>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah mengingatkan kepada seluruh anggota yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Gorontalo agar bisa bebas dan menjauhi Narkoba. Hal ini dikatakan Idah karena istri Gubernur Gorontalo ini memang sebelumnya telah diminta KPJ sebagai pembina dalam kelompok mereka

“KPJ itu kan sekelompok anak muda yang menurut saya sangat kreatif. Mereka istilahnya menjual suara indah mereka, tetapi hasilnya tidak dipakai sendiri mereka juga banyak berbagi contohnya baru baru ini mereka mengumpulkan dana untuk korban bencana di lombok,” kata Idah yang kembali terlihat berkumpul bersama kelompok penyanyi jalanan ini dicaffe Noura, Kota Gorontalo, Selasa malam (18/9/2018).
Dalam kesempatan itulah Idah mengungkapkan harapannya untuk KPJ Gorontalo agar harus benar benar dan menjauhi barang haram tersebut. Karena Idah menilai images dari penyanyi jalanan dimata masyarakat umum pasti lebih rentan dan mudah terjerumus dalam penggunaan narkoba.

“Saya ingin KPJ Gorontalo menunjukan bahwa tidak semua penyanyi jalanan seperti itu. Kalian anak anak muda penerus bangsa harus membuktikan walau dijalanan tapi pergaulan kalian tak bebas. Saya bergabung disni karena saya yakin dan percaya kelompok ini punya banyak sisi positif,” tambahnya

Kehadiran Kak Kwarda Gorontalo dan Kelompok Penyanyi Jalanan di Caffe ini dalam rangka road show to caffe yang memang sedang mereka canangkan. Kegiatan ini sebagai upaya KPJ untuk menggalangkan dana dalam rangka memperingati hari ulangtahun KPJ yang ketiga pada bulan Oktober mendatang.(Hmsprov-Echin).

BONE BOLANGO, Humas – Sebanyak lebih kurang Rp3,3 Milyar bantuan untuk petani di Kabupaten Bone Bolango dicairkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Penyerahan Bantuan yang digelar di Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila, Selasa (18/9/2018) itu diserahkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada rangkaian Bhakti Sosial NKRI Peduli.
Bantuan terdiri dari benih padi hibrida 10.750 kg seluas 750 ha senilai Rp107.500.000, benih padi ladang 4.225 kg seluas 169 ha senilai Rp43.517.500, bantuan saprodi pengembangan cabe rawit merah seluas 75 ha senilai Rp2.172.060.000.

Ada juga bantuan untuk peremajaan kelapa seluas 300 ha senilai Rp504.000.000 serta bantuan 950 ekor bibit ayam Kampung Unggulan Rusli (KUR) untuk tiga kelompok peternak setempat. Secara keseleruhan bantuan ayam KUR di Bone Bolango diberikan kepada 10 kelompok dengan nilai Rp.666.000.000.

“Bantuan ini kami berikan sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Tolong pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Gubernur Rusli.

Sementara itu, terkait dengan Bhakti Sosial NKRI Peduli, Rusli menjelaskan sengaja digulirkan untuk menjangkau warga kurang mampu di setiap kecamatan se Gorontalo. Program ini membuka kesempatan bagi warga untuk mengakses sembako murah yang telah disiapkan.
“Program ini sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Sekarang kami keliling terus di setiap daerah. Perintah pak Jokowi negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Artinya pemerintah harus ada untuk mendengar, melihat dan mengetahui apa yang diinginkan oleh masyarakat,” tandasnya.
Dengan modal santunan dari Baznas Provinsi Gorontalo senilai Rp100 Ribu, 500 warga yang hadir berkesempatan untuk membeli sembako dengan harga murah. Di antaranya beras seharga Rp7.000 per kg, gula Rp10.000 per kg dan minyak goreng Rp10.000 per kg. Telur dijual Rp1.000 per butir, cabe rawit Rp20.000 per kg dan bawang dihargai Rp20.000 per kg. Ada juga paket ikan murah seharga Rp10.000 per setengah kilogramnya.

Gubernur Rusli juga berkesempatan menghibahkan tanahnya di lokasi tersebut untuk pengembangan ternak ayam KUR yang dikelola oleh Dinas Pertanian Pemprov Gorontalo. Tanah seluas 1,4 hektar itu sejak tahun 2013 sudah dimanfaatkan untuk pembibitan dan hasilnya dibagikan gratis kepada masyarakat.(Hmsprov-Isam).

BONE BOLANGO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menghibahkan tanah pribadinya untuk pengembangan ayam kampung unggulan yang dikelola oleh Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo. Tanah seluas lebih kurang 1,4 hektar tersebut berlokasi di desa Lonuo, kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Rusli berkisah, tanah tersebut dipinjampakaikan ke Pempov Gorontalo setelah melakukan studi banding di Badan Penelitian Peternakan (Balitnak) di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, tahun 2012. Saat itu, Balitnak menawarkan kerjasama untuk pengembangan ayam kampung unggulan untuk bisa diterapkan di Gorontalo.

Ayam KUR ini memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Jika ayam kampung biasa bertelur 70 butir per tahun, maka ayam ini bisa bertelur 170 – 180 butir tiap tahunnya.

“Waktu itu pemprov belum ada lahan yang siap, makanya saya tawarkan lahan ini untuk menjadi lokasi pengembangan. Waktu itu kita baru memproduksi sekitar 1.500 ekor,” kisah Rusli saat menggelar Bhakti Sosial NKRI Peduli dan penyerahan berbagai bantuan di lokasi tersebut, Selasa (18/9/2018).
Diresmikan tanggal 5 Maret 2013 untuk produksi DOC (bibit ayam) perdana, kandang Lonuo mulai dipanen hasilnya Mei 2013. Bahkan pemprov saat itu mulai menyalurkan bantuan kepada kelompok ternak, masih-masing 250 ekor setiap kelompoknya.

“Kami berikan secara gratis. Termasuk untuk biaya kandang dan pakannya selama tiga bulan (sekali panen). Setelah itu peternak membeli pakan sendiri,” imbuhnya.

Seiring dengan perkembangannya, ayam KUR mulai dirasakan manfaatnya oleh warga Gorontalo penerima bantuan tersebut. Bahkan, hingga tahun 2017 lalu sudah ada 6810 peternak yang terbantu melalui program tersebut.

Perkembangan pusat pembibitan ayam yang semakin baik membuat Dinas Pertanian bermaksud untuk mempermanenkan lokasi tersebut. Ada dua opsi yang diajukan yakni dengan membeli tanah tersebut kepada Rusli Habibie atau meminta agar tanah tersebut dihibahkan kepada pemprov.
Saya berembuk bersama keluarga. Saya sampaikan kalau mau dijual setelah dinilai harga rumah dan tanah itu Rp650 Juta harganya. Setelah ditimbang-timbang khususnya dari istri saya beliau bilang hibahkan saja ke pemerintah provinsi,” jelas Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Pernyataan Rusli itu pun langsung dibuktikan dengan penyerahan dua buah sertifikat atasnama dirinya kepada Pemprov Gorontalo. Serahterima hibah tanah diterima secara simbolis oleh Muljady Mario selaku Kepala Dinas Pertanian.

“Kita tidak pernah tahu besok, lusa atau kapapun kita mati. Jadi saya hibahkan tanah ini. Selama tanah ini masih berproduksi untuk bibit ayam gratis maka insyaallah mengalir pahalanya untuk saya,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Gorontalo juga menggelar Bhakti Sosial NKRI Peduli. Selain menyerahkan bantuan pertanian dan peternakan bagi warga Bone Bolango, pemprov menyerahkan santunan senilai Rp100 Ribu untuk 500 warga yang hadir. Santunan tersebut bisa digunakan untuk membeli sembako di pasar murah yang sudah disiapkan.(Hmsprov-Isam)>

 

Kota Gorontalo, Humas – 195 ASN mengikuti Pembekalan dan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD). Jumlah tersebut terdiri dari 98 orang Jabatan Fungsional Satpol PP dan 97 orang Jabatan Fungsional P2UPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Wakil Gubernur Idris Rahim saat membuka kegiatan tersebut di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Selasa (18/9/2018), mengatakan uji kompetensi aparatur untuk mengukur sejauh mana tingkat pemahaman dan kesesuaian dengan lingkungan kerja aparatur itu sendiri, sehingga bisa meningkatkan profesionalisme pemerintahan.
SDM aparatur harus memahami Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil,” jelas wagub

Idris menguraikan P2UPD adalah salah satu tugas aparat pengawas internal yang melakukan pengawasan atas penyelenggaraan urusan pemerintah. Sedangkan Polisi Pamong Praja fungsinya menegakkan perda, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman serta perlindungan masyarakat, sesuai PP. Nomor 6 Tahun 2010 tentang satuan Polisi Pamong Praja.

Idris berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM Aparatur Sipil Negara dalam melaksanakan setiap fungsi kerja pada semua tatanan urusan pemerintahan yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan BPSDM Kemendagri RI ini berlangsung selama tiga hari . Narasumber antara lain Teguh Setiabudi Kepala BPSDM Kemendagri RI, Rochayati Basra Kepala Pusat Standarisasi Dan Serfikasi BPSDM Kemendagri RI serta M. Weli Septiya Putra Kepala Subid Standarisasi Lembaga Kediklatan BPSDM Kemendagri RI.(Hmsprov-Burhan).

KOTA GORONTALO, Humas – Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 25 UPG asal Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango tiba di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Selasa subuh (18/9/2018). Dari 448 jemaah haji yang terdaftar, dua di antaranya ‘tertinggal’ di Arab Saudi.

Jemaah atasnama Abdul Razak Igris, usia 59 tahun, rombongan 4 regu 15 asal Kota Gorontalo telah wafat di Mina pada 22 Agustus 2018 lalu. Sementara satu jemaah lainnya yakni Kemala Lamusu Abdul Kadir, usia 67 tahun, rombongan 2 regu 6 asal Kota Gorontalo masih harus dirawat di rumah sakit Mekah, Arab Saudi.
“Selama di tanah suci, secara umum jemaah dalam keadaan sehat walafiat walaupun ada laporan kepada kami ada jamaah yang sakit berat dan sakit ringan, namun berkat kesigapan dari petugas kesehatan kloter maka hal tersebut dapat diminimalisir,” ujar Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Kudrat Dukalang saat menerima jamaah di Mess Haji, Kota Gorontalo.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang diwakili Penjabat Sekdaprov Anis Naki mengucapkan selamat datang dalam selamat berkumpul kembali dengan keluarga kepada para jamaah.
Pemerintah memberi apresiasi yang tinggi kepada para jemaah haji yang telah bersikap baik dan tertib selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 Hijriyah.
Terima kasih sudah menjadi duta Indonesia dan Gorontalo pada khususnya yang selalu tertib selama di Arab Saudi. Jemaah dilaporkan melaksanakan ibadah yang lancar, sukses dan insyaallah haji mabrur,” terang Anis.

Jamaah haji asal Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo dibagi ke dalam tiga kloter Unjung Pandang yakni Kloter 25, 28 dan 29. Kloter 28 rencananya akan tiba di Gorontalo tanggal 20 September pukul 11.30 WITA dengan menumpang pesawat Lion Air JT 3792.

Sementara untuk kloter 29 dijadwalkan tiba di Gorontalo pada tanggal 21 September 2018 nanti pukul 06.40 WITA. Kloter tersebut diberangkatkan dengan tiga penerbangan masing-masing Lion Air JT 3892, JT 3792, JT 3660.(Hmsprov-Isam).

Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo (depan) di dampingi Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, saat menuju lokasi pembukaan festival pesona saronde, yang berlangsung di Pulau Saronde, Kabupaten Gorontalo Utara. (Foto – Andika Humas)

KAB. GORUT, Humas – Festival pesona saronde mulai dibuka hari ini, (17/9/2018) yang berlangsung di pulau Saronde, Kabupaten Gorontalo Utara. Festival yang akan berlangsung sampai besok hari (red-18 September) ini dihadiri oleh berbagai unsur daerah termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah. Idah yang dalam kesempatan tersebut mengungkapkan dukungannya agar festival pesona saronde ini bisa masuk dalam salah satu ajang nasional

“Dari 17 event kalender yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo baru dua yang masuk di ajang nasional dan festival pulau saronde ini belum. Padahal jika dilihat hari ini dengan hadirnya wisatawan lokal maupun wisatawan asing, semoga saja selanjutnya bisa masuk ke ajang nasional,” kata Idah yang menyaksikan langsung pembukaan festival saronde
Mantan ketua TP.PKK Gorontalo Utara ini menambahkan penyelenggaraan festival seperti ini juga merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi festival pesona saronde ini sudah 10 tahun digelar oleh Pemkab Gorontalo Utara dan dari data yang saya terima setiap tahunnya pengunjung pulau saronde ini meningkat, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal. Tentu saja ini sejalan dengan 8 program unggulan pak Gubernur salah satunya yakni pariwisata yang mendunia,” tambah Idah
Untuknya Istri Gubernur Gorontalo ini berharap, festival festival seperti ini tidak hanya berakhir saat seperti ini. Akan tetapi seluruh pihak yang memiliki kepentingan harus terus mempromosikan seluruh pariwisata yang ada di Gorontalo. Idah juga berpesan pada event event besar seperti ini, etika dan keramahan masyarakat penting dalam memuliakan tamu yang datang
Kegiatan ini bisa memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreativitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan. Saya sangat berharap ke depan pariwisata bisa menjadi gerbong penggerak ekonomi di Provinsi Gorontalo khususnya di Kab Gorontalo Utara,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan festival pulau saronde ini sejumlah agenda kepariwisataan digelar, seperti balap perahu tradisional yang diikuti nelayan, atraksi seni budaya, pemilihan Putra-putri Saronde, dan lomba fotografi.

Sejumlah yachter (kapal pesiar) dari negara negara tetangga sudah berada di daerah ini sejak 4 hari lalu. Kapal pesiar ini sudah berkeliling ke sejumlah obyek wisata di Gorontalo, termasuk ke wisata hiu paus di peraiaran selatan Gorontalo.(Hmsprov-Echin).

 

Selasa, 18 September 2018 10:10

Gubernur Gorontalo Terima Penghargaan PMI

PURWAKARTA, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menerima penghargaan dari PMI Pusat atas dedikasinya mendukung gerakan kepalangmerahan di daerah. Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita itu dirangkaikan dengan Temu Karya Relawan PMI tingkat Nasional VI yang berlangsung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/9/2018).

Gubernur Rusli bersanding dengan tiga kepala daerah lain yang mendapatkan penghargaan serupa. Ada juga nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi serta Bupati Kabupaten Banggai Herwin Yatim.
Selain itu ada 15 pimpinan perusahaan swasta, pimpinan BUMN dan tokoh PMI daerah yang menerima penghargaan serupa. Di antaranya Alim Markus selaku Komisaris Utama PT Maspion Group, Joko Saputro Dirut PT Perum Jasa Tirta II dan keluarga Alm. Maria Hukom Lokollo, mantan Ketua PMI Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Sekretaris Jenderal PMI Ritola Tasmaya menjelaskan, Temu Karya Relawan PMI Tingkat Nasional kali ini digelar bertepatan dengan HUT PMI Ke-73. Temu karya diharapkan dapat meningkatkan peran relawan untuk peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan PMI.

“Temu karya sebagai salah satu strategi pembinaan dan pengembangan yang mempertemukan para relawan untuk sama-sama memantau dan mengevaluasi pembinaan yang telah dilaksanakan,” kata Ritola.
Temu karya PMI kali ini mengusung semangat patriotisme, kemanusia dan profesional. Acara yang berlangsung selama lima hari tersebut menghadirkan 5.790 relawan PMI se Indonesia.

 

Kota Gorontalo, Humas – Sebanyak Lima OPD (Organisasi Perangkat Daerah) belum capai target penyerapan anggaran selang Bulan Agustus 2018. Hal ini terungkap dalam rapat pimpinan (rapim) evaluasi penyerapan anggaran APBD OPD Provinsi Gorontalo untuk serapan bulan Agustus 2018, di ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Senin (17/9/2018).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Anis Naki, mengingatkan agar OPD terkait segera menyelesaikan kendala yang menyebabkan target tidak tercapai.
Diharapkan kepada OPD yang masih di bawah target dan kegiatan kegiatan yang masih di bawah 50 (persen) harus segera berkoordinasi, mulai dari tingkat asisten hingga penanggung jawab sehingga permasalahan dapat segera didapatkan solusi antara OPD yang bersangkutan,” pinta sekda kepada OPD.

Lima OPD yang belum mencapai target yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Kelautan, Dinas PM, ESDM, dan Transmigrasi, serta Dinas Perumahan. Khusus Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo belum mencapai target keuangan sementara Dinas Kelautan, Dinas PM, ESDM, dan Transmigrasi, serta Dinas Perumahan belum mencapai baik target baik fisik maupun keuangan.

Deviasi terbesar untuk target keuangan ada pada Dinas Kelautan yaitu 23,06 dimana target 57,47 namun realisasi hanya mencapai 34,41. Sementara deviasi terbesar untuk target fisik ada pada Dinas Perumahan yaitu 13,79 dimana target fisik 59,81 namun realisasi hanya mencapai 46,02.
Secara keseluruhan, ada 29 OPD yang melampaui/mencapai target fisik dan terdapat 27 OPD yang melampaui/mencapai target keuangan.

Meski diakui oleh sekda jika secara total penyerapan anggaran bulan Agustus melampaui target, namun tetap mengingatkan kepada OPD yang tidak mencapai target agar segera menyelesaikan kendala yang ada.

Dalam kesempatan tersebut juga Anis Naki menyebutkan beberapa proyek yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Gorontalo Desember nanti. Beberapa proyek tersebut diantaranya peresmian kampus baru UNG, GORR (Gorontalo Outer Ring Road), PLTU Anggrek, bendungan Randangan. Khusus untuk GORR kata Anis, yang diresmikan baru fungsinya, sedangkan target penyelesaian fisik baru selesai 2019 nanti.
Mantan Asisten Pemerintahan ini juga menyampaikan pesan Gubernur Gorontalo tentang kondisi sekarang yang memasuki musim kemarau, agar SKPD lebih intens untuk turun ke masyarakat.

“ Gubernur mengingatkan kemarau memasuki bulan keempat. maka kepada semua SKPD diminta menyiapkan semua hal hal yang berkaitan dengan kemungkinan kebakaran,” tandas Anis.

Rapim diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi, dan seluruh OPD lingkup Pemprov Gorontalo.(Hmsprov-Asriani).

 

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim membuka pelaksanaan Simposium Penyelamatan Danau Limboto bertempat di Pentadio Resort, Kec. Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Senin (17/9/2018).

Simposium yang mengangkat tema “Arah Kebijakan Pembangunan Kawasan Strategis Nasional Danau Limboto” menghadirkan pemateri dari kementrian dan lembaga. Di antaranya Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis, Kemen PUPR Kuswardono, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementrian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto dan Kepala Kejaksaan Tinggi Firdaus Dewilmar.

Wagub Idris Rahim dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan simposium tersebut. Hal itu dikarenakan kondisi danau Limboto yang semakin kritis sejak tiga puluh tahun terakhir. Danau Limboto bahkan menjadi satu dari 15 danau kritis yang ada di Indonesia.
Dulu luasan danau Limboto mencapai 7.500 hektar namun saat ini tinggal 2.250 hektar. Kedalaman yang semula 12 meter sekarang rata-rata hanya 2 meter. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan danau ini,” kata Idris.

Lebih lanjut kata Wagub, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menyelamatkan danau Limboto yakni melakukan revitalisasi danau Limboto dengan mengeruk, membersihkan dari enceng gondok dan membuat jaring pengaman (tanggul) untuk menjaga luasan danau. Pemprov juga sudah menetapkan Perda No. 1 tahun 2017 tentang Zonasi Danau.

“Pemerintah juga sudah dan sedang melakukan reboisasi hutan sebagai sumber air di hulu, menginventarisir kepemilikan tanah di areal danau, menyadarkan masyarakat akan fungsi danau serta mengusulkan agar danau Limboto menjadi program strategis nasional,” imbuhnya.
Mantan Sekdaprov itu berharap agar simposium yang diprakarsai oleh Universitas Gorontalo itu bisa melahirkan pemikiran-pemikiran dalam upaya penyelamatan danau. Pemikiran tersebut dapat dituangkan dalam rekomendasi program yang terpadu sehingga bisa diimplementasikan oleh pemerintah di semua tingkatan.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018 tingkat Provinsi Gorontalo ditandai dengan pencanangan operasionalisasi terminas bus tipe A Dungingi oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim. Pengelolaan terminal yang beberapa waktu telah dilakukan serah terimakan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXI Provinsi Gorontalo.

“Bertepatan dengan peringatan Harhubnas tahun ini, kita mencanangkan beroperasinya terminal bus tipe A Dungingi,” kata Wagub Idris Rahim usai meninjau fasilitas terminal bus Dungingi, Senin (17/9/2018).
Idris berharap, terminas bus Dungingi dapat beroperasi secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna transportasi bus di Provinsi Gorontalo. Wagub meminta kepada pihak pengelola terminal yang melayani rute ke beberapa kota di Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah ini, untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan, serta kenyamanan para penumpang. Idris juga meminta koordinasi antar stakeholder terus diperkuat untuk menunjang pelayanan transportasi di terminal bus Dungingi.

Sebelumnya, pada peringatan Harhubnas 2018 tingkat Provinsi Gorontalo digelar upacara bendera di pelataran terminal bus Dungingi yang diikuti oleh insan perhubungan se Provinsi Gorontalo, anggota Korpri Provinsi Gorontalo, Satuan Polisi Pamong Praja, serta dari unsur TNI dan Kepolisian.
Wagub Idris Rahim yang bertindak sebagai inspektur upacara, saat membacakan amanat tertulis Menteri Perhubungan RI mengatakan, peringatan Harhubnas 2018 harus dimaknai sebagai momentum yang tepat untuk merenungkan kembali kinerja insan perhubungan dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor perhubungan, serta bertekad untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sesuai tema Harhubnas 2018, ‘Guyub Rukun Bangun Bangsa’, seluruh elemen sektor perhubungan bersama masyarakat, bersama-sama guyub rukun bersinergi membangun konektivitas guna mewujudkan transportasi yang handal dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat pengguna transportasi di Indonesia.
Hal yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Harhubnas adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan dan pelayanan. Kualitas keselamatan dan pelayanan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Oleh karena itu segenap insan perhubungan dituntut untuk memperkuat kembali komitmen dan dedikasi untuk bekerja keras di sektor transportasi,” tandasnya.(Hmsprov-Haris).

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo