>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KABUPATEN BONE BOLANGO, Humas – Gubernur Gorontalo H. Rusli Habibie didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, melakukan panen raya padi sawah di Desa Bube Baru, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/10/2018).

Kehadiran Gubernur bersama Ibu Ketua TP PKK dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo menambah kebahagiaan para petani yang menikmati hasil berlimpah pada musim panen kali ini. Ketua Kelompok Tani Desa Bube Baru, Hartono Djain mengatakan, pada musim panen kali ini hasil yang diperoleh para petani rata-rata mencapai 11,36 ton perhektar untuk gabah kering panen atau 6,6 ton perhektar untuk gabah kering giling.
Hasil yang kami nikmati ini tak lepas dari perhatian Bapak Gubernur yang telah memberikan bantuan kepada kami,” kata Hartono.

Sementara itu untuk terus membantu petani dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi, Gubernur Rusli Habibie berjanji akan memberikan bibit padi gratis kepada semua petani di Provinsi Gorontalo. Terkait hal itu, Gubernur dua periode ini menginstruksikan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo untuk menggunakan penangkar bibit padi lokal.

“Tahun depan bibit padi akan kita gratiskan kepada seluruh petani di Provinsi Gorontalo. Untuk lahan sawah di Suwawa, penangkarnya tidak boleh dari luar,” tegas Gubernur.

Rusli mengutarakan, langkah ini diambil untuk menjamin kualitas bibit yang akan diserahkan kepada para petani. Untuk itu Gubernur menawarkan kepada kelompok tani yang memiliki keahlian untuk membuat bibit padi dengan berbagai varietas. Bibit tersebut nantinya akan dibeli oleh Pemprov Gorontalo dengan harga Rp10.000,00 perkilogram dan selanjutnya akan dibagikan gratis kepada petani.
Takutnya jika bibit itu dari luar, kualitas dan daya tumbuhnya tidak baik, sehingga hasil panennya kurang dan petani akan merugi. Kita tidak menginginkan itu terjadi,” imbuhnya.

Pada kegiatan tersebut Gubernur Rusli Habibie juga menyerahkan bantuan dengan total Rp3,4 miliar. Bantuan terdiri dari bantuan bibit jagung sebanyak 51.348 kilogram dengan nilai Rp2,2 miliar, bibit padi 18.750 kilogram senilai Rp180 juta, bantuan pupuk organik untuk lima kelompok tani masing-masing Rp200 juta, serta penyaluran zakat mal dari Baznas Provinsi Gorontalo kepada 500 warga kurang mampu masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp100.000,00.

Selain itu Pemprov Gorontalo juga menggelar pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah. Untuk bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah, harganya telah disubsidi oleh Pemprov Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Ricky Perdana Gozali mengklaim penjulan kain karawo tahun 2018 ini mengalami kenaikan mencapai 150 persen. Hal itu tidak terlepas upaya perluasan akses pasar dan promosi yang terus digencarkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Karawo satu dari 14 kerajinan Indonesia yang menjadi seragam khusus panitia dan peserta Bank Indonesia pada IMF World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa II Bali beberapa waktu lalu. Perlu diketahui acara ini diikuti oleh 34 Ribu tamu VIP internasional,” terang Ricky saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Karawo 2018 bertempat di depan Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (20/10/2018).
Sejak delapan tahun terakhir, BI Perwakilan Gorontalo menjadi motor penggerak pemberdayaan pengrajin dan promosi kain sulaman tangan itu ke berbagai ajang. Ricky menilai di awal-awal pengembangannya, masalah karawo ada pada pengembangan SDM dan perluasan akses pasar yang masih minim.

Belakangan masalah itu bisa diatasi dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan teknis serta promosi dan akses pasar karawo yang semakin luas. Hal itu sejalan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kumperindag dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gorontalo.

“kain karawo bahkan berpartisipasi dalam tiga ajang pameran dan fashion show terbesar tingkat internasional yaitu di New York Fashion Weak 2018, IMM Fashion Show Paris 2018 serta Product Exhibition New York 2018,” imbuhnya.
Festival Karawo 2018 diisi dengan karnaval dari perwakilan berbagai instansi serta pemerintah daerah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Karnaval yang mengambil tema kerajaan nusantara itu mengambil garis start di depan rumah jabatan gubernur dan finish di eks kantor BI Perwakilan Gorontalo.

Festival Karawo juga diisi dengan fashion show karawo dari sejumlah desainer dan pengrajin lokal. Ada juga lomba mengiris dan mencabut serat kain, yang merupakan bagian tersulit dari proses menyulam karawo.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membuka gelaran Festival Karawo 2018 yang berlangsung di depan Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (20/10/2018). Pembukaan festival kain khas Gorontalo itu ditandai dengan pemukulan polo palo, alat musik tradisional Gorontalo.

Acara yang masuk Top 100 Even Parwisata Nasional itu sedianya digelar tanggal 6 Oktober kemarin, namun ditunda karena bencana di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Gubernur Rusli berharap pelaksanaan Festival Karawo yang ke delapan kalinya digelar ini dapat terus mempromosikan kain sulaman khas Gorontalo ditingkat lokal, nasional bahkan internasional. Sebab, jauh sebelum Provinsi Gorontalo berdiri, kain karawo lebih dikenal orang sebagai kain khas asal Provinsi Sulawesi Utara yang lazim disebut “kain karawang”.
Kalau dulu orang kenal (kain) karawang hanya ada di Manado. Bahkan diklaim kain karawo ini punya Sulawesi Utara. Setelah kita jadi provinsi sendiri, maka klaim kain karawo dan upia karanji menjadi milik Gorontalo,” jelas Rusli dalam sambutannya.

Rusli juga menilai festival karawo setiap tahun terus menunjukkan kemajuan. Terutama dengan lahirnya desainer-desainer baru, motif serta pesanan dari luar Gorontalo sudah semakin banyak. Bahkan telah mengikuti sejumlah kontes fashion di New York Amerika Serikat dan Paris Perancis.

Terkait dengan pelaksanaan Festival Karawo, Gubernur Rusli meminta agar diintegrasikan dengan acara parwisata lain yang saling mendukung satu sama lain. Seperti Festival Saronde dan Festival Danau Limboto yang juga dilaksanakan setiap tahun.
Saran dari saya pelaksanaan Festival Karawo ini harus menyatu dengan festival lainnya di kabupaten/kota sehingga wisatawan punya banyak pilihan destinasi. Juga waktunya dimajukan di bulan Juli atau Agustus, sebab selama ini Festival Karawo digelar di musim penghujan,” pintanya.

Festival Karawo 2018 diisi dengan karnaval dari perwakilan berbagai instansi serta pemerintah daerah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Karnaval yang mengambil tema kerajaan nusantara itu mengambil garis start di depan rumah jabatan gubernur dan finish di eks kantor BI Perwakilan Gorontalo.

Festival Karawo juga diisi dengan fashion show karawo dari sejumlah desainer dan pengrajin lokal. Ada juga lomba mengiris dan mencabut serat kain, yang merupakan bagian tersulit dari proses menyulam karawo.(HMsprov-Isam).

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berbagi rahasia bagaimana dirinya terus semangat kerja melayani masyarakat. Menurutnya, tidak butuh suplemen, madu atau obat-obatan cukup minum “air ihlas” dan “air tulus”.

“Banyak yang tanya pak gubernur ini minum minum apa? Hari ini di Pohuwato, besok di Boalemo. Selalu jalan terus tapi tetap energik dan semangat. Saya bilang, saya hanya minum “air ihlas” dan “air tulus”, kata Rusli saat memberikan arahan pada Bakti Sosial NKRI Peduli yang digelar Pemprov Gorontalo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat (19/10/2018).
Karena apa? Karena saya jadi bupati Gorut (Gorontalo Utara) dan Gubernur Gorontalo dua periode karena rakyat. Tidak mungkin saya duduk kalau tidak dipilih rakyat. Sehingga saya katakan ketika saya duduk akan selalu berada di tengah-tengah rakyat,” tandasnya.

Rusli juga meningatkan kepada semua politisi untuk senantiasa bersama rakyat. Kepercayaan yang diberikan sebagai anggota DPRD pusat dan daerah serta gubernur/bupati/wali kota harus dibaktikan untuk masyarakat.

“Jangan kalian ketika punya keinginan dadah-dadah, kaca mobil dibuka. Ketika sudah terpilih sudah tidak lagi. Ini pengalaman saya, dan sudah saya buktikan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis, pendidikan gratis, pembangunan infrastruktur dll,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Rusli menerima curahan hati (curhat) warga Tilamuta dan sekitarnya. Mereka mengeluhkan tentang semakin mahalnya tarif air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Jika biasanya warga hanya membayar air Rp20 Ribu setiap bulan, kini sudah lebih dari Rp60 Ribu setiap bulannya.
Janji saya, saya akan undang pak Bupati Boalemo dan anggota DPRD untuk membahas persoalan ini. PDAM itu dibayar oleh pemerintah, tidak boleh terlalu mahal harganya karena itu hak rakyat,” tandasnya.

Rusli mengakui, persoalan air bersih memang tidak sepenuhnya diberikan secara gratis. Sebab ada uang operasional yang harus dikeluarkan oleh pemerintah melalui PDAM. Meski begitu, rakyat tidak boleh dibebankan dengan tarif yang mahal.

Kehadiran Gubernur Rusli bersama istri Idah Syahidah ke ibu kota Kabupaten Boalemo itu untuk menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli yang rutin digelar secara bergilir. Baksos ini sudah yang ke 34 kali digelar selama tahun 2018.

Ada penyerahan bantuan bibit jagung senila Rp3,8 Miliar untuk para petani di kabupaten tersebut. Ada juga santunan dari Baznas untuk 1.000 orang masing-masing Rp100 Ribu, pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis.(Hmsprov-Isam).

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan bantuan kelanjutan pembangunan masjid agung Baiturrahman di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat (19/10/2018). Bantuan senilai Rp500 Juta tersebut diserahkan Rusli kepada takmirul masjid di sela-sela pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli di daerah tersebut.
Rusli berharap dengan bantuan tersebut masjid dapat semakin indah tertata dan menjadi pusat peribadatan umat muslim setempat. Terlebih masjid Baiturrahman sudah ditetapkan sebagai masjid agung kabupaten.

“Masjid ini bagus. Desainnya bagus, termasuk material dinding dan lantai sangat bagus. Sekarang tinggal bagaimana memakmurkan dan memelihara masjid ini,” jelas Rusli.

Menurut Gubernur Gorontalo dua periode itu, membangun masjid adalah perkara mudah bagi umat Islam. Setiap orang berlomba-lomba membangun masjid yang terbaik, namun persoalan ada pada bagaimana masjid makmur dan dipelihara dengan baiik.

“Dimakmurkan dalam artian diisi dengan aktivitas ibadah. Usahakan setiap shalat lima waktu banyak jamaahnya. Tadi shalat Jumat saya lihat jamaahnya cukup banyak. Masjid harus menjadi pusat peribadatan dan pengembangan syiar Islam,” imbuhnya.
Selain menyerahkan bantuan masjid, kehadiran Gubernur Rusli bersama istri Idah Syahidah ke ibu kota Kabupaten Boalemo itu untuk menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli yang rutin digelar secara bergilir. Baksos ini sudah yang ke 34 kali digelar selama tahun 2018.
Ada penyerahan bantuan bibit jagung senila Rp3,8 Miliar untuk para petani di kabupaten tersebut. Ada juga santunan dari Baznas untuk 1.000 orang masing-masing Rp100 Ribu, pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis.

Pemprov Gorontalo menyediakan 1.500 kg beras yang hanya dijual Rp7.000 per kg, minyak goreng 1000 kg dengan harga Rp10.000 per kg, dan gula pasir 1.000 kg dengan harga Rp.10.000/kg. Cabe rawit, bawang merah, bawang putih juga dijual dengan harga subsidi.(Hmsprov-Isam).

 

Minggu, 21 Oktober 2018 12:58

Warga Tilamuta Keluhkan Mahalnya Air PDAM

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Kunjungan kerja Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ke Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat (19/10/2018) dimanfaatkan warga setempat untuk mencurahkan isi hati (curhat). Salah satu yang mereka keluhkan tentang mahalnya harga air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang harus mereka bayar.

“Air, air. Mahal harga air PDAM pak gub,” teriak warga saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tengah memberikan sambutan.
Rusli pun terdiam sejak. Aspirasi warga sekitar makin terdengar nyaring, sahut-sahutan. Sadar bahwa keluhan ini harus segera direspon, gubernur langsung memberikan arahannya.

“Air PAM mahal? Nanti saya akan bicarakan dengan Pak Bupati dan anggota DPRD. Di sini ada saudara Alwin Ladiku, pak Jafar juga saya lihat tadi ada (anggota DPRD Boalemo fraksi Golkar). Tolong ini tugas kalian, untuk menampung aspirasi rakyat dan memperjuangkan ke pemerintah,” tegas Rusli disambut tepuk tangan warga.

Persoalan air bersih, lanjut kata Rusli, merupakan hak dasar masyarakat yang harusnya dimediasi oleh pemerintah daerah. Posisinya setara dengan hak-hak mendapatkan pendidikan dan layanan kesehatan yang dibiayai melalui uang rakyat.
Rusli mengakui, persoalan air bersih memang tidak sepenuhnya diberikan secara gratis. Sebab ada uang operasional yang harus dikeluarkan oleh pemerintah melalui PDAM. Meski begitu, rakyat tidak boleh dibebankan dengan tarif yang mahal.

“Janji saya, saya akan undang pak Bupati Boalemo dan anggota DPRD untuk membahas persoalan ini. PDAM itu dibayar oleh pemerintah, tidak boleh terlalu mahal harganya karena itu hak rakyat,” tandasnya.

Gubernur Gorontalo dua periode itu bahkan sudah membangun berbagai fasilitas bak air di sejumlah titik di Kabupaten Boalemo. Seperti di Pilohayanga, di Dulupi, Paguyaman Pantai dan Kecamatan Wonosari. Fasiltias tersebut dengan catatan sambungan ke rumah-rumah menjadi tanggungjawab PDAM setempat.
Dulu waktu saya jadi Bupati Gorontalo Utara, warga hanya dibebankan biaya pemasangan Rp600 Ribu. Itu pun bisa dicicil sebanyak 10 kali,” imbuhnya.

Sementara itu, Kartin Sahrullah, salah satu warga mengaku jika beban tarif air PDAM dirasa sudah memberikan. Meski ia tidak tau pasti berapa harga per kubiknya, namun yang pasti semakin terasa berat.

“Kalau dulu kami biasanya bayar Rp20 Ribu sampai Rp40 Ribu per bulan. Tapi sekarang lebih dari Rp60 Ribu,” jelasnya.

Kehadiran Gubernur Rusli bersama istri Idah Syahidah ke ibu kota Kabupaten Boalemo itu untuk menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli yang rutin digelar setiap pekan. Baksos ini sudah yang 34 digelar selama tahun 2018.

Selain menyerahkan bantuan bibit jagung senilai Rp3,8 Miliar Rupiah untuk petani Boalemo, ada juga santunan dari Baznas untuk 1.000 orang masing-masing Rp100 Ribu. Selain itu ada pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis.(Hmsprov-Isam).

 

BALI, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim menghadiri pembukaan Temu Karya Nasional gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tahun 2018 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Garuda Wisnu Kencana, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (19/10/2018).

Presiden Jokowi hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan turut didampingi oleh sejumlah menteri, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sanjojo, serta Gubernur Bali Wayan Koster.
Temu Karya Nasional gelar TTG yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT merupakan ajang pencarian pencipta kreasi dan inovasi di daerah dalam pengembangan teknologi. Gelaran TTG ini diharapkan mampu membangkitkan semangat daerah dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi tepat guna yang memiliki nilai dan daya saing tinggi.
Temu Karya Nasional gelar TTG dihadiri oleh kurang lebih 7.000 peserta utusan dari desa dan kelurahan, pemerintah kabupaten/kota, dan provinsi se Indonesia.
Usai membuka Temu Karya Nasional gelar TTG, Presiden Jokowi menyaksikan pameran inovasi desa dan kelurahan se-Indonesia yang menampilkan produk-produk lokal teknologi tepat guna. Pameran tersebut akan berlangsung hingga Minggu (21/10) di Festival Park Kawasan Garuda Wisnu Kencana.(Hmsprov-Haris).

 

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Komitmen Gubernur Gorontalo H. Rusli Habibie untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, kembali ditunjukkan dengan menggelar bakti sosial NKRI Peduli. Hanya selang sehari setelah gelaran bakti sosial di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Pemprov Gorontalo kali ini melaksankan bakti sosial di wilayah pesisir masih di wilayah Kabupaten Gorontalo, tepatnya di Pantai Dulanga, Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kamis (18/10/2018).
Bakti sosial ini merupakan komitmen kami untuk mengimplementasikan instruksi Presiden Joko Widodo agar pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” kata Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Pada kesempatan itu Gubernur Rusli Habibie juga mengutarakan komitmennya untuk mengembangkan destinasi wisata Pantai Dulanga. Rusli yang turut didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, berjanji untuk membangun akses jalan menuju Pantai Dulanga.

“Tahun depan kita akan anggarkan pengaspalan untuk jalan masuk menuju pantai ini agar pengunjung semakin banyak dan masyarakat bisa merasakan manfaat dari destinasi wisata Pantai Dulanga,” tutur Rusli.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk sama-sama peduli dalam menjaga kebersihan pantai yang sejak tahun 2014 mulai dirintis oleh warga setempat menjadi sebuah destinasi wisata. Untuk membantu melestarikan daerah tersebut, Rusli menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo melakukan penghijauan dan penanaman pohon di sekitar Pantai Dulanga.
Setiap hari Sabtu dan Minggu kita akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai dan penghijauan di pantai ini,” ujar Rusli.

Bantuan yang disalurkan Pemprov Gorontalo khusus untuk Kecamatan Batudaa Pantai terdiri dari 9 unit perahu fiber 3 gross ton dengan nilai Rp541 juta, benih jagung sebanyak 8.190 kilogram senilai Rp359 juta, serta penyaluran zakat mal dari Baznas Provinsi Gorontalo kepada 500 keluarga kurang mampu. Selain itu juga digelar pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah dengan komoditas di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan ikan tuna, yang seluruh harganya disubsidi oleh Pemprov Gorontalo.

Turut hadir pada bakti sosial tersebut Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Roem Kono, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

KAB. BONE BOLANGO, Humas – Dalam hal melaksanakan bantuan tanpa imbalan apapun gerakan Pramuka Gorontalo tidak diragukan lagi. Untuknya kondisi kepekaan Pramuka Gorontalo dalam segala situasi ini membuat Ketua Kwarda Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, menginginkan kader pramuka bisa ahli dalam hal penanggulangan bencana. Hal ini dikatakan Idah saat diundang sebagai ketua Kwarda Gorontalo pada pelaksanaan HUT SMA N 1 Tapa, Kab. Bone Bolango , Rabu, (18/10/2018) yang dirangkaikan dengan pelepasan pramuka gorontalo yang mengikuti kegiatan Kemah Karakter, di Jakarta, Minggu nanti.
Pramuka Gorontalo selama ini sudah membentuk gerakan Pramuka peduli. Artinya banyak hal kepedulian yang telah kita lakukan, jadi sekarang tidak ada salahnya jika kepedulian ini akan kita arahkan terhadap bagaimana cara menanggulangi bencana,” kata Idah

Idah melanjutkan bukan tanpa alasan bila kader pramuka harus diajarkan tentang hal hal penanggulangan bencana. Jika melihat tolak ukurnya, pada kejadan bencana dan tsunami di Kota Palu maupun Lombok, beberapa waktu yang lalu, ada kader pramuka gorontalo turun langsung menjadi relawan membantu evakuasi korban dalam bencana tersebut

“Jadi nanti akan kita terapkan pramuka peduli bencana ini. Banyak kader kader pramuka walaupun belum terlatih tapi mereka sudah berani turun langsung kelapangan jadi relawan. Melihat hal ini maka perlu adanya tindak lanjut, nanti kami akan meminta bantuan juga dari Basarnas untuk membantu mereka berlatih,” tambahnya
Tak lupa istri Gubernur Gorontalo ini juga berpesan kepada pramuka yang mengikuti Kemah Karakter nanti di Jakarta, untuk bisa jadi duta wisata dalam hal mempromosikan wisata Gorontalo. Menurutnya ini juga bagian dari tugas sebagai anak Pramuka, khususnya Pramuka Saka Pariwisata

“Dipramuka kan ada Saka pariwisata yang bekerjasama dengan kementerian pariwisata dan kementerian kebudayaan. Jadi saya harapkan adik adik pramuka yang melaksanakan kegiatan dimanapun agar bisa mempromosikan destinasi wisata yang ada di Gorontalo,” tuturnya.

Terakhir Idah menghimbau untuk seluruh siswa – siswi yang ada di SMA negeri 1 Tapa, agar bisa terus menjadi generasi penerus bangsa yang baik dan menghindari terjerumus dalam hal hal negatif, utamanya dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti Zat Napza dan narkoba.(Hmsprov-Echin).

BOALEMO, Humas – Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar Kemah Bakti Literasi, Rabu (17/10/2018), di obyek wisata Bolihutuo Kabupaten Boalemo. Kemah bakti yang dibuka oleh Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi ini, dalam rangka untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Sutan menyampaikan, berdasarkan hasil survei UNESCO minat baca masyarakat Indonesia baru 0,001 persen, yang artinya dalam seribu masyarakat hanya ada satu yang memiliki minat baca.
Sutan menyebutkan, di Provinsi Gorontalo jumlah kunjungan perpustakaan masih 2,3 persen dibandingkan Indonesia sebesar 36 persen.

“Perpustakaan diharapkan dapat berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, sehingga mampu meningkatkan literasi pada masyarakat,” ucap Sutan.

Selain itu lanjutnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan program pengembangan perpustakaan. Hal ini sangat beralasan, karena pembangunan tidak hanya dalam bentuk fisik saja tetapi juga yang paling utama adalah pembangunan sumber daya manusia.

“Melalui kemah bakti literasi ini, Saya berharap peserta dapat memahami makna literasi dan keterkaitannya dengan kehidupan, memahami gerakan literasi masyarakat dan menyadari pentingnya melakukan gerakan literasi,” tutur Sutan.
Kemah Bakti Literasi yang dihadiri oleh para siswa siswi SMA, pembina perpustakaan, pemerhati dan tenaga professional perpustakaan serta pustakawan dari kabupaten/kota. Diharapkan acara tersebut dapat melahirkan kreatifitas, inspirasi dan inovasi baru dalam rangka meningkatkan gemar membaca.

Kemah Bakti Literasi juga ditandai dengan penandatangan kerjasama antara Dinas Arpus Provinsi Gorontalo dengan Kapolda, Kajati, dan KPPN Provinsi. Kerjasama dalam bidang peningkatan gemar membaca di daerah.(Dinas Arpus-Suleman).

 

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama