>

GORONTALO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melakukan pendampingan Tim Akreditasi Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional tahun 2019 di Provinsi Gorontalo.

Tim yang diketuai oleh Agus Rifai,  beranggotakan  6 orang yang dibagi menjadi 3 tim akan bekerja selama 2 hari Selasa-Rabu (25-26/6/2019).

Tim akreditasi ini melakukan pendampingan ke sejumlah perpustakaan sekolah yang akan diakreditasi, pepustakaan SD, SMP, SMA/SMK/MA, Perguruan tinggi dan perpustakaan desa yang semuanya berjumlah 30 buah.

“Tim akreditasi perpustakaan selama melaksanakan akreditasi dibantu oleh staf dinas untuk kelancarannya akreditasi,” kata Yosep P Koton, Kepala  Dinas Kearsipan Dan perpustakaan Daerah, Selasa (25/6/2019).

Yosep P Koton menjelaskan pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait dengan akreditasi, termasuk melakukan pendampingan yang dibutuhkan.

“Jumlah yang kami usulkan untuk di akreditasi sebanyak 40 perpustakaan sementara yang disetujui sebanyak 30,” ujar Yosep Koton.

Ketua rombongan akreditasi perpustakaan, Agus Rifai, menyampaikan tujuan dari akreditasi ini untuk menaikkan akreditas Perpustakaan Provinsi Gorontalo ke jenjang yang lebih baik disamping itu kegiatan ini sudah menjadi program dari Perpustakaan Nasional.

 

Pewarta : Suleman – Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO –  Perpustakaan sangat penting bagi masyarakat Gorontalo, sebagai pusat dan wadah informasi juga sebagai penunjang untuk meningkatkan kulitas sumber daya manusia.

Hal ini disampaikan oleh Erna Harmain, Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo ada dialog interaktif siaran TVRI Gorontalo.

Erna Harmain menjelaskan angka persentase minat baca masyarakat di Provinsi Gorontalo mencapai 30 persen, angka ini menunjukkan minat baca masih masyarakat sangat rendah.

Beragam program dan cara akan dijadikan alat untuk meningkatkan  minat baca masyarakat, ini menjadi tantangan bagi Dinas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

“Kami bertekat untuk meningkatkan minat baca masyarakat, setidaknya menyamai angka minat baca nasional yang mencapai 60 persen. Di sinilah peran perpustakaan sangat penting dan dibutuhkan,” kata Erna Harmain.

Tekat ini diperkuat dengan Peraturan Daerah tentang bulan literasi melalui Peraturan Gubernur nomer 22 tahun 2017 yang dilaksanakan setiap bulan September.

Dalam dialog inteaktif ini Abdul Karim Tudje, Kepala Bidang Kearsipan dan Rosnawaty Ishak, sebagai fungsional di bidang kearsipan menjelaskan peran kearsipan di masyarakat.

Mereka memaparkan contoh arsip masyarakat seperti sertifikat tanah, akta lahir dan indentitas lainnya disimpan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, masyarakat tidak perlu takut karena surat yang telah disimpan bisa diambil kembali.

 

Pewarta : Domy – Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KWANDANG - Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi  Gorontalo menggelar pelayanan perpustakaan keliling di SMA Negeri 3 Kecamatan Atingola Kabupaten Gorontalo Utara.

Kedatangan perpustakaan keliling ini bertepatan dengan pelaksanaan Festival Gebyar Ketupat yang dipusatkan di daerah ini.

Ada yang menarik dari layanan ini, nuansa ketupat mewarnai perpustakaan keliling yang dilayani oleh sebuah mobil yang membawa banyak buku untuk dibaca siswa dan guru secara gratis.

“kami sengaja membawa mobil perpustakaan keliling ini untuk menyemarakkan kegiatan Festival Gebyar Ketupat di Atinggola,” kata Yosef P Koton, Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi  Gorontalo, Rabu (12/6/2019).

Kedatangan perpustakaan keliling ini disambut meriah para siswa, apalagi di sekitar mobil digantungi ketupat siap santap. Siswa atau guru yang menikmati sajian buku-buku bermutut dari perpustakaan ini juga dapat menikmati ketupat ini.

“Kami berterima kasih atas hadirnya mobil pelayanan perpustakaan dari provinsi yang membantu siswa dan pengajar dalam proses belajar mengajar,” kata kepala SMA 3 Gorontalo Utara.

Usai menamatkan bahan bacaannya, para siswa diminta mempresentasikan hasil membacanya kepada petugas. Siswa yang mampu mempresentasikan diberikan cenderamata.

 

Pewarta : Suleman – Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara
Selasa, 11 Jun 2019 19:06

Dinas Arpus Ajak Warga Lapas Gemar Membaca

GORONTALO – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Gorontalo untuk mengenalkan layanan perpustakaan keliling.

Kunjungan perpustakaan keliling ini dilakukan untuk meningkatkan minat baca pada warga binaan lembaga pemasyarakatan.

Bersamaan dengan pengenalan perpustakaan keliling ini juga dilakukan sosialisasi minat baca pada warga binaan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton dan warga binaan yang di dampingi oleh I Putu Sukohartawan, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Gorontalo.

Sosialisasi yang bertempat  di ruang Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan Gorontalo.

"Dengan membaca kita bisa melihat dunia luar yang penuh warna. Walaupun dengan keadaan fisik kita yang berada di penjara tapi dengan membaca kita bisa merasakan kebebasan,” kata Yosef  Koton, Selasa (11/6/2019).

Kegiatan perpustakaan keliling dan sosialisasi minat baca dihadiri oleh 43 warga binaan. Warga binaan menyambut gembira dan berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali saja, dan setiap buku-buku harus diperbaharui agar mereka tidak merasa bosan dengan judul yang sama setiap berkunjung ke Lapas ini.

 

Pewarta : Domy – Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar open house pada hari ke-3 Hari Raya Idulfitri di rumah Kepala Dinas.

Open house ini dilaksanakan bersama pejabat administrator, pengawas pejabat fungsional serta pelaksana, Pegawai Tidak Tetap dan masyarakat sekitar.

“Terima kasih atas silaturahmi ini, insyaallah kebersamaan ini akan menjadi perekat dan penyemangat kerja untuk berprestasi melayani masyarakat,” kata Yosep Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Jumat (7/6/2019).

Dalam suasana yang akrab, semua yang hadir saling meminta maaf dan bercengkrama penuh persaudaraan. Sejumlah makanan dan minuman disuguhkan untuk menambah hangat suasana.

“Kebersamaan ini harus dijadikan landasan bekerja dengan tulus, melayani seluruh masyarakat Gorontalo melalui tugas dan fungsi kita di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,” ujar Yosep Koton.

 

Pewarta : Suleman – Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan buka bersama yang diikuti oleh para pejabat administrator, pengawas, pelaksana dan seluruh Aparat Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Buka puasa  pada Rabu (29/5/2019) ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PTT di aula dinas.

“Buka puasa bersama ini untuk mempererat tali silaturrahim bagi keluarga besar dinas arpus,” kata Yosep P Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Yosep P Koton mengungkapkan, di bulan Ramadan ini ASN telah menyisihkan rezeki untuk diberikan kepada PTT, nilainya tidak seberapa akan tetapi semangat kebersamaannya yang luar biasa.

“PTT tidak mendapatkan alokasi THR tapi ASN dengan ikhlas berbagi dengan mereka,” ujar Yosep P Koton.

Buka puasa bersama ini diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad H Abdul Karim Tudje, seorang mubalig kawakan di Gorontalo. Dalam tausiyahnya,  Abdul Karim Tudje mengatakan pada bulan yang penuh berkah ini selayaknya manusia saling berbagi kepada saudaranya kurang mampu.

Sikap saling bantu ini juga harus dilakukan di luar bulan Ramadan sehingga keberkahan rezeki terus berlimpah. Memberi sedekah tidak akan mengurangi harta, bahkan harta akan semakin bersih dan berlimpah.

Pewarta : Suleman - Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Hari Kearsipan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional di Provinsi Gorontalo diperingati secara bersamaan dalam sebuah upacara bendera oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Upacara ini adalah bagian dari seluruh upacara yang dilakukan oleh jajaran insan kearsipan di seluruh Indonesia, dalam memperingati hari kearsipan yang jatuh pada 18 Mei.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Yosep P Koton mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian bangsa kepada para pejuang arsip dalam mempertahantan surat-surat yang bersejarah dalam pembentukan Republik Indonesia.

“Sebagai Bangsa Indonesia selayaknya kita harus bangga dengan dedikasi pejuang arsip yang mempertahankan dokumen bersejarah,” kata Yosep Koton, Senin (20/5/2019).

Upacara Hari Arsip Nasional ini juga sesuai dengan surat edaran Kepala Arsip Nasional agar masing-masing daerah melaksanakan upacara dalam rangka mamperingati hari kearsipan.

Tema yang diangkat pada hari kearsipan tahun ini adalah Arsip Merajut Kebersamaan.

Upacara hari kearsipan dilaksanakan di Museum Purbakala Popa Eyato yang diikuti oleh seluruh pegawai Pemerintah Provinsi Gorontalo, para kepala sekolah, perwakilan siswa SMA serta undangan.

Wakil Gubernur Idris Rahim selaku Inspektur dalam sambutannya menyampaikan kearsipan atau arsip merupakan identitas dan jati diri bangsa, sebagai memori, acuan dan bahan pertanggungjawaban memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, peran strategis arsip sangat berkontribusi dalam membantu mempertahankan NKRI dan mencapai cita cita tujuan nasional.

Arsip harus dijaga dan dipelihara karena arsip sesungguhnya mewariskan informasi berharga kepada generasi mendatang.

Dalam rangka menjawab tantangan global yang semakin besar khususnya di bidang kearsipan, harus diimbangi dengan berbagai inovasi dan terobosan yang besar untuk dapat menjawab tantangan masa depan.

“Berkat arsip kita melihat dan mempelajari  kejadian di masa lalu khususnya perjuangan pahlawan dalam pergerakan mempertahankan kemerdekaan Indonesia salah satunya yang sama sama kita peringati sebagai Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Kearsipan Nasional,” kata Idris Rahim, Wakil Gubernur Gorontalo saat memimpin upacara.

 

Pewarta : Suleman

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO – Ada yang menarik perhatian ratusan siswa dan guru di halaman Sekolah SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo.

Sejumlah siswa dengan tertib mengantre mendapatkan buku kegemaran yang tertata rapi di rak buku mobil perpustakaan keliling. Mobil ini berhenti di halaman sekolah ini.

Sesekali Yusdin Nuwa, Ketua Tim Layanan perpustakaan keliling sesekali mengingatkan siswa untuk menjaga buku dan ketertiban siswa mengambil buku-buku di rak.

Kunjungan perpustakaan keliling ini merupakan layanan rutin seksi Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo

Program layanan perpustakaan keliling ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan semangat gemar membaca kalangan siswa, Senin (20/5/2019) itu para siswa SMA Negeri 1 Telaga mendapat giliran kunjungan perpustakaan keliling.

Layanan unik ini juga dilaksanakan untuk menunjang sistem belajar-mengajar yang ada, para siswa dan tenaga pengajar lebih memahami perkembangan kondisi buku bacaan dan tema-tema terbaru tentang dunia pendidikan saat ini.

“Layanan ini demi meningkatkan semangat gemar membaca bagi siswa dan pengajar,” kata Yusdin Nuwa.

Yusdin Nuwa menjelaskan layanan perpustakaan keliling ini tidak hanya untuk sekolah, di tengah permukiman masyarakat pun mereka melakukan pelayanan ini. Bahkan jika berkunjung di tengah masyarakat, anak-anak dan orang tua berbaur mengerubuti mobil kesayangan mereka ini.

Layanan perpustakaan keliling ini disambut baik oleh pihak sekolah, Kepala SMA negeri 1 Telaga, Andianiwaty S Polapa dan Kepala Perpustakaan sekolah,  Nurlaila Ichsan Djuri pun terlihat sumringah mendapat kunjungan ini.

“Kami senang melihat siswa antusias menyerbu perpustakaan keliling, mereka bisa membaca buku yang mereka suka ,” kata Andianiwaty S Polapa.

Andianiwaty S Polapa berharap layanan ini diharapkan bisa berlangsung terus demi menambah wawasan siswa, di samping pelajaran yang mereka dapat dari para guru. Koleksi buku di perpustakaan  keliling ini juga dapat menambah wawasan siswa dan guru.

Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Yosep P Koton mengapresiasi kerja bidang perpustakaan yang secara intensif malaksanakan layanan perpustakaan keliling kepada masyarakat untuk meningkatkan semangat gemar membaca.

Pewarta : Suleman

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Peringatan Hari Buku Nasional ke-17 di Provinsi Gorontalo dilakukan secara unik oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Dengan mengambil lokasi di sebuah situs cagar budaya Pillbox dan Mercusuar di pinggir Teluk Gorontalo, instansi ini menggelar kegiatan dengan tema Gemar Membaca Buku Mengasah Kreatifitas dan Imajinasi Untuk Menciptakan Kualitas SDM Provinsi Gorontalo yang Unggul dan Sejahtera, pada Kamis (16/5/2019).

Puluhan anak-anak, kaum muda dan masyarakat terlihat bergembira mengikuti kegiatan ini dengan para penggiat literasi di Provinsi Gorontalo.

Peringatan Hari Buku Nasional ini dihadiri oleh Bunda Baca Provinsi Gorontalo,  Idah Syaidah Rusli Habibie dengan moderator  Agus Ndjue atau yang biasa dikenal sebagai Ka Ariel, yang juga dikenal sebagai Duta Baca.

“Masyarakat Gorontalo harus membudayakan membaca, dimulai dari usia dini dan ditanamkan rasa cinta pada buku,” kata Idah Syaidah Rusli Habibie.

Idah Syaidah Rusli Habibie  juga menjelaskan kebutuhan membaca harus dapat dipahami dan disadari manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Membaca adalah sebuah pekerjaan yang produkif dan menyenangkan.

“Selain menambah pengetahuan, juga bisa menghibur yang dapat dilakukan kapan dan dimana saja,”ujar Idah Syaidah Rusli Habibie yang disambut gembira oleh para pelajar.

Dengan membaca masyarakat dapat mengenal dan belajar dari berbagai pengalaman hidup, pandangan serta gagasan.

Membaca juga membuat masyarakat lebih mengerti dalam membedakan mana yang positif dan negatif, sehingga dengan budaya membaca dapat membuka dan memperluas wawasan.

Di tempat yang sama, Yosef Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menawarkan peluang kerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dari kegiatan mereka sehari-hari sebagai nelayan.

“Dinas Kearsipan dan Perpustakaan siap mendampingi dan membantu masyarakat di Leato dalam meningkatkan ekonomi dengan menjalin kerja sama,” kata Yosef Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Kerja sama yang dimaksud ini adalah dengan melibatkan Universitas Politeknik Gorontalo  untuk pengolahan ikan yang banyak ditangkap oleh masyarakat di peraiaran Teluk Tomini.

Pewarta : Domy dan Suleman

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 5 dari 5
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo