>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana mengevakuasi warga Gorontalo yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki di Gorontalo, Selasa (2/10/2018).

“Ada arahan dari pak gubernur agar warga kita di Palu yang ingin dievakuasi untuk secepatnya kita evakuasi ke Gorontalo,” jelas Budi.

Awalnya, pada Senin kemarin Pemprov telah melayangkan surat ke Pangilma TNI untuk meminjam pesawat Hercules guna evakuasi. Namun skenario tersebut berubah menyusul sulitnya evakuasi menggunakan jalur udara.
Saat ini suasana evakuasi Hercules tidak memungkinkan, karena kita dapat informasi bandara Palu dipenuhi oleh warga yang ingin keluar. Ada alternatif untuk mengevakuasi warga menggunakan bus melalui jalur darat,” imbuhnya.

Pemprov Gorontalo saat ini sudah menyiapkan 10 unit bus untuk proses evakuasi. Rencananya Gubernur Gorontalo Rusli Habibie akan memimpin langsung proses evakuasi tersebut pada Rabu atau Kamis besok.

“Insyaallah pak Gubernur tiba besok dari Jakarta dan akan menggelar rapat gabungan. Rencananya akan bertolak Rabu sore atau paling lambat Kamis pagi,” imbuhnya.

Warga Gorontalo di Palu yang terdampak diminta untuk berkumpul dan mendata diri di Posko BPBD Pemprov Gorontalo yang sudah berada di Palu. Catatan pentingnya, warga yang ingin ke Gorontalo benar benar warga yang memiliki sanak saudara atau famili di Gorontalo yang bisa menampung mereka nanti.
Pemprov Gorontalo tidak menyiapkan posko penampungan di Gorontalo, sebab semua terkonsentrasi di Palu. Dibuka kesempatan bagi warga Gorontalo untuk menampung pengungsi Palu yang tidak memiliki keluarga di Gorontalo.

Posko BPBD dan Satpol PP berlokasi di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah di Jl. Prof. Muhammad Yamin, kompleks Kantor Gubernuran. Saat ini sudah ada 20 warga Gorontalo yang melapor ke posko tersebut. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Marten Suleman 0812-4255-5558.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Dua anggota DPRD Provinsi Gorontalo Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan tahun 2014-2019 diambil sumpah dan janjinya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (1/10/2018). Pengambilan sumpah dan janji dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA. Jusuf, dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan selamat kepada kedua anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang telah diambil sumpah dan janjinya,” kata Wagub Idris Rahim dalam sambutannya pada kesempatan itu.
Idris berharap, dilantiknya kedua anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersebut mampu menyerap aspirasi masyarakat yang selanjutnya akan dibahas bersama pemerintah berdasarkan mekanisme dan tata tertib DPRD. Diutarakannya pula, kedua anggota DPRD tersebut mampu mengimplementasikan fungsi DPRD yaitu fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sesuai dengan tatanan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pemerintah daerah itu terdiri dari kepala daerah dan DPRD. Ibarat dua sisi dalam satu mata uang, dibutuhkan keterpaduan, satu pola pikir, pola sikap, dan pola tindak, dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan,” ujar Wagub.

Wagub secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada dua anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang telah mengundurkan diri. Kepada keduanya, Idris berterima kasih atas kerja sama dan kerja kerasnya yang telah mengabdikan diri, sumbangsih pemikiran, tenaga, dan waktu, untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Gorontalo.
Idris berharap, dilantiknya kedua anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersebut mampu menyerap aspirasi masyarakat yang selanjutnya akan dibahas bersama pemerintah berdasarkan mekanisme dan tata tertib DPRD. Diutarakannya pula, kedua anggota DPRD tersebut mampu mengimplementasikan fungsi DPRD yaitu fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sesuai dengan tatanan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pemerintah daerah itu terdiri dari kepala daerah dan DPRD. Ibarat dua sisi dalam satu mata uang, dibutuhkan keterpaduan, satu pola pikir, pola sikap, dan pola tindak, dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan,” ujar Wagub.

Wagub secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada dua anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang telah mengundurkan diri. Kepada keduanya, Idris berterima kasih atas kerja sama dan kerja kerasnya yang telah mengabdikan diri, sumbangsih pemikiran, tenaga, dan waktu, untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

KOTA GORONTALO, Humas – Sebanyak 32 alumni SMA Negeri 1 Gorontalo angkatan tahun 1972 menghadiri reuni angkatan ke-46 yang digelar di Century Beach Resort Gorontalo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (29/9/2018). Turut hadir pada kegiatan itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Gorontalo angkatan 72.

Ketua Alumni SMA Negeri 1 Gorontalo Angkatan 72, Nancy Alaydrus mengatakan, pelaksanaan reuni bertujuan untuk menjalin silaturrahim antara teman seangkatan, di mana dari 150 anggota angkatan 72 saat ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, bahkan ada beberapa di antaranya yang sudah menetap di luar negeri.
Yang hadir pada reuni tahun ini ada yang dari Jakarta, Surabay, Kalimantan, dan Makassar,” kata Nancy Alaydrus, purnawirawan polisi wanita berpangkat Komisaris Besar Polisi.

Nancy menambahkan, reuni angkatan 72 akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2018. Reuni diisi dengan kegiatan olahraga, anjangsana ke panti asuhan, doa bersama, serta kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Provinsi Gorontalo.

“Pada reuni tahun-tahun sebelumnya kami juga telah memberikan cenderamata kepada para guru dan mengumpulkan donasi untuk memperbaiki sarana prasaran sekolah,”

Selanjutnya pada Minggu malam (30/9), alumni angkatan 72 dijamu oleh Wagub Idris Rahim di rumah jabatan Wagub.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim berharap silaturrahim dan kebersamaan dengan teman-teman angkatannya akan terus terbina dan terpelihara dengan baik.
Mudah-mudahan silaturrahim dan kebersamaan kita ini akan terus terjalin dengan baik,” ujar Wagub.(Hmsprov-Haris).

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah dan DPRD Kabupaten Boalemo bersilaturrahim ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, serta Ketua dan Pimpinan DPRD Kabupaten Boalemo, diterima oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di rumah jabatan Wagub, Sabtu malam (29/9/2018).

Silaturrahim yang turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo, membahas pelaksanaan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kabupaten Boalemo.
Malam ini kita bersilaturrahim agar penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Boalemo bisa berjalan aman, lancar, dan sukses,” ucap Wagub Idris Rahim.

Pada kesempatan itu juga dibahas kondisi Kabupaten Boalemo yang terkait dengan aksi demonstrasi yang memakzulkan Bupati Boalemo, yang kemudian disusul dengan demonstrasi tandingan yang ingin mempertahankan Bupati Boalemo, termasuk isu ketidakharmonisan antara Bupati dengan DPRD Boalemo.

“Apa yang terjadi di Boalemo diakibatkan oleh tidak jalannya komunikasi,” ujar Wagub Idris Rahim setelah menerima berbagai pendapat dari peserta pertemuan.

Oleh karena itu Idris berharap, Bupati dan DPRD untuk selalu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Boalemo. Idris juga menyarankan, Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk secara rutin menggelar rapat konsultasi dengan DPRD, sebagaimana yang dilakukan oleh Pemprov Gorontalo.
Setiap bulan harus ada rapat konsultasi antara Bupati dan DPRD. Banyak hal yang dapat kita selesaikan pada rapat konsultasi tersebut, dan itu kami laksanakan di tingkat provinsi,” kata Idris yang juga adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo.

Lebih lanjut Wagub mengatakan, sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah, Pemprov Gorontalo tidak menginginkan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Boalemo terganggu. Menurutnya, pemerintah daerah harus fokus untuk menatap dan menata Boalemo yang lebih baik, maju, dan sejahtera, dengan sikap saling asah, asih, dan asuh.

“Boalemo adalah bagian dari Provinsi Gorontalo, begitu banyak harapan rakyat kepada pemerintah. Sehingga itu kita harus satu pola pikir, pola sikap, dan pola tindak, untuk membawa kesejahteraan masyarakat lebih meningkat,” pungkas Idris.(Hmsprov-Haris).

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo siap menggerakkan bantuan personil dan logistik untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Rombongan dijadwalkan akan berangkat Sabtu sore, (29/9/2018).

Kepastian tersebut diperoleh usai Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memimpin rapat gabungan yang berlangsung di kantor BPBD Gorontalo. Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II, Asisten III, Kasrem 133/Nani Wartabone, Danlanal, Kepala BPBD, perwakilan Polda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan PMI.
Provinsi Gorontalo menjadi provinsi terdekat di Sulawesi Tengah, oleh karena itu kita berkewajiban membantu. Sebisa mungkin apa yang bisa kita bantu kita arahkan ke sana,” ungkap Wagub Idris Rahim.

Sebanyak 272 personil gabungan siap diberangkatkan. Rinciannya 100 anggota polri, 16 orang petugas dinsos, TNI AL 14 orang, BPBD 15 orang, PMI 15 orang serta 100 personil Korem 133/NWB.

Dinas kesehatan mengerahkan 2 dokter umum, 7 perawat, 1 farmasi, 1 ambulance dan 1 unit mobil obat-obatan. Tim kesehatan menunggu 2 dokter spesialis tulang dan ortopedi dari Manado, Sulawesi Utara.

“Personil ini nanti akan melayani kebutuhan evakuasi, logistik, dapur umur, kesehatan dan lainnya,” jelas Idris.

Selain personil, Gorontalo mengirimkan bantuan logistik berupa paket lauk pauk, family kit, kids ware, paket sandang, selimut dan tenda gulung. Nilai bantuan dari Dinsos tersebut yakni Rp256 Juta Rupiah.
BPBD mengerahkan tenda pengungsian 8 unit, dapur umum 1 unit, mobil tangki 1 unit dan 1 ambulance.

Berikut kami lampirkan nomor kontak personil yang dikirim. Koordinator tim Tahir Lahendong – BPBD 081340046081, Rasyid Dinsos 085298101733, Surya Dinkes 085240747402, Boki PMI 081340101876.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan ungkapan duka bagi warga korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). Gempa berkekuatan 7,4 SR yang terjadi sekitar pukul 17.02 WIB itu turut dirasakan oleh warga di Provinsi Gorontalo.

“Banyak informasi yang masuk ke saya melalui pesan WhatsApp setelah kejadian. Saya sangat sedih mendengar kabar ini. Saya mendoakan warga kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah diberi perlindungan oleh Tuhan yang Maha Esa,” terang Rusli, Jumat (28/9/2018).
Bagi Rusli, Sulawesi Tengah bukan saja provinsi tetangga Gorontalo, namun diketahui banyak warga Gorontalo yang bermukim dan mencari nafkah di sana. Banyak warga yang mencemaskan nasib sanak keluarganya di Sulteng yang hingga sekarang sulit dihubungi.

“Belum ada data sampai sekarang (berapa warga Gorontalo) yang jadi korban, karena memang kejadiannya jelang magrib dan kabarnya jaringan seluler di sana terputus. Saya berharap tidak banyak korban jiwa,” imbuhnya.

Data BMKG menyebutkan gempa 7,4 SR berpusat di 26 km Utara Donggala, Sulawesi Tengah dengan kedalaman 11 km. Lokasi gempa berada di 0.20 LS dan 119.89 BT.(Hmsprov).

 

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menggelar bakti sosial NKRI peduli. Kali ini menyasar Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Jumat (28/9/2018).

“Tahun ini selang Januari hingga September sudah 30 kali Pemprov Gorontalo menggelar bakti sosial NKRI. Semua ini kami lakukan demi masyarakat Gorontalo,” ucap Gubernur H. Rusli Habibie yang disambut tepuk tangan riuh ribuan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.
Program ini menurut Gubernur Rusli sebagai implementasi dari arahan Presiden Jokowi yang meminta negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Dalam arti, kepala daerah harus turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk memastikan bantuan yang diserahkan Pemprov Gorontalo tepat sasaran, pada kesempatan itu Gubernur Gorontalo dua periode ini mempertanyakan seleksi penerima bantuan kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Dulupi, termasuk berdialog langsung dengan sejumlah warga penerima bantuan untuk mengecek ketepatan jumlah bantuan yang diterima dari berbagai program yang dikucurkan pemerintah.

“Ini sengaja saya cek karena berdasarkan hasil evaluasi kami banyak bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi yang salah sasaran,” ujar Rusli.
Oleh karena itu Gubernur menambahkan, Pemprov Gorontalo mulai melakukan identifikasi dengan menempelkan stiker pada rumah-rumah warga penerima bantuan.

“Bukannya kami tidak percaya lagi pemerintah desa dan kecamatan, tetapi sengaja kami lakukan agar bantuan itu tepat sasaran. Seperti halnya program NKRI Peduli ini, diperuntukan bagi masyarakat yang betul-betul belum mendapat bantuan dan berhak memperoleh bantuan,” jelas Gubernur Rusli Habibie.

Pada kegiantan bakti sosial NKRI Peduli di Kecamatan Dulupi, total bantuan yang disalurkan Pemprov Gorontalo sebesar Rp11,2 miliar. Bantuan tersebut berupa penyaluran zakat dari Baznas untuk 1.000 orang masing-masing Rp100 ribu, bantuan benih jagung untuk lahan seluas 16.496 hektar sebanyak 247.444 kilogram senilai Rp8,9 miliar, pupuk urea 17.102 hektar senilai Rp1,5 miliar, 18 unit mesin chansaw untuk rehabilitasi kelapa sawit dengan nilai Rp106 juta, serta bantuan KUBE untuk 30 kelompok senilai Rp600 juta.
Selain itu juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah kebutuhan pokok berupa beras 1.000 kilogram dengan harga Rp7.000,00 perkilogram, gula pasir Rp10.000,00 perkilogram, minyak goreng Rp10.000,00 perliter, telur Rp1.000,00 perbutir, rica Rp20.000,00 perkilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp20.000,00 perkilogram, dan pasar ikan murah sebanyak 650 paket dengan harga perpaket Rp10.000,00.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim selaku Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Gorontalo, mengingatkan sekaligus meminta pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo untuk menseriusi upaya penanggulangan HIV/Aids.

“Ada KPA kabupaten/kota yang terkendala dalam pelaksanaan programnya karena tidak memiliki anggaran. Itu berarti pemerintahnya tidak serius, masa membentuk kelembagaan tidak disertai dengan anggaran. Saya minta KPA lebih intensif berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperoleh anggaran,” ungkap Idris saat membuka bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan dana hibah KPA provinsi dan kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo di Hotel Milinov Kota Gorontalo, Jumat (28/9/2018).
Idris mengutarakan, besar kecilnya anggaran hibah dari pemerintah daerah untuk KPA, tidak menjadi persoalan. Menurutnya, yang terpenting adalah efektivitas kerja dan fokus pada pelaksanaan program untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Ketua Pelaksana KPA Provinsi Gorontalo ini menambahkan, kasus HIV/Aids di Provinsi Gorontalo terus meningkat. Pada periode Januari-September 2018, jumlah kasus HIV/Aids bertambah 74 kasus, sehingga total hingga saat ini mencapai 437 kasus. Idris menuturkan, untuk menangani kasusu HIV/Aids yang terus meningkat, perlu sinergitas antara pemerintah daerah dan pihak terkait secara terpadu, terintegrasi, dan komprehensif.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Selain itu, satu rupiah pun dana hibah yang dikucurkan pemerintah daerah harus benar-benar kita manfaatkan untuk pelaksanaan program yang fokus pada upaya penanggulangan HIV/Aids,” tegas Idris.
Sebelumnya Sekretaris KPA Provinsi Gorontalo, Salma Rivani Luawo, dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan bimtek diintegrasikan dengan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) KPA provinsi dan kabupaten/kota. Salma menjelaskan, penyusunan RKA tersebut disesuaikan dengan Strategi Rencana Aksi Daerah (Strada) penanggulangan HIV/Aids di Provinsi Gorontalo tahun 2018-2022.

“RKA yang kita susun mencerminkan lima target dalam Strada, yaitu meningkatkan peran seluruh pihak, meningkatkan kinerja dan konseling, meningkatkan pemahaman masyarakat untuk melindungi diri dan tidak menularkan HIV kepada orang lain, meningkatkan pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup ODA,” jelasnya.

Bimtek pengelolaan dana hibah KPA diikuti oleh unsur Inspektorat, Dinas Keuangan, Dinas Kesehatan, Biro Hukum, serta Tim Asistensi dan Sekretariat KPA provinsi dan Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

JAKARTA, Humas – Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo, Nurindah Rahim menghadiri Pameran Kriyanusa tahun 2018, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (26/9/2018).

Pameran kerajinan KriyaNusa 2018 ini digelar dalam rangka HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-39, dan dibuka oleh ketua Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla. Pameran yang mengangkat tema “Tingkatkan Sinergitas & Kreativitas Wirausaha Milenial” dan mengusung ikon daerah Nusantara dari Aceh yaitu mengangkat motif Pucuk Rebung sebagai dasar desain publikasi akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 26-30 September 2018.
Pameran KriyaNusa 2018 diikuti oleh Dekranasda seluruh Indonesia termasuk Dekranasda Provinsi Gorontalo. Tak hanya itu sejumlah BUMN dan Kementerian juga memfasilitasi mitra binaannya untuk terlibat sehingga terdapat 313 stand kriya dan 21 stand kuliner. Stand-stand tersebut terdiri dari 172 stand Dekranasda, 37 stand Kementrian & BUMN, 76 perajin individu, dan stand ikonik serta desainer.

Dalam KriyaNusa 2018 juga digelar fashion show dengan mengajak para desainer untuk bekerja sama dengan perajin daerah guna mengedukasi perajin dan memperkenalkan hasil kerajinan daerahnya kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain mengikuti pameran KriyaNusa 2018, tim Dekranasda Provinsi Gorontalo juga mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 27 September 2018 di Kementerian Pertahanan. Rakernas yang diikuti sekitar 600 peserta ini berguna untuk memantapkan sinkronisasi dari peran Dekranas dan Dekranasda seluruh Indonesia.(Hmsprov-Nova).

KOTA GORONTALO, Humas – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPBN) Gorontalo Ismed Saputra terkesan dengan pengelolaan keuangan pemerintah di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, pengelolaan keuangan pemerintah salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Tidak saja WTP (untuk pengelolaan keuangan), tapi saya mengamati untuk prestasi-prestasi lain Gorontalo selalu yang terdepan. Hari ada seleksi KUR Awards dari Kemenko Perekonomian, Gorontalo menjadi satu dari tujuh nominasi,” kata Ismed Saputra usai bertemu dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (27/9/2018).
Pertemuan dengan Gubernur Rusli yang didampingi Wakil Gubernur Idris Rahim itu sekaligus pamitan bagi Ismed. Ia kini dipercaya sebagai Kakanwil DJPBN Bengkulu. Ismed berterima kasih kepada jajaran Pemprov Gorontalo yang senantiasa bersinergi satu sama lain.

Selama di Gorontalo, Ismed juga terkesan dengan sikap Gubernur Rusli yang dinilai sering “menjemput bola” untuk mendatangkan anggaran ke daerah dari pemerintah pusat. Sikap yang menurutnya tidak banyak dimiliki oleh kepala daerah lain.

“Datang ke berbagai kementrian, semua beliau datangi. DAU (Dana Alokasi Umum) dipotong saya ditelpon. Itu bagaimana anggarannya? Menteri saya (Menkeu) pun didatangi. Tidak semua orang mau melakukan begitu dan itu saya salut,” sambungnya.
Dengan kepergian Ismed, maka posisi Kakanwil DPJPBN Gorontalo masih lowong. Pengisian jabatan belum dilakukan menunggu hasil lelang jabatan yang dilakukan oleh Kementrian Keuangan RI.(Hmsprov-Isam).

 

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo