>
Senin, 01 Oktober 2018 09:34

Warga Dulupi Nikmati Bantuan Pemprov Gorontalo

Oleh
Beri rating
(0 suara)

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menggelar bakti sosial NKRI peduli. Kali ini menyasar Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Jumat (28/9/2018).

“Tahun ini selang Januari hingga September sudah 30 kali Pemprov Gorontalo menggelar bakti sosial NKRI. Semua ini kami lakukan demi masyarakat Gorontalo,” ucap Gubernur H. Rusli Habibie yang disambut tepuk tangan riuh ribuan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.
Program ini menurut Gubernur Rusli sebagai implementasi dari arahan Presiden Jokowi yang meminta negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Dalam arti, kepala daerah harus turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk memastikan bantuan yang diserahkan Pemprov Gorontalo tepat sasaran, pada kesempatan itu Gubernur Gorontalo dua periode ini mempertanyakan seleksi penerima bantuan kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Dulupi, termasuk berdialog langsung dengan sejumlah warga penerima bantuan untuk mengecek ketepatan jumlah bantuan yang diterima dari berbagai program yang dikucurkan pemerintah.

“Ini sengaja saya cek karena berdasarkan hasil evaluasi kami banyak bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi yang salah sasaran,” ujar Rusli.
Oleh karena itu Gubernur menambahkan, Pemprov Gorontalo mulai melakukan identifikasi dengan menempelkan stiker pada rumah-rumah warga penerima bantuan.

“Bukannya kami tidak percaya lagi pemerintah desa dan kecamatan, tetapi sengaja kami lakukan agar bantuan itu tepat sasaran. Seperti halnya program NKRI Peduli ini, diperuntukan bagi masyarakat yang betul-betul belum mendapat bantuan dan berhak memperoleh bantuan,” jelas Gubernur Rusli Habibie.

Pada kegiantan bakti sosial NKRI Peduli di Kecamatan Dulupi, total bantuan yang disalurkan Pemprov Gorontalo sebesar Rp11,2 miliar. Bantuan tersebut berupa penyaluran zakat dari Baznas untuk 1.000 orang masing-masing Rp100 ribu, bantuan benih jagung untuk lahan seluas 16.496 hektar sebanyak 247.444 kilogram senilai Rp8,9 miliar, pupuk urea 17.102 hektar senilai Rp1,5 miliar, 18 unit mesin chansaw untuk rehabilitasi kelapa sawit dengan nilai Rp106 juta, serta bantuan KUBE untuk 30 kelompok senilai Rp600 juta.
Selain itu juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah kebutuhan pokok berupa beras 1.000 kilogram dengan harga Rp7.000,00 perkilogram, gula pasir Rp10.000,00 perkilogram, minyak goreng Rp10.000,00 perliter, telur Rp1.000,00 perbutir, rica Rp20.000,00 perkilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp20.000,00 perkilogram, dan pasar ikan murah sebanyak 650 paket dengan harga perpaket Rp10.000,00.(Hmsprov-Haris).

 

Baca 192 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama