>
Kamis, 28 September 2017 15:22

Sekdaprov Hadiri Rakernas BKPRD se Indonesia

JAKARTA – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa menghadiri rapat kerja nasional Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (Rakernas BKPRD) di hotel Bidakara Jakarta, Rabu (27/9).

Rakernas BKPRD yang diikuti kurang lebih 205 peserta ini bertujuan untuk memperkokoh kelembagaan penataan ruang daerah dalam mewujudkan penyelenggaraan penataan ruang daerah yang berkualitas.

Acara yang mengusung tema “Memantapkan Kelembagaan Koordinasi Penataan Ruang Daerah dalam Mendukung Penyelenggaraan Penataan Ruang Berkualitas” ini di buka secara resmi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.

Sofyan Djalil mengatakan perlu peningkatan peran eksistensi kelembagaan koordinasi penataan ruang daerah serta memperkuat fungsi kelembagaan koordinasi penataan ruang di daerah.

“Dulu, kita tidak berpikir jangka panjang tentang konsep tata ruang, barangkali baru sedikit orang yang menyadari. Sebagai contoh pembangunan jalan tol betapa mahalnya tata ruang, kesalahan atau kekeliruan penata ruang yang tidak berpikir panjang yang harus kita tanggung,” ujar Sofyan.Sofyan menegaskan agar tidak melakukan kesalahan yang sama di masa lalu. ” Apa yang kita lakukan hari ini akan menghasilkan dampak lima, sepuluh bahkan lima puluh tahun akan datang,” tegasnya.

Sofyan berharap rakornas menghasilkan rumusan strategis yang sesuai dengan harapan guna mendukung peningkatan kinerja pembangunan daerah dan terwujudnya sinkronisasi kebijakan penataan ruang antara pusat dan daerah.

Rakornas ini diikuti sekda se Indonesia selaku ketua BKPRD dan pejabat di lingkup kementerian/lembaga.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Keprihatinan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan banyaknya limbah eceng gondok menjadi kabar baik bagi para pengusaha limbah tanaman ini.

Orang nomor satu di Provinsi Gorontalo ini mewajibkan agar seluruh hotel di Gorontalo menggunakan sendal dari bahan limbah eceng gondok.

” Saya sudah perintahkan Bappeda dan humas saya untuk segera buat surat kepada seluruh pemilik hotel baik itu melati maupun bintang, wajib hukumnya hotel-hotel menggunakan produk yang dibuat anak-anak tadi, sangat bagus dan itu menggunakan eceng gondok,” jelas gubernur saat memberikan sambutan pada kegiatan expo produk pertanian organik, di GPCC, Selasa (26/9).

Rusli Habibie saat meninjau stand pameran produk organik sempat melihat hasil produk dari limbah eceng gondok berupa sendal, tas dan beberapa produk lainnya.Produk ini dihasilkan dari limbah eceng gondok yang berada di Danau Limboto. Menurut pengrajin eceng gondok, Nurlaila Susilawati, untuk proses pengeringan membutuhkan waktu dua minggu di bawah matahari. Dalam satu bulan, ia dan pegawainya mampu untuk membuat 700 pasang sendal.

Selain sendal, limbah eceng gondok ini juga dibuatnya menjadi tas tangan yang dipadukan dengan kain kerawang. Dalam sehari Nurlaila yang dibantu oleh tiga orang pegawainya mampu untuk menyelesaikan 20 tas. Namun sayang, pembuatan tasnya baru sebatas pesanan jika ada pameran atau event-event tertentu.(Hmsprov-Asriani).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Setelah puluhan tahun hidup dengan kondisi gelap gulita, kini masyarakat di Desa Owata dan Desa Mongiilo Kecamatan Bulango Ulu sudah bisa menikmati aliran listrik dari PLN. Pemanfaatan listrik masuk desa tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi Manager PLN Wilayah Sulutenggo Edison Sipahutar, Selasa (26/9).

Jaringan listrik yang masuk di dua desa di Kabupaten Bone Bolango itu sebesar 20 KV jaringan listrik tegangan menengah dengan panjang sambungan 10,6 kms (kilometer-sirkuit). Selain itu ada juga 2,5 km jaringan listrik dengan tegangan rendah dengan memanfaatkan dua buah gardu distribusi.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie disela-sela pengresmian tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Menurutnya dengan adanya pemasangan listrik di Desa Owata dan Mongiilo itu berarti janji politik yang pernah ia utarakan dua tahun yang lalu telah lunas ia tunaikan.

“Dua tahun lalu saya datang ke sini untuk menyerahkan bantuan benih jagung. Pak gubernur kami memang butuh jagung, tapi yang paling kami butuhkan itu listrik dan jalan. Ketika itu saya berjanji jika saya terpilih maka saya tuntaskan listrik di Mongiilo dan Owata. Kata orang janji itu adalah hutang, maka hari ini saya didampingi Kapolda dan Dandim mengresmikan listrik di sini,” ucap Rusli.

Meski sudah terpasang di dua desa tersebut, namun Rusli mengakui masih ada sekitar 5 KM lagi di pedalaman Bulango Ulu yang belum tersentuh listrik. Ia meminta kepada PLN untuk segera menuntaskannya tahun ini juga.

“Saya minta untuk warga kurang mampu di desa ini untuk di data. Mereka nanti akan mendapatkan pemasangan listrik gratis ke rumah rumah. Untuk yang rumahnya bagus, penghasilannya lumayan silahkan dibayar sendiri. Sekarang ada namanya listrik pintar, pembayarannya tidak ribet lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager PLN Wilayah Sulutenggo Edison Sipahutar menjelaskan, aliran listrik yang terpasang di Owata dan Mongiilo mampu melayani potensi pelanggan sebesar 405 sambungan. Untuk saat ini sudah ada 48 kepala keluarga yang mendaftar untuk dipasang, 28 KK di Owata dan 20 KK lain di Mongiilo.

“Selain desa Owata dan Mongiilo, kami juga menargetkan untuk memasang aliran listrik di Desa Dulamayo Selatan dan Tolala. Total jaringan listrik yang dibutuhkan sebesar 105 KMS jaringan tegangan menengah, 37 gardu distribusi dan 44 KMS jaringan tegangan rendah,” beber Edison.

Pihak PLN bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mengejar rasio desa berlistrik yang saat ini baru mencapai 98 persen dengan rasio elektrifikasi sebesar 90 persen. Tahun 2018 Pemprov Gorontalo menargetkan rasio eletrifikasi Gorontalo sebesar 100 persen dengan menuntaskan pembangunan di 19 desa yang tersisa.(Hmsprov-Ismail).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sesuai program Pemerintah Presiden RI Jokowidodo untuk memasang listrik pada desa-desa yang belum berlistrik terus direalisasikan. Dalam melaksanakan program desa berlistrik tersebut, PT PLN (Persero) membaginya menjadi tujuh wilayah regional termasuk Gorontalo yang masuk pada wilayah regional Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo (Suluttenggo).

Untuk wilayah Gorontalo menurut Gendral Manager PLN Sulutenggo Edison Sipahutar, yang melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan juga Wakil Gubernur Idris Rahim, tadi malam (25/9) dikediaman rumah pribadi Gubernur, mengatakan di Gorontalo masih ada sekitar 23 desa yang belum berlistrik.

“Sesuai instruksi pak Gubernur dan pak Wagub 23 desa itu akan kita selesaikan pada tahun 2018 mendatang. Tapi empat dari desa tersebut tahun ini akan kita selesaikan, yakni dua diantaranya akan diresmikan langsung oleh pak Gubernur besok (red-hari ini) di desa Mongiilo dan Owata di Kabupaten Bone Bolango, dan 19 desa lainnya akan diselesaikan tahun depan,” kata Edison

Ia melanjutkan pihak PLN memang telah berkomitmen sepenuhnya untuk menlistriki semua desa yang belum berlistrik. Sehingga harapannya desa yang berlistrik ini bisa meningkatkan penghasilan ekonomi bagi masyrakat di desa tersebut.

“Jadi pemasangannya masih mengikuti sesuai
standard PLN yang berlaku, dan nanti yang di desa owata dan mongiilo yang akan diresmikan oleh pak Gubernur ada sekitar 400 KK disana yang kita pasangi listrik, selanjutnya dua lagi yakni desa Dulamayo dan desa Tonalo selatan” tambahnya.

Diakhir wawancara Edison mengatakan semua program listrik desa ini selalu mendapatkan dukungan dari Gubernur Rusli Habibie. Dimana Gubernur berharap agar pihak PLN segera merealisasikan seluruh wilayah di provinsi gorontalo hingga kepelosok listrik wajib ada.

“Untuk itulah juga PLTU Anggrek yang sementara kita selesaikan diharapkan oleh pak Gubernur bisa segera diselesaikan akhir tahun ini. Jika tidak ada kendala, Desember selesai dan pada Februari satu unit mesin pembangkit sudah bisa beroperasi,” tutupnya.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Gorontalo terus memberikan dorongan dan kontribusi nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Provinsi Gorontalo.

Tak heran apabila IWAPI sampai saat ini mampu tumbuh dan berkembang menjadi sebuah organisasi wanita pengusaha yang turut memberikan kontribusi dalam memajukan dan memperkuat perekonomian nasional dan daerah.

“Saya senang melihat perkembangan kemajuan IWAPI, merasakan, mengikuti apa yang telah sedang di perjuangkan oleh IWAPI untuk tidak henti-hentinya mengasah, mencetak perempuan untuk menjadi pengusaha wanita,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke 2 tahun 2017 IWAPI Provinsi Gorontalo yang di gelar di Banthayo Yiladia, Kota Gorontalo, Selasa (19/9).

“Peran IWAPI dalam hal ini baik IWAPI pusat maupun provinsi inilah merupakan kekuatan ekonomi yang nantinya akan memberikan dampak terhadap percepatan pembangunan di Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Organisasi IWAPI harus siap untuk bersinergi dengan pemerintah guna bersaing dengan dunia luar, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan dapat mengimplementasikan program-program kerja IWAPI, serta menjadi organisasi yang semakin solid dan terus berperan aktif dimasyarakat.

Rakerda ini merupakan wadah dari seluruh anggota IWAPI provinsi, kabupaten/kota dan tentu untuk masukan IWAPI pusat untuk memberikan kontribusi yang besar. Nah ke depan sekda berharap IWAPI bisa melahirkan pengusaha wanita yang profesional.

“ IWAPI merupakan sebuah organisasi yang kuat karena satu saja pengusaha perempuan mempekerjakan sepuluh orang yang mempunyai empat anggota keluarga, maka satu pengusaha sudah bisa menghidupkan empat puluh orang,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Gorintalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan, organisasi IWAPI merupakan organisasi yang independen yang artinya untuk meningkatkan kemandirian seluruh masyarakat dalam meningkatkan dan menggerakkan perekonomian di daerah.

IWAPI secara keorganisasian memiliki program khusus untuk meningkatkan sumber daya manusia.

“Pengurus IWAPI mampu dalam menciptakan inovasi serta menginspirasi perempuan lain untuk menjadi pengusaha yang handal dan mandiri secara ekonomi namun kodrat perempuan dalam rumah tangga kita tetap menjadi seorang istri dan sebagai ibu dari anak-anak kita,” pungkas Idah.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 08 September 2017 08:58

Wagub Launching Pelayaran Perdana KM. Meratus

GORONTALO – Dunia pelayaran Gorontalo diramaikan dengan hadirnya salah satu perusahaan pelayaran besar di Indonesia, Meratus.

Launching Pelayaran Perdana KM. Meratus Gorontalo dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim , Kamis (7/9), di Pelabuhan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara.

Pada kesempatan tersebut Idris mengemukakan hadirnya rute pelayaran KM. Meratus merupakan bentuk inovasi, kreasi maupun prakarsa. Di era reformasi ini apabila kita tidak memiliki inovasi maupun kreatifitas sudah tentunya akan mengakibatkan daerah kita ketinggalan dengan daerah lain.

Menurut Idris dibukanya rute pelayaran KM. Meratus di Provinsi Gorontalo merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri.

” Dengan adanya rute ini akan membangkitkan semangat dan sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun Pemerintah Gorontalo yang dampaknya Provinsi Gorontalo bisa sejajar dengan provinsi lain,” kata Idris optimis.

Dijelaskannya, pelayaran perhubungan laut ini sangat berkaitan erat dengan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo Tahun 2017-2022 yakni terwujudnya masyarakat Provinsi Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera serta salah satu misi yaitu infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

“Pembangunan infrastruktur saat ini sudah semakin mengalami peningkatan dan akan terus dilakukan oleh pemerintah demi kelancaran seluruh masyarakat dalam meningkatkan perekonomiannya,” kata Idris Rahim.

Wagub berharap dengan adanya pelayaran perdana KM. Meratus ini dapat memberikan dampak yang lebih baik lagi bagi perekonomian masyarakat sehingga dari tahun ke tahun InsyaAllah masyarakat akan terus meningkat kesejahteraan dan pendapatannya.

Wagub memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak perusahaan Meratus yang telah membuka rute pelayaran di Gorontalo, dan berharap sinergitas antara pemerintah dengan perusahaan swasta maupun mitra bisnis terus ditingkatkan.KM. Meratus yang baru dilaunching ini melayani rute Gorontalo- Surabaya-Jakarta dengan kapasitas kontener/peti kemas hingga 800 buah. Kapal ini bisa memuat sampai 13000 ton per satu kali muatan.

Meratus merupakan perusahaan pelayaran Indonesia yang menyediakan solusi transportasi laut. Jaringan rute pelayaran kapal-kapal Meratus menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama dan pelabuhan-pelabuhan perdagangan di nusantara.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur PT. Titia Labuan Anugerah (BUP) Anggrek Theo Mose, Direktur PT. Meratus Budi MR, Kepala UPP Anggrek serta jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Burhan).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Mengingat kondisi ruang fiskal Pemerintah Provinsi Gorontalo masih minim, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku menunda rencana pembelian mobil dinas, Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo. Hal ini ditegaskan Rusli Habibie, usai memimpin rapat terbatas dengan pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (14/7).

“Selain ruang fiskal masih minim, kondisi postur APBD tahun ini tidak pro rakyat, berbeda dengan APBD pada tahun sebelumnya dimana rata-rata hampir 72 persen pro terhadap kepentingan rakyat, untuk pembangunan. Akan tetapi terkait dengan APBD 2017 ini, belanja pegawai sekitar 58 persen, dan sisanya untuk belanja publik, dan ini masih sangat minim untuk pembangunan,” kata Gubernur.

Gubernur menambahkan mengingat pemerintah sangat membutuhkan anggaran yang akan dibahas dalam APBD-Perubahan, maka untuk pengadaan mobil dinas Gubernur dan wakil ditunda untuk dialihkan pada pembangunan daerah, karena memang masih cukup banyak program yang diharapkan oleh masyarakat.

“Padahal usulan pembelian mobil dinas gubernur sudah disetujui oleh DPRD. Tetapi dana ini bisa kita gunakan untuk membantu rakyat. Contohnya, kita butuh anggaran untuk mengganti sepeda dayung. Penjual ikan yang masih menggunakan sepeda itu saya targetkan menggantikan semuanya dengan motor cool box kurang lebih seribuan kita punya. Yang berikutnya, kita melihat daerah daerah lain yang penerangannya belum memadai. seperti jalan Batudaa – Tabongo – Bongomeme – Isimu itu masih sangat gelap dan sering terjadi kecelakaan. Itu yang harus kita prioritaskan, “tegasnya.

Rusli juga menjelaskan, terakhir pengadaan mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur itu pada tahun 2007. Akan tetapi untuk tetap menjalankan kegiatanya sehari-hari, mereka masih bisa menggunakan mobil pribadinya.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, mengaku sangat bersyukur usaha yang ia gagas bersama pemerintah provinsi membentuk satgas pangan selama bulan Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, membuat masyarakat tidak kesulitan mendapatkan sembilan bahan pokok (Sembako).

Ia mengungkapkan pemerintah provinsi hingga kabupaten dan kota terus berkoordinasi dan mengantisipasi jauh hari sebelumnya, memastikan tersedianya kebutuhan pokok, dan menjamin tidak terjadi lonjakan harga.

“Biasanya setiap menjelang bulan puasa, bahan pokok selalu naik. Ini yang kami antisipasi lebih awal, dengan menggelar rapat bersama unsur Forkopimda dan menghadirkan pihak distributor,” kata Rusli saat menggelar silaturahim dengan masyarakat kaum dhuafa dan keluarga besar Uloli di kec. Kabila, Bone Bolango, Rabu (28/6).

Gubernur menambahkan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama Ramadhan menyediakan pasar murah kebutuhan pokok di halaman rumah dinas gubernur. Selain itu ada juga beberapa pasar murah di kabupaten dan kota lainya, terutama daerah terpencil.

Upaya lain yang dilakukan adalah membentuk satgas pangan yang terdiri dari TNI-Polri, untuk memantau bilamana terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok di masyarakat terutama beras, cabai, bawang merah, termasuk ketersediaan gas elpiji.

“Untuk kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah, selain harganya murah juga telah disubsidi oleh pemerintah.Ini untuk menekan jangan sampai terjadi lonjakan harga,” ujarnya.Tak lupa pula Rusli mengatakan bahwa selama Idul Fitri ini ia dan keluarga terus melakukan silaturahim. Baik dengan pemerintah, keluarga dan juga masyarakat. Menurutnya, silaturahim seperti ini bisa memperpanjang umur dan banyak mendapatkan berkah.

“Menurut penelitian, ada satu negara yang penduduknya di atas 80 tahun. Semuanya rata rata berumur panjang, setelah disurvei ternyata masyarakat di negara tersebut rajin sekali bersilaturahim. Mereka saling mengunjungi dan saling mendoakan. Inilah yang ingin saya terapkan di Gorontalo. Apalagi momentum Idul Fitri ini sangat pas, kita bisa saling memaafkan dan saling mendoakan,” tutupnya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur kembali memberikan bantuan berupa uang tunai kepada 100 orang kaum dhuafa.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Provinsi Gorontalo akan mengusung tema yang berbeda-beda saat berlangsungnya Nusantara Expo yang rencananya akan diadakan pada 18 – 22 Oktober 2017.

Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai dengan Rapat perdana pembahasan Nusantara Forum & Expo 2017 yang diikuti SKPD lingkup provinsi dan kabupaten/kota, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa, diruang kerja sekda, selasa (20/6).Nusantara Forum & Expo 2017 adalah bagian dari tujuan revitalisasi anjungan daerah di TMII sesuai Permendagri No.28 tahun 2014 yang bertujuan untuk memamerkan berbagai seni budaya dan produk-produk unggulan daerah.

Aryanto Husain, Kepala Unit Kerjasama Pembangunan (UKPGo) yang juga merupakan koordinator acara expo mengatakan, Nusantara Expo menjadi event yang sangat penting bagi daerah untuk memamerkan atau mempromosikan provinsi dari daerah yang bersangkutan, memamerkan produk daerah seperti kerajinan termaksud juga pariwisata.

“Dalam rapat ada beberapa yang sudah disepakati bersama yakni provinsi dan seluruh kabupaten/kota yang ada di Gorontalo akan ikut serta dan masing-masing kabupaten akan menyewa stand untuk menampilkan icon yang berbeda seperti karawo, produk-produk UKM seperti sagela termasuk pariwisata,” jelas Aryanto.

Lebih lanjut Aryanto mengatakan, setiap kabupaten/kota juga akan membawa tema masing-masing. Ini penting karena mencegah terjadinya overlapping atau terkesan tumpang tindih.

Dari informasi yang diterima, Nusantara Expo ini sudah masuk tahun keempat. Pada tahun pertama, hanya ada lima daerah yang ikut dan untuk sekarang sudah ada peningkatan yang tinggi. Terdapat 60 kabupaten/kota yang ikut serta . Untuk Provinsi sudah ada 11 Provinsi yang ikut serta dan Gorontalo sudah tiga kali berturut-turut ikut Nusantara Expo. Kegiatan Expo ini akan berlangsung mulai Tanggal 18-22 Oktober 2017.(Hmsprov-Nova).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 05 Mei 2017 10:14

Stok Sembako Jelang Ramadhan Cukup

Naiknya harga menjelang ramadhan setiap tahunnya selalu menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Spekulan-spekulan yang memainkan harga sering menyebabkan harga sembako merangkak naik pula yang ujung-ujungnya menyengsarakan masyarakat terutama pada kalangan kurang mampu.

Ketersediaan dan stabilitasi harga jelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri tersebut dibahas bersama dalam video conference yang diadakan Kepolisian Republik Indonesia di ruang Teleconference Polda Gorontalo, Rabu (3/5).

Pemerintah Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Gorontalo DR. Anis Naki menjelaskan, saat ini suplai sembako untuk provinsi Gorontalo menjelang ramadhan sampai hari raya idul fitri nanti terbilang cukup tersedia.

Kepastian ini diketahui ketika diawali kunjungan kerja dari Tim Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu dan telah mengunjungi beberapa lokasi diantaranya pasar tradisional, bulog, distributor, pelabuhan hingga ke mall yang ada di Gorontalo.“ Menjelang bulan ramadhan dan lebaran nanti pemerintah Provinsi Gorontalo terus mengawasi apabila akan ada harga barang yang akan naik, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Stok sembako yang ada di provinsi Gorontalo saat ini cukup sampai lebaran nanti. Konsumsi beras masyarakat Gorontalo perbulannya sekitar 10236 ton sedangkan stoknya ada sekitar 30 ribu ton dan produksi daerah sendiri sekitar 6 ton sehingga untuk stok beras kita surplus sekitar 26 ribu ton,” ungkap Anis.

Beberapa waktu pula kata Anis pemerintah telah melaksanakan operasi pasar terkait naiknya harga cabe dengan menjual cabe 40 ribu per kg yang dampaknya bisa terasa pada harga barang-barang lainnya. Ditanyakan soal penimbunan barang oleh oknum-oknum tertentu, Anis menjawab jika hal tersebut terjadi maka akan dibentuk satgas yang akan berkerja sesuai dengan regulasi yang ada untuk mencegah para spekulan, monopoli maupun hal-hal yang dipraktekkan oleh pedagang atau penjual yang tidak bertanggung jawab. (Burhan-Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo