>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KAB. GORONTALO, Humas – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Mulyono, meresmikan Komando Resort Militer (Korem) 133/Nani Wartabone di Desa Tridharma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (13/9/2018).

Dalam amanahnya pada upacara peresmian Korem 133/NWB, KASAD Jenderal TNI Mulyono menjelaskan bahwa penamaan Korem 133/NWB bertujuan untuk selalu menggelorakan semangat pantang menyerah, rela berkorban, patriotisme, serta nasionalisme yang diwariskan Nani Wartabone dalam mewujudkan Gorontalo yang maju, aman, dan sejahtera.
Pemilihan nama Korem 133/NWB merupakan usulan dari bapak Gubernur. Nama tersebut dipilih sebagai wujud penghargaan TNI AD kepada Pahlawan Nasional dari Gorontalo, yaitu Nani Wartabone yang pada masanya dengan gagah berani memimpin rakyat Gorontalo mengusir penjajah Belanda dan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1942,” kata KASAD.

Terbentuknya Korem 133/NWB, lanjut KASAD, merupakan amanah rakyat Provinsi Gorontalo kepada TNI AD yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Jenderal TNI Bintang Empat itu menuturkan, misi strategis yang diemban oleh TNI AD dalam hal ini komando kewilayahan adalah bersama-sama dengan seluruh instansi pemerintah daerah bersinergi melaksanakan pembangunan di segala bidang.

“Pemerintah dan TNI/Polri tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Apabila kita bersatu dan berkontribusi dalam bidang masing-masing dalam membangun kampung halaman kita ini, saya yakin Gorontalo akan terus maju dan berkembang,” tuturnya.
Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengucapkan terima kasih kepada KASAD Jenderal TNI Mulyono dan seluruh jajaran TNI AD yang telah membangun dan meresmikan Korem 133/NWB. Gubernur Gorontalo dua periode ini berharap hadirnya Korem 133/NWB semakin meningkatkan sinergitas antara Pemprov Gorontalo dengan TNI yang telah terbangun selama ini.
Hadirnya Korem ini sangat diharapkan rakyat Gorontalo, komitmen TNI tidak perlu kita ragukan lagi. Selama ini kita sudah bersinergi dengan TNI dalam berbagai program pembangunan. Kita membangun pertanian dengan TNI, membangun mahyani, hingga penghijauan hulu Danau Limboto,” ujar Rusli.
Pembentukan Korem 133/NWB berdasarkan PERKASAD Nomor 6 Tahun 2018 tanggal 26 Februari 2018. Korem 133/NWB membawahi dua Kodim yaitu Kodim 1304 Gorontalo yang dialihkan dari Korem 131/Santiago dan pembentukan Kodim baru yakni Kodim 1313 Pohuwato, serta Batalyon Infanteri 713/Satyatama yang sebelumnya berada di bawah Brigif 22/Ota Manasa.

Sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, pada peresmian Korem 133/NWB juga digelar bakti sosial berupa khitanan massal, donor darah, pelayanan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bagi balita, penyaluran Baznas kepada 1.500 masyarakat miskin, serta kegiatan pasar murah.(Hmsprov-Haris).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Guna meningkatkan keuangan infklusif warga Gorontalo, Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Ri menggelar Seminar Edukasi Keuangan Inklusif yang berlangsung di hotel Maqna, Kota Gorontalo, Kamis (13/9/2018).

Keuangan inklusif adalah kondisi ketika setiap anggota masyarakat mempunyai akses terhadap berbagai layanan keuangan formal seperti tabungan, kredit, asuransi dan pasar modal.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional di mana presentasi penduduk berusia 15 tahun ke atas baru mencapai 27,03 persen. Untuk Provinsi Gorontalo baru mencapai 19,51 persen, atau berada di urutan ke 32 dari 34 provinsi.

Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu RI, Ayo Sukorini menjelaskan, secara global World Bank menggelar survei untuk memperbandingkan 140 negara untuk Global Financial Indeks. 150 Ribu orang disurvei pada tahun 2017 lalu.
Tingkat keuangan inklusif di Indonesia yang dihitung kepemilikan rekening pada lembaga keuangan formal baru mencapai 48,9%, sementara dunia secara rata rata 69 persen dan negara-negara di ASEAN 50,64%. Artinya kita masih cukup tertinggal dengan negara lain,” terang Ayu.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan keuangan inklusif di Indonesia. Di antaranya dengan menerbitkan Perpres no. 82 tahun 2016 tentang strategi nasional keuangan inklusif.

Strategi kebijakan fiskal pemerintah lebih banyak diarahkan untuk program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya dengan penyaluran program bantuan sosial nontunai yang lebih tepat sasaran, peningkatan akses permodalan dan daya saing UMKM serta optimalisasi dana Badan Layanan Umum (BLU).

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyambut baik pelaksanaan Seminar Edukasi Keuangan Inklusif. Ia menilai edukasi semacam ini perlu terus dilakukan agar pemahaman keuangan lebih merata di seluruh lapisan masyarakat.

“Rendahnya keuangan inklusif ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Sebab setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendapatkan kemudahan akses terhadap produk financial,” ujar Idris.
Wagub Idris menilai pemanfaatan produk perbankan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan stabilitas sistem keuangan dan mendorong program penanggulangan kemiskinan. Selain itu, keuangan inklusif diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antar warga dan daerah.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, ditunjuk sebagai ketua umum Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) tingkat Provinsi Gorontalo. Idah dipilih langsung melalui forum diskusi yang digelar oleh Inisiasi Forum Pengurangan Resiko Bencana tingkat Provinsi Gorontalo, Rabu malam, (12/9/2018) yang berlangsung di Hotel Grand Q Kota Gorontalo

Menurut perwakilan Forum PRB I Gede terpilihnya Idah Syahidah sebagai ketua forum ini bukan semata mata karena Idah sebagai Istri Gubernur. Tetapi karena melihat prestasi Idah yang banyak memimpin organisasi, utamanya kepramukaan jadi memastikan Idah layak untuk memimpin forum peduli bencana ini
“Kami rasa Ibu Idah memang layak sebagai ketua. Banyak pengalaman Ibu di organisasi dan forum ini kan forum relawan, pas jika dibawah kepemimpinan ibu Idah, dan perlu diketahui di Indonesia itu baru dua perempuan yang jadi ketua PRB ini, yang satu Istri Gubernur Kalimantan Tengah, kemudian Ibu Idah,” kata I Gede

Usai dipilih, dalam kesempatan tersebut Idah mengatakan sangat siap jika memang semua pihak memilih dia sebagai ketua umum forum PRB. Karena menurut Idah, meski telah banyak organisasi yang ia pimpin namun forum ini bisa menjadi salah satu bekal berharga yang akan ia berikan kepada masyarakat

“Ini forum relawan penanggulangan resiko bencana. Artinya saya dan semua kepengurusan forum ini harus siap siaga untuk bisa meminimalisasi dan mengurangi resiko bencana.
Disini kita bisa membuat langkah-langkah perlindungan dan penanganan bencana yang efektif,” kata Idah

Istri Gubernur Gorontalo ini juga menekankan forum ini harus memiliki pembagian tugas yang jelas, agar ketika terjadi bencana, seluruh pihak langsung sigap, tanggap dan dapat menuntaskan berbagai persoalan yang diakibatkan oleh bencana tersebut.

“Tugas dan fungsi forum ini harus bisa dilaksanakan dengan baik oleh semua relawan forum PRB, sehingga bisa membuat masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran kita sebagai relawan. Jika semua kerja kita jelas dan dilakukan dengan baik, maka masyarakat akan terlindungi dan resiko bencana dapat kita minimalisir,” tutupnya.

Idah ditunjuk sebagai ketua umum Forum PRB ini untuk masa 2018 sampai 2022 mendatang. Struktur organisasi forum ini masih sementara dalam tahap penyusunan.(Hmsprov-Ecyn).

KOTA GORONTALO, Humas – Monumen Nani Wartabone yang terletak di nol kilometer Kota Gorontalo kini semakin cantik dengan kehadiran dua alat utama sistem pertahanan (alusista) milik TNI Angkatan Darat. Satu unit tank jenis FV601 Saladin dan satu unit panser jenis AMX-13 APC dipajang di lapangan Taruna Remaja berdampingi dengan patung pahlawan nasional tersebut.
Monumen yang diberinama Tilongolo Nani Wartabone itu diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, Rabu (12/9/2018). Tilongolo diambil dari bahasa Gorontalo yang berarti senjata/tank/panser.

“Angkatan Darat sudah melaksanakan moderenisasi alutsista. Jadi ibaratnya kalau dalam sejarah, ini adalah sesepuh-sesepuh kita yang sudah berjasa dan ikut berjuang membawa nama besar TNI Angkatan Darat,” kata jenderal TNI Mulyono.

Jenderal bintang empat ini berharap kehadiran alutsista dapat melengkapi nilai sejarah perjuangan Nani Wartabone dan rakyat Gorontalo untuk mengusir penjajah. Monumen tersebut juga diharapkan dapat menjadi saran edukasi dan inspirasi generasi muda bangsa.

“Pak Nani Wartabone adalah pejuang asli Gorontalo yang pantas dibanggakan. Dalam usia muda, beliau punya cita-cita untuk memerdekakan Gorontalo, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Dalam usia tua beliau masih turun berjuang menumpas gerakan Permesta di Gorontalo,” imbuh jenderal yang pernah bertugas di Batalyon 713 Satyatama Gorontalo itu.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie atasnama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepercayaan TNI memilih Gorontalo sebagai lokasi pembangunan monumen. Ia menilai proses tersebut berjalan cepat sejak surat permohonan gubernur dikirim ke Jakarta.
Alhamdulillah tepat dua minggu saya berkirim surat, maka pansernya sudah ada di sini seperti yang kita lihat sekarang. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pak KASAD bersama ibu yang menurut saya pulang kampung. Ibu putri asli Gorontalo dan pak KASAD pernah bertugas di sini sampai pangkat kapten,” terang Rusli.

Tank FV601 Saladin merupakan tank produksi Alvis, Inggris tahun 1954 dan sudah berjasa untuk berbagai operasi di Indonesia seperti penumpasan G30S/PKI, perebutan Timor-Timur dan pengamanan rusuh Jakarta 1998. Tank dengan konfigurasi 6×6 ini memilik berat 11.600 kg, panjang 4,93 meter, lebar 2,54 meter dan tinggi 3 meter.

Panser AMX-13 APC merupakan produksi prancis tahun tahun 1952. Tank APC kelas ringan ini memiliki berat 15 ton dan mampu mengangkut 3 orang plus 10 personil. Beberapa jasa AMX-13 di antaranya pernah digunakan untuk penumpasan DI/TII tahun 1962, penumpasan G30S/PKI tahun 1965 dan operasi Seroja tahun 1975.(Hmsprov-Isam).

Jumat, 14 September 2018 11:44

Kejurda Karate Inkanas Gorontalo Ditutup

KOTA GORONTALO, Humas – Setelah berlangsung selama tiga hari, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Inkanas yang digelar oleh Pengurus Daerah (Pengda) Inkanas Provinsi Gorontalo, resmi ditutup oleh Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Rachmad Fudail di Citi Mall Gorontalo, Selasa (11/9/2018).

Juara umum untuk kategori Polri berhasil direbut oleh Direktorat Sabhara Polda Gorontalo yang berhak atas piala bergilir Kapolda Gorontalo. Sedangkan pada kategori umum, keluar sebagai juara umum Pengurus Cabang (Pengcab) Inkanas Kabupaten Gorontalo dan berhak meraih piala bergilir Gubernur Gorontalo.
Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Rachmad Fudail selaku Ketua Umum Pengda Inkanas Provinsi Gorontalo dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Kejurda Inkanas akan terus digelar setiap tahun.

“Berakhirnya Kejurda tahun ini bukan berarti selesai tugas kita. Pelaksanaan Kejurda akan terus kita lakukan,” tegas Rachmad.

Jenderal Polisi Bintang Satu ini juga berjanji untuk atlet Inkanas yang bisa berprestasi dan tampil pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas), akan diberikan beasiswa pendidikan.

“Saya akan ikuti terus perkembangan Inkanas ini sampai melahirkan atlet yang luar biasa. Bagi atlet yang bisa ke Kejurnas akan saya beri beasiswa,” ujarnya.

Kepada para atlet, Pengcab, dan pelatih, Kapolda Gorontalo mengingatkan untuk terus berlatih dan memperbanyak mengikuti berbagai pertandingan untuk mengasah kemampuan dan menguatkan mental bertanding. Terkait hal itu Rachmad mengutarakan niatnya untuk menggelar kejuaraan karate tingkat regional dengan mengundang para atlet dari Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Kita akan perbanyak pertandingan, jika perlu kita akan gelar kejuaraan Suluttenggo agar para atlet kita akaan lebih banyak jam terbangnya. Karena itu saya minta teruslah berlatih, tiada hari tanpa latihan, dengan latihan pasti kita akan lebih hebat,” ujarnya.
Turut hadir pada penutupan Kejurda Karate Inkanas tersebut Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo Sukri Botutihe, serta sejumlah pejabat utama Polda Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

 

JAKARTA, Humas – Presiden RI ke tiga Bacharuddin Jusuf Habibie setuju terhadap desain patung yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Desain dengan bentuk dirinya memegang pesawat itu dipresentasikan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo di kediamannya di bilangan Patra Kuningan, Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memimpin tim dari pemprov didampingi Kadis PU-PR Handoyo, Kabid Cipta Karya Iwan Mokoginta serta Suwardi desainer patung asal Yogyakarta.
Hadir pula para pemangku adat dari lima negeri adat, serta Qadi Kota Gorontalo KH Abdul Rasyid Kamaru. Mereka sengaja dihadirkan untuk memberikan masukan desain patung dari prespektif adat Gorontalo.

“Pada prinsipnya pak BJ Habibie setuju dengan desainnya. Tadi semua sudah dipaparkan termasuk tampilan patung di mana beliau menggunakan pakaian Takowa, pakaian adat Gorontalo. Hal itu tidak lain karena beliau penerima gelar adat Gorontalo,” kata Kadis PU Handoyo usai pertemuan.
Desain patung masih perlu penyempurnaan di antaranya posisi kantong baju yang seharusnya ada di bagian kiri atas satu dan dua di bagian bawah. Begitu pula dengan desain pakaian yang masih terlihat kaku.
Ada beberapa detail yang dikoreksi, misalnya ketika tangan terangkat maka ada bagian baju yang harusnya naik ada yang turun. Di desain awal kan terlihat lurus,” imbuhnya.

Selanjutnya tim akan berkunjung ke Yogyakarta untuk melihat dari dekat proses pembuatan patung yang terbuat dari perunggu itu. Direncanakan patung dengan nilai kontrak Rp1,7 Milyar itu akan diresmikan akhir tahun ini. Patung tersebut dibangun di pintu gerbang bandar udara Djalaluddin, Kabupaten Gorontalo.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Kreasindo FC keluar sebagai juara liga 3 Asprov PSSI Gorontalo usai mengalahkan Persidago dengan skor 5-6 pada partai final, Senin (10/9/2018). Pertandingan yang digelar di Stadion 23 Januari, Telaga, Kabupaten Gorontalo itu harus ditentunkan melalui adu penalti usai kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Liga 3 berlangsung selama dua pekan sejak tanggal 27 Agustus hingga 10 September 2018. Liga diikuti oleh 7 tim dari kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo.
Penjabat Sekretaris Daerah Anis Naki atasnama pemerintah provinsi Gorontalo mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Liga 3 diharapkan dapat mempersiapkan pesepakbola Gorontalo di masa yang akan datang.

“saya berharap kedepan kita bisa menghasilkan talenta-talenta baru untuk persiapan PON 2019. Kreasindo FC sebagai pemenang diharapkan bisa mewakili Gorontalo ke Liga 2 dan bukan tidak mungkin ke Liga 1 Nasional,” kata Anis.

Menurutnya, untuk melahirkan prestasi maka perlu ada pembinaan pesepakbola yang berkelanjutan sejak usia dini. Pembinaan yang dilakukan secara mandiri melalui sekolah sepak bola (SSB) di setiap daerah.

“Tugas PSSI untuk menyiapkan kompetisi yang berkualitas agar bisa menjaring pesepakbola berbakat. Pengelolaan sepakbola harus bisa dilakukan secara mandiri dan modern dengan tidak lagi bergantung dari pemerintah,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Asprov PSSI Gorontalo Saleh Hemeto, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo serta Kepala BKD provinsi Ridwan Yasin.(Hmsprov-Nova).

 

JAKARTA, Humas – Kementrian Sosial RI berencana menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai pilot project Pengusaha Desa yang dibina melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita di kantornya, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Dipilihnya Provinsi Gorontalo sebagai percontohan tidak terlepas dari kesungguhan dan komitmen pemerintah dalam membina dan mendampingi KUBE hingga menjadi usaha yang sukses. Beberapa jenis KUBE yang dibina selama ini yakni KUBE pesisir, KUBE pedesaan dan KUBE perkotaan.

“Di setiap kabupaten/kota beragam jenis KUBE yang diberikan melalui Kementrian Sosial bergantung kondisi masyakatnya. Jumlahnya ada lebih kurang dua ribuan kelompok,” kata Kadis Sosial Risjon Sunge usai mendampingi gubernur pada pertemuan tersebut.

Lebih lanjut kata Risjon, Gubernur Rusli menyampaikan keinginannya untuk menggunakan tenaga ahli sosial untuk melakukan pendampingan KUBE di pedesaan. Salah satunya dengan memanfaatkan alumni dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial di Bandung Jawa Barat.
“Melalui program Sarjana Masuk Desa pak gubernur berharap dapat melakukan pembinaan kepada masyarakat berdasarkan disiplin ilmu yang telah mereka peroleh. Setiap tahun kita terus mengirim putra-putri terbaik ke sekolah itu. Sekarang jumlah alumninya sudah mencapai lebih kurang 75 orang,” imbuh Risjon.

Pada pertemuan dengan Menteri Sosial tersebut, Gubernur Rusli ikut menyerahkan proposal bantuan untuk program sosial di Gorontalo. Di antara program untuk pengembangan KUBE, program penyediaan sarana dan prasarana rumah singgah untuk anak-anak terlantar, gelandangan, pengemis dan anak yang berhadapan dengan kasus hukum.(Hmsprov-Isam).

 

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang dipimpin oleh Inspektur III, Elfin Elyas, di ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Senin (10/9/2018).

Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dalam sambutannya pada entry meeting bersama tim Itjen Kemendagri mengatakan, pengawasan merupakan bagian manajemen yang bertujuan agar jalannya program pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan kemasyarakatan menjadi lebih baik. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi OPD berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Semua yang kita kerjakan harus berdasarkan aturan perundangan yang ada. Itulah kenapa pengawasan perlu dilakukan, baik pengawasan internal maupun eksternal,” kata Idris.

Pada kesempatan itu Idris menginstruksikan kepada setiap OPD untuk mendukung kelancaran pengawasan yang akan dilakukan Itjen Kemendagri dengan menyiapkan seluruh data dan dokumen pendukung yang dibutuhkan. Wagub juga meminta kepada setiap penanggungjawab untuk tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah selama kegiatan pengawasan.

“Jangan dulu ke luar daerah, kita berkomitmen agar pengawasan ini berjalan lancar. Nantinya rekomendasi dari hasil pengawasan Itjen Kemendagri ini harus segera kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Tim Itjen Kemendagri yang beranggotakan delapan personil akan melakukan pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintahan di Provinsi Gorontalo. Diagendakan tim akan melakukan pengawasan selama 18 hari, terhitung mulai tanggal 10 hingga 27 September 2018. Pengawasan akan dilakukan terhadap 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Gorontalo.(Hmsprov-Haris).

JAKARTA, Humas – Untuk memantapkan pelaksanaan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2018, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menemui Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasminta di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Provinsi Gorontalo dipercaya sebagai tuan rumah pada HKSN yang rencananya akan digelar tanggal 20 Desember 2018 nanti. Acara tersebut juga rencananya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Alhamdulillah tadi menurut penyampaian pak Menteri tadi bahwa rencana kehadiran pak Jokowi sudah dibicarakan lebih awal dengan Mensesneg dan beliau bersedia untuk datang ke Gorontalo,” ujar Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Selain membuka pelaksanaan HKSN, Presiden Jokowi akan meresmikan sejumlah proyek strategis nasional di antaranya presmian PLTU Anggrek, presmian jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), kampus baru UNG, bendungan Randangan dan lapas industri Pohuwato.

“Ada juga peletakan batu pertama waduk Bulango Ulu, penyerahan sertifikat tanah oleh bapak presiden,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kadis Sosial Provinsi Gorontalo Risjon Sunge mengungkapkan, HKSN akan dimeriah dengan sejumlah acara. Salah satunya yakni Lintas Batas Kebaktian Sosial yang akan digelar di lima kabupaten/kota.
Dimulai dari Kabupaten Pohuwato dengan memberikan bantuan bagi 1000 kaum dhuafa. Hari kedua pindah lagi di Kabupaten Boalemo, berikutnya di Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan terakhir diadakan di Kabupaten Bone Bolango. Pak Mensos juga dijadwalkan membuka Ekspo Pembangunan dan Indsutri tanggal 19 Desember,” jelas Risjon.

Puncak acara HKSN 2018 akan dipusat di gelanggang olahraga David-Tonny di kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Selain presiden dan para menteri, kepala daerah dan ribuan pegiat sosial se Indonesia rencananya akan hadir pada tanggal 20 Desember nanti.(Hmsprov-Isam).

 

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo