>
Selasa, 26 April 2016 08:10

Gubernur Gorontalo Dorong Petani Budidayakan Udang Vaname

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Gubernur Gorontalo saat melakukan panen Udang Vaname beberapa waktu yang lalu. Gubernur Gorontalo saat melakukan panen Udang Vaname beberapa waktu yang lalu. Foto : humas

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendorong para petani di Kabupaten Gorontalo Utara, untuk giat membudidayakan udang jenis "vaname", karena nilai ekonomisnya tinggi.

 

"Udang vaname ini memiliki daya tarik tersendiri, sebab diyakini berkembang dalam kondisi organik atau bebas bahan kimia, sehingga peluang masuk ke pasar internasional sangat besar," kata gubernur saat membuka seminar nasional kemaritiman di Kabupaten Gorontalo Utara, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 kabupaten itu, Senin.

 

Budidaya udang vaname yang permintaannya terus tinggi, seperti dari Jepang dengan harga pembelian berkisar 10-15 dolar AS/kilogram.

 

Peluang pasar udang vaname kata gubernur, diharapkan mampu ditangkap oleh pemerintah daerah untuk mendorong aktivitas para petani pembudidaya yang muaranya mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

Di tingkat petani, udang vaname dibeli pada kisaran Rp60 ribu-Rp65 ribu/kilogram dengan kondisi utuh masih dengan bagian kepala dan kulitnya.

 

Lanjut gubernur juga, digelarnya seminar tersebut merupakan daya dorong bagi pemerintah daerah agar memanfaatkan potensi kelautan yang dimiliki, terutama sektor perikanan darat juga.

 

"Sudah saatnya kita total menghadap ke laut dan mengoptimalkan pengelolaannya, sehingga seminar ini harus melahirkan konsep-konsep konstruktif yang akan mengembangkan potensi kelautan dan perikanan di kabupaten yang memiliki garis panjang pantai mencapai 317 kilo meter ini," ujar Rusli.

 

Ia berharap, pasca seminar di gelar, pemerintah daerah setempat semakin fokus melakukan inovasi mengembangkan potensi kemaritiman yang dimiliki.

 

Ia berharap, pemerintah daerah mau membantu para petani pembudidaya untuk menyiapkan lahan-lahan strategis, asalkan bukan areal hutan bakau atau mangrove maupun areal pengelolaan produktif lainnya.

 

Saat ini, pemerintah pusat atau Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar seluruh penganggaran bersumber dari APBD harus menerapkan "follow money programme priority" atau uang mengikuti program prioritas.

 

Sehingga pemerintah daerah dituntut menyusun program yang dampaknya dirasakan langsung masyarakat, terfokus, konsisten dan benar-benar termanfaatkan.

 

Potensi kemaritiman di Gorontalo Utara baik perikanan tangkap maupun budidaya diakuinya sangat besar, didukung dengan zona ekonomi ekslusif yang berhadapan langsung dengan laut pasifik. (Susanti Sako - Antara News Gorontalo)

 

Baca 820 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama