>

GORONTALO  - Pemerintah Provinsi Gorontalo terus melakukan pengawasan pekerjaan infrastruktur agar layanan bidang ini terus meningkat dan dinikmati masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah pengawasan pekerjaan ruas akses perkantoran Gubernur di Kelurahan Botu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Selasa (17/09/2019)

Minitoring ini dilakukan oleh Kepala Bidang Bina Marga, Abdul Fandit Ahmad dan sejumlah staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo

Menurut Abdul Fandit Ahmad, peninjauan pekerjaan yang MC0-nya dari Monumen Langga dan berakhir di pintu gerbang kantor Gubernur Gorontalo itu merupakan rutinitas dari Bidang Bina Marga.

“Peninjauan ini merupakan pengawasan berkala, terhadap pekerjaan kebinamargaan yang kali ini ada di Kota Gorontalo,” kata Abdul Fandit Ahmad.

Pekerjaan peningkatan ruas jalan perkantoran Botu yang saat ini dalam proses pengerjaan dengan menggunakan anggaran APBD pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp7,044 miliar, untuk 100 meter awalnya atau dari MC0 akan dibangun sistem drainase, taman dan pedestrian yang indah.

“Jalan ini akan diaspal sepanjang 3,2 kilometer, karena keterbatasan anggaran untuk tahun ini baru 100 meter saja yang pekerjaannya akan menggunakan desain yang mempunyai taman di kiri dan kanan jalan, kemudian ada pedestrian dan saluran” jelas Abdul Fandit Ahmad.

Dari hasil pengawasan tersebut, Abdul Fandit mengungkapkan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kontraktor sudah bagus, akan tetapi masih ada beberapa bagian yang harus segera diperbaiki, agar bisa menghasilkan suatu perkerjaan yang bermutu dan berkualitas.

“Semua sudah berkerja sesuai spesifikasi dan sesuai desain gambar, meski masih ada beberapa bagian pekerjaan yang diakui langsung oleh penyedia jasa belum optimal,” ungkap Abdul Fandit

Herman Muhidin, Direktur Wilayah Sulawesi PT Bahtera Kaltim, kontraktor pelaksana menjelaskan pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin dan berkoordinasi dengan pihak laboratorium Dinas PUPR Provinsi Gorontalo

“Jika ada kekurang dalam pekerjaan, kami akan segera membenahinya dan akan terus berusaha dengan semaksimal mungkin. Bukan hanya itu, kami juga akan berkoordinasi dengan pihak lab Dinas PUPR untuk pengujian material agar bisa menghasilkan jalan yang bermutu dan berkualitas,” tutur Herman Muhidin.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, menggelar rapat Penandatanganan Kontrak atau surat perjanjian kerja konstruksi dengan pihak Kontraktor Pelaksana.

Kepala Bidang Bina Marga Abdul Fandit Ahmad, yang mewakili Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengatakan penandatanganan kontrak tersebut merupakan tahapan prosedur untuk memulai pekerjaan pembangunan ruas jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta (penurunan grade) tahap 4.

“Penandatanganan kontrak pekerjaan jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta (penurunan grade) tahap 4 sudah selesai dilaksanakan,” kata Abdul Fandit.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga, penurunan grade pada ruas jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta yang panjang fungsional rencana 6,3 kilometer itu sangat penting. Karena penurunan grade yaitu perbaikan alignment vertikal dan horisontal, sehingga sesuai dengan desain perencanaan dan geometrik jalan rencana, hal itu bertujuan agar para pengguna jalan tersebut bisa merasa lebih nyaman.

“Dari hasil survei Bidang Bina Marga, memang ada beberapa titik atau spot yang perlu penurunan grade, sehingga bisa mendapatkan grade yang tidak menyulitkan pengguna atau pengendara, untuk melintasi jalan tersebut,” lanjut Fandit

Selain itu Abdul Fandit berharap pekerjaan penurunan grade terhadap ruas Tenilo-Pilolodaa-Iluta tahap 4 yang akan memerlukan waktu pelaksanaan selama 90 hari dengan anggaran APBD pada tahun 2019 sebesar Rp7,523 miliar lebih itu bisa selesai tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi dan tepat kualitas

“Saya berharap setelah ditanda tangani kontrak ini, pekerjaannya bisa segera dilaksanakan oleh pelaksana, agar masyarakat sudah bisa menikmatinya dan Insyaallah ini bisa berjalan dengan lancar Sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati bersama. Pekerjaan penurunan Grade di ruas jalan tersebut bisa rampung tahun ini sehingga ke depannya pekerjaannya dapat ditingkatkan lagi, minimal sudah ada segmen yang bisa di aspal,” papar Abdul Fandit.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, di dampingi Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai, meninjau pekerjaan pembangunan asrama diklat yang berada di kompleks kantor Badan Diklat Provinsi Gorontalo, di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, Selasa (10/09/2019).

Menurut Handoyo, peninjauan tersebut selain memonitoring pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana, juga untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi pada saat pekerjaan berlangsung
“Peninjauan tadi selain memonitoring, kami juga mengadakan rapat dengan mengumpulkan semua pihak baik itu penyedia jasa, konsultan pengawas, pihak asuransi dan pihak terkait lainnya.

Dengan tujuan untuk memberikan solusi-solusi terkait permasalahan yang timbul saat pekerjaan,” ungkap Handoyo saat di wawancarai usai peninjauan.

Handoyo juga berharap pembangunan asrama diklat Provinsi Gorontalo yang akan diresmikan pada bulan Desember itu bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas sesuai dengan kontrak yang disepakati.

“Saya berharap akhir bulan ini semua pekerjaan struktur dan arsitektur bisa diselesaikan. Rencananya pada bulan Desember nanti bangunan ini sudah siap diresmikan oleh bapak Gubernur,” terang Handoyo.

Pembangunan Asrama Diklat Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan oleh PT. Takabeya Teknik Konstruksi, menggunakan anggaran APBD tahun 2019 pada dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp5,2 miliyar. Asrama ini terdiri dari 24 kamar tidur yang mempunyai kamar mandi ditiap kamarnya, ruang kelas, ruang makan, dapur umum, loby dan taman. Sedangkan untuk konsultan pengawasnya dari CV. Civil Arch Enginering Consultant.

Sementara itu Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo Sofian Ibarhim, mengapresiasi monitoring yang dilakukan oleh kepala dinas PUPR dan berharap bisa mempercepat pembangunan asrama diklat provinsi gorontalo.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya monitoring yang dilaksanakan oleh pak kadis dan kami berharap dengan kunjungan ini akan mempercepat proses pembangunan asrama diklat ini dengan kualitas terbaik,” tutur Sofian Ibrahim.

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO  - Untuk mengoptimalkan pengawasan pekerjaan, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan pekerjaan di sejumlah lokasi.

Lokasi yang dikunjungi adalah pekerjaan permukiman di Keluarahan Leato dan Lekobalo di Kota Gorontalo.

“Kami melihat sudah sejauh mana progres pekerjaan. Karena sesuai laporan dari pelaksana untuk pekerjaan di Lekobalo maupun Leato itu sudah selesai 100 persen, sebelum tim Provisional Hand Over (PHO) turun, kami harus memastikan terlebih dahulu,” kata Yuliana Rivai, Jumat (6/9/2019)

Dari hasil peninjaun tersebut Yuliana Rivai mengungkapkan, masih ada beberapa bagian pekerjaan yang perlu perbaiki oleh pelaksana untuk mencapai 100 persen.

“Setelah kami lihat masih ada beberapa hal yang perlu mereka perbaiki, sehingga waktu tim PHO turun nanti, kalaupun ada perbaikan yang disarankan nanti sudah tidak banyak lagi,” ungkap Yuliana Rivai.

Pembangunan infrastrukstur jalan pemukiman untuk kelurahan Leato kecamatan Dumbo Raya, terbagi dua segmen yaitu segmen 1 panjang jalan 74 meter dengan lebar 1,5 meter, segmen 2 panjang jalan pemukiman 218 meter dan lebar 1,5 meter dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp100 juta.

Sedangkan untuk pembangunan jalan pemukiman yang berada di kelurahan Lekobalo panjang 382 meter dan lebar 1,5 meter menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp150 juta.

Selain itu Yuliana Rivai berharap pembangunan jalan pemukiman yang merupakan aspirasi masyarakat ini akan memudahkan akses masyarakat meningkatkan perekonomian.

“Karena lokasi-lokasi tersebut masuk di kawasan strategis provinsi, saya berharap pembangunan jalan pemukiman ini bisa memudahkan akses masyarakat untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Kota Gorontalo” imbuhnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

SUWAWA TENGAH – Untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait jembatan Tolomato yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo meninjau lokasi.

Dipimpin Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, rombongan instansi yang juga terdapat Kepala Bidang Bina Marga Abdul Fandit Ahmad, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Romen S Lantu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Zulkarnain Habibie, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Suratman Giu, meninjau langsung Jembatan Tolomato yang berada di Kecamatan Suwawa Tengah, Senin (2/9/2019)

“Kami meninjau dan melihat kerusakan jembatan Tolomato akibat dari banjir bandang beberapa waktu lalu,” kata Handoyo Sugiharto.

Dengan melakukan peninjauan ini, Handoyo Sugiharto langsung menjelaskan bahwa untuk pekerjaan perbaikan Jembatan Tolomato akan dilaksanakan oleh dua bidang yang ada pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo

“Sudah dibagi dua bagian untuk pekerjaannya, yang pertama untuk masalah normalisasi sungai dan bronjong menjadi tanggung tugas Bidang SDA, sedangkan untuk penguatan Abutment dan perbaikan Oprit menjadi program dari Bidang Bina Marga,” ujar Handoyo Sugiharto.

Handoyo menambahkan bahwa bidang Bina Marga pada minggu depan memulai pekerjaannya, jembatan ini merupakan satu-satunya penghubung masyarakat Kecamatan Suwawa Tengah dan Kecamatan Suwawa Timur.

“Untuk Bidang Bina Marga pekerjaannya segera dimulai pada minggu depan, sedangkan untuk pengairan atau pembangunan bronjong masih dalam proses tender. 3 minggu ke depan atau awal Oktober akan segera dimulai normalisasi dan pembuatan bronjong,” lanjut Handoyo Sugiharto.

Lebih lanjut Handoyo berharap, perbaikan jembatan Tolomato dengan menggunakan anggaran APBD-P yang ada pada dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp600 juta pada Bidang Bina Marga dan Rp1,5 miliaar pada Bidang SDA itu. Ia berjarap pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie terus mendorong peningkatan Infrastruktur di Provinsi Gorontalo khususnya di Kota Gorontalo yang menjadi ibu kota dari provinsi.

Rusli Habibie menyarankan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 2020 nanti untuk meningkatkan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi yang berada di Kota Gorontalo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, saat memimpin rapat evaluasi Program dan APBD tahun 2020 yang dihadiri oleh sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula rumah dinas jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (2/9/2019)

“Saya memberikan saran, coba di data jalan mana saja yang menjadi kewenangan provinsi yang ada di Kota Gorontalo untuk ditingkatkan,” kata Rusli Habibie saat memimpin rapat tersebut

Kota Gorontalo merupakan ibu kota dari provinsi yang menjadi pintu masuk Provinsi Grorontalo, sebagai ibu kota selayaknya memiliki infrastruktur yang berkualitas dan membanggakan.

Kepala Dinas PUPR, Handoyo Sugiharto mengatakan ketersediaan anggaran mencukupi di Dinas PUPR pada tahun 2020, bukan hanya ruas jalan Prof JA Katili saja yang akan dibenahi tapi sejumlah ruas jalan provinsi yang akan dibenahi.

“Tahun 2020 kami akan fokus meningkatkan dan menata kembali jalan provinsi yang berada di Kota Gorontalo.  Kami akan mulai dari jalan JA Katili,” kata Handoyo Sugiharto.

Selain ruas jalan jalan JA Katili yang telah masuk pada perencanaan untuk ditingkatkan, Handoyo Sugiharto juga berharap sejumlah ruas jalan provinsi lainnya masuk pada perencanaan peningkatan kualitas tahun 2020, diantaranya ruas jalan Cokro Aminoto, jalan Rusli Datau, jalan Pangeran Hidayat, jalan Iluta-Pilolodaa, dan jalan HB Jassin.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BATUDAA – Bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melaksanakan praktek kerja Pembekalan Tenaga Tukang Konstruksi, di salah satu rumah warga yang berada di Desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo.

Praktik lapangan ini dilakukan pada rumah milik warga kurang mampu yang tidak jauh dari lokasi.

Menurut Kepala Bidang Jasa Konstruksi, Fri Sumiyati Bilakonga, mereka sengaja memilih salah satu rumah warga yang pemiliknya kurang mampu, agar material bahan bangunan yang digunakan bisa bermanfaat.

“Sesuai informasi dari Kepala Desa Payunga ada rumah satu warga yang tidak mampu, jadi sekalian kita bangunkan saja dengan memanfaatkan material praktikum dari para peserta pembekalan,” kata Fri Sumiyati Bilakonga, Kamis (29/8/2019).

Fri Sumiyati Bilakonga juga menjelasakan dari 25 peserta yang ikut untuk pembekalan tenaga kerja tukang, seluruhnya berasal dari Desa Payunga dan difokuskan pada proses plesteran dinding bangunan

“25 peserta ini kita akan fokuskan pada pekerjaan plesteran, kita akan lihat bagaimana ketrampilan mereka, tenaga tukang konstruksi ini dalam melakukan plesteran yang rapi” jelas Fri Sumiyati Bilakonga.

Dari kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dengan bimbingan langsung dari Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) Abdul Rahman Lakadjo tersebut. Fri Sumiyati Bilakonga berharap agar seluruh peserta setelah mendapatkan sertifikasi bisa diterapkan dalam pekerjaan bidang jasa kontruksi.

Sementara itu Camat Batudaa, Fadli Poha mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, menurutnya pembekalan tenaga tukang konstruksi tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakatnya

“Pembekalan sangat membantu masyarakat. Alhamdulillah saat ini bisa dilaksanakan per desa yang jumlahnya lebih banyak, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bekerja sebagai tukang konstruksi” kata Fadli Poha

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

BATUDAA - Untuk menghadapi Industrialilasi dan perkembangan industri 4.0, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo akan menyiapkan tenaga kerja tukang kontruksi yang dalam data base zonasi.

Program data base zonasi ini diperuntukkan bagi para tenaga tukang konstruksi yang telah disertifikasi. Sehingga akan mempermudah masyarakat yang membutuhkan tenaga tukang konstruksi yang profesional.

“Dalam rangka menghadapi industrialisasi 4.0, dinas PUPR akan membuat program untuk menginventarisasi para tenaga tukang yang ada di Provinsi Gorontalo. Sehingga kita bisa mengakses melalui HP, keberadaan setiap tenaga kerja tukang konstruksi ini,” kata Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo saat membuka pembekalan tenaga kerja tukang konstruksi dengan menggunakan Mobile Training Unit (MTU) di Desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/08/2019).

Sertifikasi tenaga kerja ini merupakan bagian penting dari program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Pembekalan tenaga tukang konstruksi ini merupakan agenda yang dilaksanakan oleh Bidang Jasa Konstruksi sesuai Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi. Pasal 70 menyebutkan tenaga kerja yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Hasil pembeklaan ini seluruh peserta akan diikutsertakan pada ujian sertifikasi yang akan dilaksanakan oleh balai jasa konstruksi Makassar,

Handoyo Sugiharto berharap bisa menciptakan tenaga konstruksi yang unggul, terampil sehingga bisa menghasilkan pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas dan unggul.



Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

 

BATUDAA –  Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 mengamanatkan setiap tenaga kerja di bidang konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalitas pekerja dalam melayani masyarakat, selain itu kompetensi ini bisa ditawarkan di negara lain sebagai bukti kapasitas tenaga kerja Indonesia pada era perdagangan bebas.

Untuk menguatkan kapasitas tenaga kerja jasa konstruksi ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo memberi pembekalan tenaga kerja tukang konstruksi dengan menggunakan Mobile Training Unit (MTU) di Desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/08/2019)

Dalam sambutanya, Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas PUPR mengatakan bahwa pelatihan pembekalan tenaga kerja tukang konstruksi yang dilaksanakan saat ini merupakan satu keharusan untuk menjalankan Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi

“Kegiatan ini merupakan agenda yang dilaksanakan oleh Bidang Jasa Konstruksi, di mana kami harus melaksanakan Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, pasal 70 yaitu tenaga kerja yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja” kata Handoyo

Handoyo juga menjelaskan, setelah kegiatan pembekalan ini nantinya seluruh peserta akan diikutsertakan pada ujian sertifikasi yang akan dilaksanakan oleh balai jasa konstruksi Makassar.

“Setelah pembekalan ini akan dilaksanakan ujian sertifikasi Balai Jakon dari Makassar,” jelas Handoyo.

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Abdul Fandit Ahmad memimpin rapat pembahasan dan diskusi laporan pendahuluan survei kondisi jalan tahun 2019 di Hotel Eljie Kota Gorontalo, Senin (26/08/2019)
Rapat ini merupakan pemaparan dari konsultan terkait kondisi ruas jalan provinsi yang ada di kabupaten dan Kota se-Provinsi Gorontalo.
“Ini paparan konsultan serta laporan pendahuluan tentang survei kondisi ruas jalan provinsi, maupun strategis provinsi dan kita juga melaksanakan diskusi terkait survei kondisi jalan provinsi, di masing-masing kabupaten dan kota” kata Abdul Fandit Ahmad, Selasa (27/08/2019)
Menurut kabid Bina Marga itu, pihaknya telah meminta kepada konsultan dalam laporan akhirnya nanti selain menghasilkan kondisi jalan juga bisa membantu mendesain sebagus mungkin ruas jalan Provinsi, terutama yang ada di Kota Gororntalo.

Kota Gorontalo merupakan ibu kota provinsi Gorontalo yang harus menampilkan pesona keindahan sebuah kota.
“Kami sudah meminta konsultan untuk ruas jalan provinsi yang ada di Kota Gorontalo agar dibuatkan desain jalan yang berwawasan lingkungan dan pejalan kaki. Karena Kota Gorontalo harus bisa menampilkan sesuatu yang dapat berkesan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara,” tutur Abdul Fandit Ahmad.
Tahun 2020 ruas jalan provinsi di Kota Gorontalo akan didesain dengan cita rasa seni, mempunyai daya tarik bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke Provinsi Gorontalo.
“Jalan ini kami akan desain dengan berwawasan seni khusus untuk sarana pelengkapnya seperti saluran drainase, taman dan pedestrian, sehingga akan memberikan kesan bagi wisatawan,” ujar Abdul Fandit Ahmad.

Penataan ruas jalan dengan sentuhan seni ini akan dilengkapi taman di sisi kiri dan kanann, pedestrian khusus pejalan kaki maupun yang mempunyai keterbatasan fisik,  bahkan bisa dilengkapi dengan rest area yang difasilitasi dengan spot Wifi.
Abdul Fandit berharap dukungan masyarakat Gorontalo. Pembangunan infrastruktur ini merupakan menjabaran dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo.

 

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 7
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo