>

GORONTALO -  Investasi merupakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi membaiknya iklim investasi diyakini mampu menyedot arus modal. Saat ini pemerintah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor. Langkah yang diambil antara lain menciptakan stabilitas keamanan dan politik, kepastian hukum serta memberikan kemudahan izin berusaha.

dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Perda OTK tahun 2013 telah membentuk kelembagaan PTSP yaitu Kelembagaan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melalui Perda no 11 tahun 2016

“Sejak terbentuknya PTSP, saat ini ada 137 jenis perizinan dan non-perzinan yang telah dilimpahkan oleh Gubernur Gorontalo ke Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo,” kata Musanif Niode, Plh Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo saat membuka Workshop LKPM Online, Selasa (10/9/2019).

Menurut Musanif Niode, di era globalisasi merupakan masa persaingan dalam dunia usaha, juga masa perubahan selera konsumen yang sangat cepat dan ketat sehingga menuntut semua pelaku ekonomi bekerja keras untuk menghadapi persaingan.

Keberhasilan para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya di Gorontalo akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, pendapatan meningkat, lapangan kerja terbuka luas dan berbagai usaha terkait akan berkembang.

“Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo selalu berusaha untuk meningkatkan kepatuhan penyampaian LKPM yang dilakukan melalui  penyuluhan, monitoring dan asistensi ke perusahaan yang wajib LKPM, ini dilakukan untuk melakukan pendampingan maupun konsultasi permasalahan perusahaan melalui kunjungan langsung maupun melayani melalui kantor,” papar Musanif Niode.

Diharapkan interaksi yang baik ini tetap berlanjut dengan hubungan yang konstruktif dan berkesinambungan dalam rangka pelayanan dan fasilitasi terhadap Perusahaan PMDN maupun PMA. atau sebaliknya.

Mohamad Subehan, Kasubdit Wilayah Sulawesi Deputi Dalak BKPM sebagai narasumber dalam workshop ini mengatakan LKPM sangat penting sebagai barometer perkembangan investasi di Provinsi Gorontalo dan juga sebagai acuan untuk menyusun rencana kerja dan arah kebijakan umum Penanaman Modal yang tepat sasaran, selaras dengan harapan dunia usaha.

“Iklim penanaman modal yang kondusif mempercepat dan menjadi pengungkit pembangunan ekonomi. selain itu, LKPM juga merupakan alat komunikasi rutin antara pelaku usaha dan Pemerintah,” kata Mohamad Subehan.

Selama 2018 di Gorontalo, perusahaan yang patuh dalam membuat LKPM masih berada di kisaran 30 persen sehingga diharapkan untuk tahun 2019  perusahaan yang patuh dalam membuat LKPM minimal lebih dari 50 persen

Mohamad Subehan juga menambahkan saat ini nilai investasi Provinsi Gorontalo sesuai hasil press release BKPM semester 1 2019 untuk Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp1,8 trilyun  dengan jumlah 48 proyek sedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp378 miliar dengan jumlah 39 proyek dan PMDN Non-Fasilitas sebesar Rp2,1 trilyun.

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dalam rangka percepatan peningkatan rasio elektrifikasi Pemerintah Provinsi Gorontalo –Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan PT PLN Unit Pelaksana Pembangunan Kelistrikan (UPPK) Area Gorontalo melaksanakan rapat pembahasan Pembangunan jaringan Listrik Atas Laut.

Rapat yang digelar di kantor Distrik Navigasi Kelas 1 Bitung ini dihadiri Rasam Sabaya Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Gorontalo Utara dan Distrik Navigasi Bitung Kementerian Perhubungan.

“Rapat ini menghasilkan beberapa kesepakatan,” kata Rasam Sabaya, Rabu (11/9/2019). antara lain :

Rasam Sabaya merinci hasil kesepakatan ini antara lain untuk melaksanakan pembangunan jaringan listrik di daerah yang belum berlistrik termasuk pembangunan jaringan listrik atas laut antara Desa Ilangata dan Pulau Dudepo Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara.

Untuk mendukung pelaksanaan program prioritas percepatan peningkatan rasio elektrifikasi tersebut, Distrik Navigasi Bitung Kementerian Perhubungan mendukung penuh rencana pembangunan jaringan listrik atas laut antara daratan Desa Ilangata dan Pulau Dudepo tersebut.

“Kajian dan analisa teknis kelistrikan yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan UPPK PT PLN Area Gorontalo secara teknis ketenagalistrikan sudah dapat diterima oleh Distrik Navigasi Bitung, namun perlu dilakukan kajian teknis dari sisi kelautan khususnya kajian hidrologi kelautan termasuk lalu lintas kapal di perairan tersebut serta rencana pengembangan pelabuhan Anggrek ke depan,” jelas Rasam Sabaya.

Mempertimbangkan hal tersebut, akan dilakukan survei teknis bersama antara Distrik Navigasi Bitung dan Pemerintah daerah serta PT PLN Area Gorontalo. Survei ini akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan PT PLN Area Gorontalo.

“Dinas Penaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo meminta kepada pimpinan kantor Distrik Navigasi Bitung untuk memprioritaskan dan mempercepat pelaksanaan kegiatan survei teknis hidrologi kelautan karena program percepatan elektrifikasi merupakan program nasional dengan target desa berlistrik 100 persen pada  tahun 2020,” jelas Rasam Sabaya.

Atas permintaan Dinas Penaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo ini, Kantor Distrik Navigasi Bitung akan mengubah jadwal kegiatan survei kelautan yang telah direncanakan di berbagai lokasi dan akan memperioritaskan kegiatan survei hidrologi kelautan pada lokasi pembangunan jaringan listrik Gorontalo.

“Survei teknis hidrologi kelautan akan dilakukan setelah surat permohonan pembangunan jaringan listrik atas laut dari PT PLN diterima oleh Distrik Navigasi Bitung,” papar Rasam Sabaya.

 

Pewarta : Cheni Mahmud – Dinas Penaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KWANDANG – Layanan keliling (mobile service) perizinan dan non-perizinan untuk masyarakat, pelaku usaha maupun instansi pemerintah digelar Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Pelayanan yang langsung mendekatkan diri pada masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo Utara mulai Senin-Sabtu (9-14/9/2010).

Layanan keliling ini laksanakan untuk menguatkan dukungan terhadap misi Pemerintah Provinsi Gorontalo, yaitu pemerintahan yang melayani dan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan perizinan dan non-perizinan yang menjadi kewenangan provinsi,

“Sesuai jadwal yang telah kami buat, untuk tanggal 9-11 September 2019 Pelayanan bertempat di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gorontalo Utara mulai Pukul 09.00-15.00 Wita, untuk tanggal 12-14 September 2019 bertempat di UPT PPI Gentuma,” kata Bambang Trihandoko, Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Layanan keliling ini akan memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi ke Kota Gorontalo, mereka lebih menghemat waktu dan energi. Kemudahan ini akan dirasakan masyarakat secara langsung.

Jenis izin yang akan dilayani adalah Perizinan Bidang Perikanan, meliputi  Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI).

Perizinan Bidang Perhubungan, meliputi Izin Trayek AKDP, Izin Insidentil Trayek angkutan Penumpang Umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Izin taksi online, Izin Usaha Bongkar Muat barang di Pelabuhan (SIUPBM), Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (SIUJPT),

Peizinan Bidang Sumber Daya Mineral, meliputi Izin Pengusahaan/Pemakaian Air Tanah (IPAT).

Perizinan Bidang Energi Ketenagalistrikan, meliputi Izin Operasi Genset (kapasitas di atas 200 KVA), Surat Keterangan (kapasitas 25 sampai dengan 200 KVA), Laporan (kapasitas sampai dengan 25 KVA)

 

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

GORONTALO - Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 dan Undang-Undang nomor 1 tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja mewajibkan pelaku usaha yang mempekerjakan  tenaga kerja untuk menerapkan prinsip pelindungan dan kesejahteraan pekerja.

Upaya meningkatkan efektifitas perlindungan tersebut, maka pelaksanaan norma-norma dimaksud  harus terencana, terstruktur, terukur dan terintregasi.

Ketidakpatuhan terhadap norma dan  aturan yang berlaku membuat orang lalai memperhatikan kenyamanan dan kesejahteraan para pelaku usaha baik itu pengusaha maupun tenaga kerja. Sehingganya banyak korban yang diciptakan dari kelalaian tersebut.

Salah satu bentuk kelalaian yang merugikan pekerja ini adalah kecelakaan kerja. Hal tersebut terjadi akibat tenaga kerja dibekali dengan keahlian dan kompetensi di bidangnya.

Provinsi Gorontalo memiliki perusahaan sebanyak 2.312 perusahaan dengan jumlah  tenaga  kerja  33.887 orang, 1.000 diantaranya adalah operator  alat berat yang bergerak di bidang industri maupun konstruksi.

Dari keseluruhan operator, yang memiliki sertifikasi kompetensi serta lisensi hanya sejumlah  20 orang  yang  tercatat dan  keseluruhannya merupakan operator  yang bekerja di bidang ekspedisi bongkat muat.

“Jumlah ini masih jauh harapan kami, karena seorang operator harus memiliki  keahlian yang sudah teruji sebelumnya sebagai bentuk perlindungan untuk dirinya dari perusahaan tempat bekerja,” kata Plh Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi, Abd Rakhmat Dangkua, Selasa (27/8/2019).

Untuk itu Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi menyelenggarakan pembinaan dan sertifikasi K3 Operator Forklift Dan Excavator

Pebinaan dan sertifikasi ini memiliki manfaat yang tinggi, selain sebagai bentuk proteksi atas keselamatan dan kesehatan pekerja, juga sebagai bentuk motivasi kepada perusahaan agar dapat meningkatkan perlindungannya terhadap tenaga era yang dipekerjakan di perusahaannya.

Kegiatan ini di buka oleh Abd Rakhmat Dangkua di Hotel Damhil Gorontalo.

“saya mengharapkan seluruh pimpinan perusahaan dapat mendukung kegiatan ini karena perusahaan sangat terbantu  dalam  pertanggungjawaban pelaksanaan tugasnya di lapangan. Juga kepada pihak pekerja yang telah diberikan mandat oleh perusahaan agar supaya dapat mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ungkap Rakhmat Dangkua.

Dalam sertifikais ini, peserta Sertifikasi Izin Operator (SIO) alat berat mencapai 114 tenaga kerja yang dibagi dalam 2 komponen sertifikasi alat yang berbeda masing-masing, yaitu SIO alat Berat jenis Forklift terdiri dari 64 tenaga kerja yang dibagi dalam 3 kelas, masing-masing berjumlah 20 peserta

SIO alat berat jenis excavator yang terdiri dari 50 orag yang dibagi dalam 2 kelas, masing-massing berjumlah 25 orang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu dimulai pada tanggal 28 Agustus sampai dengan 9 September 2019 di Amaris Hotel Gorontalo.

 

Pewarta : Cheni Ahmad – Dinas PM ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

WONOSARI - Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) mengadakan pelatihan pengolahan minyak kelapa kampung di Desa Bongo II Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, Kamis (8/8/2019).

Pelatihan ini di buka oleh kepala BLK Provinsi Gorontalo, Edwin Hulopi. Dalam sambutannya Edwin Hulopi mengatakan pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membuat minyak kelapa.

Minyak kelapa ini memiliki manfaat yang tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh.  Minyak ini juga dikenal sebagai minyak kampung  yang memiliki kualitas lebih baik dari minyak sawit yang lazim digunakan masyarakat.

“Kami melaksanakan pelatihan pembuatan minyak kelapa kampung kepada 16 peserta yang merupakan warga Desa Bongo II dan Desa Bongo III, kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 7 hari berupa materi analisa usaha dan praktek pembuatan minyak kelapa kampung,” kata Edwin Hulopi.

Dipilihnya  Desa Bongo II sebagai lokasi pelatihan karena potensi tanaman kelapa di desa ini cukup banyak tapi harga jual kelapa sangat rendah, dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan minyak kelapa kampung ini diharapkan masyarakat akan mendapatkan  keterampil dalam mengolah kelapa menjadi minyak kelapa kampung yang higienis.

“minyak ini memiliki nilai tambah yang mendorong penguatan ekonomi keluarga,” ujar Edwin Hulopi.

Pada pelatihan ini juga disertai pemberian bantuan peralatan pengolahan minyak kelapa kampung kepada 4 kelompok petani kelapa yang sudah dibentuk.

 

Pewarta Cheni Mahmud – Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

TILAMUTA - Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) mengadakan pelatihan pengolahan minyak kelapa kampung di Desa Bongo II Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo pada Kamis (8/8/2019).

Pelatihan ini di buka oleh kepala BLK Provinsi Gorontalo, Edwin Hulopi.

Dalam sambutannya Edwin Tohopi mengatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui BLK beruasaha meningkatkan ekonomi masyarakat.

“BLK melaksanakan pelatihan pembuatan minyak kelapa kampung kepada 16 peserta yang merupakan masyarakat Desa Bongo II dan Desa Bongo III,’ kata Edwin Tohopi.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 7 hari berupa materi analisa usaha dan praktek pembuatan minyak kelapa kampung, desa Bongo II ini dipilih sebagai lokus tempat pelatihan karena potensi tanaman kelapa di desa ini ini cukup banyak tapi harga jual kelapa sangat rendah.

“Dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan minyak kelapa kampung ini diharapkan masyarakat akan lebih terampil dalam mengolah kelapa menjadi minyak kelapa kampung yang higienis, mampunyai nilai tambah yang nantinya berdampak pada penguatan ekonomi keluarga.

Pada pembukaan pelatihan ini juga disertai dengan pemberian bantuan peralatan pengolahan minyak kelapa kampung kepada 4 kelompok petani kelapa yang sudah dibentuk.

 

Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

 

BUNTULIA – Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo menggelar bimbingan dan konsultasi bagi 10 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Pohuwato.

Bimbingan dan konsultasi ini merupakan bentuk intervensi BLK untuk peningkatan pengetahuan bagi para wirausaha dalam mengelola usahanya dan lebih dititikberatkan pada peningkatan budaya kerja,

“Kegiatan ini terbagi menjadi 3 tahapan yaitu tahap I adalah identifikasi masalah, tahap II adalah rekomendasi pemecahan masalah sekaligus pemberian bantuan beralatan untuk mendukung usaha yang dijalankan dan tahap III adalah presentasi hasil,” kata Edwin Hulopi, Kepala BLK Gorontalo, Jumat (9/8/2019).

Dalam bimbingan dan konsultasi ini ke-10 UKM akan memaparkan hasil pendampingan BLK Gorontalo dalam upaya meningkatkan produktivitas

Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

BUNTULIA - Minyak kelapa kampung adalah komoditas yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan minyak sawit.

Kelebihan minyak ini adalah meningkatkan kadar kolesterol, menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, menyehatkan rambut, perawatan kulit, membantu mengobati penyakit Alzheimer, mencegah infeksi ragi–Candida, mempercepat penyembuhan, dan masih banyak lagi manfaatnya..

Berbagai kegunaan ini membuatnya menjadi salah satu kebutuhan hidup manusia yang memiliki harga jual yang tinggi di Indonesia.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan pembuatan minyak goreng kelapa.

Pelatihan ini sebagai salah satu upaya memberikan manfaat bagi masyarakat, memanfaatkan potensi buah kelapa yang banuak di Gorontalo.

“Pelatihan yang diselengagarakan oleh BLK dimulai tanggal 31 Juli sampai dengan 7 Agustus 2019 di Desa Buntulia Tengah Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato,” kata Edwin Hulopi, Kepala BLK Gorontalo  seusai mengeglar pelatihan, Jumat (9/8/2019).

Edwin Hulopi berharap dengan bekal keterampilan yang telah dipelajari selama 7 hari ini dapat dimanfaatkan bagi masyarakat Desa Buntulia Tengah dalam upaya penguatan ekonomi keluarga.

“BLK juga mengharapkan peran Pemerintah Desa untuk mendukung keberlanjutan program ini melalui Bumdes dalam hal ketersediaan modal usaha serta pemasarannya,” papar Edwin Tohopi.

 

Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

GORONTALO - Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo menggelar serah terima jabatan (Sertijab) pengawas.

Sertijab dilaksanakan di ruang Kepala Dinas pada Senin (5/8/2019) dan dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi, Musanif Niode

Dalam sertijab ini, Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Evaluasi yang sebelumnya dijabat oleh Ismail Djafar digantikan oleh Masrul.

“Pelantikan merupakan hal yang biasa dalam organisasi khususnya Pemerintah Provinsi Gorontalo. Di mana pun ditempatkan, kita harus ikhlas, bekerja keras dan memperlihatkan kemampuan yang dimiliki. Jangan jadikan pekerjaan kita sebagai beban, kita harus menerima keputusan. Pimpinan menempatkan kita di tempat ini, berarti kita mampu dengan pekerjaan ini,” kata Musanif Niode.

Kepada pejabat lama, Ismail Djafar, Musanif Niode mengucapkan terima kasih telah banyak membantu pada dinas ini.

“Selamat juga kepada para Pejabat Fungsional Instruktur di Balai Latihan Kerja (BLK),” ujar Musanif Niode.

 

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO - Investasi PMA, PMDN dan swasta murni (non fasilitas) memiliki peranan penting bagi perkembangan ekonomi daerah terutama di kabupaten/kota.

Investasi ini memiliki peran mendorong peningkatan pendapatan dan perluasan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang bermukim di daerahnya serta memacu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pemerintah terus mendorong pertumbuhan investasi dan penanaman modal melalui perubahan regulasi yang berpihak pada investor baik lokal maupun mancanegara.

Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menerbitkan Peraturan Daerah nomor 02 tahun 2004 tentang pokok-pokok kemudahan berinvestasi yang diperkuat dengan Peratuan Daerah nomor 11 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat darah yang melahiran Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Pemerintah berupaya memberi jalan para investor yang berskala kecil dengan memberikan pelayanan yang sama dengan perusahaan besar dalam perizinan dan non perizinan sehingga investasi swasta memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Sebagai upaya untuk menyamakan persepsi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi menyelenggarakan Rapat Konsolidasi Perkembangan Data Investasi Semester I Tahun 2019, di Marisa Meeting Room and Lounge, Kota Gorontalo, Kamis (1/8/2019)..

Kegiatan ini mengidentifikasi data perkembangan investasi baik PMA, PMDN maupun swasta murni yang ada di Provinsi Gorontalo.  Pertemuan ini juga mencari solusi untuk peningkatan nilai investasi di masa mendatang.

Rapat ini dibuka Plh Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Musanif Niode

Dalam sambutanya, Musanif Niode mengatakan sejak 2015, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Gorontalo selalu mecapai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun oleh Kepala Daerah.

Secara umum peningkatan realisasi investasi di Gorontalo sebesar 25 persen per tahun. Realisasi investasi periode Triwulan I Tahun 2019 mencapai 2,8 Trilyun dari total target 7,7 Trilyun atau sebesar 36 persen. Realisasi investasi PMA didominasi oleh sektor pertambangan yang mencapai 85,8 persen, listrik, gas dan air 9,8 persen.

Sedangkan untuk PMDN sebesar 46 persen di sektor industri kayu, dan listrik gas dan air 35,3 persen.

“Besaran angka investasi ini merupakan kinerja semua pihak, betapa pentingnya peran investasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Gorontalo,” kata Musanif Niode.

Kepala Seksi Data Pelaporan dan Penyusunan Kebijakan Penanaman Modal, Triana Sulistya Utami, menuturkan dalam pertemuan ini juga dibahas masalah invastasi dan solusi yang tepat atas kendala yang dihadapi agar pencapaian target investasi sesuai rencana.

Dalam pertemuan ini hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo diwakili oleh Plh Kepala Dinas, Kepala Bidang Penanaman Modal/Pengendalian Penanaman Modal Kabupaten/Kota.

 

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 2
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo