>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo menggelar Focus Grup Discussion (FGD) tentang internet cerdas, kreatif dan produktif bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Bone Bolango, Kamis (14/3/2019).

Kadis Kominfotik Rifli M. Katili menjelaskan, perilaku internet cerdas, kreatif dan produktif (Incakap) masyarakat perlu dibina dan ditingkatkan setiap waktu. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Setiap orang perlu membiasakan perilaku berjejaring atau menggunakan internet cerdas. Karena dgn membiasakan perilaku ini, orang-orang mengonsumsi informasi di dunia maya bisa memfilter mana berita benar dan mana berita bohong”, kata Rifli.

Terbukanya keran informasi di era digital telah memberikan dampak di berbagai ranah kehidupan sosial bermasyarakat. Bagai dua sisi mata pedang. Informasi memiliki efek positif dan negatif yg berpengaruh pada pembentukan mental masyarakat.

“Mahasiswa sebagai generasi milenial harus memanfaatkan peluang ini. Jangan hanya jadi pasif ber-internet, tapi harus aktif dan kreatif misalnya untuk berjualan, promosi jasa dan keahilan adik-adik,” imbuhnya.

FGD dipandu Kabid IKP Yulidawaty Rauf itu dihadiri 60 peserta dari beberapa unsur seperti pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Tiga narasumber diundang sebagai pembicara yakni AKBP Wahyu Tricahyono, SIK selaku Kabid Humas Polda Gorontalo, Ervan, ST, MT dari akademisi UNG dan Reza Mediansyah dari Komisioner KPID.

Pewarta : Diskominfotik

Editor : Isham

BALIKPAPAN, Bapppeda – Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki menyatakan akan memperjuangkan usulan kegiatan tahun 2020 Provinsi Gorontalo yang akan masuk dalam Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (K/L) tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Provinsi.

Hal ini dikatakan Budiyanto saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional II, di Hotel Grand Senyiur, Kota Balikpapan, Senin (11/3/2019).

“Kami berupaya dan berharap kegiatan ini dapat berjalan maksimal, seluruh OPD yang ikut dapat memperjuangkan usulan yang sebelumnya telah disampaikan dalam aplikasi Krisna-Selaras,” jelas Budiyanto.

Budiyanto melanjutkan, akan segera menindaklanjuti hasil Rakortekrenbang ini berdasarkan hasil pembahasan dan arahan K/L, karena hasil Rakortekrenbang ini akan terus berlanjut sampai dengan pelaksanaan Musrenbang Tingkat Nasiona akhir April nanti.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo ini membahas tentang penyelarasan pembangunan nasional dan daerah serta akan mematangkan Renja K/L dan Rancangan RKP tahun 2020.

Provinsi Gorontalo menjadi salah satu dari 17 Provinsi di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua yang mengikuti Rakortekrenbang ini.

Rakortekrenbang Regional II dilaksanakan mulai tanggal 11 sampai dengan 15 maret 2019 dengan mengusung tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas”. (Hmsprov : Taufik/ Editor :Nova)

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar bakti sosial (baksos) NKRI Peduli. Penyelenggaraan baksos NKRI Peduli untuk ke-78 kalinya, dilaksanakan di Desa Ilomangga, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Kamis (14/3/2019).

“Baksos NKRI Peduli merupakan program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat, dan semata-mata tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam arahannya pada kesempatan itu.

Rusli juga sempat berkisah tentang kehidupan kecilnya di Kecamatan Tabongo. Dirinya membandingkan kondisi Tabongo yang pada saat itu infrastrukturnya masih sangat terbatas ditambah belum adanya jaringan listrik. Menurutnya, pembangunan di Tabongo saat ini terus bergeliat dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Ini patut kita syukuri. Bahkan sebagai komitmen untuk membantu masyarakat kurang mampu, baksos NKRI Peduli akan terus dilaksanakan hingga akhir periode kepemimpinan kami,” ujar Gubernur Gorontalo dua periode tersebut.

Pada baksos NKRI Peduli, Pemprov Gorontalo menyalurkan berbagai bantuan. Untuk Kecamatan Tabongo, bantuan yang diserahkan oleh Gubernur Rusli Habibie di antaranya Rumah Hunian Idaman Rakyat (RH-IR) sebanyak 24 unit dengan total anggaran Rp744 juta. Ada pula bantuan benih jagung yang dibagikan kepada 24 kelompok tani dengan lahan seluas 678 hektar sejumlah 10.170 kilogram, dengan alokasi anggaran sebesar Rp447 juta.

Baksos NKRI Peduli juga diisi dengan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah. Bahan kebutuhan pokok pada pasar murah baksos NKRI Peduli, harganya telah disubsidi oleh Pemprov Gorontalo dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat. Mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan sejumlah rempah-rempah, rata-rata dijual dengan harga Rp5.000,00 perkilogram.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh ribuan masyarakat untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok. Warga pun mengaku gembira dengan pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemprov Gorontalo.

“Saya senang sekali bisa berbelanja di sini, harganya murah dibanding harga di pasar, petugas yang melayani pun ramah-ramah,” ungkap Rusni, salah satu warga yang berbelanja di pasar murah NKRI Peduli. (Hmsprov - Burhan/ Editor: Haris )

Kota Gorontalo, Humas – Bagian Humas pada Biro Humas dan Protokol Pemprov Gorontalo menerima kunjungan Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bertempat di Media Center Humas, Kamis (14/3/2019).

Kunjungan itu sebagai bagian dari perkenalan mahasiswa jurusan Kehumasan dan Pemasaran terkiat dengan dunia kerja. Sekitar 56 mahasiswa hadir didampingi oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Citra Dano Putri, S.Pd, M.Si dan dosen konunikasi Siti Mayasari Pakaya, S.Sos, M.I.Kom.

“Di era yang sering kita sebut “Industri Jari” sekarang ini, pengelolaan informasi menjadi penting. Tidak saja untuk menginformasikan dan mengedukasi masyarakat tetapi juga untuk menjadi penyeimbang informasi hoax yang beredar di masyarakat,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Wardoyo Pongoliu.

Salah satu peran humas, lanjut kata Wardoyo, untuk menjalankan fungsi penyebarluasan informasi publik. Informasi tentang program pembangunan, kegiatan kemasyarakat dan jalannya pemerintah di lingkungan pemerintah provinsi lebih khusus kegiatan pimpinan.

“Bagian humas mengadirkan informasi itu dalam beragam bentuk yakni melalui media online, media audio visual, radio melalui Suara Rakyat Hulondalo serta tabloid internal. Produk ini selanjutnya disebarluaskan juga oleh media online dan media massa yang ada,” Kabag Humas Yusnan Ahmad menambahkan.

Mahasiswa diajak untuk mengenali bagaimana kerja-kerja humas pemda. Mulai dari proses peliputan kegiatan, pembuatan berita, penyediaan konten kreatif serta pengelolaan media sosial. Diharapkan mahasiswa dapat menjadi bagian dari pengelolaan informasi publik tersebut.

Di tempat yang sama, Kaprodi Ilmu Komunikasi Citra Dano Putriz S.Sos, M.Si menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan Biro Humas dan Protokol. Menurutnya, Biro Humas selama dua tahun terakhir menjadi salah satu destinasi belajar lapangan mahasiswa komunikasi UNG.

“Karena kami melihat Biro Humas dan Protokol Pemprov Gorontalo sangat eksis dalam penyebaran informasi dan pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan. Mahasiswa diharapkan tidak saja tau dalam hal teori tapi juga bisa belajar langsung di lapangan,” ungkap Citra.

Kedepan, Citra berharap akan ada kerjasama antara Ilmu Komunikasi UNG dengan Biro Humas. UNG menyiapkan kader kader terbaiknya untuk mengisi kerja-kerja kehumasan di Pemprov Gorontalo. (Hmsprov - Isam)

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Sebanyak 2500 masyarakat kurang mampu yang ada di desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo, menghadiri Bakti sosial (Baksos) NKRI Peduli yang kembali di gelar Pemerintah Provinsi Gorontalo, Rabu (13/3/2019). Baksos yang dihadiri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beserta anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dan sejumlah pimpinan OPD itu merupakan yang ke-25 kali digelar selama tahun 2019.

“Setiap hari saya jalan terus seperti ini, karena ini perintah bapak Presiden kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota untuk berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyikapi persoalan masyarakat termasuk pasar murah seperti ini,” ungkap Gubernur Rusli.

Gubernur dua periode itu menuturkan, bukan hanya masyarakat yang ada di Gorontalo saja yang diperhatikan tetapi masyarakat Gorontalo yang ada di luar Gorontalo pun saya perhatikan.

“Kemarin saya berada di Manado untuk acara Bank SulutGo, kemudian malamnya saya kumpulkan orang-orang Gorontalo yang ada di Manado untuk menyerahkan sertifikat lahan pemakaman karena kasihan banyak orang gorontalo yang sudah lama disana tidak punya lahan pemakaman, dibawah ke gorontalo tidak ada ambulance jadi saya serahkan sertifikat lahan sekaligus ambulance,” tutur Rusli.

Namun, mantan Bupati Gorut itu mengatakan, tahun ini khusus untuk bantuan-bantuan pemerintah Provinsi Gorontalo kami seleksi ketat termasuk mahyani dan bantuan-bantuan lainnya termasuk bibit jagung gratis karena banyak masyarakat yang mengeluh tidak mendapatkan bantuan.

“Dasar dari laporan masyarakat tersebut, saya akan bentuk tim provinsi yang akan turun langsung ke Desa dan Dusun untuk mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” terang Rusli.

Pada baksos tersebut Gubernur Rusli menyerahkan sejumlah bantuan senilai 943 juta rupiah berupa Rumah Hunian Idaman Rakyat (RH-IR) di kecamatan Batudaa 18 unit dengan dengan nilai 558 juta rupiah dan bantuan benih jagung hibrida untuk kecamatan Batudaa 584 ha dengan nilai 385 juta rupiah.

Selain itu, Baksos NKRI Peduli di kecamatan Batudaa itu diisi dengan pasar murah bersubsidi dan pelayanan kesehatan gratis. (Hmssprov - Nova)

KOTA GORONTALO, Diskominfotik – Guna meningkatkan pengelolaan informasi publik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) menggandeng mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Caranya dengan menyebarkan informasi yang baik dan benar serta menjadi agen informasi pemerintah kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang IKP Yulindawaty Rauf saat menerima puluhan peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG di Aula Diskominfotik, Rabu (12/3).

“Sampai saat ini Kominfo terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Menjalin sinergi dengan beberapa instansi. Tentunya, kami sangat mengharapkan kepada mahasiswa utamanya mahasiswa Ilmu Komunikasi agar menjadi perpanjangan tangan kami untuk memberikan informasi yang terverifikasi kebenarannya,” jelas Yulin.

Penyebaran informasi publik yang baik, lanjut kata Yulin, tidak saja menjadikan masyarakat tercerahkan dalam mengkonsumsi informasi, tapi juga diharapkan mampu menekan informasi hoax. Informasi yang tidak benar dan disampaikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Salah satunya melalui pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap OPD Pemprov Gorontalo. Tugasnya untuk melayani permintaan data dan informasi juga berperan sebagai humas di OPD masing-masing.

“Disamping itu dinas Kominfo juga giat melakukan penguatan KIM ( kelompok Informasi Masayarakat) di kabupaten kota agar seluruh informasi yg ada pdi masyarakat dapat diketahui oleh khalayak umum,” imbuhnya.

Sementara ituz, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Citra Dano Putri, S.Pd., M.I.Kom. mengungkapkan rasa terima kasih kepada Dinas Kominfo dan Statistika yang sudah menerima kunjungan mahasiswa PKL

“Mewakili mahasiswa dan Prodi Ilmu Komunikasi UNG, kami sangat mengapresiasi kinerja dari Dinas Kominfo dan Statistika. Karena telah cepat tanggap dalam memberikan pelayanan informasi serta memudahkan akses kunjungan,” tutur Citra disela-sela menutup kegiatan kunjungan.

PKL tersebut diikuti oleh 56 mahasiswa yang mengambil konsentrasi Humas dan Pemasaran serta 2 dosen pendamping PKL. Mereka diharapkan dapat mengenal lebih dekat dunia kerja sebelum dinyatakan lulus dan meninggalkan dunia kampus.

Pewarta: Julianur Husain (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG)
Editor: Isam (Humasprov)

Kota Gorontalo, Humas – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 mendatang, mulai banyak berita hoax tersebar di dunia maya dan membuat sebagian besar kalangan merasa cemas. Demikian halnya dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur menggandeng pengurus Muhammadiyah wilayah Gorontalo. Hal ini terlihat dari hasil pertemuan antara pengurus Muhammadiyah wilayah Gorontalo dengan Gubernur Gorontalo, yang berlangsung di rumah pribadi gubernur di Kelurahan Moodu, Rabu, (13/3/2019)

“Pertemuan tadi, salah satu yang dipesankan oleh pak Gubernur adalah menjelang pemilu serentak diharapkan kami muhamadiyah bisa berperan untuk menepis berita-berita bohong atau hoaks yang selama ini sudah mulai berkembang. Hal itu dilakukan untuk lebih menekankan ke masyarakat agar tidak termakan berita hoax,” kata Salahudin Pakaya selaku Sekertaris pimpinan wilayah Muhamadiyah Gorontalo

Ia menambahkan selain mengatasi berita hoaks, pengurus muhammadiyah gorontalo juga diharapkan untuk terus mengembangkan daqwah islamiah yang selama ini telah digerakkan. Selain itu Gubernur juga berharap pengurus muhammadiyah untuk membuat kegiatan kegiatan yang sifatnya bisa mengangkat aktivitas kaum perempuan di Gorontalo.

“Banyak sekali yang telah ditekankan oleh pak Gubernur termasuk dimana kami harus terus bisa memberikan dukungan penuh kepada Pemprov Gorontalo, utamanya dalam upaya pembangunan dan kesejahteraan kepada masyarakat,” tambahnya

Salahudin juga menekankan diberbagai kesempatan terkait kegiatan yang dilakukan oleh pengurus muhammadiyah Gubernur selalu menyampaikan rasa bangganya dengan komitmen muhammadiyah utamanya dalam hal mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah. Selain fokus pada pengembangan pendidikan, muhammadiyah dinilai berhasil dalam hal kesehatan

“Pak Gubernur tahu persis realisasi yang telah kami berikan dalam hal mendukung program pemerintah utamanya terkait pendidikan, kesehatan dan keagamaan itu semua kami turut ambil alih,” tandasnya. (Hmsprov - Echin)

Kota Gorontalo, HUMAS – Pengembangan PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) sedang gencar-gencarnya dilakukan. Informasi tersebut diperoleh setelah kunjungan Tim Pelindo IV ke Kediaman Pribadi Gubernur Gorontalo di Kelurahan Moodu, Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (13/03/2019).

Pelabuhan Gorontalo diprediksi akan semakin ramai dalam dua hingga tiga tahun kedepan, sehingga pengembangan berupa penyelesaian dermaga sepanjang 100 Meter dan back up area untuk reklamasi sedang di pacu.

“Saat ini 2018-2019 penyelesaian dermaga sepanjang 100 Meter dan untuk selanjutnya kita menyiapkan back up area untuk reklamasi. Ini sesuai rencana induk pelabuhan dan tata ruang kota dan provinsi”, ujar Arwin selaku Senior Vice President PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyambut baik seluruh rencana pengembangan Pelabuhan Gorontalo. Selain pelabuhan Gorontalo, menurut Rusli Pelabuhan Anggrek juga perlu mendapat perhatian, mengingat Pelabuhan Anggrek memiliki kedalaman dan back up area yang mumpuni.

“Pelabuhan Anggrek itu punya prospek yang bagus untuk dikembangkan. Makanya saya minta untuk ditinjau dulu. Kalau memang bisa dikembangkan untuk proses selanjutnya akan kita bicarakan lagi’, tutup Rusli.

Secara efektif keberadaan PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai sejak penandatanganan Anggaran Dasar Perusahaan oleh Sekjen Dephub berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, SH No 7 tanggal 1 Desember 1992. Menilik perkembangan kebelakang di masa awal pengelolaannya, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan yang semakin maju. (Hmsprov - Gina)

KOTA GORONTALO, Humas – Sebagai panglima Aparatur Sipil Negara (ASN), Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba mengingatkan ASN di daerah untuk tidak terlibat politik praktis jelang Pemilu 17 April 2019.

“Saya imbau agar seluruh ASN di lingkungan Pemprov Gorontalo agar menjaga integritas, profesionalisme dengan menjujung tinggi netralitas dan tidak ikut-ikutan berpolitik praktis mendukung salah satu calon presiden atau anggota dewan,” kata Sekdaprov pada pelaksanaan sosialisasi pemilu bagi ASN lingkup Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Gorontalo, di Gedung Bele Li Mbu’I, Selasa (12/3/2019).

Darda menjelaskan, pelaksanaan pemilu yang aman dan damai merupakan tugas dan tagung jawab kita semua, seperti yang dimanatkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum yakni harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, proporsional, professional, tertib, terbuka, efektif dan efisien sehingga pemilu serentak ini bisa menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah dalam menjalankan tugas.

“Kita tidak akan dapatkan yang terbaik ketika semua unsur tidak terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Meski semua ASN harus terlibat dalam mensukseskan pemilu namun aturan terkait netralitas ASN terhadap pemilu mesti dipatuhi,” tegas Darda.

Sekda berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar mempergunakan hak pilihnya pada 17 April nanti.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem mengatakan, ASN harus menjadi informan KPU ke masyarakat. Karena menurutnya, Khusus untuk daerah Gorontalo secara kultural ASN ini masih tokoh dilingkungan kehidupan masyarakatnya.

“Orang tidak tau bahwa dia itu staf, dia itu kepala seksi, kasubag, kabag, yang orang tau dia seorang ASN yang tau akan segalanya,” jelas Fadli.

Sebagai Ketua KPU, Fadliyanto berharap informasi tentang pemilihan yang disosialisasikan hari ini bisa menyebar diseluruh lapisan masyarakat melalui diskusi ataupun perbincangan keseharian dimasyarakat.

“Bukan hanya memperbincangkan calon dari sisi pragmatismenya saja, akan tetapi masyarakat juga harus tau tatacara pelaksanaan pemilu,” pungkas Fadli (Hmsprov - Nova)

JAKARTA, Humas – Peluang pengalihan Politeknik Gorontalo (Poligon) menjadi Politeknik Negeri sangat terbuka. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, pada peresmian kampus baru Universitas Negeri Gorontalo pada Januari 2019 lalu telah menegaskan, idealnya setiap provinsi memiliki satu Politeknik Negeri. Bahkan pada kesempatan itu Menristekdikti berjanji untuk secepatnya mendorong terwujudnya Poligon menjadi Politeknik Negeri di Gorontalo.

Menindaklanjuti hal itu, bertempat di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (12/3/2019), Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im.

“Kami ingin mengecek sejauhmana proses penegerian Poligon. Jika ada yang kurang dalam berkas yang telah kami sampaikan, akan segera kami penuhi dan lengkapi,” ungkap Wagub Idris Rahim.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemenristekdikti menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima berkas penegerian Poligon yang saat ini dalam proses di Kemenristekdikti.

“Secepatnya akan kami informasikan jika ada hal-hal yang perlu dilengkapi,” ujar Ainun Na’im yang pada pertemuan itu turut didampingi oleh Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi dan Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti.

Poligon berdiri pada tahun 2008 di bawah binaan Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan tiga program studi, yaitu Mesin dan Peralatan Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, serta Teknik Informatika. Sejak berdiri 11 tahun silam, total mahasiswa Poligon sebanyak 1.169 orang dengan jumlah lulusan sebanyak 411 orang.

Selain membahas penegerian Poligon, pada pertemuan itu juga dibahas pendirian Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) untuk wilayah Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, yang berkedudukan di Provinsi Gorontalo. Menyangkut pendirian L2Dikti Gorontalo, Kemenristekdikti tinggal menunggu proses pensertifikatan lahan sebagai salah satu syarat dalam penyerahan aset. (Hmsprov - Haris)

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo