>
Rabu, 26 Februari 2020 19:54

Peserta Jelajah Wisata Sulawesi Kagumi Pesona Pulo Cinta

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Foto bersama rombongan touring JWS 2020 di Pulo Cinta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu (26/02/2020). Para peserta mengaku terpesona dengan keindahan salah satu destinasi wisata yang telah mendunia tersebut. (Foto : Salman – Humas) Foto bersama rombongan touring JWS 2020 di Pulo Cinta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu (26/02/2020). Para peserta mengaku terpesona dengan keindahan salah satu destinasi wisata yang telah mendunia tersebut. (Foto : Salman – Humas)

BOALEMO – Para peserta Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020 mengaku takjub dengan keindahan Pulo Cinta di Gorontalo. Hal itu mereka sampaikan saat berwisata ke destinasi unggulan Gorontalo tersebut di sela-sela tour JWS, Rabu (20/02/2020).

Dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit dari dermaga, peserta menaiki perahu yang telah disiapkan oleh panitia.

Ketua JK Merah Putih Community (JKMPC) H. Bakrie mengungkapkan terpesona dengan keindahan Pulo Cinta. Ia berencana akan datang lagi ke Pulo Cinta bersama keluarga dan teman-temannya.

“Ini ada teman-teman saya dari Jakarta, Bandung, Solo. Kami sudah bicarakan untuk datang lagi kesini bareng keluarga,” ungkap Bakrie.

Pulo Cinta adalah spot petualangan yang romantic di Gorontalo. Tidak melulu soal pulau tak bertuan yang berbentuk hati, namun nuansa romantisme juga bisa dilihat dari segi cerita sejarah yang ada di Pulo Cinta.

Ditempat yang sama, Ari Yulianto yang menjabat sebagai Sekjen JKMPC menuturkan selama ini ia belum menemukan objek wisata yang unik dan menarik seperti Pulo Cinta.

“Saya kunjungi Jawa, Bali, Lombok, tapi tidak ada yang seperti ini. Pulo Cinta ini unik. Pulaunya berbentuk hati, terus tadi juga jembatannya berbentuk hati. Sayang kalau dilewatkan begitu saja,” ucap Ari.

Senada dengan Sekjen JKMPC, Road Captain JWS 2020 Yani Naue yang juga putra asli Gorontalo menuturkan keindahan Pulo Cinta harus dijaga dan dipelihara, bahkan bisa lebih ditingkatkan fasilitasnya.

 “Contoh Sungai Chao Praya di Thailand, sebenarnya tidak ada yang menarik disitu. Hanya saja mereka punya terobosan-terobosan. Seperti menaruh ikan di tempat itu, jadi semua orang bisa memberi makan ikan,” tuturnya.

Di akhir acara para peserta melakukan selebrasi dengan berdiri membentuk hati.

 

Pewarta : Gina - Humas

Baca 201 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama