>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Komandan Gugus Keamanan Laut (Dan Guskamla) Komando Armada (Koarmada) II, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P, M.Tr (HAN) bersilaturrahim dengan Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, di ruang kerja Wagub kompleks Gubernuran Gorontalo, Kamis (9/5/2019).

“Alhamdulillah, sebelumnya hanya angan-angan, hari ini bisa terwujud saya berada di Gorontalo,” ucap Laksma TNI Iwan Isnurwanto saat bertatap muka dengan Wagub Idris Rahim.

Jenderal Bintang Satu TNI Angkatan Laut tersebut mengutarakan tujuannya berkunjung ke Provinsi Gorontalo untuk memperkenalkan diri sebagai Komandan Gugus Keamanan Laut Komando Armada II yang baru. Laksma TNI Iwan Isnurwanto dilantik pada tanggal 22 April 2019 oleh Panglima Koarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto.

“Kami sowan ke pak Wagub sekaligus memperkenalkan bahwa kami ada di laut untuk pengamanan laut kita. Kesejahteraan di darat bermula dari keamanan di laut,” tuturnya.

Sementara itu Wagub Idris Rahim atas nama Pemprov Gorontalo mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Dan Guskamla Koarmada II ke Provinsi Gorontalo. Pada kesempatan tersebut Idris mengutarakan harapannya agar Guskamla Koarmada II dapat menjaga keutuhan dan keamanan perairan NKRI khususnya di bagian utara Gorontalo.

“Bagian Utara Gorontalo itu cukup rawan karena berhadapan langsung dengan samudera yang berbatasan dengan negara-negara lain,” kata Idris.

Wagub juga berharap Guskamla Koarmada II dapat memfasilitasi pertemuan antara Kepala Daerah di wilayah Koarmada II guna membahas daerah tangkapan ikan bagi nelayan dengan kapasitas kapal 30 Gross Ton (GT) ke atas.

“Kadang kala nelayan kita yang hanya mengantongi izin dari pemerintah daerah ditangkap oleh petugas jika mereka mencari ikan di wilayah daerah lain. Kita perlu duduk bersama untuk menghasilkan kesepakatan menyangkut persoalan ini,” ungkap Idris.

Turut hadir pada silaturrahim tersebut Asops Guskamla II Kolonel Laut (P) Muhammad Syamsudin, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo Letkol Laut (P) Tonny Sundah, serta Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Iswanta.

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gorontalo pada tahun 2018 sebanyak 971.100 wisatawan, terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 8.532 orang dan wisatawan nusantara 962.568 orang. Dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan secara signifikan, pada tahun 2016 hanya berkisar 572.317 orang, dan tahun 2017 tercatat sebanyak 789.969 orang.

“Tahun 2019 ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terus melakukan berbagai langkah dan strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Di antaranya melalui kegiatan promosi pariwisata melalui media sosial, media cetak, dan media elektronik, serta turut serta pada forum-forum kepariwisataan dan pameran,” ungkap Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada Siaran Serentak Berjejaring Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Indonesia yang dilaksanakan oleh Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia di Studio Radio LPPL Suara Rakyat Hulondalo, Kota Gorontalo, Kamis (9/5/2019).

Pada dialog dengan tema ‘Pariwisata Indonesia Luar Biasa’, Idris mengutarakan tantangan yang dihadapi Pemprov Gorontalo dalam mengembangkan destinasi wisata antara lain masih minimnya investasi di sektor pariwisata, keterbatasan anggaran, minimnya sadar wisata masyarakat, serta sumber daya manusia di sektor pariwisata yang sangat terbatas.

Idris menuturkan, dari kurang lebih 86 destinasi wisata yang ada di Provinsi Gorontalo, baru dua destinasi yang dikelola oleh swasta, selebihnya masih tergantung dari anggaran pemerintah. Sementara dari total 984 sumber daya manusia pariwisata yang meliputi perhotelan, travel, guide, dan rumah makan, baru sebanyak 297 orang yang tersertifikasi.

“Ini tentunya yang menjadi tantangan kita bersama untuk mengembangkan pariwisata Gorontalo yang lebih mendunia. Butuh kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh pihak terkait untuk mengembangkannya, termasuk kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan kebersihan di sekitar destinasi wisata,” jelas Idris.

Sementara itu Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata RI, Rizki Handayani yang juga menjadi narasumber pada dialog tersebut mengatakan bahwa pihaknya membuat program-program inovasi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan secara nasional. Rizki mengungkapkan, meski target jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2018 sebesar 17 juta wisatawan mancanegara tidak tercapai, tetapi dari perolehan devisa tahun 2018, sektor pariwisata mencapai 17,6 miliar US Dollar lebih tinggi dari target 2018.

“Kita terus dorong upaya-upaya extra ordinary khususnya wilayah Indonesia yang dekat dengan mancanegara untuk mencapai target jumlah wisatawan pada tahun 2019,” tandas Rizki.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

Kota Gorontalo, Humas – Harga kebutuhan bahan pokok di Kota Gorontalo yang melonjak jelang Ramadan, langsung direspon Dinas Pangan Provinsi Gorontalo dengan menggelar pasar murah yang dilaksanakan di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), di jalan MH Thamrin Kelurahan Ipilo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo.

Program ini dilaksanakan Dinas Pangan Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan distributor bahan pangan seperti Bulog, Gapoktan, serta beberapa perusahaan swasta.

“Ini merupakan program tahunan dari Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menjelang hari besar keagamaan” ujar Dharmawaty Bokings, Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Gorontalo yang mewakil Kepala Dinas saat membuka pasar murah, di TTIC, Kamis (9/5/2019).

Dharmawaty menambahkan, ini merupakan pasar murah tahap pertama. Akan ada pasar murah tahap kedua yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 Mei nanti dengan mengambil lokasi yang sama dengan tahap pertama.

“Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menjelang hari besar hari raya Idulfitri,” pungkas Dharmawaty.

Pasar murah yang berlangsung selama tiga hari hingga hari sabtu nanti, menjual bahan pangan seperti beras, gula, minyak kelapa, telur, dan juga minuman non karbonasi. Beras dijual dengan harga 8.800/kg, gula 11.000/kg, minyak kelapa Bimoli 12.000/liter, dan telur 48.000/bak. Pasar murah dibuka mulai jam 08.00 pagi hingga jam 12.00 siang.

Pewarta : Siti Riasdin

Editor : Asriani - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Provinsi Gorontalo masih kekurangan rumah atau backlog sejumlah 52.614 unit rumah. Ini berdasarkan data yang pernah dilakukan oleh Pokja PKP (Perumahan Kawasan Pemukiman) dan tercantum dalam dokumen RP3KP Provinsi Gorontalo. Dalam data tersebut juga dicantumkan, di tahun 2018, jumlah rumah yang dihasilkan sebanyak 232.949 unit. Selain itu berdasarkan basis data terpadu (TNP2K), rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Gorontalo berada pada angka 19.864 unit.

Data ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, saat membuka rapat kerja program sejuta rumah yang dilaksanakan Kementerian PUPR di Ballroom Maqna Hotel Kota Gorontalo, Selasa (8/5/2019).

Menurut Darda, pemerintah ingin mendorong pembangunan rumah di Indonesia sehingga bisa mengurangi angka backlog atau kekurangan perumahan yang berdasarkan data BPS di tahun 2015 mencapai angka 13,5 juta unit.

“Untuk mengatasi backlog dan RTLH ini, Pemprov Gorontalo sendiri telah melaksanakan program pembangunan rumah layak huni dengan total yang telah dibangun selang waktu tahun 2012-2018 sebanyak 4989 unit. Kalau melihat penyebaran ini tentunya kesenjangan antara kebutuhan pemenuhan rumah dengan ketersediaan yang ada masih jauh dari target dari sejuta rumah,” kata Darda.

Mantan Kadis PU Pohuwato juga mengatakan, backlog juga terjadi dikarenakan implementasi aturan yang ada dipusat dan terkait dengan UU nomor 23 tahun 2014. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa pemerintah daerah, pemerintah Provinsi tidak memiliki kewenangan untuk membangun rumah bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

” Saya berharap, dalam rapat kerja bisa mendapatkan solusi untuk masalah-masalah yang timbul serta dapat memberikan usulan dan masukan konstruktif yang bisa memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat,” harap sekda.

Sementara itu Direktur Rumah Umum dan Komersil Kementerian PUPR, Moch. Yusuf Hariagung, menjelaskan pada tahun 2018 capaian program sejuta rumah menunjukkan tren yang meningkat, dan untuk pertama kalinya dapat menembus angka sejuta rumah terbangun baik rumah baru maupun peningkatan kualitas yaitu sebanyak 1.132.621 unit.

“Tahun ini kami memasang target lebih tinggi pada program Sejuta Rumah. Tahun ini targetnya 1.250.000 rumah yang harus terbangun,” imbuh Yusuf Hariagung.

Dalam mencapai terget tersebut, tentunya memerlukan dukungan banyak pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku pembangunan dan masyarakat.

Rapat kerja dihadiri beberapa stakeholder yang terkait langsung dengan bidang perumahan seperti Bupati Walikota se Provinsi Gorontalo, Asosiasi Bidang Perumahan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi se Indonesia Timur dan Tengah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman se Provinsi Gorontalo.

Pewarta : Nova - Humasprov
Editor : Asriani - Humasprov

KABUPATEN BONE BOLANGO, PUPR – Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat terkait jembatan Tolomato yang berada di desa Tolomato kecamatan Suwawa Tengah itu rusak dan perlu perbaikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto yang di dampingi oleh kepala seksi pemeliharaan jalan dan jembatan Zulkarnain Habibie dan Kepala Seksi Teknis Bina Marga Richie Z. Abdulah bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi jembatan Tolomato tersebut, Selasa (07/05/2019)

“Jembatan tersebut akan ditangani secara permanen melalui dana pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan membuat TURLAP BETON (Tiang yang di tanam kedalam tanah dengan tujuan untuk memberikan kestabilan) itu akan segera kita rancang dan dalam waktu dekat ini akan di laksanakan”, jelas Handoyo saat di wawancara.
Banjir yang melanda Kecamatan Suwawa Tengah dan beberapa daerah lainnya menjadi penyebab utama dari kerusakan di beberapa bagian bangunan Jembatan Tolomato tersebut. Jembatan yang menghubungkan antara kecamatan Suwawa Tengah dan kecamatan Suwawa Timur itu, merupakan satu-satunya akses untuk masyarakat untuk menjual hasil bumi ke kota Gorontalo, akses sekolah, perkantoran dan lain-lain.
“Selanjutnya untuk sungai bidang Sumber Daya Air (SDA) akan menormalisasi sungai dengan membuat SUDETAN (Pembuatan sumur resapan supaya mempercepat dengan pengendalian banjir) dan pembuatan bronjong pada tebing di sekitar jembatan tersebut”, imbuh Handoyo
Kepala seksi pemeliharan jalan dan jembatan Zulkarnaian Habibie juga menambahkan setelah di surfei secara langsung di lokasi, mereka akan segera membuat perencanaan untuk perbaikan dan dana untuk perbaikan jembatanpun akan segera di siapkan.
“Jadi karena ini mau cepat jadi untuk sementara kita pakai dana pemeliharaan jalan dan jembatan sebesar 200 juta dan paling dekat minggu ini sudah ada pekerjaan agar kondisi jalan bisa di lalui oleh kenderaan”, ungkap Zulkarnain.

Pewarta – Yudi/PUPR
Editor – Dahlan/PUPR

KOTA GORONTALO, Humas – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba hadir dalam acara buka puasa yang diselenggarakan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Gorontalo, di gedung Graha Azizah, Senin (7/5/2019).

Darda yang diwawancarai usai sholat Maghrib berjamaah mengatakan, sangat mengapresiasi acara buka puasa bersama tersebut dan berharap kedepannya kegiatan positif seperti ini lebih ditingkatkan.

“Dengan adanya acara buka puasa seperti ini, selain untuk beribadah kita bisa mempererat silaturahim, lebih mengenal lagi keluarga-keluarga (Sulawesi Selatan) yang ada di Gorontalo mulai dari orang tuanya, anak hingga cucunya,” kata Darda.

Sementara itu, Ketua BPW KKSS Provinsi Gorontalo, H. Jaenal Mappe mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dilaksanakan sebagai salah satu wadah bisa mempersatukan warga Sulawesi Selatan yang ada di Gorontalo.

“Selain momen bulan suci Ramadan, kita semua susah untuk dipertemukan seperti ini, sibuk mengurus urusan masing-masing demi kehidupan dunia,” ujarnya.

Owner Karsa Utama Group itu juga menyampaikan bahwa berkat kerukunan, persaudaraan, kerjasama seluruh anggota, KKSS akan segera memiliki gedung sekretariat.

“Tahap pengerjaannya sudah 97 persen, Insyaallah di bulan yang suci ini kita sudah bisa menggunakan gedung serba gunanya untuk buka puasa bersama dan tarwih keliling,” tandas ketua BPW KKSS.

Selain Sekda, kegiatan buka bersama yang di rangkaikan dengan tarwih keliling juga dihadiri oleh ketua BPW KKSS Provinsi Gorontalo H. Jaenal Mappe, Civitas Akademika, serta unsur pimpinan Muhammadiyah Provinsi Gorontalo.

Pewarta : Nova - Humasprov

Editor : Asriani - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019. Berdasarkan penetapan tersebut, seluruh umat muslim mulai melaksanakan shalat tarawih pada Minggu malam (5/5/2019).

Pada pelaksanaan shalat tarawih perdana,, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo melaksanakannya di Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo.

“Marhaban Ya Ramadan. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menjalani ibadah puasa tahun ini dengan khusyu sehingga amal ibadah kita diterima Allah Swt dan kita tergolong orang yang bertakwa,” ucap Wagub Idris Rahim pada prosesi adat Tenggeyamo atau penetapan awal Ramadan di rumah jabatan Gubernur Gorontalo.

Mengutip perintah menjalankan ibadah puasa yang termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, Idris mengutarakan bahwa perintah tersebut ditujukan kepada setiap umat Islam yang beriman. Menurutnya hal itu patut disyukuri karena begitu banyak manfaat dan pahala yang akan diterima oleh setiap orang beriman yang sungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa.

“Datangnya Ramadan ini harus kita manfaatkan dengan baik. Tidak semua orang memperoleh panggilan dari Allah Swt untuk menjalankan ibadah di bulan yang penuh dengan kebaikan, rahmat, dan ampunan ini. Dan belum tentu juga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan,” tuturnya.

Disela-sela pelaksanaan shalat tarawih, Wagub Idris Rahim menyerahkan bantuan dari Pemprov Gorontalo kepada pengurus Badan Takmirul Masjid Agung Baiturrahim sebesar Rp50 juta.

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar adat Tenggeyamo atau penetapan awal Ramadan 1440 Hijriah di rumah jabatan gubernur, Minggu (5/5/2019).

Adat Tenggeyamo merupakan pemberitahuan resmi lembaga adat dan pemerintah daerah kepada umat muslim dengan mengacu pada hasil Sidang Isbat Kementerian Agama RI. Berdasarkan hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan 1440 Hijriah ditetapkan jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019.

Usai prosesi adat Tenggeyamo, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengutarakan rasa syukurnya Ramadan tahun ini serentak dilaksanakan oleh seluruh umat Islam. Tidak ada perbedaan dalam penetapan awal Ramadan antara ormas Islam dengan keputusan pemerintah.

“Alhamdulillah tahun ini kita umat muslim melaksanakan ibadah puasa serentak. Kita bersyukur tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Ramadan,” ucap Idris.

Lebih lanjut Idris mengutarakan bahwa selama bulan puasa, Pemprov Gorontalo akan menggelar safari Ramadan ke seluruh kabupaten/kota. Selain untuk bersilaturrahim dengan sesama umat muslim, pada kegiatan safari Ramadan juga akan dilaksanakan pasar murah dan penyerahan sejumlah bantuan program Pemprov Gorontalo.

“Tim safari Ramadan Pemprov Gorontalo akan mulai berkeliling ke kabupaten/kota pada minggu kedua untuk bersilaturrahim dengan masyarakat,” ujarnya.

Setelah mengikuti adat Tenggeyamo, Wagub Idris Rahim bersama Kepala Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Kudrat Dukalang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo, melaksanakan shalat tarawih di Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo.

Pewarta : Haris - Humasprov

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim meresmikan Rumah Hunian Idaman Rakyat (RHIR) di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Sabtu (4/5/2019). Sebanyak empat unit RHIR yang diresmikan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dari PT. Pabrik Gula (PG) Gorontalo.

“Atas nama Pemprov Gorontalo saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PG. Gorontalo yang telah membangun RHIR,” ucap Wagub Idris Rahim dalam sambutannya.

Idris mengutarakan, kebutuhan RHIR di Provinsi Gorontalo sebanyak 52 ribu unit. Untuk memenuhi kebutuhan RHIR bagi warga kurang mampu, Pemprov Gorontalo menganggarkan pembangunan RHIR sebanyak 1.000 unit pertahun.

“Jika Pemprov dan kabupaten/kota setiap tahunnya masing-masing membangun 1.000 unit, artinya ada 7.000 unit RHIR yang dibangun setiap tahun. Jadi untuk menuntaskan pembangunan RHIR untuk masyarakat itu membutuhkan waktu kurang lebih delapan tahun,” tutur Wagub.

Oleh karena itu ke depan Idris berharap, seluruh perusahaan yang ada di Provinsi Gorontalo turut ambil bagian dalam membangun RHIR melalui dana CSR. Khusus untuk PG. Gorontalo, Idris menyarankan untuk menambah jumlah RHIR yang dibangun dari dana CSR menjadi 10 unit pertahun.

“Saya mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga agar pabrik gula ini berusaha dengan baik dan aman sehingga bisa memperoleh keuntungan yang nantinya akan dibagikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan sosial,” imbuhnya.

Sementara itu General Manager PG. Gorontalo Suryanto dalam laporannya menyampaikan bahwa dana CSR yang diperoleh perusahaannya selain digunakan untuk membangun RHIR, juga dimanfaatkan untuk membangun jalan dan jembatan, serta perbaikan rumah ibadah dan sekolah. Pada tahun 2018, dana CSR PG. Gorontalo kurang lebih mencapai Rp1 miliar.

“RHIR yang kami bangun ini ukurannya panjang 5,5 meter dan lebar 4,5 meter dengan anggaran Rp25 juta perunit,” kata Suryanto.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Sebanyak 100 warga lanjut usia (lansia) non potensial atau kurang mampu memperoleh bantuan paket bahan pokok untuk kebutuhan Ramadan dari Komisariat Daerah (Komda) Lansia Provinsi Gorontalo. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim selaku Ketua Komda Lansia Provinsi Gorontalo di halaman rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Sabtu (4/5/2019).

“Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok para lansia saat memasuki bulan Ramadan 1440 Hijriah yang kurang beberapa hari lagi,” ujar Wagub Idris Rahim.

Dalam sambutannya pada kesempatan itu Idris juga mengajak masyarakat untuk saling berbagi dan membantu lansia dan warga yang kurang mampu dalam menyambut bulan Ramadan. Menurutnya, untuk membantu lansia dan warga kurang mampu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat utamanya mereka yang memiliki kelebihan.

“Mengurus orang tua atau lansia tidak hanya menjadi program pemerintah maupun Komda Lansia. Dalam ajaran agama pun kita diwajibkan menyayangi, memberi perhatian dan merawat orang tua, serta berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Kebaikan apapun yang kita lakukan akan mendapat pahala dari Allah Swt,” kata Idris.

Penyerahan bantuan bahan pokok dirangkaikan pula dengan kegiatan halal bi halal yang diisi dengan ceramah agama. Untuk setiap paket bantuan yang diserahkan kepada lansia, masing-masing berisi beras 10 kilogram, gula pasir dua kilogram, serta ikan kaleng, mie instan, dan teh celup.

Pewarta : Haris - Humasprov

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo