>

Displaying items by tag: PPID Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga

Jumat, 09 Agustus 2019 02:08

Semarak HUT Ke-44 SMAN 3 Kota Gorontalo

 

GORONTALO - Hari ini merupakan hari yang terindah dan bersejarah bagi civitas SMAN 3 Gorontalo (SMANTIG), karena merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-44 tahun.

Perayaaan HUT yang dilaksanakan di lapangan dan aula SMANTIG ini ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Ramlah Habibie, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo. Hut ini jua diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya jalan sehat yang diikuti oleh siswa dan guru serta alumni SMANTIG.

“Sekolah yang telah menjadi idaman bagi masyarakat Provinsi Gorontalo ini telah mengalami banyak perubahan yang turut mempengaruhi status dan kedudukan menuju arah yang positif. Hal ini dibuktikan dengan dengan berbagai prestasi yang telah dicapai, baik skala Daerah, Provinsi, Nasional Bahkan International,” kata Ramlah Habibie.

Ramlah Habibie saat membuka seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT SMANTIG ke 44 tahun ini, dalam sambutanya mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi ke depan semakin berat karena derasnya globalisasi membuat kita harus tanggap dalam menyikapi kecanggihan technologi, yang sebaiknya dimanfaatkan dalam hal-hal yang positif.

 Sebagai tanda rasa syukur, ramlah Habibie berharap agar perayaan HUT ke-44 ini sekaligus dapat menjadi motivasi bagi semua pihak, terutama para guru, pemerintah dan orangtua siswa, untuk terus memberikan hal-hal yang baik dan senantiasa memberi perhatian serta partisipasinya dalam memajukan dunia pendidikan..

 “Terakhir saya berharap SMANTIG Gorontalo ini terus berkembang, menciptakan lulusan yang berkualitas yang akan berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Selamat merayakan HUT SMA Negeri 3 Gorontalo, SMANTIG Idol School, SMANTIG is the best,” ujar Ramlah Habibie.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh kepala LPMP Gorontalo, Sekretaris Dinas Dikbudpora, Kepala Bidang Pembinaan SMA, Kepala Bidang Pembinaan SMK, Koordinator Pengawas, unsur dinas pendidikan serta masyarakat yang turut memeriahkan pelaksanaan kegiatan HUT SMANTIG ke-44.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah menyiapkan alih status SMA Prasetya di Kota Gorontalo menjadi sekolah negeri.

Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi mengatakan alih status sekolah ini adalah sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di Gorontalo SMA Prasetya Kota Gorontalo yang berdiri sejak 17 agustus 1980.

SMA Prasetya telah menghasilkan alumni yang berkualitas dan banyak berkiprah di masyarakat baik di daerah maupun luar daerah, membawa nama harum Provinsi Gorontalo karena hasil pendidikan yang berkualitas sehingga mampu bersaing di era global.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ketua Yayasan dr Nikartin Pakaya dan kami sangat bersyukur SMA Prasetya ini secara tulus ikhlas akan di serahkan pengelolanya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo,” kata Sutan Rusdi saat menghadiri serah terima asset dan pengelolaan Yayasan Pendidikan Prasetya Gorontalo, Rabu (7/8/2019)..

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Ramlah Habibie saat memberikan sambuta mengatakan persiapan penegerian SMA Prasetya ini akan melihat 8 indikator standar pendidikan. Indikator ini akan dinilai oleh tim yang telah di bentuk.

“Telah direncanakan bahwa sekolah SMA Prasetya Gorontalo berubah nama menjadi SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo, Semoga prosesnya bisa lebih cepat, sehingga dalam waktu dekat ini SMA Prasetya ini menjadi sekolah Negeri,” kata Ramlah Habibie.

 

Pewarta : PPID Dinas Dikbudpora

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Sejumlah pelajar yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) jenjang Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) saling adi kreatifitas.

Mereka bergembira mengikuti ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2019.

“FLS2N anak berkebutuhan khusus ini adalah upaya penguatan karakter bagi peserta didik ABK, serta memberikan dorongan sehingga timbul motivasi yang kuat untuk mampu beraktualisasi diri dan berkompetensi secara sehat dalam mencapai puncak prestasi sesuai kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik,” kata Ramlah Habibie, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo saat memberikan sambutan pada kegiatan ini, Rabu (7/8/2019)

Para juara di ajang kreativitas seni ini nantinya akan mewakili Gorontalo pada kegiatan serupa di jenjang nasional yang akan dilaksanakan pada September 2019 di Provinsi Lampung.

Hasil FLS2N anak berkebutuhan khusus ini adalah untuk lomba menyanyi SDLB Kabupaten Gorontalo, SMPLB/SMALB Kab Gorontalo. Lomba melukis SDLB Kabupaten Pohuwato dan SMPLB/SMALB Kabupaten Gorontalo. Lomba Desain Grafis SMPLB Kabupaten Gorontalo, SMALB Kabupaten Gorontalo Utara. Lomba menari Kota Gorontalo. Lomba Pantomim Kota Gorontalo. Lomba Tilawatil Quran Kabupaten Pohuwato.

 

Pewarta : PPID Dinas Dikbudpora

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Setelah melalui proses seleksi yang panjang, akhirnya sebanyak 10 orang terbaik terpilih untuk dikirim pemerintah Provinsi Gorontalo ke kampus President University.

Mereka menerima beasiswa biaya per semester dan biaya hidup dengan target kuliah selama 3 tahun dan untuk masa praktek selama 6 bulan berdasarkan jurusan yang di tempuh.

Jurusan yang diambil para calon mahasiswa terbaik ini dan telah dilakukan registrasi pihak university adalah teknik industri,  teknik audio visual dan hubungan internasional.

Pengiriman 10 pemuda terbaik ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan President University.

Rintisan kerjasama ini disepakati pada penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Presiden University yang ditandatangani pada 11 Januari 2018 di Kawasan Industri PT Jababeka Tbk di Bekasi, Jawa Barat.

“Pengiriman calon mahasiswa ini merupakan perjuangan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Gorontalo agar bisa bersaing dengan daerah lain ini, tidak tanggung-tanggung kami memilih salah satu Universitas terbaik di Indonesia menjadi tempat menimba ilmu bagi putera-puteri terbaik Gorontalo,” kata Ramlah Habibie, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo saat memberikan arahan kepada 10 orang terpilih sebelum berangkat ke Jawa Barat, Senin (5/8/2019).

Dipilihnya President University ini karena perguruan tinggi ini memiliki berbagai keunggulan yakni mahasiswa tidak saja diajarkan tentang teori, tetapi langsung terjun di dunia usaha dan industri melalui program magang selama satu tahun.

PT Jababeka Tbk juga menjaminkan 2000 perusahaan sebagai tempat anak didik mengasah skill dan keterampilan mereka.

Ramlah Habibie juga menghimbau kepada calon mahasiswa President University ini untuk menimba ilmu dengan baik dan mengembangkan ilmu yang didapat untuk membangun daerah.

 

Pewarta : PPID Dinas Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MARISA – Museum Purbakala Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi kepada sejumlah kepala sekolah, guru dan siswa bertempat di aula SMA 1 Marisa Kabupaten Pohuwato, Rabu (24/7/2019).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Museum Purbakala, Fitri Ahmad dengan narasumber dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo.

Sekolah yang mengutus perwakilannya adalah Sekolah SMA Marisa, SMA Paguat, SMA Buntulia, dan SMA Popayato, seluruh sekolah ini berasal dari Kabupaten Pohuwato.

“Sosialisasi ini bertujuan agar siswa memahami keberadaan Museum Purbakala, menyerap informasinya, jenis Koleksi yang dipamerkan sehingga mereka dapat memanfaatkan Museum itu sebagai media edukasi yang menarik,” kata Fitri Ahmad.

Kepala Museum Purbakala berharap melalui kegiatan ini, kepala sekolah, guru dan siswa dapat membantu menyebarluaskan informasi museum ke lingkungan masing-masing.

Selain sosialisasi, Museum Purbakala juga membawa koleksi untuk dipamerkan di lokasi. Para peserta dapat melihat benda dan informasi yang menyertainya.

“Pameran keliling ini mengajak para siswa mengenal lebih dekat lagi benda purbakala koleksi museum untuk menambah pengetahuan. Diharapkan selanjutnya siswa mengunjungi museum di Kelurahan Tamalate, Kota Timur, Kota Gorontalo,” ujar Fitri Ahmad.

 

Pewarta : Museum Purbakala

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

GORONTALO -  Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Gorontalo bersama dengan LPMP Gorontalo menyerahkan hasil UN SMP, MTS sederajat kepada Kepala Dinas dan Kepala Kantor Kementerian Agama.

Hasil ujian ini diterima oleh kepala dinas kabupaten dan kota serta kepala kantor kementerian agama Kabupaten dan kota seprovinsi Gorontalo. Hasil ujian ini kemudian diteruskan ke sekolah masing-masing.

Plt  Kepala Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Gorontalo, Ramlah Habibie dalam sambutanya mengatakan Ujian Nasional merupakan tolak ukur pencapaian kinerja selama 3 tahun pada lembaga pendidikan, melalui UN semua pemangku kepentingan akan mengetahui apakah semua usaha kita berhasil atau tidak.

“Ujian Nasional juga dapat dijadikan sebagai umpan balik perbaikan pelaksanaan proses belajar mengajar di Sekolah,” kata Ramlah Habibie, Senin (27/5/2019).

Ramlah Habibie menambahkan terkait penyerahan Hasil UN ini terdapat beberapa hal yang perlu ditekankan, antara lain siswa harus tetap menjaga keamanan dan menghindari konfoi konfoi kendaraan.

“Jangan ada yang mencorat-coret kemeja atau blus, lebih baik disalurkan ke siswa lain yang lebih membutuhkan" ujar Ramlah Habibie.

Hasil UN yang diserahkan tahun ini untuk SMP/MTS sederajat adalah 21.491 siswa yang terdiri SMP 16.098 siswa, MTs 4.095 orang siswa, SMP Terbuka 195 orang siswa, Paket B 1.044 Siswa dan SMP Luar Biasa 59 orang Siswa.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Bimbingan teknis tata kelola GTK (SIM Temdik) Provinsi Gorontalo tahun 2019 digelar Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dikbudpora, Ramlah Habibie di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (23/5/2019).

Dalam sambutannya, Ramlah Habibie mengatakan implikasi perkembangan dunia pendidkan saat ini antara lain penambahan jumlah guru dan tenaga pendidikan, peningkatan kompetensi, pemenuhan kualifikasi dan tingginya harapan peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidikan.

“Kualitas tata kelola guru dan tenaga kependidikan sangat ditentukan oleh data GTK. Semakin bagus pengelolaan data semakin terarah kebijakan program pendidikan dalam hal ini GTK,” kata Ramlah Habibie.

Ramlah Habibie juga menjelaskan meskipun provinsi, kabupaten dan kota dibatasi ruang kewenangan namun tanggung jawab layanan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama.

“Saya berharap  forum seperti ini akan memperkuat  koordinasi antar dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota dan pengelolaan guru tenaga kependidikan di provinsi Gorontalo,” ujar Ramlah Habibie.

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Bertempat di di Hotel New Rahmat Gorontalo, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga  (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Ramlah Habibie, membuka Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan SMK TA 2019.

Sosialisasi ini diikuti oleh para kepala sekolah dan bendahara yang mendapat Dana Alokasi Khusus, kegiatan ini berlangsung pada selama 3 hari, 20-22 Mei 2019.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat manajemen DAK SMK yang dikelola satuan Pendidikan, danya lumayan besar sehingga diperlukan sumber daya yang memiliki komitmen dan berkualitas,’ kata Ramlah Habibie, senin (20/5/2019).

Anggaran DAK ini sebesar Rp9.179.685.000, untuk mengelolanya dibutuhkan manajerial yang cerdas serta memiliki komitmen mulai dari perencanaan,  pelaksanaan dan hingga pertanggungjawaban baik secara administrasi,  fisik dan keuangan.

Dalam kegiatan ini hadir pemateri dari inspektorat Provinsi Gorontalo,  Kantor Pelayanan Pajak, dan Tim Teknis Bidang Pembinaan SMK.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar diseminasi Program Kerja Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2019.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi pelaksanaan program dan kegiatan bidang Pendidikan SMA dan Pendidikan Khusus di Provinsi Gorontalo.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah in dengan melalui beragam program, salah satunya adalah melalui penyamaan persepsi dalam peningkatan mutu pendidikan,” kata Ramlah Habibie, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Kamis (14/5/2019).

Diseminasi Program Kerja Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pendidikan Khusus tahun 2019 digelar selama 3 hari pada Jumat-Minggu (3-5/5/2019) lalu.

Selain penyamaan persepsi peningkatan mutu pendidikan, dalam diseminasi ini juga dilakukan evaluasi program yang telah berjalan yang melibatkan semua peserta dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

“Permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh guru-guru dan tenaga penunjang pendidikan di lapangan dalam pelaksanaan program tahun 2018 juga kami evaluasi untuk dijadikan bahan perbaikan tahun ini dan ke depannya,” ujar Ramlah Habibie..

Peserta kegiatan diseminasi ini diikuti oleh kepala sekolah di suluruh Provinsi Gorontalo yang berjumlah 65 orang. Mereka berasal dari kabupaten dan kota.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 02 Mei 2019 13:10

Seminar Nasional Kompetensi Guru SMK

Dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional ke-60, Dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar seminar nasional.

Seminar yang bertempat di gedung serba guna SMK Negeri 1 Kota Gorontalo ini membahas Kompetensi Inti Kompetensi Dasar (KI/KD)  2018 dan analisis soal penalaran tingkat tinggi (HOT'S).

“Tujuan seminar nasional ini untuk membekali guru SMK  yang adaptif, normatif dan produktif di seluruh Provinsi  Gorontalo,” kata Ernawaty Panu, MPd,  Kepala Bidang SMK yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Kamis (2/5/2019).

Pembicara utama seminar adalah Dra Elly Sofiar,  MPd dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Jakarta. 

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa merupakan lembaga Unit Pelaksana Teknis kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan guru dan tenaga kependidikan bidang bahasa.

Lembaga ini memiliki tanggung jawab dalam memberikan informasi kepada warga pendidikan dalam memperoleh informasi tentang pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, dan kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan pengetahuan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).

Kompetensi merupakan seperangkat kemampuan yang menyangkut sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran.

Sebanyak 250 orang guru dari berbagai sekolah SMK di Provinsi Gorontalo mengikuti seminar ini. Mereka mendapat materi yang diperlukan dalam proses pengajaran di sekolah, mulai dari persiapan perangkat pembelajaran hingga teknik dan analisis penyusunan soal ujian. 

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Seksi Kurikulum SMK, Linda Gani MPd dan Asisten Manager PT Erlangga, Asri.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 17 dari 17
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama