>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

Jumat, 28 September 2018 08:00

Wagub Luncurkan RAD TPB Provinsi Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim meluncurkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Provinsi Gorontalo 2018-2022 di Hotel Damhil Kota Gorontalo, Senin (24/9/2018).

Peluncuran RAD TPB merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pencapaian TPB yang mengamanatkan penyusunan tiga dokumen perencanaan untuk mendukung pencapaian target TPB. Ketiga dokumen tersebut yaitu peta jalan TPB, Rencana Aksi Nasional (RAN), dan RAD.
Ketiga dokumen ini memiliki arti penting untuk menggaransi kebijakan pembangunan sehingga menjadi pijakan teknokratik isu TPB ke dalam arah kebijakan pembangunan,” kata Idris dalam sambutannya pada kegiatan itu.

Lebih lanjut terang Wagub, menindaklanjuti Perpres Nomor 59 Tahun 2017, Pemprov Gorontalo juga telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Gorontalo Nomor 66 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan TPB sebagai landasan normatif pelaksanaan TPB di Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah, setelah melewati proses diskusi dan konsultasi dengan seluruh pemangku kepentingan, akhirnya Pemprov Gorontalo bisa meluncurkan RAD TPB 2018-2022,” ujar Wagub.

Dokumen RAD Provinsi Gorontalo menyajikan beberapa catatan penting, antara lain dari 319 indikator SDGs sebanyak 196 indikator telah tersedia datanya di level provinsi. Dari 319 indikator tersebut, 235 indikator adalah kewenangan provinsi dan 156 indikator di antaranya telah tersedia datanya di Provinsi Gorontalo.
Merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, dari 235 indikator SDGs yang menjadi kewenangan provinsi, 101 indikator berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam RPJMD Provinsi Gorontalo terdapat 23 indikator yang merupakan indikator SDGs, 60 indikator termasuk dalam Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah, dan sisanya sebanyak 18 indikator belum ada datanya.

“Indikator SDGs mewakili persoalan yang mengemuka di daerah. Untuk itu Pemprov Gorontalo menjamin bahwa agenda SDGs sepenuhnya telah terintegrasi dalam kebijakan pemerintah,” jelas Wagub Idris Rahim.

Sementara itu Sekretaris II Tim Pelaksana TPB dari BAPPENAS RI, Wahyuningsih Darakati, mengapresiasi peluncuran RAD TPB Provinsi Gorontalo. Wahyuningsih mengatakan, Provinsi Gorontalo menjadi provinsi keempat di Indonesia yang telah meluncurkan RAD TPB.
Dari 34 provinsi, Provinsi Gorontalo adalah provinsi keempat yang meluncurkan RAD TPB setelah Riau, Bengkulu, dan Yogyakarta,” ucapnya.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta masyarakat bijak menggunakan media sosial. Ia tidak ingin masyarakat mudah terprovokasi dengan berbagai kabar yang belum tentu kebenarannya.

“Media sosial kalau kita gunakan baik, sangat positif. Tapi kadang-kadang digunakan untuk yang tidak baik. Ini yang harus kita berantas dan kita beri edukasi kepada masyarakat. Berita berita yang belum tentu kebenarannya, sumbernya dari mana, apalagi ada unsur sara’ dan ujaran kebencian,” tutur Rusli usai menghadiri Video Confrence dengan pemerintah pusat, di Mapolda Gorontalo, Senin (24/9/2018).
Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2019 nanti, Gubernur Rusli optimis dapat terselenggara dengan baik, aman dan tertib. Ia berharap Pileg dan Pilpres nanti dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam menggunakan hak suaranya.

“Satu suara sangat berguna, sehingga partisipasi masyarakat sangat berguna. KPU harus intens menggunakan berbagai media untuk mengajak masyarakat. Bahkan kalau perlu masyarakat difasilitasi dengan mendekatkan warga pelosok dengan TPS,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Gorontalo Brigjenpol Rachmad Fudail menjelaskan, pelaksanaan Video Confrence dengan Kapolri, Panglima TNI dan Menko Polhukam merupakan bagian dari persiapan pengamanan Pemilu 2019.

“Arahan dari pak Menko Pulhukam tadi jelas, penyelenggaraan Pemilu 2019 harus berjalan dengan aman, damai dan sejuk. Itu harus mampu kita wujudkan di Gorontalo,” jelas Rachmad.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Rachmad menilai perlu ada sinergitas antar semua pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, TNI/Polri serta KPU dan Bawaslu selaku penyelenggaran Pemilu. Sinergitas yang sudah berjalan baik saat pelaksanaan pilkada serentak beberapa waktu lalu.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap agar wartawan Gorontalo bersikap independen dalam pemberitaan. Dalam artian, menyanjikan informasi yang berimbang atau cover booth side. Hal tersebut disampaikan Rusli Habibie saat menerima audiensi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo, Senin (24/9/2018).

“Menurut saya ya, wartawan harus bersikap independen. Contohnya si A dan si B. Jangan supaya heboh beritanya, berita si A dipublikasi hari ini. Besoknya nanti pernyataan si B. Harusnya berita itu terbit satu kali, si A si B diwawancarai,” terang Rusli.
Gubernur Rusli menyambut baik rencana PWI untuk menggelar uji kompetensi kepada wartawan daerah. Selain untuk meningkatkan kualifikasi wartawan agar lebih profesional, uji kompetensi juga dapat menghindarkan narasumber dari “wartawan aspal”.

“Kartu itu juga bisa menjadi seperti SIM (surat izin mengemudi). Saya selaku narasumber bisa bertanya anda punya kartu UKW (Uji Kompetensi Wartawan) nggak? Sehingga meyakinkan saya juga bahwa yang bersangkutan wartawan dan mau untuk diwawancarai,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Gorontalo Mahmud Marhabah menilai saat ini uji kompetensi wartawan Gorontalo mendesak untuk dilakukan. Ia menyebut baru ada 52 wartawan yang tersertifikasi dari 170 wartawan yang menjadi anggota PWI.
Ia berharap agar uji kompetensi tersebut mendapat dukungan dari pemerintah provinsi. Uji kompetensi diharapkan selesai akhir Desember, sebab mulai 1 Januari 2019 narasumber berhak menolak untuk diwawancarai jika wartawan tidak mampu menunjukkan kartu UKW.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tahun 2018 tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di halaman Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Gorontalo, Senin (24/9/2018).

Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tahun 2018 mengambil tema ‘Tanah dan Ruang Untuk Keadilan dan Kemakmuran. Dalam sambutan tertulisnya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil, mengamanatkan, tanah dan ruang sebagai satu kesatuan utuh yang dapat memberikan keadilan dan kemakmuran dalam penggunaan, pemanfaatan, pemilikan untuk seluruh masyarakat, pelaku usaha maupun negara.
Oleh karena itu Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Sistem Informasi Geografis Tata Ruang (Gistaru) yang bisa diakses oleh setiap orang, dengan harapan kesadaran masyarakat akan meningkat dan selanjutnya masyarakat bisa berperan aktif dalam penyusunan dan pengawasan rencana tata ruang,” kata Wagub Idris Rahim saat membacakan sambutan tertulis Menteri ATR/BPN.

Lebih lanjut Idris mengutarakan, Kementerian ATR/BPN juga telah melakukan modernisasi pelayanan untuk mendukung percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diharapkan pada tahun 2025 jumlah tanah yang terdaftar mencapai 126 juta bidang tanah. Percepatan ini bertujuan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan produktivitas dan daya saing nasional serta berkembangnya investasi.

“Salah satu kegiatan penting dalam pembangunan infrastruktur adalah pelaksanaan pengadaan tanah yang harus dilakukan secara cepat dan pasti. Dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dan instansi lainnya sangat menentukan suksesnya pengadaan tanah,” ujarnya.
Upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tahun 2018 tingkat Provinsi Gorontalo diikuti oleh aparatur lingkup Kanwil BPN Provinsi Gorontalo, Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, serta sejumlah undangan dari instansi terkait. Pada upacara tersebut Wagub Idris Rahim menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 17 aparatur Kanwil BPN Provinsi Gorontalo. Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wagub Idris Rahim yang dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Kecap Baraja (batang dan rambut jagung) hasil inovasi dua siswa dari Provinsi Gorontalo berhasil meraih Juara Kedua Nasional pada lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) tahun 2018 yang digelar oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Kedua siswa tersebut adalah Yayan Sahi dan Niva Isa, keduanya adalah siswa SMA Negeri 1 Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengapresiasi keberhasilan dua siswa yang telah mengharumkan nama Provinsi Gorontalo di tingkat nasional dan mendorong agar kecap Baraja bisa diproduksi secara massal.
Harus ada kelanjutan, jangan berhenti sampai pada kejuaraan itu saja. Kecap Baraja ini harus diproduksi dalam jumlah yang banyak dengan melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata Wagub Idris Rahim saat menyambut kedua siswa yang didampingi oleh Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan Provinsi Gorontalo, Kolonel Inf. Paulus Herpomo Triwibowo dan guru pembina, Suartin Makrun, di ruang kerja Wagub di Gubernuran Gorontalo, Senin (24/9/2018).

Pada kesempatan itu Idris menantang kedua siswa tersebut untuk memproduksi kecap Baraja dalam jumlah besar. Bahkan saat itu juga Idris langsung mencatat berbagai peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk memproduksi kecap Baraja, termasuk wadah untuk kemasan kecap.

“Saya tantang adik-adik memproduksi kecap ini dalam jumlah besar. Kita akan bantu peralatan dan bahan untuk memproduksi kecap Baraja. Nanti hasilnya akan kita promosikan dan pasarkan di gerai-gerai industri kecil dan menengah,” tutur Idris.
Kepada Wagub Idris Rahim, Yayan Sahi, siswa yang sejak bangku sekolah dasar tinggal di panti asuhan tersebut juga mengutarakan harapannya untuk mendapatkan perhatian dari Pemprov Gorontalo berupa beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Untuk beasiswa pendidikan akan kita upayakan sesuai program Pemprov Gorontalo untuk membantu para siswa berprestasi,” terang Wagub Idris Rahim menanggapi harapan kedua siswa tersebut.
Yayan Sahi, adalah siswa berprestasi yang pernah menjadi juara ketiga pada lomba pidato pentas Pendidikan Agama Islam tingkat nasional dan pembicara terbaik pada lomba debat Bahasa Indonesia tahun 2018. Sedangkan Niva Isa adalah anggota Forum Anak Nasional perwakilan Provinsi Gorontalo tahun 2016, serta Pelopor dan Pelapor Anak Indonesia tahun 2016.(Hmsprov-Haris).

KOTA GORONTALO, Humas – Peran serta perbankan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, sangat dibutuhkan untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada kegiatan silaturrahim dan pembagian paket kebutuhan pokok yang digelar oleh Maybank Cabang Gorontalo di halaman Klenteng Hong San Bio, Kecamatan Tanjung Kramat, Kota Gorontalo, Sabtu (22/9/2018).

“Menurunkan kemiskinan ini harus kita ‘keroyok’ bersama. Pemerintah bersama perbankan, perusahaan swasta, dan stakeholder lainnya, harus bersatu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Idris.
Idris berharap, program sosial Maybank dan perbankan lainnya di Provinsi Gorontalo akan terus berkelanjutan. Idris juga mengharapkan program sosial tersebut tidak hanya sebatas pada pembagian bahan kebutuhan pokok, tetapi lebih ditingkatkan pada program-program lain yang menyentuh kepentingan masyarakat, seperti bedah rumah dan pemberian beasiswa kepada pelajar kurang mampu.

“Keberadaan perbankan di Provinsi Gorontalo manfaatnya harus bisa dirasakan masyarakat. Kalau perlu kegiatan sosial seperti ini dilaksanakan tiga kali dalam setahun,” harap Wagub.

Maybank Cares atau Maybank Peduli digelar secara serentak di cabang Maybank di seluruh dunia dalam rangka Global Corporate Responsibility (CR) Day.

“Global CR Day ini dipersembahkan oleh Maybank kepada seluruh masyarakat dunia untuk mewujudkan tanggung jawab perusahaan terhadap situasi sosial dan lingkungan,” jelas Kepala Cabang Maybank Gorontalo, Lecoand Simorangkir.
Maybank Cares di Indonesia mengangkat tema ‘Berbagi Nilai dan Semangat Toleransi dalam Keberagaman’. Pada kegiatan tersebut Maybank Cabang Gorontalo memberikan bantuan berupa paket kebutuhan pokok kepada 60 warga kurang mampu yang berada di sekitar Klenteng Hong San Bio. Setiap paket berisi beras 2,5 liter, minyak 4 liter, mie instan 4 bungkus, teh 2 kotak, gula pasir 2 kg, dan ikan kaleng 2 kaleng.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menghadiri kegiatan Moment Apresiasi Mitra Grab yang digelar oleh Grab Gorontalo bertempat di Rumah Adat Dulohupa, Sabtu (22/9/2018). Gubernur yang datang bersama istri Idah Syahidah, menjanjikan akan memberikan hadiah berupa jaket kepada seluruh Mitra Grab yang ada di Provinsi Gorontalo.

“Tadi isteri saya bilang, pak tidak semua anggota Grab itu memiliki jaket. Karena jaket kan dibayar, jadi ada yang belum punya. Jadi inisiatif saya, karena kehadiran kalian sudah turut membantu masyarakat di Provinsi Gorontalo maka semua anggota Grab saya akan hadiahkan jaket secara gratis,” kata Rusli.
Mantan Bupati Gorontalo Utara itu juga mempersilahkan bagi anggota Grab untuk menggunakan fasilitas SMKN 3 (dulu STM) untuk jasa servis kendaraan bermotor. Kadis Dikbudpora diminta untuk menfasilitasi service motor secara gratis.

“Jadi teknisi di sana sudah kita sediakan, alat alatnya juga lengkap. Silahkan kesana jika ada kendala dengan kenderaanya. Jika ingin mengganti oli, ataupun ban dan lain lain itu dibayar atau di bawah sendiri alatnya, hanya biaya pemasangaan atau perbaikannya yang gratis,” tambahnya.

Rusli berpesan kepada Mitra Grab harus selalu rajin, jujur dan bersikap sopan kepada semua pelanggan. Mitra Grab juga harus taat terhadap peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan dan tidak ugal-ugalan di jalanan.
Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap kehadiran aplikasi transportasi online di Gorontalo bisa merangkul semua pihak, termasuk penyedia jasa transportasi yang masih konvensional. Grab juga diharapkan bisa melebarkan sayap hingga ke kabupaten lain, tidak saja di Kota Gorontalo.(Hmsprov-Echin).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Sukses meraih penghargaan opini pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berencana menaikkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintahnnya.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Rusli usai mengarak Tropi Penghargaan WTP Pemerintah Pusat dari Bandara Djalaluddin Gorontalo hingga ke Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (22/9/2018).
Sebagai bonusnya, saya sudah bicarakan dengan teman-teman (pejabat) untuk mencarikan anggaran dan menaikkan TKD PNS. Tahun depan kita naikkan TKD untuk seluruh PNS, agar kalian lebih serius lagi, lebih bertanggungjawab lagi untuk melaksanakan tugas sehari-hari,” tegas Rusli dan disambut riuh PNS yang hadir.

Bagi Gubernur Gorontalo dua periode itu, pegawai layak diberi ganjaran karena prestasi WTP. Selain sudah bekerja dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab, prestasi tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah sudah mengelola uang negara secara bersih, transparan dan akuntabel.

“Kita tidak bisa bangga dan terlena dengan penghargaan ini. WTP lima kali berturut-turut harus menjadi tantangan bagi kita apakah kita mampu untuk mempertahankan sampai 2022 dan seterusnya. Apakah sanggup?,” tanya Rusli diiringi kesanggupan ASN yang hadir.
Tahun 2018 ini TKD PNS di lingkungan Pemprov Gorontalo juga sudah dinaikkan dari tahun sebelumnya. PNS pelaksana atau setingkat staf misalnya, memperoleh TKD sebesar Rp2.500.000, Eselon IV sebesar Rp5.000.000 dan eselon III Rp7.500.000.

Semakin tinggi jabatan dan tanggungjawabnya maka semakin tinggi TKD yang diterima. Pembayaran TKD bervariasi berdasarkan Sistem Pengukuran Prestasi Kerja (Siransija). Sistem ini mendata secara online prestasi kerja bulanan pegawai seperti daftar kehadiran, SKP bulanan, kerjasama dan berbagai indikator lainnya.(Hmsprov-Isam).

 

Senin, 24 September 2018 10:21

Gubernur Gorontalo: WTP 5 Kali Prestasi ASN

KOTA GORONTALO, Humas – Ada hal yang berbeda saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo usai kunjungan kerja di Jakarta, Sabtu (22/9/2018). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati ruangan kedatangan bandara untuk menyambut kedatangan orang nomor 1 di Gorontalo itu.

Rusli rupanya membawa serta tropi penghargaan dari Pemerintah Pusat karena mampu meraih opini pemeriksaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak lima kali berturut-turut. Penghargaan yang diberikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kamis kemarin.
Tropi tersebut lantas diarak oleh Gubernur Rusli dan iring-iringan kendaraan para ASN dari Bandara Djalaluddin hingga Rumah Jabatan Gubernur. Di beberapa sudut jalan, siswa sekolah turut menyambut gembira sambil melambaikan bendera merah putih kepada rombongan.

Di Rumah Jabatan, Gubernur dan rombongan sudah disambut oleh Wakil Gubernur Idris Rahim dan Kepala BPK dan BPKP Provinsi Gorontalo. Tropi penghargaan tersebut lantas diserahkan Rusli kepada Wagub Idris yang selama dua periode menjadi pasangannya memimpin Gorontalo.

“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Tidaklah mudah untuk mempertanggungjawabkan uang negara yang dikucurkan untuk Provinsi Gorontalo. Alhamdulillah bapak ibu sekalian, sejak tahun 2013 sampai 2017 kita dapat mempertahankannya (perdikat WTP),” ujar Rusli.
Rusli menilai, pencapaian itu bukanlah prestasi Gubernur dan Wakil Gubernur, melainkan kerja keras dan kerja cerdas semua aparaturnya. Ia menilai aparaturnya sudah memiliki SDM yang mumpuni untuk pengelolaan keuangan serta sudah melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.
“Ini bukan karena kami berdua. Saya dengan pak wakil gubernur tidak bisa berbuat apa apa tanpa didukung oleh ASN yang ada di pemprov Gorontalo. Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PNS dan PTT yang sudah melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggungjawab,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Kamis kemarin. Ada delapan provinsi yang berhasil meraih predikat WTP lima tahun berturut turut. Selain Provinsi Gorontalo, ada Jawa Barat, DIY, Kepri, Kalsel, Sumbar, Sultra dan NTB.(Hmsprov-Isam).

 

KABUPATEN BONE BOLANGO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mencanangkan gerakan pemulihan terumbu karang yang diintegrasikan dengan dengan aksi bersih-bersih pantai di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (21/9). Kegiatan diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan peserta pendidikan dan pelatihan dari Reform Leader Academy (RLA) Angkatan 15 Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

“Aksi bersih-bersih pantai ini harus berkelanjutan, tidak boleh hanya berhenti pada pencanangan,” tegas Wagub Idris Rahim dalam arahannya pada kesempatan itu.
Idris mengutarakan, aksi bersih-bersih pantai sangat mendukung upaya pemulihan ekosistem terumbu karang di wilayah Teluk Tomini. Melalui aksi tersebut, diharapkan sampah-sampah yang ada di tepi pantai tidak akan terbawa ke laut dan mengendap di terumbu karang yang akan berakibat rusaknya terumbu karang.

“Terumbu karang jangan dirusak, tetapi harus dilestarikan dan diselamatkan dengan cara tidak membuang sampah, utamanya sampah plastik ke laut. Terumbu karang itu banyak manfaatnya, di antaranya sebagai tempat hidup ikan dan biota laut lainnya, pengembangan pariwisata bahari, serta menahan abrasi dan pemecah gelombang,” ungkapnya.

Oleh karena itu Wagub Idris Rahim mengajak masyarakat untuk secara sadar dan sukarela melakukan tindakan nyata dalam menjaga kebersihan pantai. Menurutnya, untuk melestarikan dan menjaga terumbu karang dan kebersihan pantai tidak bisa dilakukan secara parsial oleh pemerintah semata, tetapi harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder.
Jangan nanti menunggu ada kegiatan seperti ini baru kita membersihkan pantai. Membersihkan pantai itu harus kita lakukan setiap saat, ketika kita melihat sampah, langsung secara sadar dan sukarela memungut sampah itu,” ujar Idris.

Sementara itu Dida Mikfar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kelautan RI mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan pesisir pantai dan laut dari sumber-sumber yang dapat mencemarinya. Dirinya berharap, setelah kegiatan aksi bersih-bersih pantai, tidak ada lagi sampah-sampah baru, terutama sampah plastik, yang masuk ke laut.

“Sampah di laut itu bersumber dari darat, sehingga itu butuh kesadaran kita untuk menjaga pantai dan laut kita untuk menjadi lebih bersih,” ucap Dida.
Aksi bersih-bersih pantai melibatkan seluruh aparatur dari Dinas Pariwisata, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, personil TNI dan Polri, anggota Pramuka dari Saka Bahari dan Saka Wisata, serta masyarakat umum. Pada kegiatan itu dibagikan ratusan peralatan kebersihan berupa sapu lidi dan pengangkat sampah, kantong plastik sampah, serta tong sampah plastik.(Hmsprov-Haris).

 

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo