>

Displaying items by tag: PPID Pekerjaan Umum & Penataan Ruang

TABONGO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto yang didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Romen S Lantu, Kepala Seksi Sungai Rawa Pantai dan Danau Molan Taludio serta pengawas serta direksi meninjau secara langsung pekerjaan penanggulangan banjir Limehe yang berada di Desa Limehe Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, Kamis (15/8/2019)

Peninjauan dilakukan karena pekerjaan ini akan selesai. Peninjuan ini juga untuk memeriksa kualitas dan kesesuaian dengan kontrak yang sudah disepakati sebelum pekrjaan diserahkan ke dinas.

“Peninjauan ini kegiatan Bidang SDA, yang merupakan salah satu kewajiban kita untuk melihat langsung pekerjaan yang ada di lokasi, karena ini sudah mengajukan pekerjaan 100 persen selesai, kami akan bayarkan 100 persen tapi perlu harus diperiksa langsung di lapangan oleh Kepala Dinas, tim teknis, PPTK,” kata Romen S Lantu, dan Kepala Bidang SDA.

Romen  S Lanti juga memaparkan bahwa pekerjaan penanggulangan banjir Sungai Limehe telah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu, dan saat ini pekerjaannya hampir 100 persen atau sudah mencapai 90 persen dari target yang pekerjaan yaitu 210 hari.

Saluran ini mmeiliki panjang 240 meter lebar 6 meter dan untuk normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 lebih dari Rp1 miliar.

“Pekerjaan ini bertujuan untuk normalisasi sungai yang ada di Limehe, jika tidak dilakukan normalisasi akan terjadi banjir setiap masuk musim penghujan. Dampaknya pada masyarakat yang ada di bantaran sungai. Adanya program ini mudah-mudahan tidak ada banjir lagi,” ujar Romen Lanti.

Romen S Lantu menambahkan jika pekerjaannya sudah 100 persen, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kembali dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Dearah (TP4D).

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menggelar serah terima jabatan (Sertijab) pejabat eselon 3 dan 4 yang disaksikan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto.

Handoyo Mengucapakan selamat kepada para pejabut baru dan mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan kepada dinas PUPR.

Handoyo juga menjelaskan bahwa pergantian dilakukan merupakan hal yang biasa bagi ASN dengan tujuan agar ada penyegaran dan akan ada inovasi-inovasi yang baru untuk kedepan.

“sertijab seperti ini merupakan hal biasa, ini penyegaran. Pesan Gubernur Rusli Habibie bahwa pejabat yang dilantik harus memiliki inovasi, jangan hanya yang biasa-biasa” jelas Handoyo Sugiharto.

Ia meminta kepada para pejabat eselon 3, 4 dan seluruh staf agar lebih terpadu dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang ada.

“Kami minta pekerjaan jalan jangan hanya Bina Marga, mulai sekarang lebih terpadu. Contohnya untuk merekontruksi jalan Andalas kita butuh Pak Romen untuk mengkaji genangan air, Pak Romen butuh tata ruang, Pak Sultan juga harus tahu jalan-jalan tersebut kena kawasan hutan lindung atau kawasan lainnya dan kita juga perlu Balai Uji Material untuk menguji kualitas jalan dan bangunan,” lanjut Handoyo

Kepala dinas PUPR itu juga berharap kepada para kepala bidang untuk lebih membina kerja sama dan persaudaraan antara sesama.

“Mari bina kerja sama yang baik dan persaudaraan antarsesama agar mampu melaksanakan tugas dengan baik,” pungkas Handoyo.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  – Untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, para insan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo bekerja mengisi kemerdekaan sesuai bidangnya.

Pekerjaan ini harus sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang menjadi pemandu arah pembangunan, yaitu pembangunan infrastruktur yang unggul, berkualitas dan merata.

Demikian pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto dalam memaknai peringatan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (14/8/2019)

Keseriusan Dinas PUPR untuk memeriahkan hari kemerdaan,17 Agustus tersebut, terlihat dari keterlibatan seluruh Aparatur negeri (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk menata setiap sudut ruangan dengan ragam atribut merah putih.

Warna menyolok ini memberi semangat dan energi untuk melaksanakan tugas keseharian. Merah putih adalah kekuatan untuk melayani masyarakat, bekerja dengan standar yang baku dan mendorong untuk berprestasi.

“Keikutsertaan kami dalam memeriahkan kemerdekaan dengan merias kantor, seluruh bidang kami siapkan, ada yang merias ruang kerja, ruang musik, ruang olah raga dan untuk lebih memeriahkannya kita juga akan mengadakan kegiatan lainnya seperti lomba antar bidang” kata Handoyo Sugiharto.

Dinas PUPR mengadakan beragam lomba antarbidang untuk menciptakan suasana kekekluargaan dan keharmonisan, dinas ini juga menyulap ruang kerja dan kantor semeriah mungkin untuk diikutsertakan dalam lomba menata ruang kerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-provinsi Gorontalo.

“Apa yang kami laksanakan ini berasal dari rasa gembira, dengan semangat proklamasi kami berharap PUPR bisa meraih juara 1 lomba merias atau menata ruangan tingkat OPD” ujar Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

SUWAWA – Menindaklanjuti instruksi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk membangun jembatan Molintogupo secara permanen beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan ke lokasi.

Peninjauan ini dilakukan oleh Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) didampingi Kepala Bidang Bina Marga Abdul Fandit Ahmad, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Zulkarnain Habibie serta Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Suratman Giu, Senin (12/08/2019)

“Tadi pagi kami sudah meninjau secara bersama-sama dengan PUPR Bone Bolango ini bagian dari rencana pembangunan Jembatan Molintogupo. Pembangunnya sudah masuk dalam rencana kerja (Renja) tahun 2020” Kata Handoyo Sugiharto.

Menurut Handoyo Sugiharto, posisi Jembatan Molintogupo terletak pada lengkungan sungai yang dapat merusak fisik jembatan, sehingga titik koordinat untuk pembangunan jembatan yang baru nanti akan berubah.

“Titik koordinatnya akan digeser, karena lokasi jembatan lama berada pada lengkungan sungai yang mengakibatkan terjadinya turbolensi aliran air Sungai Bone, ini membahayakan,” jelas  Handoyo Sugiharto

Dari hasil peninjauan, Handoyo Sugiharto memaparkan lokasi pembangunan Jembatan Moluntogupo akan digeser 500 meter dari titik jembatan yang lama dan menunggu kajian serta evaluasi teknis.

“Dengan jarak sekitar 500 meter ke arah barat atau hilir didapati sutu lokasi yang lurus dengan bentang 2×35 meter atau sekitar 70 meter. Nah itu kita akan hitung untuk pembangunan jembatan beton dengan panjang sekitar 70 meter,” kata Handoyo Sugiharto.

HAndoyo juga berharap Pemda Kabupaten Bone Bolango dapat memfasilitasi  pengadaan lahan sehubungan dengan lokasi pembangunan Jembatan Molintogupo yang baru, karena berada pada lokasi  Pompa Air Tanpa Mesin (PATM) dan ujung luarnya ke arah Desa Molintogupo.

“Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Suwawa Selatan berterima kasih kepada pak Gubernur Gorontalo Rusli Habibie atas perhatiannya untuk membangunan jembatan Molintogupo, kami mendukung dengan sepenuhnya karena ini akan dinikmati oleh masyarakat dua kecamatan” kata Oktavianus Tangahu, Camat suwawa selatan

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
Jumat, 09 Agustus 2019 08:36

Tahun Ini Jalan Tenilo-Iluta Dituntaskan

GORONTALO  – Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Fandit Ahmad, melakukan peninjauan pekerjaan pembukaan dan penurunan grade  Jalan Tenilo-Iluta.

Pekerjaan jalan yang menghubungkan Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo tersebut akan dikerjakan pada tahun 2019 ini.

“Kami melakukan peninjauan pembangunan jalan Tenilo-Iluta, untuk rencana tahun ini telah dianggarkan oleh Pemprov sebesar Rp8,6 miliar terhadap pembukaan jalan dan penurunan grade hingga tuntas tahun ini,” jelas Fandit usai melakukan peninjauan, Kamis (8/8/2019).

Selain itu kepala bidang bina marga juga memaparkan, bahwa jalan Tenilo-Iluta yang panjangnya 6,3 kilometer itu, tahun ini difokuskan untuk penurunan grade yaitu perbaikan alingnemen vertikal dan horizontal.

Hal ini akan sesuai dengan desain perencanaan dan geometrik jalan yang bertujuan agar para pengguna jalan tersebut nantinya bisa merasa nyaman.

“ Saat melakukan peninjauandenga teman-teman bina marga, memang ada beberapa titik-titik atau spot yang perlu penurunan grade, sehingga bisa mendapatkan elevasi yang tidak menyulitkan pengguna atau pengendara jalan, untuk melintasi jalan tersebut,” lanjut Fandit.

Pekerjaan jalan Tenilo-Iluta yang panjangnya 6,3 kilometer itu telah dimulai sejak tahun 2016, namun karena keterbasan anggaran yang ada pada dinas PUPR Provinsi Gorontalo, maka pekerjaannya pun dilakukan secara bertahap.

Kedepannya jalan tersebut bisa segera di aspal dan segera tuntas dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jika tahun ini pekerjaan penurunan gradenya bisa tuntas, maka kedepannya pemprov akan menganggarkan untuk pekerjaan pangaspalan sesuai ketersediaan dana dan kebijakan Fiskal Provinsi Gorontalo.

Fandit Ahmad juga menambahkan, apabila pekerjaan tersebut telah dilelang bulan ini, maka secepatnya bisa dikerjakan oleh kontraktor pelaksana dan  berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pekerjaan jalan tersebut bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo akan terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota dalam Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) agar seluruh masyarakat bisa terlayani.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Cipta Karya, Yuliana Rivai Ketua Provincial Project Management Unit ( PPMU) Provinsi Gorontalo usai pembukaan Kick Off Meeting dan Coaching Clinic I di Hotel Maqna Kota Gorontalo, Rabu (7/8/2019).

Kegiatan ini dibuka oleh Plh Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sukri Botutihe.

“Kami terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi atau Pamsimas kepada masyarakat,” kata Yuliana Rivai.

Yuliana Rivai juga menjelaskan pada tahun 2030 seluruh pelayanan air bersih di Provinsi Gorontalo sudah final.

“Kami menargetkan tahun 2030 pelayanan air bersih dan air minum kita sudah mantap, jadi bukan hanya seratus persen saja. Tapi dari segi kualitas itu memang benar- benar sesuai yang kita inginkan” jelas Yuliana Rivai.

Yuliana Rivai berharap masyarakat atau atau Kelompok Pengelola Sistem Penyedian Air Minum (KP-SPAM) dapat mengelola dan menjaga fasilitas fisik yang telah diserahkan agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Minimal prasarana itu bisa dijaga dan ditingkatkan, karena ada beberapa infrastruktur yang sudah kita bangun yang awalnya bisa dimanfaatkan oleh beberapa jiwa, karena ada permasalahan di kelembagaan dan lainnya pelayanan mengalami penurunan” ujar Yuliana Rivai.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Evaluasi Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Gorontalo 2019-2039, di ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Selasa (6/8/2019).

Rapat tersebut dibuka oleh Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi, dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, Karo Hukum Ridwan Hemeto, serta sejumlah anggota TKPRD.

Kadis PUPR Handoyo Sugiharto selaku sekretaris TKPRD menjelaskan, bahwa masih ada beberapa point yang akan dikonsultasikan lagi ke Kemendagri RI.

“Masih ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi atau perlu dikonsultasikan lagi, diantaranya jalur kereta api yang akan melewati kota, kemudian daerah yang kena jalur sesar mulai dari danau Limboto menyusuri kelurahan Dunggala sampai dengan Kampung Tenda dan yang lainnya sudah baik,” kata Handoyo saat diwawancarai usai rapat tersebut.

Sementara itu Kepala bidang Tata Ruang dan Pertanahan dinas PUPR Sultan Kalupe, juga memparkan beberapa point dari hasil rapat evaluasi tersebut diantaranya, jalur kereta api yang masuk ke dalam kota gorontalo, yang masih akan dibahas dengan kementerian terkait.

” Kemudian terminal pasar sentral yang masih tetap akan dipertahankan oleh dinas perhubungan, sebagai terminal tipe B, terkait terminal khusus depo BBM di Leato akan ditambahkan pada RTRW kota gorontalo,” terang Sultan.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa mereka masih mempunyai waktu selama 15 hari kedepan sebagai evaluasi. Ia berharap sebelum hasil rapat evaluasi ranperda RTRW kota gorontalo tersebut, akan dikonsultasikan ditingkat pusat, akan ada tambahan point-point selama 15 hari kedepan.

“Tetapi evaluasinya ini dilaksanakan selama 15 hari kedepan dan tidak menutup kemungkinan sebelum kita konsultasikan ke kementrian dalam negeri ada point-point penting yang belum sempat disampaikan pada hari ini bisa disampaikan pada dinas PUPR Provinsi Gorontalo secara langsung,” tutur Sultan.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo segera melakukan peningkatan ruas jalan akses menuju perkantoran Kelurahan Botu Kota Gorontalo.

Peningkatan akses jalan provinsi ini akan memberi layanan masyarakat lebih sehingga memperlancar transportasi.

Kepala Dinas PUPR, Handoyo Sugiharto bersama Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Zulkarnain Habibie meninjau langsung ke lokasi jalan untuk melakukan pengukuran.

“Kami sudah meninjau dan pengukuran untuk pekerjaan akses jalan Perkantoran Botu, jalan ini segera dilakukan perbaikan termasuk peningkatan dan pelestarian,” kata Handoyo Sugiharto, Kamis (1/8/2019)

Peningkatan ruas jalan akses ini akan dimulai pada Agustus ini. Jalan ini memiliki panjang 3,1 kilometer, dana pembangunannya bersumber dari anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp7,7 miliyar, dengan lama pengerjaan 150 hari kalender kerja.

“Jalan ini kita akan tingkatkan kualitasnya, karena ini merupakan jalan akses menuju perkantoran” jelas Handoyo Sugharto.

Pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi ini merupakan program Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yang bertujuan untuk peningkatan pembangunan infrastruktur yang unggul dan merata.


Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

SUWAWA – Dua bulan pasca dibersihkan dari gulma, kondisi pendangkalan di Danau Perintis di Desa Huloduotamo, Kecamatan Suawa, Kabupaten Bone Bolango sudah semakin baik. Pekerjaan rumah selanjutnya yang mendesak dilakukan yakni perawatan kualitas air di danau buatan tersebut.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Handoyo Sugiharto saat mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat meninjau lokasi, Rabu (31/7/2019). Lebih kurang 15.000 kubik gulma berhasil dibersihkan dari Danau Perintis.

 “Program berikut danau ini harus kita treatment karena air ini belum mengalir secara baik. Kita perlu mengaliri air dari sungai di Lombongo ke danau dan kita salurkan lagi untuk pengairan,” jelas Handoyo.

Ia berharap di akhir tahun nanti kualitas air di Danau Perintis sudah jernih dengan ketinggian air yang proporsional. Diharapkan danau tersebut bisa dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga air saat peringatan HUT ke-19 Provinsi Gorontalo, bulan Desember nanti.

“Direncanakan akan ada olahraga Ski Air dan lomba lainnya di danau ini. Pak Gubernur berharap peringatan HUT ke-19 bisa dipusatkan di sini,” imbuhnya.

Terkait dengan pengembangan dan penataan danau ke depan, Pemprov Gorontalo bersama Pemkab Bone Bolango bersepakat untuk menyerahkan pengelolaannya ke Kementrian PUPR. Penyerahan pengelolaan diharapkan bisa menjadikan Danau Perintis semakin baik dengan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

GORONTALO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto, membuka secara resmi Pelatihan dan Uji Sertifikasi Ahli Ahli Perencana Jembatan, Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan Bimbingan Teknis dan Uji Sertifikasi Juru Ukur (Technician Surveving).

Pelatihan ini dilaksanakan oleh Balai Jasa Konstrusi (Jakon) Wilayah VI Makassar di ballroom Maqna Hotel Kota Gorontalo, Senin (29/7/2019)

“Pelatihan ini dilaksanakan Balai Jasa Konstruksi wilayah VI Makassar, diantaranya bimbingan teknis juru ukur kemudian sertifikasi ahli perencanaan teknis jembatan dan teknis petugas SMK3,” kata Handoyo Sugiharto.

Pelatihan ini sebagai wujud program pembangunan infrastruktur yang unggul dan merata di Provinsi Gorontalo, yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo.

Untuk itu harus disiapkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dalam bidang jasa konstrusi melalui peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan.

“Pelatihan ini sangat strategis untuk kemajuan SDM dalam bidang jasa konstruksi di Gorontalo, sehingga para peserta ini bisa menjadi tenaga terampil dan bersertifikat, ini sudah menjadi kebutuhan pekerja teknis yang bisa diandalkan,” ujar Handoyo Sugiharto.

Andi Sirajuddin perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo atas terselenggaranya pelatihan ini.

Ia mengharapkan pelaksanaan pelatihan dan bimbingan teknis yang dilakukan selama 6 hari, Senin-sabtu (29/7-3/8/2019) dan diikuti oleh 90 peserta se-Provinsi Gorontalo berlangsung sukses.

“Semoga bisa bermanfaat serta dapat menghasilkan tenaga ahli dalam bidang jasa konstruksi dan SMK3,” kata Andi Sirajuddin.

 

Pewarta : Yudi - Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama