>

Displaying items by tag: PPID Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda & Olahraga

ANGGREK – SMA Negeri 6 Gorontalo Utara belum bisa  melaksanakan kegiatan belajar-mengajar sejak banjir melanda kawasan ini pada pukul 02.00 dini hari, Senin (2/3/2020).

Hujan lebat yang turun sejak semalam telah membuat genangan air di mana-mana, bahkan sungai tidak mampu menampung luapan air yang datang dari bagian hulu. Akibatnya sejumlah rumah dan fasilitas umum lainnya terendam air, termasuk SMA Negeri 6 Gorontalo Utara.

Menurut laporan salah seorang guru di SMA ini hujan di wilayah Kecamatan Anggrek turun sejak tengah malam hari sebelumnya, guyuran hujan ini membuat air menggenangi seluruh bagian halaman sekolah tetapi namun belum masuk ruangan kelas dan laboratorium sekolah.

Untuk mengantisipasi datangnya air banjir yang lebih banyak, Kepala Sekolah, sejumlah guru dan penjaga sekolah serta seluruh siswa tengah bersiap untuk mengamankan barang-barang di ruangan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Yosef Koton saat menerima kabar ini langsung menghubungi Kepala SMAN Negeri 6 Gorontalo Utara. Yosef Koton menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini dan meminta agar sekolah menyelamatkan aset, surat-surat penting, meja kursi, komputer  dan lainya yang bisa diselamatkan.

"Banjir merupakan faktor alam dan tidak dapat kita cegah, kami mengimbau sekolah-sekolah yang sering terkena banjir agar selalu waspada, dan segera melaporkan secepat mungkin untuk dikoordinasikan penanganannya dengan berbagai pihak,” ujar Yosef Koton.

Data terakhir yang dihimpun menunjukkan air mulai surut namun tidak menutup kemungkinan akan ada banjir susulan karena kondisi cuaca masih hujan.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN – Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta.

Kedua lembaga ini kembali mengadakan pertemuan, Senin (2/3/2020) di ruang pertemuan dinas. Manager Hubungan Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta bertemu dengan Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef Koton untuk mematangkan rencana kerjasama Pengembangan sumber daya manusia sebagai upaya peningkatan pendidikan vokasi di Gorontalo, mengentaskan  pengangguran dan mengurangi kemiskinan.

“Tujuan dari program ini adalah untuk menghasilkan tenaga profesional bidang perhotelan dan restoran yang siap kerja dan berkembang dengan memiliki kemampuan manajerial tingkat dasar,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton  menjelaskan yang menjadi sasaran program ini adalah tamatan Sekolah Menengah Kejuruan/Umum (SMK dan SMA) yang berasal dan berdomisili di seluruh Provinsi Gorontalo. Kerjasama ini akan memberi peluang yang sama bagi semua lulusan untuk mengikuti pengembangan kapasitas dengan STP Sahid Jakarta.

Penyiapan SDM bidang pariwisata ini selaras dengan upaya pembangunan sector pariwisata yang menjadi salah satu dari 8 program unggulan Provinsi Gorontalo yang telah ditetapkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim.

Rencana kerjasama yang dibahas oleh kedua belah pihak ini terkait teknis pelaksanaan dan manajerial pendidikan vokasi Diploma Satu (D1) hospitality  yang memuat biaya pendidikan dan pelatihan (Diklat), biaya Uji Sertifikasi dan magang industri ke luar negeri.

"Alumni dari hasil kerjasama ini nantinya akan bekerja di berbagai  perusahaan, kita akan detailkan kerjasamanya.  setelah itu kita akan laporkan kepada Gubernur, Bapak Rusli Habibie untuk memohonkan petunjuk dan arahan beliau,” ujar Yosef Koton.

Dalam pertemuan ini hadir Kepala Seksi Kurikulum SMK Linda Gani, serta Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Gorontalo Yakob Gue.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 28 Februari 2020 13:43

Dirjen Kebudayaan Kenalkan 5 Direktorat Baru

JAKARTA – Sebanyak 5 nomenklatur baru di Direktorat Jenderal Kebudayaan dikenalkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (28/2/2020).

Ini merupakan hasil penyederhanaan birokrasi di direktorat ini. Kelima nomenklatir tersebut adalah Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan serta Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan.

Pertemuan mengambil tema gotong royong memajukan kebudayaan ini dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Nadiem menekankan pada tiga hal di dalam kementerian, yaitu perampingan struktur organisasi, peningkatan anggaran dan perubahan paradigma budaya.

“Kita ingin budaya lebih ofensif, tidak hanya menunjukan keberagaman namun juga dapat tampil di panggung dunia. Jadi diplomasi budaya menjadi prioritas ke depan, paling tidak 2021 kita maju di panggung dunia,” ujar Nadiem Makarim saat memberikan sambutan.

Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton yang didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Meli Mohamad.

Seluruh kepala dinas kebudayaan provinsi, Kabupaten/kota seluruh Indonesia hadir dalam pertemuan besar ini.

“Tujuan rakor ini adalah untuk menyinergikan antara pengambil kebijakan pemerintah pusat dan daerah, serta membentuk keterlibatan program prioritas yang diusung Direktorat Jenderal Kebudayaan,” kata Yosep Koton.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid yang menyajikan paparannya mengatakan target dari rakornas bidang kebudayaan ini salah satunya adalah untuk menyusun rencana komplit untuk dieksekusi dan diukur hasilnya.

“Usai rakor ini kami diharapkan menjalin siergi yang lebh baik dengan pemerintah pusat dan bersama-sama bekerja dan bergotong royong demi pemajuan kebudayaan,” ujar Meli Mohamad.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOTUMOITO - Sosialisasi pentingnya pelestarian benda cagar budaya kepada siswa dipusatkan di SMA Negeri 1 Botumoito, Kabupaten Boalemo, Selasa (25/2/2020). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef P Koton, Kepala Seksi Sejarah dan Cagar Budaya Winarni Adam Duda, serta tim ahli cagar budaya dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo, Buhanis Ramina.

Dinas Dikbudpora bersama dengan BPCB Gorontalo berkomitmen untuk menumbuhkan generasi muda yang peduli warisan budaya bangsa, khususnya cagar budaya. Kegiatan ini merupakan salah satu merealisasi program ini.

“Berbagai  program internalisasi pentingnya pelestarian cagar budaya telah dilakukan. Salah satunya dengan penyuluhan cagar budaya bagi masyarakat, termasuk pelajar yang saat ini dilakukan di SMAN 1 Botumoito,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton juga mengatakan tujuan dari kegiatan ini sebagai penyebaran informasi benda cagar budaya yang mempunyai nilai kesejarahan di kabupaten /kota se-Provinsi Gorontalo. Dengan sosialisasi ini diharapkan diikuti sikap peduli untuk melestarikan cagar budaya pada generasi milenial.

“Saat ini ada 88 objek benda yang diduga cagar budaya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat tetapi masih akan ditetapkan lagi oleh tim ahli cagar budaya sesuai undang undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya,” kata Yosef Koton.

Menurut Kepala Seksi Sejarah dan Cagar Budaya, Winarni Adam Duda sosialisasi cagar budaya ke SMA Negeri 1 Botumoito ini diharapkan guru dan siswa lebih mengenal benda yang memiliki nilai cagar budaya, sehingga ada upaya pelestariannya.

“Kegiatan serupa akan bertahap dilakukan di kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo dalam rangka memperkenalkan cagar budaya dan pelestarian terhadap masayarakat dan pelajar sesuai UU nomor  11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” ujart Winarni Adam Duda.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 25 Februari 2020 16:20

Kadis Dikbudpora Pantau USBK Di Boalemo

TILAMUTA - Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Yosef P Koton, meninjau Ujian Sekolah di SMK Negeri 1 Boalemo dan SMAN 1 Tilamuta, Selasa (25/2/2020).

Ujian Sekolah Berbasis Komputer yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Boalemo dan SMAN 1 Tilamuta ini dibuat beberapa sesi yang disesuaikan dengan ruangan dan mata pelajaran  yang telah dijadwalkan.

Selain meninjau proses ujian, Yosef Koton juga berbincang dengan operator dan teknisi pendukung yang selalu siap selama proses ujian berlangsung.

Kepada guru dan pengawas Yosef Koton memesankan agar senantiasa menjaga mental siswa. Menurutnya kalau mental tidak siap seperti apapun siswa mempersiapkan diri menghadapai ujian hasilnya tetap akan jelek.

 “Kami memberikan dukungan moral agar siswa tenang dalam menjawab soal dan tidak menjadikan proses ujian komputer ini menjadi momok yang menakutkan, mari dukung anak-anak kita secara ilmu, mental dan spritualnya agar perjuangan 3 tahun ini memetik hasil yang terbaik,” kata yosef Koton.

Di depan Yosef koton, Kepala SMK Negeri 1 Boalemo, Aziz Djakatara menjelaskan peserta USBK di SMKN 1 Boalemo berjumlah 191 siswa dari jumlah 192 siswa, 1 orang tidak ikut dikarenakan telah meninggal dunia.

Ujian hari ini adalah mata pelajaran PPKN setelah itu dilanjutkan dengan mata pelajaran Jurusan masing-masing.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tilamuta, Irwan Potale menjelaskan dengan jumlah 259 siswa peserta USBK sekolah ini seluruhnya hadir mengikuti ujian.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Museum Purbakala Popa Eyato Provinsi Gorontalo kembali mendapatkan kunjungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta salah seorang konsultan Warga Negara Korea, selasa (18/2/2020).

Kunjungan mereka diterima oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Museum, Suharto Nasaru.

Rombongan staf Kementerian Kominfo ini berkesempatan berkeliling museum dan melihat berbagai macam koleksi artefak, termasuk karya seni rupa dan lainnya.

“Yang cukup menarik perhatian pada kunjungan mereka ini adalah koleksi benda teknologika yakni sebuah kamera Linhol Technika IV buatan tahun 1956 yang merupakan kamera antic buatan Jerman,” kata Suharto Nasaru.

Sekarang Linhol merupakan sebuah perusahaan kamera tertua di dunia yang masih berproduksi. Kamera Linhol ini adalah kamera yang pernah digunakan oleh Studio Foto pertama di Gorontalo yaitu Sie San yang sekarang bernama studio foto angkasa.

“Setelah 60 menit berkeliling ruangan pameran, kesan yang didapat oleh kunjungan mereka adalah adanya tambahan wawasan serta pengetahuan tentang Daerah Gorontalo. Mereka berharap agar jumlah koleksi, sarana prasarana dan pelayanan oleh pengelola museum agar bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Suharto Nasaru.

Para tamu ini yakin, Museum Purbakala Popa Eyato Provinsi Gorontalo dapat menjadi lembaga yang besar apabila dikelola secara baik dan professional, peningkatan kapasitas SDM, penyediaan sarana serta manajemen yang baik.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Minggu, 16 Februari 2020 07:58

Dikbudpora Akan Buat UNBK Yang Nyaman

GORONTALO -  Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo minta kepada 135 proktor dan Help Desk Ujian Nasional agar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  dibuat senyaman mungkin.

Permintaan ini disampaikan kepala Dinas Dikbudpora, Yosef koton saat menutup pelatihan teknis UNBK di Grand Quality Hotel, Sabtu (15/2/2020).

"Kami akan melaksanakan UNBK tahun 2020 senyaman mungkin agar peserta ujian tidak tegang dan dapat mengisi keseluruhan soal, sehingga seluruh siswa pun seakan menikmati saat-saat ujian, tidak ada beban, waktu 2 jam yang diberikan pun seakan tak terasa karena asyik mengerjakan soal," kata Yosef Koton.

Yosef Koton melihat karakter orang Indonesia yang ramah akan memberi suasana ujian nasional yang humanis. Yang dibutuhkan adalah kemauan dan usaha sekolah meyakinkan peserta didiknya bahwa UNBK bukanlah hal yang harus ditakuti tetapi hal yang  harus dihadapi dan dinikmati.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada para proktor, helpdesk kabupaten/kota yang hadir karena telah mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh antusias, semoga ilmu yang didapatkan mumpuni dan bermanfaat dalam melaksanakan UNBK di sekolah masing-masing,” papar Yosef Koton.

Yosef Koton mengakui proktor dan help desk adalah salah satu subsistem dari pelaksanaan ujian nasional, perannya sangat penting untuk menyukseskan pelaksanaan ujian nasional di Provinsi Gorontalo.

“Tugas dan tanggung jawab yang saudara laksanakan sangat penting, maka kesempatan ini harus ditunaikan sebaik-baiknya,” pinta Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Perhotelan saat ini semakin digemari masyarakat Gorontalo. Kecenderungan ini membuat beberapa SMK membuka jurusan perhotelan, fenomena dunia pendidikan ini  menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Untuk itu Dinas Dikbudpora mendorong setiap sekolah harus mampu meningkatkan kualitas lulusannya.

Trend meningkatkan jurusan perhotekan ini dilirik oleh manajemen Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid (STPS) Jakarta. Mereka datang ke Gorontalo untuk menjajaki kerjasama pengembangan SMK jurusan perhotelan dengan Dinas Dikbudpora, Jumat (14/2/2020). Kunjungan mereka diterima Kepala Dinas, Yosef Koton.

Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang fokus di bidang perhotelan dan memiliki usaha perjalanan wisata dinilai menjadi prospek yang ideal bagi manajemen sekolah kejuruan seperti pengembangan kurikulum, spesialisasi keilmuan, hingga prospek lulusannya dapat diterapkan di SMK yang mempunyai branding  perhotelan di Gorontalo.

Sekolah tersebut adalah SMK Negeri 2 Gorontalo, SMK Negeri 1 Limboto, SMK Negeri 1 Boalemo dan SMK Negeri 1 Duhiadaa.

“Manajemen STPS menawarkan kerja sama studi banding SMK di STPS Jakarta ataupun pihak STPS dapat diundang sebagai pemateri bagi para kepala sekolah atau guru SMK yang ingin mengembangkan jurusan perhotelan dan pariwisata,” kata Yosef Koton.

Dalam pembicaraan dengan STPS Jakarta Yosef Koton juga menjelaskan untuk mengagendakan rapat bersama bidang teknis serta para kepala SMK agar pembahasan kerjasama ini lebih mendalam dan ditemukan gagasan lain yang dapat diakomodir.

“Kerjasma aini untuk meningkatkan SDM siswa sehingga begitu mereka lulus dapat langsung bekerja dan dapat membuka lapangan kerja baru,” ucap Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BULANGO SELATAN -  Penyederhanaan birokrasi oleh tim Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora).

Penyederhanaan birokrasi ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef Koton di aula lantai 2 dinas, Jumat (14/2/2020).

Sesuai Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) nomor 390 tahun 2019, kebijakan ini  merupakan langkah strategis dan konkrit yang dilakukan pemerintah dalam penyederhanaan birokrasi yang mulai di terapkan di Provinsi Gorontalo.

Para pejabat administrator serta pejabat pengawas bersama tim Biro Hukum dan Organisasi telah mengidentifikasi, memetakan dan menyederhanakan proses investasi, perizinan, pelayanan publik, rekomendasi dan pertimbangan teknis yang dilakukan di OPD Dinas Dikbudpora.

Yosef Koton saat menandatangi berita acara ini memberikan apresiasi kepada tim Biro Hukum dan Organisasi yang telah membantu dinas untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Secepatnya Hasil dilaporkan agar kami segera menyosialisasikanya kepada seluruh jajaran untuk  mengimplementasikan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dengan melakukan perbaikan terhadap struktur organisasi ini akan menjadi lebih efektif, efisien dan produktif,” kata Yosef Koton.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -   Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan tanggal 16-19 Maret 2020 untuk sekolah SMK/MTS dan 30 Maret-2 April 2020 untuk sekolah SMA/MA dilakukan sejumlah persiapan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Dinas Dikbudpora bersama Tim Posko UNBK menggelar pelatihan bagi tenaga proktor UN jenjang SMK dan MTs pada tanggal 12-13 Februari 2020 dan jenjang SMA/MA tanggal 13-14 Februari 2020 di Hotel Grand Q kota gorontalo.

Proktor Ujian Nasional yang bertugas memastikan pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar, baik dari segi jaringan, komputer dan pengaturan sesi ujian kembali mendapat pelatihan agar semakin baik dan mantap dalam menjalankan tugasnya nanti.

Kepala Dinas Dikbudpora, Yosef P Koton, saat membuka pelatihan mengatakan kepada semua proktor UN yang hadir dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari tim Posko UN Provinsi Gorontalo.

“Jika ada masalah yang perlu ditanyakan atau yang kurang dipahami sebaiknya langsung ditanyakan dan jangan malu bertanya sehingga ketika bapak dan ibu bertugas dilapangan nanti sudah paham benar apa yang mau dikerjakan,” kata Yosef Kootn, Rabu (12/2/2020).

Dengan Jumlah peserta yang terdiri dari 125 orang termasuk di dalamnya proktor MTs turut diundang karena sampai dengan saat ini pendidikan wilayah Kementerian Agama belum melakukan penguatan kepada para teknisi dan proktor UNBK.

PPK UN Nasional Provinsi Gorontalo, Suhardiman amir, saat dikonfirmasi mengatakan penguatan proktor tahap II pada tanggal 13-14 Februari akan mengundang 135 peserta yang terdiri proktor dan helpdesk SMA/MA, Help Desk kabupaten/kota beserta kementerian Agama kabupaten/kota agar pelaksanaan UNBK 100 persen di Provinsi Gorontalo benar-benar maksimal.

 

Pewarta : PPID Dikbudpora

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama