>

GORONTALO - Dalam rangka persiapan kegiatan ulang tahun ke-20, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menggelar rapat dan koordinasi  bulanan, Kamis (14/11/2019).

Dalam pertemuan ini hadir para istri pegawai BPBD dan anggota Partisipan. Kepada peserta rapat, Kepala BPBD, Sumarwoto menyampaikan terima kasih atas peran serta dan partisipasi kaum ibu anggota DWP.

“Ibu-ibu harus sering kumpul bersama untuk silaturahim dan memberi dukungan terhadap suaminya. Akhir-akhir ini wilayah Gorontalo marak gangguan panah wayer yang pelakunya masih anak-anak, juga masalah kebakaran meningkat, ibu-ibu yang lebih banyak di rumah lebih dekat dengan anak-anak dan kondisi lingkungan rumah,” kata SUmarwoto.

Sumarwoto minta kaum ibu cermat di rumah sehingga keluarga dan lingkungan rumah terkendali, anak-anak terkontrol dan rumah jauh dari bencana

Ketua DWP BPBD Provinsi Gorontalo, Sri Sumarwoto Bokings saat memimpin rapat membicarakan persiapan kegiatan HUT ke-20 DWP, antara lain menggelar jalan sehat, pameran serta keaktifan anggota dalam kegiatan.

“Kami juga mengevaluasi iuran dan pemanfaatan keuangan,” ujar Sri Sumarwoto Bokings.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOGOR – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dengan Forkopimda menjadi ajang reuni antara Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Jaksa Agung Sanitar (ST) Burhanuddin. Acara yang dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh para menteri itu digelar di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Gubernur Rusli nampak sangat akrab dengan Burhanuddin. Mereka terlibat perbincangan ringan terkait dengan hobi keduanya soal otomotif. Kala itu ST Burhanuddin masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

“Yaa tadi terasa seperti reuni. Kebetulan saya kenal beliau ketika sama sama di (klub motor) Harley Davidson,” tutur Rusli.

Sebagai Jaksa Agung yang baru, Rusli memberi ucapan selamat kepada kawan lamanya itu. Ia berharap ST Burhanuddin sukses mengemban amanah yang dipercayakan oleh Presiden Jokowi.

“Saya ucapkan selamat dan berharap beliau sukses,” imbuhnya.

Rusli mengundang pria asli Cirebon, Jawa Barat itu untuk datang berkunjung ke Gorontalo. Salah satunya untuk memberikan pengarahan tentang tugas pokok dan fungsi kejaksaan khususnya dalam hal Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Termasuk memberi ceramah terkait pemanfaatan dana desa yang tiap tahun terus bertambah.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  – Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat mendukung rencana Kementerian Perhubungan RI untuk melakukan pengembangan pelabuhan Anggrek yang berada di Kabupaten Gorontalo Utara dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat mendukung ini dan berterima kasih dengan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut karena sudah menindaklanjuti  rencana Induk pelabuhan nasional“, kata Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Gorontalo pada uji publik rencana pengembangan Pelabuhan Anggrek melalui skema KPBU tahun 2019, di hotel Grand Q, Rabu (13/11/2019).

Di Provinsi Gorontalo sesuai Keputusan Menteri Perhubungan nomor 432 tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional,  sampai tahun 2037 terdapat dua pelabuhan laut pengumpul yakni di sisi selatan pelabuhan Gorontalo dan di sisi utara adalah pelabuhan Anggrek. Disamping itu ada dua pelabuhan laut pengumpul regional yakni pelabuhan Kwandang dan pelabuhan Tilamuta serta satu pelabuhan laut lokal yakni pelabuhan Bumbulan.

Menurut sekda pembangunan infrastruktur khususnya kepelabuhanan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, karena ini salah satu pemicu pergerakan arus barang dan orang. Akan ada multi player efek yang terjadi dengan pengembangan Pelabuhan Anggrek, ekspor akan lebih cepat, akses perekonomian lebih cepat.

“ Jika arus barang dan orang ini bisa lancar, tentunya tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo bisa berkembang”, tambah sekda.

Sekda berharap pembangunan pelabuhan Anggrek bisa cepat karena Kementerian perhubungan memakai skema yang sudah diatur pemerintah melalui Perpres 35 tahun 2017 terkait kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)

Ia juga sangat mengharapkan  pengusaha yang ada di Provinsi  Gortontalo bisa berperan aktif bahkan berperan utama di dalam pembangunan  pelabuhan Anggrek dengan skema KPBU.

Skema KPBU untuk pengembangan pelabuhan merupakan yang pertama kali dilakukan oleh  Ditjen Perhubungan Laut, dan diharapkan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya.

 

Pewarta : Anie/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA  – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan tentang sinergitas antar pimpinan di daerah. Menurutnya hal itu sangat penting agar proses pemerintah dan pembangunan berjalan aman, lancar dan sukses.

Penegasan tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dengan Forkopimda bertempat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Selain dihadiri oleh para menteri dan lembaga tinggi negara, acara tersebut dihadiri oleh kepala daerah provinsi, kabupaten, kota dan unsur Forkopimda.

“Penting sekali hubungan harmonis Forkopimda di daerah. Penting sekali komunikasi Gubernur dengan Kapolda, Gubernur dengan Pangdam, Gubernur dengan Kajati, Gubernur dengan Kepala Pengadilan Tinggi, penting sekali dijalin,” kata Jokowi sebagaimana dilansir dari detiknews.

Terkait dengan hal tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa bersyukur bahwa apa yang menjadi harapan Presiden sudah terjalin baik di daerah. Hubungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan unsur Forkopimda sangat komunikatif dan sinergis.

Rusli menyebut, komunikasi dengan Forkopimda tidak berjarak dan tanpa sekat. Berbagai permasalahan cukup di bahas di aplikasi pesan instans ditindaklanjuti dan dituntaskan oleh masing-masing pihak sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Contohnya ada laporan atau masalah peredaran miras. Saya meskipun tengah malam WA (Whatsapp) ke Kapolda dan Pak Danrem, Pak tolong ada lapaoran warga seperti ini. Malam itu juga sudah ada laporannya bahwa sudah berhasil ditindak lengkap dengan bukti-buktinya,” jelas Rusli.

Sinergitas juga terlihat dari program pembangunan di daerah. Sedapat mungkin pemerintah provinsi melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan dan instansi vertikal lain untuk saling mengisi dan berkolaborasi. Program pertanian dan infrastruktur melibat TNI dan Polri, begitu pula dengan Kejaksaan Tinggi untuk pengawasan proyek-proyek pemerintahan.

“Jadi saya kira benar apa yang disampaikan oleh bapak Presiden bahwa kunci pembangunan itu komunikasi dan sinergitas antar unsur pimpinan. Insyaallah di Gorontalo hubungan kita akan selalu terjaga,” pungkasnya.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Menyambut hari ulang tahun Provinsi Gorontalo ke -19, pada 5 Desember 2019 mendatang, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengadakan rapat persiapan yang dipimpin Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, bertempat di ruang Huyula kantor gubernur, Selasa (12/11/2019).

Sekda Darda dalam kesempatan tersebut meminta setiap OPD mempersiapkan seluruh kegiatan yang akan dicanangkan dalam rangka HUT Provinsi Gorontalo. Mulai dari di tempat, sarana dan prasarana, kegiatannya apa saja, serta peserta.

Lebih lanjut sekda juga meminta agar kabupaten kota turut serta membuat kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Gorontalo, serta pemasangan spanduk sampai ke tingkat kecamatan.

“Di setiap kecamatan harus memasang spanduk agar masyarakat tahu ulang tahun provinsinya dan ikut merayakan. Jangan hanya dipusatkan di provinsi, tetapi kabupaten kota juga ikut memeriahkan HUT provinsi,” terang Darda.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Syukri Botutihe mengatakan, untuk menyukseskan hajatan besar Provinsi Gorontalo butuh keseriusan dari seluruh OPD. HUT provinsi ini tdak sama dengan hari kemerdekaan yang seluruh daerah di Indonesia melaksanakan.

“Ini adalah hajatan khusus kita sehingga pelaksanaannya pun beda dengan yang lain. Selain itu, suasana kebatinan pun berbeda karena dilaksanakan dipenghujung tahun yang memiliki kesulitan tersendiri, oleh sebab itu membutuhkan terobasan para pimpinan OPD,” tambahnya.

Peringatan HUT kali ini mengusung tema “Gorontalo Unggul Menuju Indonesia Maju”.

Dijadwalkan pencanangan HUT Provinsi Gorontalo ke 19 akan dilaksanakan pada hari minggu, 17 November 2019. Untuk kegiatan pencanangan akan dilaksanakan di lapangan Taruna Remaja dengan berbagai kegiatan seperti jalan sehat, senam aerobik, donor darah, pasar murah, pengobatan gratis, Launching Operasional BRT serta doorprize.

Pencanangan akan dirangkaikan pula dengan pencanangan HUT KORPRI, hari Guru, HUT Darma Wanita Persatuan, hari Ibu, hari Bulan Literasi, serta hari Bakti PU.

 

Pewarta: Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TELAGA BIRU – Irjen Pol. Rachmad Fudail yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolda Gorontalo dilepas dengan upacara adat Mopotolungo yang berlangsung di rumah jabatan Kapolda Gorontalo, Selasa (12/11/2019).

Upacara adat Mopotolungo diawali dengan prosesi mopodungga adati potidungu atau adat berjenjang turun dari keluarga besar Polda Gorontalo kepada pemangku adat selaku penanggung jawab Mopotolungo. Prosesi dilanjutkan dengan mopolengge atau mengeluarkan Irjen Pol. Rachmad Fudail bersama istri dari kamar adat menuju tempat duduk adat, dilanjutkan dengan mohudu tonggota atau menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan adat dari pemangku adat Gorontalo ke pemangku adat Limboto. Mopotolungo diakhiri dengan mengarak Irjen Pol. Rachmad Fudail bersama istri keluar dari rumah jabatan Kapolda Gorontalo.

Usai upacara adat Mopotolungo, pelepasan Jenderal Bintang Dua kelahiran Jakarta tersebut dilanjutkan dengan upacara pedang pora di halaman Markas Polda Gorontalo. Suasana haru nampak dari ratusan personil Polri Polda Gorontalo yang melepas mantan Kapolda Gorontalo yang bertugas selama kurang lebih tiga tahun di Bumi Serambi Madinah. Bahkan setibanya di gerbang Markas Polda Gorontalo, sejumlah warga tak kuasa menahan air mata saat Irjen Pol. Rachmad Fudail dan istri berpamitan sesaat sebelum menaiki mobil.

“Upacara adat Mopotolungo sebagai ungkapan terima kasih pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo kepada bapak Rachmad Fudail yang telah sukses menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Gorontalo,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim usai kegiatan tersebut.

Wagub Idris Rahim juga turut mendoakan Irjen Pol. Rachmad Fudail yang telah menorehkan segudang prestasi di Gorontalo yang salah satunya adalah terwujudnya Sekolah Polisi Negara di Gorontalo, bisa meraih sukses di tempat tugas yang baru.

“Kita doakan semoga pak Rachmad Fudail sukses di tempat tugasnya yang baru,” terang Idris.

Irjen Pol. Rachmad Fudail menyandang gelar adat atau Pulanga Gorontalo yaitu Ti Tulai Bala Lo Madala. Gelar adat ini bermakna putra terbaik yang telah berjasa dalam mengamankan negeri.

 

Pewarta : Haris- Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

TELAGA  BIRU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo Brigjen Pol Wahyu Widada, didampingi istri disambut dengan upacara adat Moloopu di rumah jabatan Kapolda Gorontalo, Selasa (12/11/2019).

Moloopu merupakan upacara penjemputan secara adat dari kediaman pribadi ke Yiladia atau rumah jabatan. Upacara ini, selain sebagai keharusan memenuhi tatanan adat, juga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan masyarakat dari negeri adat Uduluwo Lo U Limo Lopohalaa atau Lima Negeri Adat di Gorontalo.

Pada upacara adat Moloopu, sejumlah tokoh adat menyampaikan petuah-petuah adat yang wajib dipegang teguh oleh setiap pimpinan daerah. Salah satunya disampaikan oleh Bate Lo Hulondalo atau tokoh adat Gorontalo, Karim Laiya, yang petuahnya berbunyi “Bisimillah tahuliya, tolipu dulowo tiya, wombu mapilo pohuliya, lo adati lo hunggiya, wonuito ohila otabiya, lo tuango lipu botiya, polumboyota moloiya. Ami tiyombu bubato, tolipu tiya wopato, olimo liyo kadato, dahayi bolo memehuwato, mobangguyito mobangguwato, molu mominggalato, eyanggu”.

Petuah tersebut artinya, Bismillah kami berpesan kepada ananda yang mulia, pada hari ini diupacarakan dan disanjukan serta telah dilaksanakan dengan adat kebesaran negeri. Bertuturlah dengan lembut agar disegani oleh penduduk negeri ini. Kami para kakek nenek asal usul leluhur semula, sumber segala sesuatu menunggu dengan tertib, memakmurkan negeri jangan dengan kekerasan, akan cerai berai.

Usai prosesi adat tersebut Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil menjunjung tinggi adat dan budaya yang berlaku dalam masyarakat Gorontalo. Bahkan mantan Wakapolda Riau tersebut menegaskan bahwa dalam setiap kegiatan Kepolisian akan senantiasa menjunjung tinggi, menghormati, dan menghargai adat dan budaya.

 “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus bisa menghormati dan menghargai adat. Mudah-mudahan dengan penyambutan secara adat untuk memasuki rumah jabatan Kapolda Gorontalo akan membawa kita semua lebih baik lagi,” tutup Kapolda Gorontalo.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar malam lepas sambut Kapolda Gorontalo bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (11/11/2019). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, pimpinan OPD, kepala daerah kabupaten/kota serta unsur Forkopimda ikut hadir.

Kapolda Lama Irjen Pol Rachmad Fudail dipindah tugaskan menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Diklat Lemdikpol Polri. Ia akan pensiun bulan Desember nanti. Posisinya diganti Brigjen Pol Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan terima kasih atas kinerja, komitmen dan dedikasi Rachmad Fudail selama bertugas di Gorontalo. Ia menilai, jenderal bintang dua itu telah banyak berjasa khususnya dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya WA tengah malam supaya pagi bisa beliau baca, tapi beliau tengah malam langsung balas. Akhir akhir ini ada panah wayer. Saya baru berapa kalimat, beliau sudah beribu kalimat kasih laporan,” jelas Rusli.

Kiprah Irjen Pol Rachmad Fudail yang paling dikenang yakni pendirian Sekolah Polisi Negara (SPN) tahun 2018 lalu. Salah satu sekolah polisi termegah dibangun dengan anggaran urunan dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota serta pihak swasta.

Tidak salah jika Rachmad dianugerahi gelar adat oleh duluo limo lo pohalaa atau lima negeri adat Gorontalo. Ia menyandang pulanga atau gelar Ti Tulai Bala lo Mandala atau Putra Indonesia di Gorobtalo yang berjasa mengamankan negeri.

Gubernur Rusli menilai sinergitas dan komunikasi antar unsur Forkopimda di Gorontalo terjalin bagus. Tidak ada sekat-sekat formal, berbagai masalah bisa dibahas dan dituntaskan hanya melalui pesan singkat.

“Beliau juga mengedepankan profesionalitas. Contohnya ponakan saya, ikut seleksi polisi tidak lulus. Tahun pertama tidak lulus karena tingginya kurang dua senti. Tahun kedua juga tidak lulus. Saya bilang ini Kapolda, sudah dibantu SPN ponakan saya tidak lulus. Begitulah pak Kapolda (profesional),” imbuhnya dengan nada bercanda.

Kepada Kapolda Gorontalo yang baru, Rusli atasnama pemerintah dan seluruh masyarakat menyambut dengan hangat. Ia berharap Kapolda bisa meneruskan apa yang sudah baik dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya.

“Selamat datang pak Kapolda baru. Selamat datang ibu. Selamat bertugas di Gorontalo. Kami siap membantu bapak dalam menjaga keamanan di Provinsi Gorontalo. Kami sangat terbuka,” tutur Rusli.

Serah terima jabatan Kapolda Gorontalo dilakukan oleh Kapolri pada Jumat, pekan lalu. Diketahui, Brigjen Pol Wahyu Widada merupakan alumni terbaik Polri tahun 1991. Ia menyandang gelar Master of Philosophy dari Selandia Baru.

 

Pewarta: Isam/Anie/Ecyhin/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  – Perusahaan perjalanan umrah harus terus meningkatkan pelayanan kepada jamaah. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim saat meresmikan Kantor PT Asia Utama Wisata cabang Gorontalo, Senin, (11/11/2019).

“Yang paling penting itu adalah pada pelayanan.  Jadi pelayanannya baik, promosinya juga harus baik. Jika ada yang bertanya maka petugas yang berada di kantor harus mampu menjelaskan secara detail agar calon jamaah tidak berbalik ke travel lain,” kata Idris.

Lebih lanjut Idris Rahim menyampaikan terimakasihnya kepada Direktur Utama
PT. Asia Utama Wisata karena telah membuka kantor cabang untuk umroh dan haji di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, kantor ini memiliki peluang besar untuk dapat memberangkatkan jamaah umroh dan haji sebab tingkat keimanan dan keinginan masyarakat di Provinsi Gorontalo untuk beribadah ke tanah suci setiap tahun meningkat.

“Gorontalo ini 97 persen beragama islam.  Kita punya filosofi adat bersendikan sara, sara bersendikan kitabullah. Dengan ini kita bisa melihat tingkat keimanan masyarakat Gorontalo yang hari ke hari semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu direktur utama PT. Asia Utama Wisata Nurbheti Lubis memastikan bahwa, kendala teknis seperti kegagalan pemberangkatan yang pernah terjadi pada travel-travel lain sebelumnya tidak akan terjadi.  Karena PT. Asia Utama wisata merupakan Provider visa umroh untuk seluruh indonesia, sehingga akan memberi kemudahan dan kenyamanan bagi para jamaah yang akan melaksanakan ibadah umroh.

 “Jadi dengan adanya PT. Asia utama wisata di Gorontalo kami berharap masyarakat bisa merasa terbantu dan kami bisa dipercaya menjadi teman perjalanan ibadah para umat islam di Gorontalo,”tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut kepala perwakilan PT. Asia Utama Wisata cab.  Gorontalo Hj. Fitriwaty Malanua Hasibuan, direktur operasional PT. Asia Utama Wisata Anis Naki, Kepala dinas perhubungan Gorontalo, sekertaris dewan Provinsi Gorontalo dan kepala Bank Sulut Gorontalo serta 7 jemaah umroh yang dilepas oleh Wagub.

 

Pewarta : Fikry  - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo