>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KOTA GORONTALO, Humas – Sebanyak 447 jamaah haji kelompok terbang (kloter) 29 Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Gorontalo tiba di Mess Haji, Kota Gorontalo, Jumat (22/9/2018). Kloter yang dibantu 5 petugas itu tiba di Gorontalo dengan tiga penerbangan dari Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar.

Sejatinya kloter 29 terdiri dari 448 jamaah, namun satu di antaranya meninggal dunia. Jamaah meninggal atas nama Sara Basiru binti Duke Tuu (70), rombongan 8 regu 31 asal Kota Gorontalo. Almarhumah wafat di Mekah tanggal 11 Agustus 2018 karena serangan jantung.
“Selama di tanah suci, ada 20 jamaah yang mengalami sakit baik berat dan ringan dan telah ditangani oleh petugas kesehatan di klinik sektor KKHI maupun di rumah sakit Arab Saudi. Dilaporkan juga ada 29 jamaah yang harus menggunakan kursi roda selama beribadah,” kata Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kudrat Dukalang.

Sementara itu, Plh Sekdaprov Gorontalo Sukri Botutihe atasnama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan terima kasih kepada para petugas haji yang sudah bekerja keras selama ini. Menurutnya, pelaksanaan haji tahun 1439 Hijiryah berjalan dengan sangat baik tanpa kendala berarti.

“Bapak gubernur terus berupaya agar pelaksanaan haji dari tahun ke tahun semakin baik. Termasuk rencana pemerintah untuk membetuk Embarkasi Haji Penuh bisa segera terwujud,” ujar Sukri.
Jamaah tiba selamat berasal dari lima kabupaten dan satu kota. Rinciannya 279 jamaah asal Kabupaten Gorontalo, 77 jamaah asal Kota Gorontalo, 47 jamaah asal Kabupaten Pohuwato. Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo Utara dan Boalemo masing-masing mengutus 34, 8 dan 2 jamaah.

Dengan kembalinya Kloter 29 Upg ke tanah air, maka berakhir pula rangkaian pelaksanaan Embarkasi dan Debarkasi EHA Asal Provinsi Gorontalo. Jamaah asal Gorontalo dibagi ke dalam tiga kloter yakni 25, 28 dan kloter 29.(Hmsprov-Isam).

 

JAKARTA, Humas – Lima kali berturut-turut (quintrick) pengelolaan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) membuat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menerima penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2018 di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Penghargaan diberikan kepada 93 entitas Kementrian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota. Penghargaan diberikan kepada K/L dan Pemda yang meraih minimal lima kali WTP berturut-turut.
Dari jumlah itu, ada 8 Gubernur didaulat untuk menerima penghargaan yakni Gubernur Gorontalo, Kepri, Jawa Barat, DI Yogyakarta, NTB, Sumbar, Kalsel dan Gubernur Sultra.

“Pencapaian ini bukti komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai acara.

Lebih lanjut Gubernur Gorontalo dua periode itu menjelaskan, WTP bagi pemerintah bukan tujuan tapi keharusan untuk dilaksanakan setiap tahun. Oleh karena itu, ia meminta jajarannya untuk melakukan pelaporan keuangan yang baik termasuk mendata semua aset daerah yang ada.

“Pelaporan itu adalah bagian akhir dari pengelolaan keuangan. Terpenting bagaimana perencanaannya yakni melakukan pengalokasian anggaran yang sebesar-besarnya untuk masyarakat. Pada tataran pelaksanaannya bisa dirasakan oleh masyarakat melalui program yang pro rakyat,” imbuhnya.
Dikutip dari laman kemenkeu.go.id, laporan pemeriksaan BPK tahun 2017 menunjukkan peningkatan jumlah Kementrian Negara/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah yang meraih opini WTP. Jika pemeriksaan BPK tahun 2016 hanya ada 73 K/L maka pada 2017 meningkat menjadi 79 KL.

Pemerintah daerah se Indonesia juga meningkat tahun 2017 ini yakni sebanyak 411 Pemda dari tahun 2016 yang hanya 374 pemda.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo menggelar temu responden yang diikuti oleh 200 pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), organisasi perangkat daerah terkait, perbankan, perguruan tinggi, pegiat media sosial dan pimpinan media massa, yang digelar di aula kantor Perwakilan BI Gorontalo, Kamis (20/9).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Strategi Memenangkan Pasar dengan Memanfaatkan E-Commerce dan Sharing Success Story Kegiatan Ekspor di Gorontalo’, dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim. Narasumber pada kegiatan tersebut, yaitu pengusaha dan eksportir hasil perikanan Gorontalo, Idris Nteseo, Associate VP of Special Projects Bukalapak, Rahmat Danu Andika, serta artis dan founder Trunycta, Pastry by Nycttagina dan Eyemissyoulashes, Nycta Gina.
Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Ricky Perdana Gozali mengatakan, di era modern saat ini digitalisasi ekonomi yang merupakan bagian dari revolusi industri 4,0, hadir untuk merubah kegiatan ekonomi konvensional. Ricky menuturkan, hadirnya digitalisasi layanan perdagangan dan keuangan membuat banyak perubahan fundamental, seperti terbukanya akses pasar seluas-luasnya, hingga inovasi sistem pembayaran.

“E-Commerce membuka akses pasar yang tidak terbatas, pelaku bisnis dapat menjual barangnya melalui E-Commerce baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri,” ucap Ricky.

Oleh karena itu, lanjut Kepala Perwakilan BI Gorontalo, pihaknya menggelar temu responden sebagai salah satu upaya untuk mendorong pelaku bisnis dan UMKM di Provinsi Gorontalo untuk memanfaatkan peluang melalui E-Commerce.
Temu responden ini kami gelar sebagai sebuah talkshow untuk berbagi pengalaman dari pengusaha yang telah sukses di bidang E-Commerce. Kami ingin responden BI dapat mengambil manfaat dari pengalaman tersebut, sehingga dapat membuka akses pasar yang tidak terbatas,” tuturnya.

Sementara itu Wagub Idris Rahim mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Perwakilan BI Gorontalo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Provinsi Gorontalo. Idris mengutarakan, langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov Gorontalo dalam menurunkan angka kemiskinan yang saat ini berada pada angka 16,25 persen.

Idris juga mendorong dunia usaha dan pelaku UMKM untuk memanfaatkan E-Commerce untuk menjual produk-produk unggulan daerah dan bersaing di pasar global.
Kegiatan yang dilakukan oleh BI ini semata-mata untuk mendorong UMKM lebih maju lagi, sehingga kita harapkan UMKM semakin tumbuh dan mampu mendorong peningkatan perekonomian dan menurunkan angka kemiskinan,” tandas Idris.(Hmsprov-Haris).

 

Kota Gorontalo Humas – Salah satu yang menjadi tantangan bagi Provinsi Gorontalo adalah meningkatkan ekspor produk UKM hingga mampu menembus pasar luar negeri.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo M. Nadjamudin, saat membuka rapat koordinasi & sinkronisasi penanganan permasalahan perdagangan luar negeri di Hotel Amaris Kota Gorontalo, Kamis (20/9/2018).

Menurut Nadjamudin ada tiga hal yang menghambat produk UKM Gorontalo dalam menembus pasar ekspor.
Hambatan yang dihadapi yaitu berbelitnya izin ekspor, minimnya saluran pemasaran di luar negeri, dan minimnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti pasar luar negeri, terutama kemampuan untuk memenuhi jumlah kapasitas produksi sesuai permintaan pasar ekspor dan kontinuitas,” ungkap Nadjamudin.

Kadis Kumperindag menyebutkan, jumlah ekspor Provinsi Gorontalo Tahun 2018 sampai Agustus 2018 sebesar 133,218 ton yang didominasi oleh ekspor komoditi Jagung sebesar 103,200 ton, Arang tempurung sebesar 6.000 ton, Ikan Tuna sebesar 13, 127 ton, serta Gula tetes sebesar 24,005 ton.

Saat ini Provinsi Gorontalo memiliki berbagai Produk UKM antara lain Karawo, Upiya Karanji, Kerajinan serta Produk Olahan Pangan yang memiliki potensi untuk ekspor, ada beberapa produk yang hanya di jual secara personal ke luar negeri seperti Baju dan Tas Karawo yang di jual secara online dan ke jepang.
Jumlah ekspor Provinsi Gorontalo yang masih sangat kecil menjadi salah satu perhatian besar bagi kita bersama,” kata Nadjamudin.

Kadis berharap melalui kegiatan rakor dan sinkronisasi penanganan permasalahan perdagangan luar negeri ini, seluruh stakeholder dapat duduk bersama dan melahirkan ide – ide serta membedah permasalahan ekspor produk UKM sehingga melahirkan rekomendasi serta tindak lanjut dalam upaya meningkatkan ekspor khususnya ekspor produk UKM Provinsi Gorontalo.

Sementara itu panitia pelaksana Lyla Ramziah Laya, ST, M.Sc, Kepala Bidang Perdagangan menjelaskan, maksud dan tujuan pelaksanaan rakor dan sinkronisasi ini untuk mendukung optimalisasi pengelolaan ekspor khususnya ekspor produk UKM di daerah serta mendapatkan penanganan permasalahan yang terjadi dalam implementasi kebijakan ekspor di Provisi Gorontalo.
Diakhir kegiatan dihasilkan kesepakatan bersama yang dibungkus dalam MoU penetapan pilot project UMKM ke pasar ekspor di Provinsi Gorontalo. MoU ini melibatkan Dinas Kumperindag, Bank Indonesia, Bea Cukai, PT. Pelindo, dan PT. Garuda Indonesia.

Kegiatan yang mengangkat tema peningkatan ekspor produk UKM di Provinsi Gorontalo dilaksanakan selama 1 satu hari dan diikuti 50 orang peserta yang berasal dari instansi terkait, para eksportir, dan ukm di kab/kota se Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Asriani).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Guna menumbuhkan minat baca di kalangan pegawai, Kejaksaan Tinggi Gorontalo bersama Kantor Arsip Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melakukan penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU), Rabu (19/9/2018), bertempat di ruang kerja Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Penandatangan MOU ini dilakukan oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nanang Sigit Yulianto dengan Plt. Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Cahyono S. Tayabu.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Kepala Kejati Gorontalo Nanang Sigit menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Dinas Arpus Provinsi Gorontalo, yang telah menginisiasi kerjasama tersebut.

Kerjasama tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca bagi para pegawai maupun anak-anak pegawai yang ada di Kantor Kejaksaan Tinggi. Selama ini menurut Nanang, perpustakaan yang ada di Kantor Kejaksaan Tinggi terkesan pasif, sebab jarang sekali dikunjungi oleh keluarga para pegawai.

“Menumbuhkan minat baca harus kita mulai dari diri kita sendiri, dengan adanya perpustakaan di kantor kami dan penandatanganan MOU ini, saya harapkan dapat menumbuhkan minat baca para pegawai utamanya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” papar Nanang.
Nanang juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Arsip Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, yang turut membantu pengembangan perpustakaan yang ada di kantor Kejati dengan memberikan buku pada setiap kegiatan rutin yg melibatkan keluarga karyawan kejati.

Sementara itu Plt. Dinas Arsip Dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Cahyono S. Tayabu menjelaskan, tujuan dari penandatangan MOU tersebut diantaranya : untuk menggalakkan budaya baca dilingkungan keluarga dan pegawai Kejati, menanamkan keseimbangan ilmu pengetahuan dan kepribadian luhur minat baca serta mencetak generasi yang handal, cerdas, berdaya guna dan berkarakter.(Hmsprov-Suleman Dinas Arpus).

 

MAKASSAR, Humas – Sebanyak 86 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 28 asal Provinsi Gorontalo tiba dengan selamat di bandara International Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (20/9/2018). 84 jamaah dan 2 orang petugas kloter dilaporkan semua dalam keadaan selamat meski mengalami kelelahan karena perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo itu tiba di Makassar dengan pesawat Garuda GA 1417 pukul 06.48 Wita. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Provinsi Gorontalo, Mitran Tuna serta perwakilan dari Kanwil Kemenag Gorontalo dan pemerintah daerah lain menyambut kedatangan para jamaah.
Alhamdulillah yang perlu kita syukuri dari jumlah total jamaah sebanyak 86 orang, semua kembali dengan selamat. Insyaallah siang ini juga akan diberangkatkan ke Gorontalo untuk berkumpul dengan keluarga masing-masing,” jelas Mitran.

Setelah transit lebih kurang tiga jam, para jamaah sudah diterbangkan ke Gorontalo dengan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 3792. Diperkirakan mereka akan tiba pukul 11.30 Wita.

Suasana di Mess Haji Kota Gorontalo saat ini sudah dipadati oleh keluarga penjemput. Mereka diminta menunggu di luar pagar agar prosesi penyerahan jamaah dan barang bagasi berjalan lancar dan tertib.

Selasa sebelumnya, sebanyak 446 jamaah haji kloter 25 asal Kota Gorontalo juga telah tiba. Itu berarti masih ada satu kloter lagi yakni kloter 29 yang ditunggu kepulangannya.
Kloter asal Kabupaten Gorontalo dan Pohuwato dijadwalkan tiba di Gorontalo pada tanggal 21 September 2018 nanti pukul 06.40 WITA. Kloter tersebut diberangkatkan dengan tiga penerbangan masing-masing Lion Air JT 3892, JT 3792, JT 3660.(Subdin Penghubung Makassar).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Sejak tahun 2016, masyarakat Gorontalo khususnya masyarakat yang ada di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo menggelar Festival Apangi. Festival yang dilaksanakan setiap 10 muharam atau yang dikenal dengan hari asyura ini, sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Untuk tahun ke tiga ini, Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah turut berpartisipasi dalam festival apangi ini. Tidak hanya hadir langsung, Idah juga menyiapkan kue khas gorontalo yang diseguhi dengan gula merah ini disalah satu rumah penduduk yang ada di Kelurahan Dembe 1 untuk dibagikan kepada masyarakat manapun yang turut hadir dalam festival tersebut
Allahmdulillah hari ini saya bisa berpartisipasi langsung dalam festival apangi ini. Tahun tahun kemarin saya tidak sempat hadir, jadi saya wujudkan hari ini. Meski macet dengan sangat padatnya kenderaan, banyaknya masyarakat yang hadir, saya senang melihat langsung jajanan khas orang Gorontalo ini, ” kata Idah saat singgah disalah satu rumah warga yang menjamunya dengan kue apangi, tadi malam, Rabu, (19/9/2018)

Idah juga mengungkapkan kebanggannya. Menurutunya ini merupakan hal yang sangat positive bukan hanya melihat kue apangi yang disajikan secara gratis, tetapi melihat kebersamaan dan gotong royong serta silaturahim masyarakat. Dimana masyarakat sudah mampu mengenal dan menghargai budaya Gorontalo

“Saya dengar juga sejarahnya festival ini hadir karena keinginan masyrakat Dembe ini sendiri. Masyarakat berinisiatif sendiri, membuat festival ini. Ini luar biasa, semua masyarakat yang hadir disajikan secara gratis. Ini seperti lebaran, ajang silahturahim kita semua,” tambahnya
Festival Apangi ini adalah inisiasi murni warga Dembe 1. Apangi adalah kue khas Gorontalo yang terbuat dari tepung beras dan di campuri Gula merah (Gula Jawa).
Disamping menyajikan ribuan Apangi secara gratis, masyarakat yang hadir juga dipertontonkan sebuah karya asli warga Dembe I. Produk Kerajinan lokal khas Gorontalo seperti gantungan kunci Polopalo, Gelas, Asbak dan Tempat lampu berbahan bambu. Tak ketinggalan kerajinan Karawo kelompok Ibu-Ibu dan Upiya Karanji.(Hmsprov-Echin).

 

KAB. GORONTALO, Humas – Sebanyak 240 Kepala Keluarga miskin yang ada di desa Sidoarjo, Kecamatan Tolangohula, Kab. Gorontalo mendapatkan bantuan ikan gratis. Program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) ini memang sedang dicanangkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo.
Untuk di desa Sidorajo sendiri, Kemarin (red-Rabu), (19/9/2018), bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo yang juga sebagai Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Selain menyerahkan bantuan, Idah juga memberikan sosiailiasi tentang pentingnya makan ikan kepada anak anak sekolah dan orang tua yang hadir dalam kesempatan tersebut. Idah mengungkapkan untuknya mengapa berbagai bantuan ini diberikan agar mendorong masyarkat khususnya warga miskin untuk bisa makan ikan.

“Kita semua harus ketahui vitamin dan protein yang ada dalam ikan, dapat meningkatkan gizi dalam tubuh kita. Khususnya anak anak mereka kan masih dalam masa pertumbuhan jadi wajib makan ikan. Kalau kita orang tua makan ikan hanya supaya kuat, beda sama anak anak. Mereka lebih membutuhkan,” kata Idah
Idah berharap kampanye gemar makan ikan melalui fish to school dapat memberikan manfaat untuk mewujudkan masyarakat Gorontalo yang gemar makan ikan. Sehingga tercipta sumber daya manusia Gorontalo yang sehat, kuat dan cerdas.

“Sesuai arahan dari Pak Gubernur, sengaja memprogramkan Gemarikan ini untuk lebih menggiatkan makan ikan di kalangan masyarakat. Nanti seluruh masyarakat miskin sampai kepelosok akan menikmati ikan gratis ini,” tandasnya

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan sudah dianggarkan subsidi ikan murah bagi warga miskin se Provinsi Gorontalo senilai 2,4 Milyar Rupiah. Angka itu untuk 8.400 Kilogram ikan yang ditaksir dapat menjangkau 1.800 KK miskin. Setiap keluarga miskin mendapatkan 2 kilogram ikan perbulannya, khusus untuk Kab. Gorontalo sendiri, bantuan ikan gratis ini sudah berjalan selama 9 bulan terakhir.(Hmsprov-Echin).

KOTA PADANG, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi terbaik 4 nasional dalam hal pengelolaan irigasi di Indonesia tahun 2017. Penghargaan yang diserahkan Diah Indrajati selaku Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri diterima oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang diwakili Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan Sutan Rusdy bertempat di hotel Grand Inna Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (18/9/2018).

Operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi terbaik dinilai berdasarkan beberapa kriteria di antaranya luas kewenangan pemda, penyediaan anggaran OP irigasi serta ketersediaan tenaga operasional. Indikator lainnya yakni besarnya indeks pertanaman modal, kondisi jaringan irigasi serta indeks kinerja sistem irigasi.
“Provinsi Gorontalo juga dipandang baik dalam OP irigasi karena telah melahirkan Perda Pengelolaan Irigasi, adanya rencana pengembangan irigasi melalui rencana strategis (renstra) serta terbentuknya komisi irigasi,” jelas Kadis PU-PR Handoyo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut kata Handoyo, irigasi selaku sumber air bersih dan pengairan sawah warga selama ini menjadi salah satu fokus Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Berbagai perluasan irigasi terus dilakukan termasuk untuk mendukung operasionalisasi bendungan Randangan di kabupaten Pohuwato yang akan diresmikan akhir 2018 nanti.

“Perhatian pak gubernur bahkan sampai pada petugas penjaga pintu. Di semua irigasi yang ada kita tempatkan petugas untuk membuka dan menutup pintu air untuk memastikan distribusi air berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Penghargaan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Terbaik Nasional Tahun 2017 merupakan acara pertama kali yang digelar oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. Terbaik 1 hingga 4 masing masing diraih oleh Provinsi Sumatera Barat, Bali, Lampung dan Gorontalo.(Hmsprov-Isam).

 

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Pemerintah se Provinsi Gorontalo mendeklarasikan diri siap mengamankan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Deklarasi yang diintegrasikan dengan Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Otanaha 2018 itu dipusatkan di Lapangan David-Tonny, kecamatan Limboto, kabupaten Gorontalo, Rabu (19/08/2018).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, unsur KPU dan Bawaslu provinsi / kabupaten /kota nampak hadir dalam kegiatan tersebut. Gelar pasukan diikuti oleh semua unsur di antaranya TNI, Polri, Kejaksaan, BPBD, Dishub, Satpol PP dan Linmas.
Himbauan saya, pertama agar ada partisipasi masyarakat pada pileg dan pilpres nanti. Semua stake holder baik bupati dan wali kota untuk mendorong masyarakat ikut meramaikan pesta rakyat. Saya lebih senang menyebut pesta rakyat, namanya pesta maka harus bergembira tidak ada yang ribut-ribut,” terang Gubernur Rusli usai acara.
Kepada penyelenggara pemilu, Rusli mengingatkan untuk melaksankan tugas sesuai aturan dan tupoksi masing-masing. Ia meminta agar KPU dan Bawaslu di semua tingkatkan untuk mengabaikan internvensi dari pihak manapun.

“Saya juga mohon kepada partai politik termasuk saya ketua partai Golkar untuk mengedepankan etika politik. Jangan saling menjelekkan, menghujat. Cukup kedepankan saja ide dan program yang ingin dilaksanakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolda Gorontalo Kombespol Jaya Subriyanto mengemukakan, pelaksanaan Gelar Pasukan Mantap Brata 2018 ini digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi pengamanan pileg dan pilpres rencananya akan dilakukan selama 397 hari dimulai tanggal 20 september 2018 hingga 21 oktober 2019.

Operasi tersebut akan melibatkan 272.886 personil polri se Indonesia. Untuk Gorontalo sendiri, polda menyiapkan lebih kurang 1.000 personil.
Operasi kita gabungan dengan melibatkan personil Polda, Polres hingga ke tingkat Polres. Kita juga akan dibantu TNI dan unsur terkait lainnya. Gelar pasukan hari ini tapi pemberlakuan operasinya mulai besok secara nasional,” jelas Jaya.

Gelar pasukan diramaikan dengan latihan pengaman calon presiden dan wakil presiden saat berkampanye. Disimulasikan bagaimana langkah polri mengamankan capres dan cawapres dari unjuk rasa massa, sabotase iring-iringan kendaraan dan kerusuhan saat kampanye.(Hmsprov-Isam).

 

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo