>
Jumat, 04 Oktober 2019 23:24

Pasar Murah Kunjungi Warga Kabila

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) saat memberikan sambutan pada pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Telaga, Kabupaten Bone Bolango. Pasar murah yang diikuti oleh 1.500 warga itu menjual delapan bahan pokok dengan harga serba Rp5.000,-. (Foto: Salman-Humas). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) saat memberikan sambutan pada pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Telaga, Kabupaten Bone Bolango. Pasar murah yang diikuti oleh 1.500 warga itu menjual delapan bahan pokok dengan harga serba Rp5.000,-. (Foto: Salman-Humas).

KABILA – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar pasar murah untuk membantu kebutuhan pangan warga. Kali ini menyapa warga di Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (4/10/2019).

Warga antusias untuk membeli bahan pokok dengan harga serba Rp5.000,-. Ada delapan bahan pokok yang dijual yakni beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram dan telur 10 butir. Ada juga ikan tuna dan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih serta rica masing-masing setengah kilogram.

Delapan paket sembako hanya ditebus dengan harga Rp60.000,-. Sebanyak 1.500 warga yang hadir sebelumnya sudah diberikan kupon melalui Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

“Saya kemarin sempat di bully, dituduh, dicurigai bahwa sembako seperti ini hanya untuk agenda politik. Saya buktikan setelah Pileg dan Pilpres saya tetap jalan terus (untuk gelar pasar murah). Jangan pernah menyakiti dan meninggalkan rakyat yang telah memilih kita,” ungkap Rusli.

Hal menarik lain dari pelaksanaan pasar murah yaitu hadirnya anggota DPR RI Idah Syahidah yang juga istri gubernur. Dirinya sedang berada di Gorontalo usai dilantik beberapa hari lalu. Rusli berharap Idah bisa memperjuangkan kepentingan rakyat khususnya menambah kuota untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya sampaikan ke ibu jika belum ada agenda rapat kamu segera pulang, lihat kebutuhan masyarakat dan itu yang disampaikan ke pemerintah pusat. Kebutuhan PKH kita kira-kira 135 ribu KK. Tahun ini baru sekitar 65 ribu KK. Ini tugasnya ibu,” jelas Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu berjanji program pasar murah akan terus bergulir hingga akhir masa jabatannya tahun 2022 nanti. Selain untuk meringankan beban pangan warga, pasar murah diharapkan dapat menekan inflasi atau lonjakan harga pangan di pasaran.

Baca 73 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo