>
Selasa, 10 Mei 2016 08:50

Kementrian Perindustrian Harapkan Pengemasan Kopi Pinogu

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Kopi Pinogu Kopi Pinogu twitter.com/KopiPinogu

Gorontalo, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo agar pengemasan produk kopi Pinogu, diusulkan ke kementerian tersebut.

"Jika Pemkab Bone Bolango sudah mengirimkan bentuk pengemasan dari kopi Pinogu, Kemenperin akan segera bentuk tim yang akan mendesain kemasan dan logonya secara resmi," kata Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan, Barang dari Kayu dan Furniture, Dirjen Industri Kecil dan Menengah Dr. Sudarto, saat berkunjung ke Bone Bolango, Senin.

Persoalan kemasan makanan dan minuman ini sangat penting, sehingga itu perlu diberi perhatian dan ditangani secara bersama.

"Diharapkan pengemasan ini segera diusulkan, kita akan bantu. Karena nantinya merk produk kayak apa itu akan kita bantu daftarkan, termasuk pembuatan logonya dan kemasannya," katanya.

Kalau desainnya sudah disetujui oleh seluruh pemangku kepentingan di Kemenperin dan lembaga terkait.

Dari Dirjen IKM juga akan bantu pencetakan kemasannya berapapun yang dibutuhkan, paling penting adalah untuk membantu pendaftaran merk Kopi Pinogu ini secara resmi.

"Soal makanan dan minuman, saya orang yang paling perhatian terhadap kesesuaian kemasan. Dari sekarang tolong dipikirkan kesesuaian kemasan, karena keberadaan kopi Pinogu ini kedepan pasti akan menjadi peluang besar di bidang industri," ujarnya.

Selain persoalan kemasan, tambah Sudarto kedepan juga manajemen sertifikasi di dalam label kopi Pinogu juga menjadi persyaratan utama.

Kalau produk kopi Pinogu ini dibawa atau dipasarkan keluar negeri, mereka pasti akan melihat mana sertifikasi yang tertuang dalam kemasan produk tersebut.

"Mungkin menurut kita kemasan Kopi Pinogu yang dibawah bagus dan cantik, tapi orang luar pasti menanyakan

manajemen sertifikasinya. Karena manajemen pensertifikasian itu mewakili bagaimana cara memetiknya, pengolahan sampai pada pengemasan kopi tersebut," terangnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango Ishak Ntoma mengatakan untuk pendaftaran merk dan indikasi geografis dari kopi Pinogu ini sudah didaftarkan sejak tahun 2015 di Kementerian Hukum dan HAM, namun hingga saat ini belum keluar persetujuannya.

Sekda menambahkan bahwa kopi Pinogu merupakan kegiatan dari pertanian organik. Jadi tidak diberi pupuk, begitu juga ketika dipanen dan diolah tidak ada sentuhan kimia.

"Semua serba natural, organik dan original," ujarnya.

Pemkab mendorong pengembangan kopi Pinogu menjadi kopi komoditas produk premium limited dan saat ini harga kopi Pinogu sudah mencapai Rp125ribu/kg dari harga sebelumnya Rp11.000/kg, karena sudah diolah menjadi komoditi.( - Antara News Gorontalo)

Baca 44777 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama