>
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 131

Today, Gorontalo innovation presents e-Samsat application to enhance public service in Gorontalo province, thus tax payer could more easier directly pay their vehicle tax.

“By this application, all tax payers no need to queue and bring their cash ob hand to Samsat Office (One-Stop Administration Services Office), payment service using ATM (Automatic Teller Machine) that is easier way to pay tax or paying by online service, ” said Vice Governor H. Idris Rahim in Dulohupa Room, Governor’ s Office, thursday (9/11).

Idris told, e-Samsat is an implementation from non-cash transaction and this is such a kind follow-up from recommendation of KPK (Corruption Eradication Commitment) to prevent corruption in Gorontalo Province. He also added, by this application (e-Samsat) each tax payers will gain information about the amount should be paid.

“Based on supervision and corruption eradication, KPK recommended Provincial Administration to apply this payment system for vehicle tax payer in the end of this month,” Vice Governor affirmed.

“Soft launching of e-Samsat is purposed to know more about vehicle tax payment electronic application. From this event we expect that we will get more advices from related clients to accomplish the system next time.”

“Today, we just did soft launching and we do hope to gain more input for e-Samsat will be launched and officially can be used by public at 17 th Provincial Anniversary Day,” Vice Governor closed.(Hmsprov-Haris).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorut – Usai menjalankan tugasnya selama dua tahun, kepengurusan Dekranasda Kabupaten Gorontalo Utara yang baru kembali dikukuhkan Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie untuk periode 2017-2019, di Graha Al Indah Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (15/11).

Dalam arahannya Idah menjelaskan di era otonomisasi saat ini prakarsa, kreatifitas dan partisipasi masyarakat harus senantiasa didorong dan difasilitasi. Hal ini bertujuan agar masyarakat lebih mampu mengakses dan bahkan mengelola sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Lebih lanjut Idah mengutarakan pengusaha kecil atau pengrajin yang merupakan bagian integral dari masyarakat sebagai pelaku ekonomi peranannya cukup strategis dalam membantu pemerintah untuk memperluas kesempatan berusaha dan peluang kerja.

“ Tidak sedikit perusahaan-perusahaan besar sekarang ini ada yang mengalami kebangkrutan, nah pelaku-pelaku UMKM atau para pengusaha kecil menjadi salah satu pendorong geliat ekonomi masyarakat yang diharapkan mampu memberikan pemerataan hasil-hasil pembangunan di pedesaan khususnya, menggali dan melestarikan serta mengembangkan kerajinan seni dan budaya,”kata Idah.

Idah berpendapat bahwa terdapat berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi oleh para pengusaha UMKM diantaranya lemahnya kemampuan pengrajin dalam mengakses peluang pasar, terbatasnya kemampuan dan pengelolaan usaha baik dalam aspek produksi, manajemen usaha maupun teknologi, lemahnya kemampuan permodalan usaha serta lemahnya desain dan mutu produk.

“ Dukungan SDM yang kreatif dan jika diperkaya dengan ragam desain etnik saya pikir produknya akan bernilai tambah dan menjadi kerajinan baru yang mendunia atau menjadi seni “seni kriya” baru dimana kerajinan tradisional dengan sentuhan modern akan diterima secara universal”, ujar Idah.Melihat peluang tersebut kata Idah, Dekranasda memegang peranan yang sangat penting didalam mendukung dan mengembangkan industri kerajinan yang ada didaerah kita ini. Dekranasda menjadi wadah berhimpunnya para penggiat industri kerajinan nasional dan merupakan elemen penggerak di industri kerajinan dan telah menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah untuk membina dan mengembankan tradisi dan warisan budaya dalam membuat kerajinan yang semakin bermutu dan berdaya saing diseluruh wilayah nusantara.

Sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo dia berharap dengan dikukuhkannya kepengurusan Dekranasda Kabupaten Gorontalo Utara di bawah kepemimpinan Reni Yasin Hiola, dapat memberikan konstribusi terhadap pencapaian masyarakat yang mandiri, handal dan sejahtera yakni masyarakat pengusaha kecil dan pengrajin yang mampu mengembangkan potensi dirinya untuk mengakses sumber daya yang dibutuhkan secara mandiri dan mempunyai kemampuan dalam menghadapi kendala dan tantangan yang ada, tandasnya.(Hmsprov-Burhan).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 15 November 2017 13:46

French Media Promote Gorontalo Tourism

Gorontalo – To promote “Gorontalo, hidden paradise” into the world, local government campaign gathers a large communication due to help tourism to promote its beauty, culture and activities and reach the general public. Furthermore, at gala dinner among foreign media from French in his residence. Vice Governor, H. Idris Rahim said that Pulau Cinta has been identified as one of the potential tourism attractions to more local tourists and foreign tourists, these efforts are being made to promote Gorontalo to the market by this year 2017 since its opening. Thursday (9/11).

“We are so proud and happy to be finally able to welcome visitors, local and foreign tourists who have been visited and enjoyed its natural beauty and amazing tourists destination in Gorontalo, ” Vice Governor concluded.

Vice Governor continued to explain that we truly appreciate French media visit. It is the best way to promote tourism in Gorontalo. He also added that local government keep doing effort in promoting tourism sector to become the leading one of our economy and enhance social welfare.

“Please extend your stay, Gorontalo still has more amazing tourist destination to visit,” Vice Governor firmly said to the seven French media.

On this occasion, Eka Moncarre, as a team leader and representative of Indonesia Tourism Ministry for France said that this working visit of seven French media is aiming to promote tourism destination in Indonesia. Eka added, why choose Gorontalo?, Gorontalo is one of the most enchanting destination in Indonesia beside Bali and Lombok that has so many amazing places to visit, like Pulau Cinta.

Seven French media on the occasion were journalist, photographer, videographer and youtubers. During in Gorontalo, they will be visiting Saronde Island Resort, Eco Resort Pulau Cinta, Bubohu Religious Tourism Village, Olele Marine Park, Otanaha Fortress, Torosiaje Tourism Site and Whale Shark Gorontalo at Tomini Bay.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 152 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pembuatan strategi perencanaan bisnis (business plan) di ballroom Hotel Maqna Kota Gorontalo, Senin (30/10). Diklat diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo dalam rangka meningkatkan kapasitas UKM Gorontalo.

Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, yang menjadi salah satu narasumber pada diklat tersebut, dalam paparan materinya menyampaikan bahwa dunia bisnis merupakan lingkungan yang sangat dinamis. Menghadapi persaingan bisnis yang semakin terbuka, setiap pengusaha dan pelaku UKM tidak bisa hanya berdiam diri dan menunggu.

“Kita tidak bisa diam dan menunggu. Untuk sukses di dunia bisnis kita harus bekerja keras, siap mengambil resiko dengan perhitungan yang matang. Hanya dengan langkah ini UKM kita akan maju dan sukses,” ujar Idah.

Menurut Idah, menjadi seorang wirausaha sukses memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan kesabaran, semangat, usaha dan kerja keras tanpa putus asa. Menurutnya, jatuh bangun dalam mengembangkan usaha merupakan tantangan bagi setiap wirausaha.

”Tantangan itu yang harus kita ubah menjadi peluang. Caranya dengan membangun mental wirausaha yang tangguh, bertanggung jawab, keinginan untuk terus belajar, tekun, teliti, dan tidak konsumtif,” imbuhnya.

Idah optimis, dengan mental yang tangguh dan semangat pantang menyerah, UKM Gorontalo akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bisa mengambil pengalaman dan pelajaran dar wirausaha yang kurang beruntung. Bisa saja kolapsnya mereka diakibatkan kurangnya pemahaman mereka dunia bisnis, tidak melakukan observasi, suka berdebat dengan pelanggan, kurang santun, tidak jujur atau bahkan tidak melakukan perencanaan yang matang. Sikap seperti itu harus kita hindari sehingga produk UKM kita bisa bersaing di pasaran,” pungkas Idah.(Hmsprov-Burhan).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Produksi jagung Gorontalo yang melimpah mendapat apresiasi tersendiri dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Menurutnya, produksi jagung Gorontalo yang mencapai 1,4 Juta Ton tidak terlepas dari keseriusan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan dirinya.

“Aku tambah bantuannya untuk Gorontalo. Provinsi yang serius pasti pemerintah pusat serius. Kalau tidak serius lah kita habis waktu. Kalau di Gorontalo ini aku sudah banyak kali memecahkan kendi (berkunjung ke Gorontalo). Ini bukti saya serius untuk petani jagung Gorontalo,” terang Amran dihadapn awak media.

Pihaknya juga memuji langkah Rusli yang disebut sebagai gubernur “rampas bola” dalam hal memperjuangkan bantuan pertanian. Rampas bola yang dimaksud Amran yakni karena intensitas Rusli Habibie untuk menghubungi dan meminta alokasi bantuan bagi petani Gorontalo.

“Ini patut kita contoh pak gubernur. Semangatnya luar biasa. Beliau ini rampas bola. Bukan lagi rebut bola pak, itu masa lalu. Bayangkan beliau setelah rapat di Istana langsung datang ke kantor. Sekarang aku ke sini tidak kasih tau (gubernur), aku keliling dari daerah langsung ke sini (untuk berkunjung),” puji Amran.Apa yang dilakukan Rusli menurutnya harus menjadi contoh bagi kepala daerah lain. Ia berharap kepala daerah tidak hanya mengirimkan proposal ke pemerintah, tetapi harus mampu meyakinkan dan memperjuangkan dengan membuktikan hasil kerja selama ini.

“Kalau kepala daerah hanya kirim proposal itu kayak pemancing ikan. Dia lempar kailnya ke laut terus disuruh jaga Malaikat. Kalau dapat ikan yaa syukur kalo nggak yaa nggak. Tidak boleh begitu. Harus ada keseriusan dan ikhtiar sungguh sungguh dari kepala daerah,” tambahnya.

Amran memastikan bantuan benih, pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk Gorontalo akan selalu mendapatkan prioritas tiap tahunnya. Bantuan itu diharapkan bisa mendorong petani Gorontalo untuk menanam jagung seluas 300 Ribu Hektar.

Kunjungan kerja Amran Sulaiman ke Gorontalo untuk melaksanakan sejumlah agenda. Selain melepas pengiriman jagung antar pulau sebanyak 2350 Ton, Amran juga melaksanakan panen padi di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Ia juga menyerahkan bantuan pertanian senilai 39 Milyar Rupiah.(Hmsprov-isam).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak akan terwujud tanpa tumbuhnya kekuatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tantangan dalam menumbuhkan kekuatan UMKM terletak pada upaya untuk membangun mentalitas pengusaha yang tangguh.

“Persepsi masyarakat yang beranggapan bahwa menjadi pengusaha sukses hanyalah etnis atau suku tertentu tidaklah tepat. Karena sesungguhnya untuk menjadi pengusaha sukses sangat tergantung pada mentalitas seseorang,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat membuka temu responden Bank Indonesia (BI) tahun 2017 yang digelar oleh Perwakilan BI Gorontalo di ballroom hotel Maqna Kota Gorontalo, Selasa (17/10).

Dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya UMKM, Pemerintah Provinsi Gorontalo secara kontinyu terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta mendorong terciptanya pengusaha yang profesional dan bermental tangguh. Idris menuturkan, pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui salah satu program unggulan yakni ekonomi kerakyatan yang lebih meningkat.

“Jika UMKM tumbuh maka perekonomian akan ikut tumbuh dan bergerak, dan pasti pendapatan serta kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujarnya.

Kepada para pelaku dan pengusaha UMKM yang hadir pada temu responden BI, Wagub Idris Rahim berpesan untuk berpikir besar (think big), memulai dari hal yang kecil (star small), dan harus bergerak cepat (move fast). Disamping itu Idris juga meminta para pengusaha UMKM untuk menjaga etika bisnis, menghilangkan ketergantungan pada pemerintah, serta memiliki semangat untuk mengubah tantangan menjadi peluang.

“Ingat, seorang pengusaha tidak selamanya untung, tetapi juga tidak akan terus menerus rugi. Resiko rugi adalah bagian dari hukum bisnis,” imbuhnya.

Idris berharap melalui temu responden BI, para pelaku dan pengusaha UMKM dapat berbagi ilmu, pengalaman, informasi, kiat dan strategi yang dapat menginspirasi dalam pengembangan UMKM yang lebih maju.

“Semoga melalui temu responden ini, pengusaha UMKM Gorontalo akan sukses sehingga dapat membawa pertumbuhan ekonomi Gorontalo menjadi lebih tinggi, dan kesejahteraan masyarakat yang kita harapkan bisa terwujud,” pungkas Wagub Idris Rahim.

Usai pembukaan, temu responden BI dilanjutkan dengan talkshow yang dipandu oleh moderator Andy F. Noya dan menghadirkan narasumber Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, enterpreneur muda nasional Zaskia Sungkar, dan Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Suryono.(hmsprov-haris)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORUT – Sarana Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo di desa Oluhuta kecamatan Atinggola pekerjaannya telah selesai dan siap untuk dioperasikan. Kepastian itu diperoleh saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beserta jajaran dan didampingi ibu ketua PKK Idah Syahidah mengujungi lokasi, Sabtu (14/10).

Gubernur Rusli Habibie mengaku senang dengan selesainya pekerjaan SPAM tersebut. Sumber air dengan anggaran hampir 10 Milyar Rupiah ini beroperasi dengan kapasitas 20 Liter per detik dan bisa melayani 2500 sambungan rumah di Atinggola dan sekitarnya. Untuk pemanfaatan selanjutnya akan diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Tadi (saat meninjau SPAM) saya tanya sama pak Roni (Wagub Gorut) bagaimana caranya penyambungan ke rumah rumah, katanya masih bayar pak. Dulu waktu saya bupati, memang tidak kita gratiskan tapi bisa menyicil. 60 Ribu Rupiah sebulan dibayar 10 bulan berarti 600 Ribu, terang Rusli saat bertatap muka dengan warga Atinggola seusai meninjau SPAM.

Untuk memudahkan sambungan ke rumah rumah, Rusli mengaku akan menganggarkan kembali di tahun 2018 untuk pengadaan pipa induk dari SPAM ke desa desa. Diharapkan penyambungan ini tidak lagi membebani pemerintah Gorut untuk urusan distribusi air. Oleh karena itu ia meminta agar biaya penyambungan tidak lagi menjadi beban masyarakat.

Makanya saya instruksikan ke pak bupati agar penyambungannya nanti digratiskan saja. Dibayar masyarakat itu hanya tagihan pemakaian bulanannya, ucap Rusli.

Rusli berpesan agar SPAM Atinggola dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh pemerintah dan masyarakat. Terpenting menurut Rusli, masyarakat harus menjaga menjaga lingkungan di hulu mata air. Aktivitas penebangan pohon dan pembakaran hutan di daerah hulu hanya akan menyebabkan debit dan kualitas air semakin berkurang.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa memberikan sambutan dan membuka seminar Gerakan Nasional Indonesia Berwakaf Mewujudkan Gorontalo Gemilang yang diselenggarakan oleh Wakaf Al-Azhar dan Axa insurance, bertempat di Hotel Grand Q, Sabtu (14/10).

Menurut Winarni berwakaf adalah sedekah istimewa untuk menolong sesama, juga untuk membangun ekonomi umat serta memberikan pahala tanpa batas. Disamping itu juga, berwakaf bukan hanya orang kaya tetapi juga untuk masyarakat kecil, harus dijadikan gerakan nasional, bersama membangun negara bangsa maupun daerah.

“Jangan menunggu kaya dulu untuk berwakaf, kita masyarakat kecil pun bisa berwakaf karena ini merupakan salah satu instrumen penting untuk menggerakkan perekonomian seluruh umat beragama, bukan hanya muslim,” ungkap Winarni.

Lebih lanjut Winarni mengatakan​ dari sisi program pemerintah, Gubernur Rusli Habibie juga sudah menghimbau untuk melakukan infak 2,5 persen dari gaji dan tunjangan kinerja. Dari setiap bulan infak yang terkumpul akan di salurkan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Sekda berharap output dari kegiatan ini minimal dapat mengangkat umat dari keterpurukan. Apalagi sekarang ini kita mengetahui bagaimana kondisi ekonomi kita , utang luar negeri kita yang semakin bertambah dan ini memang memberikan imbas di daerah.

Seminar Gerakan Nasional Indonesia Berwakaf Mewujudkan Gorontalo Gemilang ini di hadiri oleh Ustad M. Rofiq Thayyib Lubis Direktur Utama Wakaf Al Azhar Jakarta, sebagai pembicara.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa (LKPP) RI menggelar sosialisasi pengadaan barang dan jasa bagi aparatur pemerintah Provinsi Gorontalo, Kamis (5/10). Menurut Patria Santoso selaku Kasubdit Monitoring dan Evaluasi Pengadaan LKPP RI sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta pejabat pengadaan dan Inspektorat tentang proses pemberian status daftar hitam bagi penyedia barang dan jasa.

“Pemberian daftar hitam tidak begitu saja dilakukan. Harus mengikuti proses, karena jika sudah masuk kedalam daftar hitam secara otomatis perusahaan tidak dapat ikut dalam proses lelang selama dua tahun kedepan,” ungkap Patria Santoso.

Oleh karena itu, Santoso meminta proses pemberiaan status daftar hitam bagi kontraktor nakal harus melalui mekanisme yang benar. Dibutuhkan obyektivitas dalam penilaian setiap kesalahan dan pelanggaran penyelia barang dan jasa.

“Kalaupun penyedia barang di blacklist lakukanlah blacklist sesuai ketentuan. pengenaan sanksi blacklist kepada penyedia tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Agar proses tersebut adil, sebelum pengenaan sanksi blacklist, APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) dan Penyedia harus dilibatkan,” tandasnya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi mengenai daftar hitam pengadaan barang/jasa pemerintah karena berguna untuk memperbaiki kinerja khususnya dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

“minimnya informasi pegawai cenderung takut menjadi pejabat pengadaan barang/jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Sekda.

Ia menambahkan posisi dilematis sering dihadapi oleh pengelola pengadaan karena mengulang proses pengadaan sangat merugikan baik disisi waktu maupun sumber daya , apalagi jika barang/jasa sudah diserah terimakan ke pengguna.

Sekda berharap berbagai kendala yang dihadapi dalam pengadaan barang/jasa dapat di diskusikan dalam acara ini, begitu juga mengenai penetapan daftar hitam yang perlu dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sebab bila penyedia sudah masuk dalam daftar hitam di suatu daerah maka akan masuk kedalam daftar hitam nasional pula.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORUT – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berjanji akses jalan dan pemasangan listrik di Desa Papualangi dan Desa Cempaka Putih Kecamatan Tolinggula tuntas di tahun 2018. Pernyataan itu disampaikan Rusli saat menggelar kunjungan kerja ke Desa Cempaka Putih, Kamis (28/9).

Menurut Rusli, masalah jalan dari dan menuju desa tersebut sudah menjadi komitmennya sejak berkunjung ke desa itu beberapa bulan lalu. Saat ini pekerjaan jalan sedang berlangsung meskipun belum menyentuh sampai di ujung desa di Kabupaten Gorontalo Utara itu.

“Tadi saya sudah tinjau pekerjaan jalan dan jembatan yang sedang dikerjakan. Memang panjangnya belum sampai ke sini, tapi saya berjanji tahun depan bisa segera tuntas,” tutur Rusli.

Saat ini pemprov sedang mengerjakan jalan sepanjang 5,38 KM dengan anggaran 36 Milyar Rupiah. Selain itu ada pekerjaan 6 jembatan. Direncanakan juga tahun 2018 nanti akses jalan Cempaka Putih tembus hingga ke Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

Kalau kita jual aset di tiga desa, di sini ada kebun cokelat, cengkeh, durian harganya mungkin tidak sampai satu milyar. Tapi anggaran yang saya perjuangkan untuk jalan ada 40 Milyar. Secara keseluruhan ada 100 Milyar lebih. Karena apa? Karena tanpa bapak ibu sekalian Rusli Habibie dan Idris Rahim tidak mungkin jadi gubernur. Ketika saya sudah menjabat, maka saya perhatian semua rakyat termasuk yang di sini, imbuhnya.Untuk tiba di desa kawasan transmigrasi tahun 80an tersebut terbilang cukup sulit. Ada 21 jembatan kayu yang sudah lapuk yang harus ditembus. Jalan belum sepenuhnya di aspal, di beberapa lokasi jalannya masih tanah dan licin. Saat gubernur berkunjung, hujan turun cukup lebat yang mengakibatkan beberapa mobil pejabat pemprov terpaksa tertahan di bawah kaki gunung.

Selain masalah akses jalan, aspirasi yang sering disampaikan warga yakni tentang akses listrik PLN yang belum ada. Rusli yang ikut mengajak Manager PLN wilayah Gorontalo meminta agar PLN segera menuntaskan pemasangan listrik di tahun 2018 nanti.(Hmsprov-Ismail).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo