>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KOTA GORONTALO, Humas – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo menggelar kick off Gerbang Pembayaran Nasional, Minggu (16/9/2018), di lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Kick off GPN diawali dengan jalan sehat bersama yang dilepas dan diikuti oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bersama sejumlah pimpinan Forkopimda Provinsi Gorontalo, Penjabat Sekda Provinsi Gorontalo, Anis Naki, pimpinan dan karyawan perbankan, serta masyarakat umum lainnya.
Dalam sambutannya pada kick off GPN itu, Wagub Idris Rahim mengapresiasi inovasi, kreativitas, dan terobosan yang dilakukan oleh BI dalam rangka menghapus sekat-sekat yang membatasi transaksi perbankan yang hanya bisa dilakukan pada bank yang sama.

“Dengan GPN, transaksi perbankan tentunya tidak demikian lagi, dan juga sistem pembayaran di negara kita tidak terkonsentrasi lagi kepada produk internasional,” ucap Idris.

Untuk suksesnya kampanye GPN di Provinsi Gorontalo, Idris mengajak seluruh masyarakat untuk mengganti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan kartu GPN.

“Hastag kita tahun ini, 2018 ganti kartu ATM,” ujar Idris yang disambut tangan meriah oleh seluruh masyarakat yang hadir pada kegiatan itu.
Sebelumnya Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Rizky Perdana Gozali, menjelaskan, GPN merupakan salah satu bagian dari sistem pembayaran yang diciptakan oleh BI untuk menjamin sistem pembayaran yang aman dan tertib, efisien, lancar, dan terpercaya untuk masyarakat. GPN adalah suatu sistem pembayaran yang terintegrasi dan menyatukan semua piranti dan semua sistem pembayaran di perbankan secara nasional.

“Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi akan tercipta suatu sistem pembayaran kepada masyarakat yang lebih efisien, lebih terjamin keamanannya, dan memberikan dampak positif kepada pembangunan perekonomian nasiona secara umum,” jelas Rizky.

Kampanye GPN di Provinsi Gorontalo ditandai dengan kegiatan penukaran kartu ATM yang dimiliki oleh masyarakat dengan kartu GPN. Kampanye GPN dirangkaikan pula dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) Provinsi Gorontalo tahun 2018, yang dilakukan setiap dua tahun sekali, dan diikuti oleh seluruh anggota Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

KAB. GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mencanangkan program Gerakan Tanam (Gertam) padi ladang di Desa Heluma, Kecamatan Mootilango, dan Desa Karya Baru, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (15/9/2018).

Gertam padi ladang merupakan bagian dari program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai, untuk mendukung visi kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.
Pemerintah itu terus berpikir dan berkeinginan agar para petani tetap memperoleh pendapatan meski pada kondisi kemarau seperti saat ini. Karena itulah kita canangkan gertam padi ladang,” kata Wagub Idris Rahim.

Melalui program Gertam padi ladang, Idris berharap produksi dan produktivitas padi di Provinsi Gorontalo akan terus meningkat. Oleh karena itu Wagub mengajak seluruh petani untuk mendukung upsus padi dengan menanam padi ladang.

“Program ini untuk kepentingan rakyat, sehingga itu saya minta jangan hanya sampai pada pencanangan ini. Hari ini kita canangkan, besok secara serentak petani harus mulai menanamnya,” tegasnya.

Untuk suksesnya program Gertam padi ladang, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan benih padi ladang yang tahan dalam kondisi kering.
Kita sudah memilih benih padi ladang yang varitasnya tahan terhadap kekeringan. jika ditanam hari ini hingga 30 hari kedepan belum ada hujan, benih ini tidak akan terganggu,” jelas Kepala Pusat Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementan, Siti Munifah, yang juga sebagai penanggung jawab upsus di Provinsi Gorontalo.

Luas lahan untuk program Gertam padi ladang di Kecamatan Mootilango seluas 240 hektar, dan di Kecamatan Asparaga seluas 800 hektar, dengan total luas area tanam padi ladang di Kabupaten Gorontalo seluas 13.000 hektar. Untuk mendukung percepatan tanam padi ladang, Kementan bersama Pemprov Gorontalo melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya menyiapkan Brigade Alsintan untuk pengolahan tanah, serta menyalurkan bantuan sarana produksi. Khusus di Kabupaten Gorontalo, bantuan yang disalurkan berupa benih padi untuk luas tanam 3.000 hektar, benih padi ladang 1.074 hektar, serta enam unit pengolah pupuk organik.(Hmsprov-Haris).

KAB. POHUWATO, Humas – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Marisa, Kabupaten Pohuwato, mendapat kepercayaan melaksanakan Job Matching tahun 2018 bagi lulusan dan alumni SMK. Job matching yang sudah dilaksanakan sejak Juli 2018 lalu, mendapat dukungan penuh dari Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah. Idah menilai, job matching ini sebagai peluang utama untuk lulusan SMK masuk ke dunia kerja

“Ini kesempatan bagi lulusan dan alumni SMK untuk bekerja diperusahaan yang mereka inginkan. Jadi anak SMK kalian harus bangga, SMK itu bukan buangan. Sayapun sebelum jadi istri Gubernur, sekolahnyar di SMK dulu. SMK berpeluang jadi pengusaha,” kata Idah pada saat pelaksanaan Job Matching SMK 2018 yang dirangkaikan dengan pencangan HUT SMK 1 Marisa, Sabtu, (15/9/2018).
Idah yang hadir dalam kesempatan tersebut juga sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Gorontalo melanjutkan, kesempatan kerja saat ini sangat terbatas dan merupakan salah satu faktor tidak terserapnya lulusan – lulusan khususnya tingkat SMK adalah kurangnya pengetahuan tentang lapangan pekerjaan

“Apalagi zaman sekarang ini yang ada dipikiran anak anak kita hanyalah setelah lulus harus menjadi PNS. Padahal jika dipikirkan, gk enak jadi PNS . Hal hal demikian harus kita hapuskan, lebih banyak peluang usaha yang masih bisa kita capai,” tambah Idah

Istri Gubernur Gorontalo inipun berharap job matching ini bisa menghasilkan kerja sama yang baik dengan semua perusahaan yang ingin bekerjasama, untuk mewujudkan SMK yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang berkualitas di dunia usaha.
Untuknya jangan sampai ada kesenjangan kompetensi lulusan SMK dan tuntutan dunia usaha atau dunia industri. SMK Bisa,” tandasnya

Job Matching yang dilaksanaka oleh SMK 1 Marisa ini telah dimulai sejak tanggal 25 juli sampai dengan 30 juli 2018. Sampai pada september 2018 ini, sudah terjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan. Turut hadir dalam kesempat tersebut Kepala Dinas Dikbupora Provinsi Gorontalo Ramla Habibie.(Hmsprov-Echin).

 

Senin, 17 September 2018 09:27

Sesdirjen PHU Ingatkan Harga Referensi Umroh

KOTA GORONTALO, Humas – Sekretaris Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Sesdirjen PHU) Kementrian Agama RI Muhadjirin Yanis mengingatkan travel untuk harga referensi ibadah umroh. Menurut Muhadjirin, agen travel tidak boleh menjual harga paket umroh lebih rendah dari harga yang sudah ditetapkan pemerintah yakni Rp20 Juta untuk setiap jamaah.
“Harga referensi yang yang diberikan ini sebagai bentuk pengawasan. Jadi sekarang begitu ada iklan travel yang menjual di bawah Rp20 Juta langsung dipanggil untuk dimintai keterangan,” jelas Muhadjirin saat menghadiri pengresmian Travel Haji dan Umroh Albis Nusa Wisata bertempat di Mess Haji, Kota Gorontalo, Sabtu (15/9/2018).

Lebih lanjut mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo itu menjelaskan, praktik jamaah umroh gagal berangkat disebabkan harga paket yang ditawarkan sangat rendah. Akibatnya, agen harus menutupi biaya dari jamaah lain dan tak mampu lagi ditanggulangi.

“Oleh karena itu saya berpesan kepada PT Albis untuk menjaga kepercayaan jamaah dengan baik. Setelah kita berikan izin dan legalitas ini diawasi karena pada akhirnya izin tersebut menjadi bentuk pengakuan dari pemerintah,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Anis Naki menyambut baik banyaknya agen haji dan travel umroh di Gorontalo. Selain mengindikasikan animo masyarakat beribadah cukup tinggi, juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Gorontalo cukup baik.

“Penduduk Gorontalo sekitar 1,2 jiwa. Angka itu punya potensi yang besar untuk haji dan umroh. Kita tahu sekarang daftar tunggu haji kita sudah sampai tahun 2030. Maka keinginan masyarakat untuk umroh akan bertambah secara terus menerus sebagai jalan keluar menunggu ibadah haji,” jelas Anis.

PT Albis Nusa Wisata menambah daftar agen perjalanan haji dan umroh di Gorontalo dengan izin Kemenag no: PPIU 806/2017. Agen yang sudah buka di 14 daerah di Indonesia itu melayani berbagai program umroh di antaranya program 10 hari senilai Rp25 Juta, umroh+Turki 10 hari Rp28 Juta dan umroh akhir Ramadhan 12 hari senilai $2.500.(Hmsprov-Nova).

JAKARTA, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyerahkan sertifikat tanah kepada Kepala Badan Narkotika Nasonal (BNN) Komjenpol Heru Winarko didampingi Sestama BNN Sistersins Mamadoa.

Penyerahan sertifikat yang ditandai dengan penandatangan berita acara tersebut berlangsugn di kantor BNN Pusat, Jl. MT Haryono, Jakarta Timur, Jumat (14/9/2018). Kedatangan Gubernur Rusli didampingi Kepala BNN Provinsi Gorontalo Oneng Subroto, Asisten Bidang Administrasi Iswanta, Plt. Karo Humas dan Protokol Rifli Katili Serta Kabid Tata Ruang PU-PR Sultan Kalupe.
Sertifikat tanah seluas lebih kurang 1 hektar tersebut diharapkan dapat dipergunakan BNN untuk membangun kantor BNN Provinsi Gorontalo yang permanen. Mengingat selama ini eksistensi BNN sangat dibutuhkan untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba di daerah.

“Sertifikat tanah kita hibahkan ke beliau yang selama ini hanya ngontrak dan pindah-pindah, padahal hadirnya BNN sangat kita butuhkan baik pencegahan maupun pemberantasan narkoba di Gorontalo,” ujar Gubernur Rusli saat diwawancara usai pertemuan.
Pada pertemuan tersebut, Gubernur Rusli diperlihatkan tentang modul 100 jenis-jenis psikotropika yang saat ini beredar di masyarakat. Diharapkan modul tersebut dapat disosialisasikan kepada masyarakat melalui sekolah dan pertemuan informal lainnya.
“Ini narkoba sangat berbahaya. Tadi diceritakan beliau, harga narkoba dari vietnam per gram itu hanya Rp40 Ribu, sampai di Indonesia jadi Rp 2 Juta lebih. Tidak heran jika bisnis barang haram ini tumbuh subur,” imbuh Rusli.

Rusli bersyukur bahwa peredaran narkoba di Gorontalo semakin menurun setiap tahun. Tahun 2015 lalu Gorontalo disebut-sebut berada di urutan 5 pengguna narkoba terbesar di Indonesia, namun tahun 2017 data tersebut menurut berada di urutan 29 dari 34 provinsi.(Hmsprov-Isam).

 

KAB. BONE BOLANGO, Humas – Memperingati Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 tingkat Provinsi Gorontalo, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo menggelar apel besar di lapangan Likada, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (14/9/2018). Apel besar diikuti oleh ribuan anggota Pramuka se Provinsi Gorontalo dan turut dihadiri oleh pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) dan cabang, pengurus Kwarda dan cabang, pimpinan Saka Daerah dan cabang, pembina Gugus Depan, serta pelatih dan instruktur Gerakan Pramuka.
Diusianya yang ke-57, Gerakan Pramuka telah menunjukkan kiprahnya sebagai garda terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendidikan Kepramukaan yang berdasarkan pada Satya dan Dharma Pramuka yang menjadi pedoman bersikap dan berperilaku bagi setiap hati setiap insan Pramuka,” ucap Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim selaku Wakil Ketua (Waka) Mabida Gerakan Pramuka Gorontalo yang bertindak sebagai inspektur pada apel besar tersebut.

Waka Mabida Gerakan Pramuka Gorontalo mengutarakan, Gerakan Pramuka merupakan rumah besar bagi generasi penerus bangsa yang tetap konsisten dan fokus dalam mendidik dan membentuk karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Oleh karena itu, Gerakan Pramuka harus terus melakukan pembinaan, meningkatkan kreativitas, inovasi, dan selalu mengedepankan gotong royong, dalam rangka membentuk karakter anggota Pramuka yang berkepribadian, beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, dan memiliki kecakapan,” ujar Idris.

Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 mengusung tema ‘Pramuka Perekat NKRI Melalui Karya Nyata’. Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo telah mengaktualisasikan tema tersebut melalui berbagai kegiatan, di antaranya melakukan ziarah dan tabur bunga di makam tokoh Pramuka Gorontalo, aksi Pramuka peduli Lombok, talkshow, hiburan rakyat, ulang janji, bakti sosial, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Sejak bulan Agustus 2018, Kwarda Pramuka Gorontalo telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Pramuka ke-57. Kegiatan tersebut kami fokuskan di Gugus Depan, Ranting, dan Kwarcab,” kata Ketua Kwarda Pramuka Gorontalo, Idah Syahidah, dalam laporannya pada kesempatan itu.
Diakhir apel besar, Waka Mabida Pramuka Gorontalo melepas pemberangkatan dua regu Pramuka Penggalang, masing-masing dari Gugus Depan SMP Bone Pantai Kwarcab Bone Bolango dan Gugus Depan MTs Negeri Gorontalo Kwarcab Kota Gorontalo, untuk mengikuti Kemah Budaya Nasional di Provinsi Sulawesi Tengah, 16 hingga 22 September 2018. Waka Mabida Gerakan Pramuka Gorontalo, Idris Rahim, juga melaunching logo baru Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo yang telah disesuaikan dengan kondisi dan kearifan lokal Gorontalo, serta menyematkan tanda penghargaan Pramuka kepada 11 pengurus dan pembina Pramuka.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, membuka Pelatihan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) tingkat Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Ballroom Maqna Hotel Kota Gorontalo, (14/9/2018).

Dalam kesempatan tersebut Idah yang dalam sambutannya sedikit bercerita tentang pengalamannya sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir mengungkapkan sudah seharusnya sistem informasi online ini dihadirkan agar dapat menekan angka kekerasan tehadap perempuan dan anak khususnya di Provinsi Gorontalo.
“Ini tujuannya untuk memudahkan kita untuk menginput data kekerasan perempuan dan anak, serta kemudahan kepada masyarakat dalam menyampaikan keluhan atau masalah. Ini juga merupakan langkah nyata upaya pemerintah dalam melindungi hak-hak anak dan perempuan,” Kata Idah

Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo ini menambahkan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan P3A Provinsi Gortontalo ini, merupakan bagian dari pembangunan sistem informasi gender dan anak berskala nasional yang sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

“Nanti pelatihan ini kan menjadi terobosan penting, tetapi ibu ibu dan bapak bapak perlu ketahui juga sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan yang bisa menjaga tindak kekerasan pada anak dan perempuan, misalnya dengan menjaga ketahanan keluarga. Karena dengan ketahanan keluarga akan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menuju keluarga yang sejahtera,” tambahnya
Sementara itu Wati Olii selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengungkapkan pelatihan ini bertujuan memastikan terpenuhinya hak perempuan dan anak korban kekerasan berbasis gender atas layanan pemulihan dan penguatan, dalam pendekatan yang holistik dan multidisiplin, serta melibatkan peran serta masyarakat.

“Pelatihan ini juga diharapkan bisa terbangun kerjasama dan koordinasi antara lembaga di masyarakat dengan pemerintah dalam mewujudkan layanan terpadu,” tandasnya

Pelatihan ini melibatkan perwakilan bidang P2TP2A kabupaten dan kota se Provinsi Gorontalo, serta Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah tingkat provinsi.(Hmsprov-Echin).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, bersilahturahin sekaligus memberikan santunan bantuan kepada warga masyarakat yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Indonesia Jawa (KKIJ) yang sudah lama bermukim sebagai masyarakat rantau di Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung, Kamis malam (13/9/2018) ini juga dirangkaikan dengan peringatan tahun baru islam 1440 H.

Dalam kesempatan tersebut bantuan yang Idah berikan berupa sembako sebanyak 150 paket kepada masyarakat KKIJ berupa beras, gula, minyak goreng dan mie instan. Tak lupa Idah juga menyerahkan uang transportasi bagi masyarakat yang hadir.
Usai menyerahkan bantuan, Idah yang juga selaku Ketua Dewan Penasehat KKIJ Gorontalo dalam sambutannya mengatakan, sebagai masyarakat Jawa yang sudah lama bermukmin di Gorontalo tentu saja harus terus bersilahturahim. Karenanya, momentum satu muharam merupakan saat yang tepat untuk saling bertatap muka dan berbagi dengan sesama

“Hari ini saya d undang kesini. Saya selalu senang jika kegiatannya langsung berhadapan dengan masyarakat terlebih masyarakat Jawa karena kita memang berasal dari daerah yang sama walaupun sekarang kita semua sudah resmi jadi masyarakat Gorontalo,” kata Idah

Idah melanjutkan sebagai masyarakat Jawa yang sudah berstatus sebagai masyarakat Gorontalo, KKIJ diharapkan terus berpartisipasi dalam membantu pemerintah dan masyarakat lainnya dalam hal membangun Provinsi Gorontalo. Utamanya dalam mendukung 8 program unggulan yang sedang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo
Saya juga dari Jawa, tapi sejak menikah dengan pak Gubernur saya punya kewajiban untuk terus berpartisipasi mendukung program program pemerintah. Tidak ada lagi perbedaan antara masyarakat Jawa yang tinggal di Gorontalo ataupun masyarakat lainnya,” tandasnya.(Hmsprov-Ecin).

KAB. GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur H. Idris Rahim menghadiri pelantikan Komandan Resort Militer (Danrem) 133/Nani Wartabone, Kolonel CZI Arnold AP. Ritiauw, di halaman Mako Korem 133/NWB di Desa Tridharma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (13/9/2018). Bertindak sebagai inspektur upacara pelantikan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Tiopan Aritonang.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang dalam arahannya mengatakan, Korem 133/NWB dituntut untuk mampu melaksanakan tugas-tugas kewilayahan yang meliputi seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Untuk mengoptimalkan upaya pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, Danrem harus mampu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo.
Pembinaan teritorial yang menjadi tugas utama Korem hanya bisa diwujudkan dengan membangun sinergi dari tingkat pemerintah provinsi hingga ke kelurahan dan desa, bersinergi dengan TNI AL, AU, dan Polri, sampai dengan aparat negara lainnya, dari tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda,” kata Pangdam XIII/Merdeka.

Mayjen TNI Tiopan Aritonang juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang harus diterima dengan rasa syukur dan dapat dipertanggungjawabakan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Oleh karena itu, laksanakan amanah ini dengan baikn tunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas, dan motivasi yang tinggi agar pelaksanaan tugas dapat dilaksanakan secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu Wagub Idris Rahim berharap, dilantiknya Kolonel CZI Arnold AP. Ritiauw sebagai Danrem pertama di Korem 133/NWB dapat meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo dengan TNI AD dalam pelaksanaan program pembangunan dan kemasyarakatan. Menurutnya, selama ini TNI tidak hanya fokus pada tugas dan fungsinya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonsesia, tetapi secara nyata telah memberikan kontribusi besar dalam mensukseskan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sehingga itu saya optimis hadirnya Korem 133/NWB akan semakin memajukan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Provinsi Gorontalo,” ujar Idris.

Upacara pelantikan Danrem 133/NWB diintegrasikan dengan alih Kodal Kodim 1304/Gorontalo dari Korem 131/Santiago dan Yonif 713/Satyatama dari Brigif 22/Ota Manasa ke Korem 133/NWB. Sebelum pelantikan Danrem, pagi harinya telah dilaksanakan upacara peresmian Korem 133/NWB oleh KASAD Jenderal TNI Mulyono dan turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, bupati dan wali kota se Provinsi Gorontalo, unsur Forkopimda, dan sejumlah undangan lainnya.(Hmsprov-Haris).

 

Jumat, 14 September 2018 12:15

Sosial Media Berpotensi Timbulkan Konflik

Kota Gorontalo, Humas – Meningkatnya pengguna sosial media di Indonesia saat ini berpotensi untuk menimbulkan permasalahan tersendiri jika tidak dikelola dengan baik.

“Untuk mengatasi konflik horizontal yang mungkin ditimbulkan oleh maraknya ujaran kebencian di social media, maka perlu dibangun pemahaman dari hilir ke hulu,” jelas Gubernur Gorontalo yang diwakili Kadis Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, saat membuka kegiatan Kampanye “Laju Digital” yang dilaksanakan Facebook Indonesia di GPCC, Kamis ( 13/9/2018).
Menurutnya paradigma digital masyarakat belum terbangun. Sebagian besar pengguna internet masih berfokus pada pemanfaatan media sosial belum di dominasi dengan pemahaman yang lebih maju.

Rifli menyebutkan saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia sesuai data Kementerian Kominfo telah mencapai 63 juta orang, dimana 95% nya merupakan pengguna sosial media. Untuk Facebook sendiri tercatat 115 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia.

Jumlah pengguna Facebook yang semakin meningkat ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi.

“ Saya berharap Facebook membantu dalam menyampaikan kegiatan pemerintah sehingga informasi pemprov bisa menjangkau masyarakat luas bukan saja di Gorontalo tapi meluas di seluruh Indonesia,” tandas Rifli.
Sementara itu salah seorang pengelola Fanpage Facebook Humas Provinsi Gorontalo, Asriani, yang mengikuti kegiatan pelatihan ini mengakui bahwa media social Facebook telah banyak membantu. “Minat masyarakat Gorontalo yang tinggi dalam menggunakan Facebook membantu kami dalam menyebar luaskan segala bentuk informasi yang dikelola oleh tim peliputan dan dokumentasi Humas,” jelas Kasubag Dokumentasi IP.
Dia juga menambahkan, saat ini follower fanpage Facebook Humas telah mencapai 4396 follower dan itu sangat membantu untuk menjelaskan ke masyarakat tentang kegiatan yang dilakukan oleh Pemprov Gorontalo.

Kampanye laju digital dilaksanakan di 15 kota di Indonesia, termasuk 10 kota di Indonesia timur seperti Gorontalo, Kupang, Manokowari, dan mataram. Kampanye ini merupakan bagian dari kerjasama Facebook dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Salah satu tujuan dari kampanye “Laju Digital” ini khususnya bagi pemerintahan yaitu membangun kapasitas untuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan pemerintah daerah dalam media sosial

Pelatihan “Laju Digital” pada hari kedua dibagi dalam 3 kelas yaitu kelas bisnis, kelas pemerintah, dan kelas komunitas. Khusus kelas pemerintah diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pengelola media sosial humas pemprov Gorontalo, para PPID SKPD, Kepolisian, serta sejumlah humas dari berbagai instansi lainnya.(Hmsprov-Asriani).

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo