasaan saya saja. Berbagi dengan penjual sekaligus sama warga yang membeli,” pungkas Rusli sambil tersenyum.

Sebelum Ke Pasar Minggu, Gubernur Rusli juga meninjau jembatan molindogupo yang tak jauh dari lokasi pasar. Jembatan itu rencananya akan diperbaiki awal pekan ini. (Hmspro - Isam)

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama