>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba menilai penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesahatan sangat penting. Penerapan SPM merupakan kewajiban bagi pemerintahan untuk menjamin setiap warga negara memperoleh kebutuhan dasarnya.

“Kenapa perlu standar pelayanan minimal, karena pemerintah pusat maupun daerah mempunyai tugas untuk melayani masyarakat,” terang Sekda Darda saat memberikan arahan pada Sosialisasi & Advokasi Implementasi SPM Bidang Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, di Ballroom Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (16/5/2019).

Dengan telah terbitnya PP Nomor 2 tahun 2018 tentang SPM semakin memperkuat implemtasi penerapan SPM di daerah, dimana Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota wajib menerapkan SPM bidang kesehatan. SPM akan berfungsi sebagai instrument untuk memperkuat pelaksanaan Performance Based Budgeting bidang kesehatan dalam proses perencanaan dan penganggaran di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam UU 23 tahun 2014 (pasal 298) juga mengamanatkan pada Pemda untuk benar-benar memprioritaskan belanja daerah untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang terkait pelayanan dasar yang ditetapkan dengan SPM. Hal tersebut mengharuskan seluruh elemen akan bersatu padu berbenah untuk bersama-sama menuju pencapaian target-target SPM, termasuk di dalamnya adalah pemenuhan sumber daya manusia kesehatan, sarana prasarana dan fasilitas kesehatan terutama di level Puskesmas sesuai Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Mengingat SPM adalah penyediaan kebutuhan dasar secara minmal bagi warga Negara, maka penganggaran SPM harus diprioritaskan terlebih dahulu jangan sampai biaya lain lebih banyak,” ujar Darda.

untuk itu, Mantan Kadis PU itu berharap, hasil kegiatan ini dapat di pakai sebagai bahan advokasi kepada pemangku kebijakan di kabupaten/kota dalam pengalokasian anggaran khususnya untuk pembiayaan penerapan SPM.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo tersebut akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kab/Kota (Sekretaris, Kabid Kesga, Kabid P2P, Kasubag Perencanaan dan Operator SPM), Puskesmas, perwakilan dari Bappeda Kabupaten/Kota serta pengelola program pada Dinas Kesehatan Provinsi.

 

Pewarta: Nova - Humasprov

BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memerangi minuman keras (miras). Hal itu diungkapkannya saat menggelar safari ramadan yang dirangkaikan dengan sholat taraweh berjamaah bersama masyarakat di masjid Nurul Huda, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Rabu, (15/5/2019).

“Saya dapat info, masih banyak miras yang beredar. Saya imbau untuk masyarakat agar meninggalkan konsumsi miras sebagai bentuk penghargaan kepada bulan Ramadan dan kalau boleh ditinggalkan saja seterusnya demi kesehatan”, kata Rusli.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan tingkat konsumsi miras di Provinsi Gorontalo tertinggi ke empat secara nasional. Kondisi itu membuat Gubernur Rusli semakin gerah. Hampir dalam setiap kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Rusli mengingatkan agar warga berhenti konsumsi miras dan mabuk-mabukan. Selain haram dan berbahaya bagi kesehatan, miras penyumbang terbesar angka kriminalitas di daerah.

“Hampir 80 persen kasus kriminal di Gorontalo dipicu oleh miras. Jadi tolong berhenti konsumsi miras. Minuman ini haram dan tidak baik untuk kesehatan. Terlebih bulan ini kita mencari pahala sebanyak banyaknya, jangan rusak dengan yang seperti ini,” tegasnya.

Selain melaksanakan traweh berjamaah, dalam kesempatan itu pula Gubernur yang didampingi istri Idah Syahidah, kembali menyerahkan bantuan sebesar Rp.20 juta untuk kelanjutan pembangunan masjid Nurul Huda serta sepaket sarung untuk masyarakat yang ikut melaksanakan salat Tarawih.

Sebelum salat tarawih berjamaah, Gubernur bersama rombongan melakukan buka puasa bersama di Kantor Camat Mananggu, Kabupaten Boalemo.

Pewarta : Echin - Humasprov

Editor : Isham - Humasprov

KOTA GORONTALO, PUPR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang telah ditunjuk sebagai sekertarst tim persiapan pendataan awal, akhirnya telah menyelesaikan proses demi proses dalam pendataan awal yang termasuk didalamnya adalah melaksanakan konsultasi publik beberapa waktu lalu, hingga pada akhirnya Surat keputusan (SK) penetapan Lokasi (PENLOK) yang di ajukan ke Gubernur pun telah di tanda tangani.

“Dengan terbitnya SK PENLOK pembangunan bendungan Bulango Ulu yang telah ditanda tangani diharapkan tugas dari tim persiapan sudah selesai”. jelas Kepala dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto selaku Sekertaris Tim persiapan saat di wawancarai, Rabu (15/05/2019)
SK PENLOK pembangunan bendungan Bulango Ulu itu sendiri telah di ajukan ke Gubernur Gorontalo dan telah dibahas dalam rapat dengan menghadirkan Gubernur Gorontalo, tim persiapan, pihak kejaksaan dan dari pihak kementrian PUPR serta pihak-pihak terkait lainya yang dilaksanakan di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) kementrian PUPR-RI pada beberapa waktu lalu.

“Jadi kemarin penetapan lokasi untuk pembangunan bendungan Bulango Ulu sudah ditanda tangani oleh Gubernur pada tanggal (13 mei 2019) dan untuk selanjutnya di umumkan ke masyarakat pada hari ini”. Lanjut Handoyo
Handoyo juga menambahkan bahwa setelah PENLOK pembangunan bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango ditetapkan maka akan beralih pada pembentukan tim pelaksana yang nantinya akan di bentuk oleh Gubernur Gorontalo.

“Setelah tim pelaksana di bentuk oleh pak.Gubernur maka Balai Wilayah Sungai (BWS) yang akan memproses pengadaan untuk tim appresial, sehingga nanti tim appresial yang akan menetukan harga dari masing-masing bidang yang ada di lokasi”. Ungkap Handoyo

Luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun proyek strategi nasional (PSN) 1.178,74 hektar (ha) dengan jangka waktu pembangunan lebih kurang lima tahun lamanya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023. Dengan tujuan untuk pengendalian banjir, penyediaan air baku, penyediaan pembangkit listrik, pengembangan parawisata dan olah raga air.

Pewarta – Yudi/PUPR
Editor – Dahlan/PUPR

 

BOALEMO, Humas – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo merasakan nikmatnya bulan Ramadan. Pasalnya, selain bakal menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana ketentuan pemerintah pusat, juga akan menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tambahan.

Hal itu dipastikan sendiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat diwawancarai usai Salat Magrib pada Safari Ramadan di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Rabu (15/5/2019).

“PNS pemprov tidak usah hawatir, tidak usah takut (soal keterlambatan pembayaran THR). Kita sudah akomodir dalam APBD Induk 2019. Saya sudah perintahkan juga Kaban Keuangan untuk memproses secara teknis. Paling cepat (pencairannya) tanggal 21 Mei,” ujar Gubernur Rusli.

Selain THR yang nilainya setara gaji bulan Mei, PNS Pemprov Gorontalo juga akan menerima TKD Tambahan. Nilai tunjangan tersebut besarannya sama dengan TKD yang diterima bulan Mei ini.

“TKD tambahan juga ada. Pokoknya banyak. Semua kita berikan untuk mengapresiasi kinerja PNS,” terang Rusli.

Di tempat yang sama, Kaban Keuangan Syukri Gobel menjelaskan, pihaknya sudah menghitung besaran THR yang akan diterima pegawai. Ia menyebut sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp25,1 miliar untuk membayar THR.

“Sudah keluar revisi PP 35 dan 36 di mana juknis pembayaran THR cukup diatur berdasarkan Perkada (peraturan kepala daerah). Besarannya mengacu pada gaji bulan Mei, totalnya sekitar Rp25,1 miliar,” ungkapnya.

Sementara untuk TKD tambahan dianggarkan lebih kurang Rp14 miliar. Rencananya TKD tambahan akan dibayar bersamaan dengan THR.

Pewarta : Isham - Humasprov

BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membuktikan janjinya untuk melaksanakan Bakti Sosial NKRI Peduli pada bulan Ramadan 1440 hijriyah ini. Kali ini 1.000 warga kurang mampu di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo yang didatangi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama pimpinan OPD, Rabu (15/5/2019).

“Safari Ramadan sudah menjadi tradisi pemerintah provinsi. Biasanya hanya buka bersama, shalat dan tarawih bersama. Tapi kali ini kita ikutkan juga Bakti Sosial untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Gubernur Rusli.

Baksos ini sudah yang kedua kalinya digelar selama Ramadan. Sehari sebelumnya acara serupa digelar di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Baksos NKRI Peduli selama Ramadan diberikan dalam bentuk paket.
5 kg beras, setengah kilogram ikan tuna, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir dan 10 butir telur menjadi paket sembako yang dibagikan. Semua diberi gratis karena ditanggung oleh Baznas Provinsi Gorontalo, setiap orang senilai Rp100.000.

“Sekarang kebutuhan pokok lagi mahal-mahalnya, makanya kita bagikan gratis. Semoga bisa membantu kebutuhan selama Ramadan,” imbuhnya.

Selain menyerahkan bantuan sembako, ada juga penyerahan bantuan program benih jagung bagi perwakilan petani. Ada juga bantuan 10 ternak sapi bagi peternak di kecamatan Mananggu.

Pewarta : Isham - Humasprov

JAKARTA, Humas – Provinsi Gorontalo pada musim haji tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 197 jemaah. Sehubungan dengan penambahan kuota tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo segera mengambil langkah untuk mempersiapkan maskapai penerbangan yang akan digunakan oleh jemaah haji Gorontalo menuju embarkasi haji di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Penambahan kuota jemaah secara otomatis juga berdampak pada bertambahnya jumlah penerbangan dari Gorontalo ke Makassar. Ini yang kita bahas bersama dengan Lion Air sebagai maskapai penerbangan yang bekerja sama dengan kita untuk musim haji tahun ini,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat dihubungi usai bertemu dengan Manajer Lior Air, Isnandar Alamsyah, di Kantor Lior Air, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Kuota haji Provinsi Gorontalo musin haji 1440 Hijriah sebelum adanya penambahan kuota sebanyak 992 jemaah. Total menjadi 1.189 jemaah dengan penambahan kuota sebanyak 197 jemaah. Penambahan kuota haji tersebut juga berpengaruh pada bertambahnya jumlah penerbangan dari embarkasi antara Gorontalo menuju embarkasi haji Makassar, dari tujuh penerbangan menjadi delapan penerbangan.

“Sebelumnya hanya ada 7 flight, sekarang bertambah satu menjadi 8 flight. Jauh-jauh hari sudah kita antisipasi karena kita berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji,” tandas Wagub Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

KABUPATEN POHUWATO, Humas – Berkah ramadan kian terasa dengan dimulainya kunjungan safari ramadan 1440 H, oleh Gubernur Gorontalo beserta jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo, di Kabupaten paling ujung, Pohuwato.

Gubernur Gorontalo didampingi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan salat Tarawih berjamaah di Masjid Jabal Nur, Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (14/05/2019).

“Kita patut bersyukur pada Allah SWT, di bulan suci ini kita masih diberikan kesempatan untuk beribadah. Banyak diantara kita juga yang sudah tidak bisa lagi bersama-sama dengan terkasih mereka”, buka Rusli.

Disela-sela salat Tarawih berjamaah tersebut, Gubernur Rusli menyerahkan bantuan sebesar Rp. 10.000.000 untuk pembangunan masjid, serta sepaket sarung untuk masyarakat yang ikut melaksanakan salat Tarawih.

“Ada titipan dari teman-teman untuk kelanjutan pembangunan masjid ini, sebesar Rp.10.000.000. Silahkan dipakai untuk memperbaiki dan melengkapi keperluan masjid. Ada juga sepaket sarung untuk jamaah masjid ini”, tambah Rusli.

Sebelum salat Tarawih berjamaah, Gubernur bersama rombongan melakukan buka puasa bersama di Kantor Camat Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Safari Ramadan oleh pemprov Gorontalo merupakan rangkaian dari pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato yang diselenggarakan di hari yang sama.

Dalam Baksos NKRI Peduli ke-103 tersebut diserahkan bantuan Paket Natura bagi seribu kaum duafa, bantuan benih jagung senilai Rp. 4.843.180.000 dan bantuan 160 ekor sapi bali betina dengan nilai Rp. 1.296.000.000.

Pewarta : Gina - Humasprov

Editor : Isham - Humasprov

KABUPATEN POHUWATO, Humas – Memasuki hari ke sembilan ramadan 1440 H, pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menggulirkan santunan bagi seribu kaum duafa di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (14/05/2019).

Bantuan sembako yang diberi nama Paket Natura ini terdiri dari setengah kilogram Ikan Tuna, 5 Kg Beras, 1 Liter Minyak Goreng, 1 Kg Gula Pasir dan 10 Butir Telur Ayam perpaketnya.

“Pelaksanaan safari Ramadan sekaligus NKRI Peduli yang pernah saya janjikan akan diteruskan hingga tahun 2022 hari ini saya buktikan berada di Desa Omayuwa Kecamatan Randangan, Pohuwato”, ujar Gubernur dua Periode tersebut.

Gubernur Rusli juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras. Selain untuk menghargai bulan suci Ramadan juga berbahaya bagi kesehatan.

“Saya dapat info, masih banyak miras yang beredar. Saya imbau untuk masyarakat agar meninggalkan konsumsi miras sebagai bentuk penghargaan kepada bulan Ramadan dan kalau boleh ditinggalkan saja seterusnya demi kesehatan”, imbau Rusli.

Dalam penyerahan santunan yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan serta Bakti Sosial NKRI Peduli ke-103 tersebut juga diserahkan 160 ekor sapi bali betina bagi 16 kelompok ternak di Kecamatan Randangan, dengan nilai Rp. 1.296.000.000.

Ada pula penyerahan benih jagung hibrida untuk Kecamatan Randangan senilai Rp. 3.447.180.000 yang dibagi pada 185 kelompok tani dengan luas lahan 5.223 Ha.

Pewarta : Gina - Humasprov

Editor : Isham - Humasprov

Jakarta – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim bersama kepala daerah kabupaten/kota menandatangani berita acara Kesepakatan Bersama Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Gorontalo Raya bertempat di Kantor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Jakarta Selasa, (14/5/2019).

Kesepakatan dengan Dirjen Cipta Karya dan Dirjen Sumber Daya Air itu dikuti oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Hadir pula Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Wabub Boalemo Anas Yusuf serta Wabub Pohuwato Amin Haras.

Kesepakatan bersama tersebut berisi tentang dukungan pemerintah daerah untuk rencana pembangunan SPAM Regional yang akan dibangun di Gorontalo. Rencananya SPAM tersebut akan memanfaatkan debit air sungai Bulango yang ditampung oleh Waduk Bulango Ulu. Waduk yang pembangunannya saat ini memasuki proses penetapan lokasi lahan.

“Penandatanganan ini kita lakukan di bulan Ramadan. Mudah-mudahan ini juga mendapatkan berkah dan percepatannya,” kata Idris.

Pembangunan SPAM yang mampu melayani kebutuhan air di Bone Bolango, Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo itu dinilai sangat penting. Selain capaian akses air minum Gorontalo yang baru 79,2 persen, ketersediaan air bersih masih menjadi kendala terutama di musim kemarau.

“Kalau mengharap pada APBD tentu hal ini tidak mungkin, maka dari itu kami apresiasi dengan penanganan langsung oleh Kementerian PUPR. Kami berharap capaian air minum Gorontalo dalam empat tahun kedepan bisa memperoleh presentasi 80 hingga 90 persen,” pungkasnya.

Pewarta : Isam - Humasprov

Selasa, 14 Mei 2019 08:12

Segmen Tiga GORR Mengalami Perubahan

KOTA GORONTALO, PUPR- Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melaksanakan presentasi konsultan dari pihak Geodinamid Konsultan terkait segmen tiga alih trase (trase jalan) Gorontalo Outer Ring Road (GORR), yang di hadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Assisten II bidang ekonomi dan pembangunan Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, Sekertaris Daerah (SEKDA) Kabupaten.Bone Bolango Ishak Ntoma, SEKDA Kota Gorontalo Ismail Madjid, Kepala Satuan Kerja (SATKER) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Tabrani dan pihak atau dinas terkait lainnya di aula rumah jabatan Gubernur, senin (13/05/2019)

“Jadi tadi sudah dilaksanakan presentasi konsultan mengenai pekerjaan review segmen tiga trase GORR dan tadi juga sudah di paparkan mengenai ada empat alternatif untuk alih trase (trase jalan) tersebut dan kita condong untuk melaksanakan sesuai dengan sasaran semula yakni berujung pada daearah pelabuhan konteiner”.jelas Handoyo saat wawancara
GORR yang merupakan proyek strategi nasional (PSN) itu, saat ini telah memasuki tahap segmen tiga dan pada segmen tiga ini mengalami perubahan alih trase yaitu dari Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango menuju atinggola. Karena dari rencana awal segmen tiga GORR ini yaitu dari Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango menuju pelabuhan Gorontalo.

“Untuk mengakomodir kepentingan-kepentingan aksesibilitas kawasan oleh pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sudah di peroleh hasil titik-titik penghubung antara GORR dengan ujung Botutonuo, kemudian titik antara GORR dengan akses menuju bendungan Bulango Ulu. Sehingga apa yang menjadi satu kebutuhan aksesibilitas kawasan bisa tercapai”. Lanjut Handoyo.
Handoyo juga menambahkan bahwa hasil dari presentasi ini nanti akan di rangkum lagi menjadi satu hasil final untuk akan diajukan ke kementrian PUPR.
Sementara itu Gubernur Gorontalo dua periode Rusli Habibie juga menjelaskan bahwa karena dengan adanya perkembangan dan beberapa pertimbangan maka segmen tiga GORR mengalami trase jalan.

“Karena ada beberapa pertimbangan yaitu akan segera di bangun waduk Bulango Ulu dan ini sangat bermanfaat bagi kita terutama untuk parawisata dan kita akan melanjutkan program dulu yang waktu kita masih dengan provinsi Sulawesi Utara pernah dirancang dan direncanakan dari Tapa - Atinggola”.ungkap Rusli Habibie
Rusli juga menambahkan juga bahwa ada surat resmi dari Bupati Bone Bolango yang isisnya terkait segmen tiga hasil feasibility study (FS) pertama itu akan melintasi dan membelah rumah sakit Toto. Bupati Bone Bolango menyarankan untuk menghindari dan agar segmen tiga itu bisa menyambung ke Bulantala Timur sampai ke tempat wisata Botutonuo.

Pewarta – Yudi/PUPR
Editor – Dahlan/PUPR

 

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo