>
Rabu, 05 Agustus 2020 12:20

Korban Banjir di Boliyohuto Mendapat Bantuan dari Wakil Gubernur Featured

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat menyerahkan bantuan banjir bandang yang terjadi di Desa Tolite, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (6/8/2020). Bantuan ini secara simbolis diterima oleh Kepala Desa Tolite Usman Djamalu dan Camat Boliyohuto Isnawati Nurdji. (Foto – Alfred Humas) Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat menyerahkan bantuan banjir bandang yang terjadi di Desa Tolite, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (6/8/2020). Bantuan ini secara simbolis diterima oleh Kepala Desa Tolite Usman Djamalu dan Camat Boliyohuto Isnawati Nurdji. (Foto – Alfred Humas)

BOLIYOHUTO – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyerahkan bantuan banjir bandang di Desa Tolite Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo, Rabu (6/8/2020). Bantuan diterima oleh Kepala Desa Tolite Usman Djamalu dan Camat Boliyohuto Isnawati Nurdji.

Bantuan dari BPBD berupa 20 karton mie instan, 20 karton air mineral dan beras lima Koli. Ada juga minyak goreng dua dus, garam lima bal, tikar, selimut dan paket sandang masing-masing 20 paket.

“Pagi ini saya menyerahkan bantuan dari pemerintah provinsi untuk korban banjir di Desa Tolite ini. Kami berharap bisa sedikit membantu meringankan beban warga korban banjir,” ucap Wagub Idris.

Banjir di Tolite merendam ratusan rumah warga setinggi dada orang dewasa hingga atap rumah pada Senin kemarin. Air Sungai Paguyaman meluap karena belum selesai dibangun tanggul.

“Berdasarkan laporan, banjir ini disebabkan tanggul yang belum selesai dibangun oleh Balai Wilayah Sungai sepanjang 1,2 kilometer. Oleh karena itu kami mengharapkan kepada Pak Bupati untuk mengusulkan ke Balai Wilayah Sungai supaya diprogramkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tolite Usman Djamalu menyebut banjir berdampak pada 274 kepala keluarga atau 873 jiwa. Warga sempat mengungsi di posko pengungsian di halaman rumah kepala desa, namun pada Rabu pagi sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Ada sekitar enam kilometer desa kami yang terendam. Tingginya bervariasi tergantung ketinggian. Ada yang atap rumah dan ada juga setinggi dada orang dewasa,” jelasnya.

Pihaknya mengapresiasi bantuan yang diserahkan pemerintah provinsi maupun kabupaten. Ia menilai bantuan apapun sangat diharapkan karena warga kesulitan air bersih untuk memasak, mandi dan mencuci.

 

Pewarta: Isam/Ecyhin - Humas

Baca 113 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama