>
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 120

Displaying items by tag: energi

Gorontalo, Asisten Manajer Tenaga Transaksi Energi PLN Area Gorontalo, Adri mengungkapkan pihaknya akan melayani seluruh permintaan calon pelangan untuk pemasangan aliran listrik.

"Semua akan kita layani, tidak ada lagi istilah daftar tunggu, ketersediaan daya kami siap, jadi semua pelanggan yang bermohon akan segera ditindaklanjuti," katanya usai Apel Siaga Ramadhan di Kantor PLN Gorontalo, Senin.

Menurutnya saat ini daya mampu listrik di Gorontalo lebih besar dari kebutuhan listrik masyarakat sebesar 80 MegaWatt, sehingga memungkinkan untuk menerima para konsumen baru.

Pasokan listrik di Provinsi Gorontalo saat ini berasal dari PLTG Gorontalo di Kabupaten Pohuwato sebesar 100 MW, PLTU Molotabu di Kabupaten Bone Bolango 24 MW, sejumlah PLTD serta sistem interkoneksi Minahasa Sulawesi Utara.

"Masalahnya orang bertanya sekarang ini ada calon pelanggan yang sudah bayar biaya pemasangan, tapi masih menunggu beberapa hari. Kami menyiapkan materialnya, setelah lengkap baru datang memasang jaringan listrik," ungkapnya.

Ia meminta warga yang sudah mendaftar, untuk melapor ke PLN bila belum mendapatkan pelayanan memuaskan dari petugas.

Adri menjelaskan PLN berusaha meningkatkan pelayanan pemasangan jaringan listrik, serta permintaan untuk mengatasi gangguan jaringan di rumah pelanggan setiap hari.

Sementara itu Asisten Manajer Jaringan Risman Gunawan mengatakan PLN menerjunkan Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), untuk turun ke rumah-rumah pelanggan di Gorontalo.

Tim tersebut merupakan gabungan dari seluruh area yang ada di PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Sulutenggo) yang akan secara bergilir turun ke tiga daerah tersebut.

"Minggu ini kami di Gorontalo, minggu depan di Palu dan seterusnya. Tim terdiri dari enam regu, merekan akan menyebar di seluruh wilayah pelayanan listrik Gorontalo untuk memeriksa di rumah-rumah pelanggan," jelasnya di Gorontalo.

Ia mengungkapkan tim diterjunkan untuk menertibkan penggunaan listrik seperti pemasangan ilegal dan pemasangan listrik tidak sesuai prosedur. (Debby Hariyanti Mano - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 31 Mei 2016 09:59

PLN Gelar Apel Siaga Ramadhan

Gorontalo, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Gorontalo menggelar Apel Siaga Ramadhan, sebagai persiapan untuk menjaga pasokan listrik selama bulan ramadhan tahun ini.

Asisten Manajer PLN Area Gorontalo, Riswan Gunawan, Senin, mengatakan apel tersebut dilakukan untuk mencegek kesiapan petugas serta armada yang akan diturunkan untuk menangani gangguan jaringan.

Ia menjelaskan pihaknya akan berupaya untuk mengatasi gangguan jaringan, tanpa memadamkan listrik di rumah-rumah konsumen selama ramadhan.

"Pemadaman lisrik ada dua, yang direncanakan dan tanpa direncanakan. Masing-masing rayon yakni Telaga, Limboto, Kwandang dan Marisa akan menurunkan regu yang bekerja 24 jam," kata Risman.

Bila ada keluhan masyarakat seperti gangguan teknis dan listrik padam, regu tersebut yang akan turun langsung.

PLN juga menyiapkan armada-armada yang berposko di rayon tersebut, serta tambahan mobil alat berat untuk perbaikan trafo.

"Dulu kami memperbaiki trafo butuh waktu tiga jam, dengan alat ini cukup 30 menit saja menangani hal seperti itu," imbuhnya.

Penambahan armada itu, lanjutnya, untuk menekan durasi padam sekecil-kecilnya.

Selain regu tersebut, PLN juga menerjunkan tim khusus bernama Tim Pekerjaan Dalam Kedaan Bertegangan (PDKB) yang bekerja pada gangguan di wilayah tegangan tinggi.

"PDKB khusus dibentuk PLN sejak tiga tahun lalu dan hanya ada di ibukota provinsi. Mereka bekerja mengatasinya tanpa memadamkan listrik," tambhanya.

Lebih jauh ia mengungkapkan terdapat pemadaman listrik di luar kontrol PLN, sehingga ia berharap masyarakat bisa melaporkan adanya gangguan itu ke PLN.

Sebelumnya PLN juga menerjunkan Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), untuk memeriksa rumah-rumah warga yang menggunakan listrik tanpa prosedur yang benar. (Debby Hariyanti Mano - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan dan ESDM Provinsi Gorontalo Husen Hasni mengatakan menjelang Ramadhan saat ini terdapat lonjakan permintaan gas elpiji di daerah tersebut.

"Akibatnya jatah yang biasa diterima pangkalan untuk dua minggu, habis hanya dalam seminggu," tukasnya di Gorontalo, Selasa.

Kekosongan di pangkalan tersebut, kata dia, kemudian memicu lagi kepanikan baru di dalam masyarakat sehingga elpiji diburu.

Padahal, Husen memastikan saat ini pasokan elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo.

"Stok sampai hari ini sebanyak 800 ton. Berapapun yang dibutuhkan distributor, Pertamina membuka keran selebar-lebarnya sesuai kemampuan distributor," jelasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan pihaknya terus memastikan stok kebutuhan pokok cukup dan harganya terjangkau oleh masyarakat.

Ia meminta seluruh dinas terkait melakukan pengawasan dan pemantauan langsung ke lapangan, agar pemerintah bisa menentukan solusi bila terjadi kenaikan harga.

Menurutnya komunikasi antar pihak seperti dinas, distributor, pedagan dan warga harus berlangsung lancar agar semua informasi terbaru bisa diketahui.

"Dengan demikian jika sewaktu-waktu terjadi kekurangan stok ataupun lonjakan harga, kita bisa langsung mengambil langkah strategis," tukasnya. (Debby Mano - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Salah satu investor dari Perancis membidik usaha dengan rencana membangun "Solar Cell" sebagai pembangkit listrik yang paling menjanjikan dan bersifat berkelanjutan di Gorontalo.

"Berbagai infrastruktur yang kami rencananya akan dibangun di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, membutuhkan pasokan listrik yang besar, maka untuk mewujudkannya, Pemkab Gorontalo mendapat tawaran dan dukungan dari investor dari Perancis untuk melakukan kerja sama dalam pembangunan solar cell," ungkap Bupati Nelson Pomalingo, Kamis.

Tawaran pembangunan Solar Cell akan segera diwujudkan dengan penandatangan kerja sama dengan pihak investor.

General Manager South Asia Laurent Bedreddine saat bertemu Bupati Nelson di Kantor Bupati Gorontalo, mengatakan untuk pembangunan Solar Cell dibutuhkan sekitar 40 hektare lahan dengan syarat lokasi tersebut harus berdekatan dengan gardu listrik.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Nelson menjelaskan bahwa di Kabupaten Gorontalo banyak lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pembangkit listrik itu.

"Nanti akan kita pilih lokasi yang tepat, seperti di daerah Bongohulawa yang berada di dekat bumi perkemahan, kita juga memiliki lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Tabongo dan lahan di Desa Haya-Haya yang akan dijadikan Satelit Pendidikan," ucap bupati.

Ia mengatakan, di beberapa lokasi tersebut dapat menjadi lokasi yang representatif untuk pembangunan Solar Cell karena berdekatan dengan gardu listrik.

Kerja sama ini akan memutar roda ekonomi kerakyatan, karena tenaga kerja yang akan digunakan adalah masyarakat Kabupaten Gorontalo.

"Kami pun akan segera menyiapkan berbagai persayaraktan administrasi terkait dengan perizinan lahan, serta mediasi langsung dengan pihak PLN," tutup Bupati Nelson. (Adiwinata Solihin - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

Gorontalo, Sejumlah nelayan di Gorontalo mendukung rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan yang akan mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) berjalan di laut.

"Selama ini salah satu kendala kami melaut adalah BBM. Yang terdekat adalah depot-depot kecil yang dijual ukuran botol dengan harga jauh lebih mahal," kata Abdul Latif, nelayan di pesisir Kabupaten Bone Bolango, Kamis.

Ia berharap SPBU berjalan bisa dinikmati di daerah tersebut, agar nelayan tidak beralih profesi menjadi sopir becak motor (bentor).

"Banyak nelayan yang memilih jadi sopir bentor, karena pekerjaan ini dianggap tidak menjanjikan. Namun sebagian tetap memilih mencari ikan, minimal untuk dikonsumsi," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti ketika berkunjung ke Gorontalo belum lama ini mengatakan, pihaknya berencana untuk mengoperasikan pom bensin keliling di perairan untuk melayani nelayan.

Ia mengungkapkan beberapa waktu lalu TNI Angkatan Laut menangkap penyelundup minyak, yang membawa 15 kapal tanker asing di perairan Indonesia.

"Sudah diputuskan tidak akan dilelang tapi disita untuk negara, nanti dibikin pom bensin jalan di laut supaya nelayan lebih mudah," tukasnya saat berkunjung ke Gorontalo beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Provinsi Gorontalo mendapatkan jatah 214 kapal dari 3.500 unit yang akan dibagikan Kementerian KP.

Susi mengatakan kapal itu untuk membantu nelayan mendapatkan ikan lebih banyak sehingga bukan nelayan asing yang menikmati ikan-ikan di perairan Indonesia.

"Selama sepuluh tahun terakhir, ribuan kapal-kapal dari negara tetangga mengambil ikan di laut kita. Setiap hari sepanjang tahun. Yang parah lagi, mereka pakai bahan bakar minyak dari kita," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nelayan Indonesia sering kali kesulitan mendapatkan BBM, sementara kapal asing membawa ribuan ton BBM untuk mencuri ikan. (Debby Hariyanti Mano - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengembangkan sumber energi terbarukan yakni biogas dari kotoran ternak di lima kabupaten yakni Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Pohuwato, Gorontalo Utara dan Boalemo.

Sekretaris Dinas Kehutanan, Pertambangan dan ESDM Rugaya Biki mengatakan program tersebut dimulai dari Kawasan Pertanian Terpadu seperti Kecamatan Taluditi, Kecamatan Sumalata dan Kecamatan Wonosari.

Di daerah tersebut, kata dia, biogas yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai sumber listrik, serta untuk keperluan memasak sehari-hari.

"Dinas peternakan menyalurkan bantuan sapi ke beberapa kelompok peternak yang sudah terdata, kemudian mereka diwajibkan mengkandangkan sapinya agar kotoran bisa ditampung. Dinas Kehutanan yang menyediakan peralatan mengolah biogas," ujarnya di Gorontalo, Kamis.

Menurut dia bantuan dari Dinas Kehutanan disalurkan secara perorangan kepada peternak yang memiliki potensi biogas, sementara Badan Lingkungan Hidup dan Riset Daerah (BLHRD) menyalurkan pengolah biogas kepada kelompok peternak.

Ia mengungkapkan sejumlah petani dan peternak tekun mengembangkan sumber energi tersebut, karena biogas yang dihasilkan skala kecil sangat membantu ketika terjadi krisis elpiji di Gorontalo tahun 2014.

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari penguraian bahan organik misalnya kotoran sapi, oleh mikroorganisme dalam keadaan anaerob atau tanpa oksigen.

Selain biogas, beberapa sumber listrik dari energi terbarukan juga dibangun yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH), dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Beberapa potensi energi terbarukan yang belum dimanfaatkan di daerah tersebut adalah panas bumi dan angin. (Debby Hariyanti Mano - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap kepada jajaran Kepala Desa (Kades) untuk dapat memfasilitasi masyarakat miskin yang ingin mendapatkan pemasangan listrik gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

 

"Segera data dan laporkan kepada kami, mana warganya yang benar-benar kurang mampu untuk mendapatkan pemasangan listrik gratis," kata Gubernur Rusli Habibie saat melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni dan Peresmian kantor Desa Huntu barat di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Senin.

 

Pemprov Gorontalo dalam tahun 2016 telah menyediakan anggaran untuk pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 20.000 Kepala Keluarga (KK).

 

"Jadi jajaran kades tolong bantu dan fasilitasi warganya yang ingin mendapatkan pemasangan listrik gratis," ucap Gubernur Rusli Habibie.

 

Selain itu, Gubernur Rusli Habibie juga meminta kepada kades untuk segera mengusulkan desa yang belum ada jalur listrik, seperti yang ditemukan di Desa Owata, Kecamatan Bulango Ulu.

 

Terkait dengan pembangunan rumah layak huni, Gubernur Rusli Habibie menjelaskan bahwa beberapa permintaan proposal yang masuk ke pemprov, itu tidak semuanya dapat terlayani.

 

Sebab kebutuhan rumah layak huni untuk Provinsi Gorontalo ada sekitar 54 ribu dari total 58 ribu rumah.

 

"Setiap tahun APBD Provinsi hanya mampu membangun 1.000 rumah dan dibagi di Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo," jelas Gubernur Rusli Habibie. (Farid - Antara News Gorontalo)

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, resmi memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2 Mega Watt Peak (MWp).

Bupati Indra Yasin, Kamis di Gorontalo mengaku bersyukur PLTS berlokasi di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur tersebut telah beroperasi.

PLTS ini adalah yang terbesar kedua di seluruh Indonesia setelah PLTS berkapasitas 5 MWp di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Artinya kata Indra, ada perhatian khusus dari Pemerintah dan pihak PLN bagi Gorontalo Utara untuk mendapatkan pasokan energi listrik memadai yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PLTS 2 MWp ini dibangun dengan anggaran total Rp60 miliar, diharapkan mampu menyuplai kebutuhan listrik masyarakat di wilayah barat kabupaten ini. Mengingat sebelumnya, masyarakat di wilayah tersebut harus bergiliran mendapatkan suplai energi listrik.

Pemerintah daerah pun telah memprogramkan bantuan sambungan energi listrik gratis ke rumah-rumah penduduk khususnya keluarga tidak mampu sejak tahun 2013.

Targetnya, hingga tahun 2018 nanti seluruh pemukiman tersebar di 11 kecamatan telah menikmati sambungan listrik.

Andi Matawang, warga Kecamatan Ponelo Kepulauan mengaku sangat mengapresiasi program listrik gratis di daerah ini.

Ia mengaku, program tersebut merupakan inovasi pemerintah daerah yang menyentuh langsung masyarakat kurang mampu khususnya di wilayah kepulauan yang sudah lebih dari 40 tahun tidak menikmati penerangan listrik.

" Perputaran ekonomi masyarakat mulai membaik sebab tinggal empat rumah di wilayah ini yang belum menikmati penerangan listrik terkendala sulitnya akses kabel sambungan menjangkau pemukiman tersebut," ujar Andi. (Susanti Sako - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjamin ketersedian pasokan listrik selama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berlangsung di daerah itu.

"Tadi saya sudah menghubungi pihak PT. PLN, agar selama pelaksanaan ujian ini tidak terjadi pemadaman," Kata Rusli Habibie, saat membuka secara resmi pelaksanan UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Limboto Kabupaten Gorontalo, Senin (4/4).

Pihaknya berharap tidak terjadi gangguan atas ketersedian listrik, sebab hal tersebut pasti dapat mengganggu jalanya ujian yang menggunakan komputer, meskipun demikian pihak sekolah telah mengantisipasi dengan menyediakan generator.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli Habibie menyemangati peserta UN untuk tidak perlu takut menghadapi ujian, sebab semua materi ujian sudah dipelajari atau sudah pernah diajarkan sebelumnya.

"Berdoa dan ushakan tetap fokus terhadap soal-soal ujian, jangan dulu memikirkan hal-hal di luar," tegas Rusli.

Terkait dengan belum semua sekolah yang menerapkan sistem UNBK, gubernur menjelaskan bahwa ke depan akan lebih dimaksimalkan namun secara bertahap, sehingga merata semua sekolah bisa menerapkan sistem UNBK.

"Apalagi tahun depan, SMA itu kewenangannya akan diambil alih oleh pemerintah provinsi," ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan kepada siswa peserta UN, agar jangan terlibat pada aksi-aksi tawuran apalagi sampai terlibat Narkoba, di mana data Badan Narkotika Nasional 50 orang meninggal setiap jam akibat dari Narkoba.

Kalian adalah generasi penerus bangsa, khususnya di Gorontalo, pemerintah provinsi akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk didalamnya pendidikan. (Farid - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai setiap kritikan dari masyarakat selalu dijadikan motivasi atau spirit untuk dapat terus membangun daerah itu, terutama dalam hal pengembangan infrasturktur serta persoalan ekonomi kerakyatan.

Dijelaskan bahwa masyarakat beberapa bulan terakhir, khususnya di penghujung tahun 2015, terus protes dan mengkritik dirinya terkait persoalan ketersediaan energi listrik untuk mengatasi adanya pemadaman bergilir terjadi di Gorontalo.

"Kritikan bahkan ada juga cacian, namun hal itu saya jadikan semangat untuk terus membangun dan mengatasi krisis listrik di Gorontalo," kata gubernur, Selasa.

Saat terjadi pemadaman listik, ia mengakui jika tidak sedikit masyarakat yang mengirimkan Short Massage Service (SMS) yang berisi kritikan serta makian serta keluhan di media sosial, namun baginya apa yang dilakukan masyarakat tersebut adalah wajar.

"Wajar jika masyarakat mengeluhkan serta mengkritik saya sebagai Gubernur Gorontalo, meskipun ada kewenangan lain yang menangani hal tersebut," ujarnya.

Namun berkat kritikan tersebut, lanjutnya bahwa kondisi listrik di Gorontalo sudah aman, bahkan surplus di saat beban puncak pemakaian terjadi.

Terbukti dengan hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato dengan kapasitas 4x25 Megawatt, yang sudah masuk sistem interkoneksi Sulawesi Utara-Gorontalo dan dapat terselesaikan dalam kurun waktu tidak sampai Satu tahun.

"Belum lagi ditambah dengan hadirnya kapal MVPP di Amurang, Sulawsi Utara, yang membantu suplai listrik saat ini," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelum kapal pembangkit ini beroperasi, kemampuan suplai pembangkit mengalami defisit daya sebesar 50 MW dari total beban puncak yang mencapai 325 MW.

Dengan adanya tambahan daya 120 MW dari MVPP Zeynep Sultan dan juga PLTG Gorontalo, telah bisa beroperasi secara penuh 100 MW, maka akan ada cadangan daya sebesar 170 MW.

Meskipun sudah surplus, bukan suatu jaminan Listrik tidak akan padam. Pemadaman listrik bisa saja diakibatkan oleh persoalan teknis seperti jaringan interkoneksi atau persoalan lainya. (Adiwinata Solihin - Antara News Gorontalo)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 2 dari 5
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama