>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengapresiasi program corporate social responsibility (CSR) PT Pabrik Gula (PG) Tolangohula yang telah memberikan rumah layak huni (mahyani) bagi warga di sekitar pabrik. Gubernur Rusli bahkan berkesempatan meresmikan salah satu unit rumah di Desa Mohiyolo, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (30/3/2019).

Presemian rumah ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Rusli didampingi istri Idah Syahidah dan jajaran direksi PG Tolangohula. Hadir pula sejumlah anggota DPRD dapil Boliyohuto cs seperti Sun Biki dan Warsito.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pabrik Gula Tolangohula yang telah berpartisipasi CSR-nya untuk pembangunan mahyani. Rumahnya bagus dan murah jika dibandingkan dengan program provinsi,” terang Rusli Habibie saat diwawancarai usai acara.

Rusli berharap agar perusahaan lain yang ada di Gorontalo bisa mengikuti jejak PG Tolangohula yang mengalokasikan dana sosial untuk mahyani. Menurutnya, kebutuhan rumah layak di Gorontalo masih sangat tinggi yakni 58 ribu unit rumah.

“Kita di provinsi memprogramkan seribu rumah tiap tahun. Jumlah itu tentu tidak cukup, jadi perlu perhatian dari pemerintah kabupaten/kota termasuk juga dari perusahaan swasta melalui dana CSR,” imbuhnya.

Kehadiran Gubernur Rusli bersama rombongan tidak saja membawa berkah bagi pemilik rumah. Sebanyak 300 warga yang hadir juga menerima bantuan sembako secara gratis. (Hmsprov - Isam)

 

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Peringatan Hari Air Dunia (HAD) XXVII tingkat Provinsi Gorontalo diisi dengan kegiatan bersih Sungai Biyonga di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Aksi bersih Sungai Biyonga diikuti oleh unsur Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, TNI dan Polri, pemerhati lingkungan, serta masyarakat.

“Bersih sungai ini merupakan langkah strategis dan aksi nyata untuk menanggulangi kerusakan lingkungan yang berakibat pada menurunnya kuantitas dan kualitas air,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada apel pencanangan HAD XXVIII yang mendahului aksi bersih sungai di lapangan Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (30/3/2019).

Peringatan HAD XXVII tahun 2019 mengangkat tema ‘Semua Harus Mendapatkan Akses Air’. Idris menjelaskan, tema tersebut mengandung makna pentingnya air sebagai sumber kehidupan. Oleh karena itu butuh langkah konkrit dalam menumbuhkan kesadaran masyarakaat untuk melestarikan lingkungan dan sumber-sumber air.

“Siapapun dan di manapun, semua harus mendapatkan akses air. Untuk menjamin ketersediaan air, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan sumber air sangat penting. Mari kita mulai dengan hal-hal yang kecil, seperti tidak membuang sampah ke sungai dan sumber air lainnya,” ujar Wagub.

Sebelumnya Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, Adenan Rasyid mengatakan, peringatan HAD XXVII menjadi momentum bagi pihaknya untuk mengajak para generasi milenial untuk ikut terlibat secara langsung dalam pengelolaan sumber daya air. Adenan mengutarakan, generasi milenial diharapkan menjadi corong untuk mengkampanyekan serta mensosialisasikan cara mengelola sumber daya air dan menghemat air.

“Kami berharap generasi milenial dapat memberikan kontribusi dan membawa pesan positif kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber air agar masa depan kita bisa menciptakan mata air, bukan air mata,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim memancangkan papan pengumuman di tepi Sungai Biyonga yang berisi pesan berbahasa Gorontalo ‘sambelo mo po mai puputo to dutula, dulo ito sama-sama mo poberesi bihu dutula’. Arti pesan tersebut, jangan lagi membuang sampah di sungai, mari kita sama-sama membersihkan tepi sungai. (Hmsprov - Haris)

Kabupaten Gorontalo, Humas – Status aset Bendung Hunggalua di Desa Payu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo kini tak bertuan. Bendung yang dibangun tahun 1980 itu awalnya dihibahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten. Konon, bendung itu sudah diserahkan ke Pemprov Gorontalo namun statusnya belum dialihkan.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama sejumlah pimpinan OPD berkesempatan meninjau bendung tersebut, Sabtu (30/3/2019). Kehadiran Rusli untuk melihat kondisi bendung yang mulai dangkal oleh sedimen dan palang pintu air yang mulai rusak.

“Bendung ini sangat dimanfaatkan oleh warga di sini karena bisa mengairi 1.009 hektar. Dulunya di bawah seribu jadi menjadi kewenangan kabupaten. Menurut cerita, ini menurut cerita ya, sudah diserahkan ke provinsi tapi statusnya belum diserahkan ke provinsi,” jelas Gubernur Rusli usai kunjungan.

Status “tak bertuan” itu, lanjutnya, berdampak pada pengalokasian anggaran. Baik pemkab maupun pemprov tidak berani mendanai karena status aset masih ngambang. Demi kepentingan rakyat, Rusli berjanji akan memperbaiki asalkan proses administrasinya telah tuntas

Sebagaimana diketahui, pengelolaan bendung dikasifikasi berdasarkan luasan pemanfaatannya. Di bawah 1.000 hektar dikelola oleh pemkab/pemkot, 1.000 sampai 3.000 hektar oleh pemprov serta dibatas 3.000 dikelola oleh pemerintah pusat melalui Balai Sungai.

“Solusinya saya minta ke Pak Bupati untuk menyurat ke kita lagi (untuk pengalihan status), kalau boleh hari Senin suratnya sudah ada. Kalo sudah maka akan kita kerjakan. Terpenting masyarakat jangan dirugikan dengan tidak beroperasinya bendung ini,” imbuhnya.

Usai meninjau Bendung Hunggalua, Rusli yang didampingi istri bertatap muka dengan ratusan warga setempat yang tergabung dalam Persatuan Petani Pemakai Air (P3A). Aspirasi yang sama terkait fungsi Bendung Hunggalua disuarakan oleh petani. (Hmsprov - Isam)

Kota Gorontalo, Humas –Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yang juga sebagai Ketua Pelti (Persatuan Lawn Tenis Indonesia ) Gorontalo, Darda Daraba, tidak muluk-muluk dalam menargetkan capaian untuk para atlet tenis yang akan mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2019 yang akan berlangsung Palembang dan PON 2020 di Papua.

“Saya belum menargetkan capaian yang terlalu tinggi, yang penting Gorontalo bisa sampai ke PON nanti,” ungkap Darda saat pembukaan seleksi atlet tenis di Lapangan Tenis Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Jumat (29/3/2019).

Darda menjelaskan, agar bisa menghasilkan petenis-petenis Gorontalo yang handal, ia mempersilahkan untuk menggunakan lapangan tenis yang ada di kantor Pelti.

“ Kami akan berkoordinasi dengan Pelti Pusat untuk memberikan fasilitas lainnya. Salah satu yang sudah dijanjikan kita mendapatkan bantuan raket untuk atlit-atlit Gorontalo,” ujar Darda.

Dibawah kepemimpinannnya ini pula, Darda akan berusaha mengusulkan ke Pelti Pusat agar Gorontalo punya sekolah tenis.

“Kenapa saya mau ada sekolah tenis disini? Karena dari olahraga (tenis) bisa menjajikan masa depan. Jakarta sudah memiliki sekolah tenis, kenapa Gorontalo tidak? Masyarakat Gorontalo yang pencinta tenis maupun diluar pencinta tenis harus satu tekad, mendukung lahirnya atlet-atlet terbaik,” kata Darda bersemangat.

Sementara itu Sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti Gorontalo, Adi Pala, mengatakan, setelah diseleksi, nantinya terjaring lima pemain yang akan memperkuat kontingen Gorontalo, dan kami dari Pelti berkomitmen mempersiapkan atlet-atlet asli putra daerah.

“Saya sudah sampaikan kepada peserta untuk siap mental maupun kondisi fisik mereka. Saya yakin, dengan terbentuknya tim dan program-program tryout kami lakukan, benar-benar mendapatkan atlet-atlet terbaik,” jelas Adi Pala.

Atlit yang mengikuti seleksi berjumlah 16 peserta yang berasal dari kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

(Hmsprov - Pewarta : Nova/Editor : Asriani)

Kota Gorontalo, Humas – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Gorontalo akan memiliki satu lagi kapal patroli untuk menjaga keamanan laut Gorontalo. Hal ini diungkapkan Komandan Lanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Tonny Sundah, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, pada rapat persiapan penyambutan kedatangan Kapal Angkatan Laut (KAL) Limboto 1-8-33, di ruang rapat Huyula Kantor Gubernur, Jumat, (29/3/2019).

Kapal patroli ini merupakan jenis KAL KAMLA dengan spesifikasi panjang 29m dan lebar 5,85m, memiliki bobot penuh 70 ton dengan kecepatan maksimal 29 knot dan ekonomis 18 knot.

“Penambahan kapal ini dikhususkan untuk keamanan laut sesuai dengan tupoksi dari Lanal itu sendiri, untuk menjaga keamanan laut,” kata Tonny Sundah.

Tonny menjelaskan, sebenarnya acara penyambutan dan pengukuhan kapal ini direncanakan pada 27 Maret lalu, namun, melihat waktu dan situasi yang ada serta padatnya agenda gubernur, akhirnya ditunda hingga 2 April mendatang.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, mengatakan, Pemprov Gorontalo akan mendukung jalannya kegiatan tersebut, karena ini demi penunjang keamanan laut Gorontalo.

“Saya berharap dengan ketambahan satu kapal patroli ini dapat mengurangi pelanggaran hukum di laut Gorontalo,” harap Darda.

Penyambutan kapal akan dilaksanakan di dermaga Pelindo IV Gorontalo dan juga dilakukan peninjauan ke KAL Limboto oleh inspektur upacara yang rencananya dipimpin oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

(Hmsprov : Pewarta - Nova/Editor : Asriani)

KOTA GORONTALO, Humas –Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mensosialisasikan Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) tahun akademik 2019/2020 di Provinsi Gorontalo. Sosialisasi yang diikuti oleh para kepala sekolah dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat berlangsung di gedung Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo, Jumat (29/3/2019).

Kepala BPSDMP Kemenhub RI yang diwakili oleh Direktrur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Rachmat Tjahjanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi Sipencatar bertujuan memberikan informasi kepada para pelajar di Provinsi Gorontalo tentang penerimaan taruna baru tahun akademik di kampus-kampus milik BPSDMP Kemenhub.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap agar para pelajar di Gorontalo tidak ragu untuk melanjutkan pendidikan di kampus-kampus BPSDMP Kemenhub untuk meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam segi transportasi darat, laut, dan udara, maupun perkeretaapian,” kata Rachmat Tjahjanto.

Rachmat menjelaskan, perekrutan Sipencatar akan dilakukan secara serentak oleh BPSDMP dengan menawarkan pola pembibitan jalur reguler dan mandiri. Penerimaan taruna untuk tahun akademik 2019/2020 masing-masing untuk Program Pendidikan Transportasi Darat dan Perkerataapian, Program Pendidikan Transportasi Laut, serta Program Pendidikan Transportasi Udara.

“Saya ingin adik-adik tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku pembangunan dalam segi transportasi melalui pendidikan di BPSDMP Kemenhub,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim berharap melalui sosialisasi tersebut sejalan dengan upaya Pempov Gorontalo dalam meningkatkan sumber daya manusia di sektor perhubungan. Dijelaskannya, sejak tahun 2018 Pemprov Gorontalo telah melakukan perjanjian kerja sama dengan Kemenhub untuk memberikan kuota kepada putra putri Gorontalo mengikuti seleksi penerimaan calon taruna di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dengan pola pembibitan daerah.

“Saya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para orang tua dan siswa demi masa depan pembangunan di bidang perhubungan di daerah ini,” tandas Wagub Idris Rahim.

Untuk informasi Sipencatar 2019 dapat diakses melalui www.sipencatar.dephub.go.id, Info Kemenhub 151, facebook BPSDMPERHUBUNGAN, twitter BPSDMP151, instagram BPSDMP151, dan youtube BPSDMP151. (Hmsprov - Haris)

KOTA GORONTALO, Humas – 112 nelayan dari Provinsi Gorontalo yang akan mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) dilepas pemberangkatannya oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Gedung Grand Palaca Convention Center, Kota Gorontalo, Jumat (29/3/2019). DPM yang digelar oleh Kementerian Perhubungan RI akan dilaksanakan di Balai Diklat Pelayaran Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Wagub Idris Rahim mengatakan, penyelenggaraan DPM merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perhubungan, khususnya bagi masyarakat nelayan. Menurutnya, masyarakat nelayan memegang peranan yang sangat penting dalam suksesnya pembangunan daerah, bangsa dan negara yang berbasis maritim.

“Tantangan di bidang perhubungan ini sangat berat, selain infrastrukturnya yang perlu pembenahan, juga kualitas SDM perlu ditingkatkan. Sehingga itu tidak hanya aparaturnya yang didiklat, tetapi nelayan juga harus kita tingkatkan kualitasnya agar mereka bisa sejahtera,” jelas Wagub Idris Rahim saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pemberangkatan peserta DPM.

Pada kesempatan itu Idris menyampaikan harapannya kepada Kementerian Perhubungan RI untuk terus menyelenggarakan DPM dan memberi kesempatan yang lebih banyak kepada para nelayan Gorontalo untuk mengikuti diklat tersebut.

“Kita akan dorong agar seluruh nelayan Gorontalo bisa memperoleh kesempatan untuk mengikuti diklat yang dilaksanakan secara gratis ini,” ujar Idris.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro menambahkan, pada tahun 2019 ini jumlah nelayan Gorontalo yang telah diikutkan pada DPM sebanyak 160 orang.

“Angkatan pertama kita mengirimkan 48 nelayan khusus untuk diklat kapal niaga. Kemudian pada angkatan kedua peserta yang kita kirim sebanyak 112 orang,” tutur Jamal.

Jamal menjelaskan, setelah mengikuti DPM tersebut para nelayan akan memperoleh sertifikat yang nantinya akan menjadi dasar bagi Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan dalam menerbitkan buku pelaut yang wajib dimiliki oleh setiap nelayan.

“Walaupun para nelayan ini memiliki perahu sendiri, tetapi tidak serta merta mereka bebas melaut. Harus lebih dahulu melengkapi dokumen-dokumen, dan syaratnya harus ada keterampilan,” tandasnya.

Penyelenggaraan DPM terdiri dari Diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) yang diperuntukkan bagi nelayan yang tidak mampu mengurus sertifikat BST-KLM, dan Diklat Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil yang diperuntukkan kepada anak buah kapal yang bekerja pada kapal bernavigasi dan belum memiliki sertifikat. Untuk masing-masing diklat tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari. (Hmsprov - Haris)

JAKARTA, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menemui Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas TNI AD, Jakarta, Kamis (28/3/2019). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas tiga hal yakni menyangkut seleksi calon Tamtama TNI, kerjasama reboisasi kawasan hulu untuk penyelamatan danau Limboto serta rencana pembangunan Sekolah Bintara TNI di Gorontalo.

“Yang pertama, saya bermohon kepada beliau untuk memberikan kesempatan kepada putra-putra Gorontalo mengikuti seleksi calon Tamtama TNI AD sekarang. Dari jatah ke Kodam XIII/Merdeka 300 orang, saya bermohon 100 diberikan jatah untuk Gorontalo,” terang Rusli usai pertemuan.

Lebih lanjut Gubernur Gorontalo dua periode itu menjelaskan, perlu ditinjau kembali penerapan passing grade untuk seleksi calon prajurit TNI. Menurutnya, tidak bisa disamakan kualitas lulusan SMA di pulau Jawa dan Jakarta pada khususnya dengan kualitas lulusan SMA di kawasan timur.

Berikutnya menyangkut penyelamatan danau Limboto yang melibatkan personil TNI/Polri. Kerjasama yang sudah berlangsung dua tahun terakhir itu, diharapkan lebih intens dilakukan melalui reboisasi lahan di kawasan hulu sungai.

“Saya bermohon agar pak Kasad bisa berjuang juga anggarannya di pusat,” imbuhnya.

Terkait dengan rencana pembangunan sekolah Bintara TNI di Gorontalo, menurut Rusli, Kasad sangat antusias untuk mewujudkannya. Pemprov Gorontalo sendiri terbilang serius untuk rencana ini dengan menyiapkan lahan seluas 250 hektar di Kabupaten Pohuwato.

“Beliau sangat antusias, sangat setuju. Beliau rencana datang ke Gorontalo untuk meninjau persiapan-persiapan itu,” Gubernur Rusli mengakhiri. (Hmsprov - Isam)

KOTA GORONTALO, Humas – Nomidic Tourism yang merupakan konsep wisata alam gaya baru yang menjadi program prioritas unggulan nasional Kementerian Pariwisata RI untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah akan dikembangkan di Gorontalo.

Rencana tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Nomadic Tourism Destinasi Pariwisata Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo di Ballroom Grand Quality Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (28/3/2019).

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengatakan, Nomedic tourism digunakan sebagai solusi bila amenitas atau fasilitas hotel dan penginapan masih terbatas di lokasi destinasi dalam hutan atau pinggiran.

“Nomadic Tourism itu mudah dibuat karena mudah dipindah-pindah. Tidak membutuhkan bangunan permanen, sehingga bisa menjadi cara untuk menikmati alam tanpa harus merusak alam,” ujar Darda.

Darda menuturkan, konsep wisata ini sudah dilaksanakan di beberapa daerah lain di Indonesia. Bahkan style ala nomadic traveller ini sudah diterapkan negara lain seperti Mongolia dan Maldives.

Namun, kata Darda lagi, dalam menjalankan program nasional ini tidaklah mudah, pasti akan terdapat kendala, tantangan, dan hambatan, seperti izin penggunaan taman nasional serta bagaimana memetakan lokasi.

“Dibutuhkan peran pemerintah daerah serta stakeholder dalam pengembangannya. Komunikasi dan dan koordinasi menjadi hal yang penting dan dibutuhkan dalam sinergi pembangunan kepariwisataan daerah,” pungkas Darda.

FGD dihadiri 50 orang peserta terdiri dari camat dan kepala desa, jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, serta mitra kerja Dinas Pariwisata. (Hmsprov - Nova/ Editor - Asriani)

KABUPATEN BONE BOLANGO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim memantau proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu Serentak tahun 2019, Kamis (28/3/2019). Pemantauan dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo dan KPU Kabupaten Bone Bolango.

“Alhamdulillah dari pantauan saya di dua lokasi itu proses penyortiran dan pelipatan surat suara sementara dikerjakan. Saya berharap proses ini bisa selesai tepat waktu sesuai dengan yang ditargetkan KPU agar Pemilu Serentak di Provinsi Gorontalo bisa berlangsung sukses, aman, dan lancar,” jelas Wagub Idris Rahim saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pemantauan di KPU Bone Bolango.

Proses penyortiran dan pelipatan surat suara di KPU Kota Gorontalo dan Bone Bolango, masing-masing melibatkan 100 pekerja, terdiri dari staf KPU, siswa peserta praktek kerja, dan sejumlah masyarakat. Untuk memacu sortir dan lipat surat suara, Wagub menyarankan pihak KPU untuk terus melakukan evaluasi progres penyortiran dan pelipatan.

“Dalam dua hari ke depan dievaluasi lagi, jika memang waktunya sudah semakin mepet, perlu dipikirkan untuk menambah pekerja sortir dan lipat,” saran Idris.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib menjelaskan, pihaknya menerima surat suara sebanyak 508 dus yang berisi 678 ribu surat suara. Proses penyortiran dan pelipatan di KPU Kota Gorontalo sudah dimulai sejak hari Senin, 25 Maret 2019.

“Kita sudah menyelesaikan penyortiran dan pelipatan untuk surat suara DPR RI sebanyak 138 dus, kemudian kita lanjutkan dengan surat suara DPRD Provinsi. Kita targetkan sortir dan lipat ini selesai dalam waktu 7 sampai 8 hari,” ujar Sukrin.

Sementara itu jumlah surat suara yang diterima oleh KPU Bone Bolango sebanyak 114.288 untuk setiap jenis surat suara. Terkait proses pendistribusian surat suara dan logistik Pemilu Serentak di Kabupaten Bone Bolango, KPU Bone Bolango akan mulai mendistribusikannya pada H-5.

“Distribusi H-5 itu khusus untuk wilayah yang sulit dijangkau, seperti Pinogu. Kemudian H-4 kita akan distribusikan ke semua kecamatan,” tutur Komisioner KPU Bone Bolango, Humairoh U. Tipuwo.

Selain memantau proses penyortiran dan pelipatan surat suara, Wagub Idris Rahim yang didampingi oleh Kepala Bagian Program dan Data Sekretariat KPU Provinsi Gorontalo, Fadli Alamari, meninjau gudang penyimpanan kotak suara dan logistik Pemilu lainnya. (Hmsprov - Haris)

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo