>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Sebanyak 324 orang korban penyalahgunaan napza (narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya) saat ini sementara menjalani rehabilitasi. Data yang bersumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut diungkapkan pada rapat koordinasi daerah rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan napza (KPN) di ballroom Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Senin (13/5/2019).

“Angka tersebut akan bertambah jika tidak diseriusi seluruh oleh stakeholder. Kenapa ini harus dilakukan secara bersama-sama? Karena kita lihat yang terjadi sekarang ini, semakin hebat aparatnya, semakin lihai juga jaringan narkoba ini,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat membuka rakorda tersebut.

Ia menguraikan, terkait pencegahan narkoba ini, Pemprov Gorontalo sudah sangat intens. Hal itu dibuktikan dengan dikeluarkannya instruksi Gubernur nomor 1379 tahun 2018, tentang implementasi rencana aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019, serta sekarang sudah punya Perda nomor 4 tahun 2019 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA).

“Memang, seharusnya Perda dahulu karena Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim ingin Gorontalo bisa bebas dari penyalahgunaan narkoba, maka segera dikeluarkan instruksi Gubernur terlebih dahulu,” imbuhnya.

Sekda Darda berharap, kesadaran dari semua pihak baik pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo untuk benar-benar fokus dan serius dalam menangani masalah narkotika yang ada di Provinsi Gorontalo mengingat dampak ekonomi dan sosial penyalahgunaan narkoba ini sangat besar.

Rakorda diikuti oleh 75 peserta terdiri dari OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait serta lembaga/organisasi lokal yang peduli terhadap korban penyalahgunaan napza.

Pewarta : Nova - Humasprov
Editor : Asriani - Humasprov

 

KOTA GORONTALO, Humas – Proses pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) terus digenjot. Setelah segmen satu dan dua, kali ini pembangunan difokuskan pada segmen tiga. Namun, pada pembangunan segmen ini mengalami perubahan trase jalan (alih trase). Rapat pembahasan alih trase GORR ini digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (13/05/2019).

Dalam rencana awal, GORR segmen tiga melintasi Tapa hingga Pelabuhan Gorontalo. Namun, karena adanya pertimbangan pembangunan waduk Bulango Ulu yang dipandang akan menjadi destinasi wisata baru, maka jalur GORR segmen tiga dirubah menjadi dari Tapa ke Atinggola, Kabupaten Gorontalo.

“Ada beberapa pertimbangan, diantaranya akan segera dibangun waduk Bulango Ulu dan ini sangat bermanfaat khususnya di bidang pariwisata. Kita juga melanjutkan program dulu waktu kita masih dengan Provinsi Sulawesi Utara, pernah dirancang pembuatan jalan dari Tapa ke Buata (Atinggola)”, ungkap Rusli saat diwawancarai awak media.

Sementara itu Luthfi, Team Leader PT. Geodinamik Konsultan yang menjadi pihak konsultan perencana pada mega proyek infrastruktur tersebut dalam pemaparannya menjelaskan, adanya perubahan trase di segmen 3 perlu dilakukan peninjauan ulang kelayakan pembangunan jalan GORR. Peninjauan kembali dilakukan karena studi kelayakan yang sebelumnya telah dilakukan pada tahun 2012 dan dikhawatirkan tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini.

“Karena ada perubahan trase di segmen tiga maka perlu dilakukan review studi kelayakan atau peninjauan ulang terkait pembangunan jalan GORR khususnya di segmen tiga ini. Mengapa perlu peninjauan, karena feasibility study yang sebelumnya telah dilakukan pada tahun 2012 dan dikhawatirkan itu sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi eksisting saat ini. Karena sudah lebih dari 5 tahun’, ujar Luthfi.

Review study terkait dengan usulan alternatif trase segmen tiga berupa studi trase, studi kajian terdahulu, studi kelayakan, dan saran pemilihan alternatif trase. Selanjutnya, penentuan rute dan penanganan terpilih yang paling layak secara teknis dan ekonomis. Diakhiri dengan penyusunan pra-rencana teknis untuk rute terpilih berdasarkan survei yang lengkap.

Pewarta : Gina - Humasprov

Kota Gorontalo, Humas – Momentum perayaan 7 tahun kepemimpinan Nyata Karya Rusli-Idris (NKRI) jilid 2, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim berlangsung sederhana namun penuh hikmat. Bertempat di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (12/5/2019) keduanya berbagi dengan 2500 masyarakat yang terdiri dari masyarakat miskin dan anak – anak yatim.

Perayaan tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli serta pasar murah yang sudah ke 102 kalinya dilaksanakan. Pasar murah ini adalah bentuk nyata kepemimpinannya bersama Idris Rahim yang terus hadir ditengah tengah masyarakat

“Program unggulan kami di periode kedua ini ada 8 program termasuk di dalamnya adalah pelaksanaan pasar murah. Tidak bisa kita pungkiri dengan adanya pasar murah ini, penurunan angka kemiskinan di Gorontalo terealisasi,” kata Rusli

Dihadapan masyarakat yang hadir, Rusli juga menyampaikan tahun ini dirinya sedang memperjuangkan 65 ribu masyarakat calon penerima program PKH. Bahkan jika disetujui oleh pemerintah pusat, jatah untuk penerima PKH ia usulkan sebanyak 80 ribu masyarakat Gorontalo

“Nanti akan saya usulkan ke pak Presiden Jokowi. Untuknya saya harapkan dukungan serta doa dari semua pihak khususnya seluruh masyarakat Gorontalo. Doakan kesehatan serta keberhasilan saya bersama pak Wagub agar bisa menyelesaikan janji-janji kampanye kami untuk terus membangun Provinsi Gorontalo” tambahnya.

Gubernur pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik pihak pemerintah dalam jajarannya maupun masyarakat gorontalo yang selama ini telah membantu dirinya bekerja. Menurutnya, seorang pimpinan tak akan mungkin bisa berhasil dalam melakukan pembangunan tanpa bantuan berbagai pihak.

Kepada 2000 masyarakat yang hadir Gubernur menyediakan pasar murah dengan bahan yang disubsidi serta bantuan dari baznas masing masing 100 ribu rupiah. Untuk 500 anak yatim sendiri diberikan bantuan santunan kepada masing masing panti asuhan. Selain menyelenggarakan pasar murah kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Doa Lo Lipu serta ceramah agama dan buka puasa bersama.

Pewarta : Echin - Humasprov

Kota Gorontalo, Humas – Tanggal 12 Mei 2019 menjadi momentum 2 tahun kepemimpinan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur H.Idris Rahim atau tujuh tahun kepemimpinan keduanya di periode kedua yang dikenal dengan sebutan Nyata Karya Rusli-Idris (NKRI). Momentum tersebut digunakan, Gubernur Rusli dan Wagub Idris Rahim serta jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar doa lo lipu (Doa Untuk Gorontalo), Minggu, (12/5/2019).

Doa yang dirangkaikan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustd. DR. Hasan Basri tersebut dihadiri kurang lebih 2000 orang masyarakat kurang mampu serta 500 anak yatim dari panti asuhan se Kota Gorontalo.

“Hari ini kita sama sama telah melaksanakan ibadah puasa hari ke tujuh. Bertepatan hari ini pula 12 mei dua tahun yang lalu, saya bersama pak Idris Rahim resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo periode kedua. Untuknya momentum kali ini kita laksanakan doa bersama untuk kemakmuran Gorontalo,” kata Rusli dalam sambutannya

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu menjelaskan, telah banyak yang ia telah kerjakan dalam tujuh tahun kepemimpinannya. Pendidikan gratis, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur serta peningkatan ekonomi kerakyatan sudah banyak dinikmati oleh masyarakat.

Di periode kedua ini, program tersebut ditambah dengan empat program unggulan lainnya yakni pariwisata lebih mendunia, lingkungan lebih lestari, agama dan budaya lebih semarak serta pemerintahan lebih melayani.

“Kami sadari betul, walau banyak yang telah kami lakukan akan tetapi tak bisa dipungkiri masih banyak pembangunan yang belum kami selesaikan. Semoga semua janji janji kami selama kampanye bisa selesai pada 2022 nanti,” tambahnya

Gubernur pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik pihak pemerintah dalam jajarannya maupun masyarakat gorontalo yang selama ini telah membantu dirinya bersama Wagub Idris Rahim bekerja. Menurutnya, seorang pimpinan tak akan mungkin bisa berhasil dalam melakukan pembangunan tanpa bantuan berbagai pihak

Selain dihadiri masyarakat kurang mampu dan anak anak panti asuhan, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, unsur Forkopimda serta jajaran pimpinan OPD baik eselon 2-3 dilingkup Pemprov Gorontalo.

Pewarta : Echin - Humasprov

Senin, 13 Mei 2019 09:01

Sekdaprov Buka Kampung Ramadan

KOTA GORONTALO, Humas – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba meresmikan pembukaan Kampung Ramadan yang berlokasi di TC Damhil UNG Gorontalo, Sabtu (11/5/2019). Peresmian ditandai dengan pemukulan bedug dan pemasangan kembang api.

Darda Daraba yang mewakili Gubernur Gorontalo memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo yang bekerja sama dengan TC Damhil UNG, karena Kampung Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu di tempat-tempat terbuka, kali ini dialihkan ke dalam gedung hotel.

“Selain bisa memperindah Kampung Ramadan yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat, juga bisa memberikan rasa nyaman kepada pengunjung,” kata sekda.

Sekda berharap Kampung Ramadan lebih ditingkatkan setiap tahunnya dengan tujuan sebagai pasar rakyat dan pemberdayaan UKM, juga sebagai salah satu upaya untuk menekan laju inflasi selama Ramadan.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay mengatakan Kampung Ramadan ini digelar untuk mengangkat nilai sosial, ekonomi dan edukasi.

Nancy menuturkan, dari nilai sosial, kami ingin berbagi dengan anak yatim. Lalu nilai ekonominya, semua UKM yang ada di Gorontalo kami ajak kesini untuk menjual produknya seperti kue untuk buka puasa, sembako sampai kebutuhan menjelang lebaran, agar yang datang kesini selain untuk berbuka, ada juga yang bisa belanja dan otomatis ada pertumbuhan ekonomi. Dari sisi edukasi lanjut Nancy, ingin mengajak anak-anak yatim untuk melihat hotel lebih dekat dan apa saja yang ada di dalam hotel.

Ia menjelaskan, Kampung Ramadan turut mengkampanyekan go green dengan meminimalisir sampah plastik yang ada selama pelaksanaan kegiatan.

“Hari ini kita mulai memberikan contoh edukasi pada buka puasa bersama ini dengan tidak menyediakan air mineral kemasan. Masyarakat bisa mengambil air minum yang sudah disediakan di dalam gelas,” ujar Nancy.

Kampung Ramadan akan berlangsung mulai tanggal 11 Mei sampai dengan 2 Juni 2019 dengan memberikan tempat gratis bagi yang ingin berjualan.

Pewarta : Nova - Humasprov
Editor : Asriani - Humasprov

Jakarta, Humas – Memasuki hari ke empat Ramadan, Badan Penghubung Provinsi Gorontalo menginisiasi peningkatan kualitas kerja dalam hal pelayanan dan pengembangan potensi.

Hal itu diutarakan dalam pelaksanaan kegiatan Sharing Session bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Kepala Bappeda Gorontalo, Direktur Pembinaan Urusan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, yang dirangkaikan dengan Buka Puasa bersama, Jumat (10/05/2019).

Direktur Pembinaan Urusan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, Muhajirin mengatakan bahwa etos kerja harus terus ditingkatkan meski dalam keadaan berpuasa.

“Meskipun sedang melaksanakan ibadah puasa seharusnya kita bisa meningkatkan etos kerja, sebab puasa adalah salah satu jalan untuk bisa menjadikan tugas sebagai ladang amal”, ungkapnya saat membawakan kuliah tujuh menit (kultum) jelang waktu berbuka puasa.

Masih menurut Muhajirin, saat ini kebanyakan orang memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk bermalas-malasan, sehingga pekerjaan menjadi terhambat.

“Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengembangkan diri dalam bekerja. Hal itu tentu juga didukung dengan adanya kerjasama yang baik antar sesama pegawai dan antara atasan dan bawahannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Gorontalo di Jakarta, Arfan Seru Jusuf berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergitas dan kerjasama baik antar pegawai BPPG maupun antara Badan Penghubung bersama OPD lainnya.

Turut hadir, Asisten II Bidang Pembangunan, Kepala Bappeda beserta jajarannya, Karo Humas Provinsi Gorontalo, serta tamu undangan dan pegawai BPPG.

Pewarta : Badan Penghubung

Editor : Gina - Humasprov

Jakarta, BPG – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, berharap kerjasama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemprov Gorontalo dengan Badan Penghubung Provinsi Gorontalo di Jakarta, diperkuat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sharing Sassion yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Badan Penghubung, Jl. Kedodong Raya, Rawamangun, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

“Kerjasama harus terus kita perkuat. Terlebih melihat lokasi Badan Penghubung ini berada di Jakarta, mestinya OPD yang ada di Gorontalo bisa bersinergi dan mengsingkronisasikan urusan di daerah untuk di kembangkan oleh Badan Penghubung di tingkat pusat, karena mereka bisa bertemu langsung dengan kementerian dan sebagainya,” kata Darda

Darda menambahkan selama ini kinerja Badan Penghubung Gorontalo diapresiasi karena menunjukan peningkatan pola pikir dan kinerja yang ditampakkan. Ia juga menilai bahwa Badan Penghubung memiliki potensi lebih, selain tupoksi yang tercantum dalam Pergub nomor 81 tahun 2016.

“Selain bertugas untuk memberikan pelayanan kepada pimpinan, Badan Penghubung ini juga harusnya dapat menjembatani segala urusan yang terkait dengan pembangunan di Provinsi yang berkaitan dengan koordinasi dengan pemerintah pusat. Jadi prosesnya bisa lebih cepat,” tandasnya.

Pewarta : Badan Penghubung
Editor : Echin - Humas prov

JAKARTA, PUPR – Untuk memaksimalkan hasil penerbitan penetapan lokasi (PENLOK) rencana pembangunan Bendungan Bulango Ulu, yang akan di ajukan ke Gubernur Gorontalo untuk di sahkan. Sekertaris tim persiapan pendataan awal yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, menghadiri rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo yang di hadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Sekertaris Daerah (SEKDA) Provinsi Gorontalo, walikota Gorontalo Marten A.Taha, SEKDA KabupatenBone Bolango Ishak Ntoma, kepala kejaksaan tinggi negeri Gorontalo Firdaus Dewilmar, ketua tim persiapan Sutan Rusdi. Sedangkan untuk kementrian PUPR di hadiri oleh Direktur Jenderal (DIRJEN) Sumber Daya Air (SDA) Hari Suprayogi, Kepala Pusat Bendungan Kementrian PUPR ibu I Made, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) sulawesi II Adenan Rasyid di kementrian PUPR, kamis (09/05/2019).

“Tadi sudah di gelar rapat koordinasi untuk pembahasan penerbitan surat keputusan (SK) PENLOK antara pemerintah Provinsi Gorontalo yang di hadiri langsung oleh bapak Gubernur Gorontalo, Sekda Provinsi Gorontalo dengan pihak kementrian PUPR dan Tim persiapan pendataan awal sendiri diperhadapkan dengan percepatan untuk pelaksanaan penerbitan SK PENLOK” jelas Handoyo Sugiharto saat wawancara via telepon.

Setelah tim persiapan pendataan awal melakukan pengimputan data langsung di lokasi rencana pembangunan bendungan Bulango Ulu beberapa waktu lalu, tim persiapan juga langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pihak kejaksaan negeri Gorontalo sebagai pendamping dan pihak badan pertanahan nasional (BPN) Kabupaten Bone Bolango dengan bertujuan memperlengkap dokumen-dokumen.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi tadi maka telah di sepakati bahwa SK PENLOK rencana pembangunan Bendungan Bulango Ulu akan segera di tanda tangani oleh Bapak Gubernur Gorontalo dalam waktu dekat ini” ungkap Handoyo

Pembangunan bendungan Bulango Ulu sendiri sudah di rencanakan sejak tahun 2014 saat pembahasan RPJMN 2014-2019 dan manfaat dari pembangunan bendungan Bulango Ulu, sangat banyak seperti penyediaan air baku, penanggulangan banjir, membantu masalah pertanian, pembangkit listrik, tempat obyek wisata dan yang lebih utama untuk kemaslahatan masyarakat Provinsi Gorontalo.


Pewarta – Yudi/PUPR
Editor – Dahlan/PUPR

KOTA GORONTALO, Humas – Setiap bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo secara rutin menggelar tadarus Al Quran di tiga tempat, masing-masing di rumah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, serta di rumah dinas Sekretaris Daerah.

Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dalam sambutannya pada pembukaan tadarus Al Quran di rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Kamis (9/5/2019), mengatakan bahwa kegiatan tadarus Al Quran bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak membaca Al Quran dan ibadah-ibadah lainnya.

“Kita umat muslim diwajibkan untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, salah satunya memperbanyak membaca kitab suci Al Quran,” ucap Idris.

Namun demikian Idris mengingatkan, membaca Al Quran hendaknya tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan saja, tetapi harus dilakukan setiap saat. Menurutnya, tadarus Al Quran merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang berimplikasi pada sikap dan perilaku positif, dapat mengontrol diri, memperoleh ketenangan, lisan terjaga, dan istiqamah dalam beribadah.

“Sehingga itu Al Quran harus dibaca setiap hari, dipahami maknanya, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tadarus Al Quran di rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo diikuti oleh lima kelompok pengajian, masing-masing dari Majelis Taklim An Nur, Al Maghfirah, Al Mukhlisin, Majelis Taklim Kecamatan Sipatana, serta WIA Kota Gorontalo. Kegiatan tadarus akan berlangsung setiap malam setelah shalat tarawih selama 12 hari kedepan, mulai tanggal 9 hingga 20 Mei 2019.

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Gorontalo menyerahkan Laporan Temuan Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2018. Dokumen Laporan Temuan Pemeriksaan diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, Subhan Afandi, kepada Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, di ruang kerja Wakil Gubernur Gorontalo, Kamis (9/5/2019).

Subhan menuturkan, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo terdapat beberapa catatan terhadap LKPD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2018, yang sebagian besar sudah ditindaklanjuti.

“Sebagian besar catatan kami sudah ditindaklanjuti, tersisa sembilan yang perlu ditanggapi. Kami mohon secepatnya untuk ditindaklanjuti,” harap Subhan.

Terkait hal itu Wagub Idris Rahim menegaskan bahwa Pemprov Gorontalo akan segera menanggapi beberapa catatan yang masih perlu ditindaklanjuti tersebut.

“Kita berusaha hari Senin pekan depan semua catatan itu sudah ditindaklanjuti,” ujarnya.

Lebih lanjut Idris menuturkan, Pemprov Gorontalo terus berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Idris juga optimis LPKD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2018 akan memperoleh penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan proses pengawasan dan pencatatan dalam pengelolaan keuangan. Tujuannya untuk kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandas Wagub Idris Rahim.

Pemeriksaan LKPD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2018 yang dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak tanggal 1 April sampai 9 Mei 2019. Selanjutnya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Provinsi Gorontalo tahun anggaran tersebut akan diserahkan kepada DPRD Provinsi Gorontalo pada rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan akan berlangsung pada akhir bulan Mei 2019.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo