>
Selasa, 22 September 2020 22:10

DPRD Gelar Dialog Interaktif Di Suwawa

Oleh
Beri rating
(0 suara)

 

SUWAWA – DPRD Provinsi Gorontalo menggelar Dialog Interaktif Menyapa Rakyat yang digelar di Desa Ulanta Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Minggu (20/9/2020).

Ketua DPRD Paris RA Jusuf di hadapan ratusan warga yang hadir menyampaikan agenda dialog kali ini bertepatan dengan usia setahun DPRD periode 2019-2024.

Paris Jusuf mengakui kinerja 45 anggota DPRD belum berjalan dengan maksimal dalam memperjuangkan suara dan aspirasi rakyat. Hal ini juga turut dipengaruhi kondisi pandemi covid-19 yang mengharuskan alokasi anggaran kegiatan harus difokuskan untuk penanganan dan pencegahan wabah Corona.

“Anggaran saat ini banyak terpotong untuk dialokasikan pada penanganan dan pencegahan covid-19. Kita harus tetap berusaha dan berdoa agar wabah ini bisa segera berlalu dan bisa beraktifitas normal kembali,” kata Paris Jusuf.

Saat ini DPRD dan pemerintah sementara menyusun Peraturan Daerah Covid-19, apalagi provinsi Gorontalo masuk 5 besar daerah yang tingkat penderitanya sangat tinggi.

“Insyaallah bulan ini Perda tersebut segera diketuk yang isinya terkait penegakkan hukum disiplin protokol kesehatan. Olehnya kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu jaga jarak, jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan,” ujar Paris Jusuf.

Pada dialog tersebut Paris Jusuf menanggapi keluhan salah satu warga, Ibrahim Yunus asal Desa Helumo kecamatan Suwawa yang mengangkat masalah pertanian, kurangnya traktor untuk membajak, bibit dan pupuk.

Keluhan berbeda disampaikan Kepala Desa Tinelo yang mengeluhkan proposal untuk rumah layak huni yang hingga saat ini hanya sampai pada tahap verifikasi.

Aspirasi ini langsung dijawab oleh Paris Jusuf bahwa anggaran untuk berbagai program dan kegiatan untuk saat ini sebagian besar dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Setiap tahunnya anggaran untuk Mahyani dari pemerintah hanya 1000 unit bahkan kurang. Tahun ini saja dari 650 sekian yang telah kita sepakati, yang terealisasi hanya setengah dari angka itu. Begitu juga seperti pupuk, kebutuhan pupuk di provinsi Gorontalo pertahunnya mencapai 70 ribu ton tapi dari pemerintah pusat hanya bisa memberikan 35-45 ribu ton.

 

Pewarta : Hengki- Set DPRD

Baca 37 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama