>

Displaying items by tag: PPID Pekerjaan Umum & Penataan Ruang

SUWAWA TENGAH - Sejak beberapa bulan  masyarakat Desa Tolomato bangga dan merasa nyaman dengan perubahan kawasan desa mereka. Pasalnya warga sudah terbebas dari ancaman banjir saat musim hujan, bahkan ada pemandangan baru yang lebih baik menghiasi kawasan desa ini.

Kebanggaan dan rasa nyaman ini hadir setelah Jembatan di Desa Tolomato selesai dan dapat dimanfaatkan semua warga.

Rasa syukur dan bangga disampaikan Kepala Desa Tolomato, Herlina Tomuto, menurutnya perbaikan jembatan Tolomato dan pembangunan bronjong di sungai Bone oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo tersebut sudah tepat sasaran dan membanggakan masyarakatnya.

“Alhamdulillah setelah ada perbaikan jembatan dan pembuatan bronjong tahun kemarin, bukan hanya kendaraan yang sudah lancer, masyarakat yang berada di tepi sungai tersebut merasa nyaman dari banjir dan sudah dapat tidur nyenyak. Terima kasih Gubernur Rusli Habibie,” kata Herlina, Jumat (6/3/2020).

Perbaikan jembatan dan pembangunan bronjong yang berada di sempadan Sungai Bone ini dilaksanakan oleh dua bidang Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung masyarakat yang berada di 2 kecamatan, Suwawa Timur dan Suwawa Tengah untuk menuju ke Kota Gorontalo.

“Setelah jembatan ini diperbaiki Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, bukan hanya lalu lintas kendaraan yang lancar, perekonomian pun menjadi meningkat,” ungkap Herlina.

Selain ucapan terima kasih kepada Gubernur Gorontalo, Kepala Desa Tolomato juga berharap kepada Pemerintah Gorontalo untuk memperhatikan masyarakat yang berada di daerah-daerah pelosok

“Saya selaku Kepala Desa mewakili masyarakat Tolomato, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi khususnya Pak Rusli Habibie yang telah memberikan pendanaan untuk perbaikan jembatan dan pembuatan bronjong, serta telah memperhatikan masyarakat yang berada di desa Tolomato,” kata Herlina

 

Pewarta: Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Jalan John Ario Katili dijadikan pintu masuk (gerbang) ibu kota provinsi. Hal ini diungkap dalam rapat koordinasi di kantor Walikota Gorontalo, Jumat (6/3/2020).

Sebagai gerbang ibu kota provinsi, di ruas jalan ini akan dilakukan penataan yang representatif oleh Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Rencana penataan ini  disampaikan oleh Handoyo Sugiharto,  Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Romen S Lantu dan Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga, Suratman M Giu di depan Walikota Marten Taha.

Handoyo Sugiharto menjelaskan rencana kerja ini akan melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan Provinsi untuk melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar jalan ini.

“Finalilsasi rencana rekonstruksi jalan JA Katili sudah disampaikan ke walikota beserta jajaranya. Kami presentasikan rencana kerja penataan di jalan JA KAtili sebagai gerbang ibu kota Provinsi Gorontalo,” kata Handoyo Sugiharto.

Dalam rekontruksi Jalan JA Katili ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan menganggarkan dana APBD untuk pekerjaan saluran air, pedestrian (area khusus pejalan kaki) di samping kiri-kanan  jalan yang dilengkapi tempat duduk serta Penerangan Lampu Jalan (PJU) Gendong.

“Kami akan laksanakan tahun ini, median yang ada di tengah jalan tersebut akan dihilangkan, kemudian kami menata kembali saluran-saluran air di sepanjang ruas jalan tersebut, sehingga bebas dari genangan air dan akan benar-benar mencerminkan pintu masuk ibu kota Provinsi Gorontalo,” jelas Handoyo Sugiharto.

Handoyo Sugiharto menambahkan untuk arus lalu lintas yang diterapkan di ruas ini akan dilakukan setelah rekonstruksi berjalan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

“Jalan JA Katili nantinya akan menjadi satu atau tetap dua jalur, kami masih menunggu hasil rekayasa lalu lintas atau kajian yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan,” ucap Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO -  Konsultasi publik pekerjaan Amdal rencana pembangunan Masjid Islamic Center digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo di Aula Kantor Walikota Gorontalo, Rabu (4/3/2020).

Yuliana Rivai, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Gorontalo saat membuka konsultasi publik Amdal mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai kajian dampak pembangunan juga untuk mendengar langsung tanggapan dari para pemilik lahan terkait rencana pembangunan masjid ini.

“Kami ingin menjaring aspirasi masyarakat seperti saran atau masukan, juga melihat bagaimana tanggapan masyarakat terkait pembangunan Masjid Islamic Center,”  kata Yuliana Rivai.

Islamic Center ini dibangun pada lahan seluas 13 hektar, dalam kawasan ini akan dibangun masjid yang mampu menampung 10.000 jamaah, pada lahan tersebut juga akan dibangun beberapa bangunan gedung seperti perpustakaan, pesantren, pusat kajian ilmu agama, mall dan fasilitas pendukung lainnya.

“Masyarakat yang hadir  sebagian besar adalah pemilik lahan serta ada juga beberapa yang terdampak dari pembangunan dan alhamdulillah semuanya tadi setuju dan menyambut baik” tutur Yuliana Rivai.

Yuliana Rivai berharap dukungan masyarakat agar proses Amdal ini bisa terlaksana dengan baik, usai proses ini akan dilanjutkan tahapan pembebasan lahan dan pembangunan fisik.

Terkait pembebasan lahan dan waktu pembayaraan yang dipertanyakan sejumlah masyarakat, Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang, Sultan Kalupe, di tempat yang sama menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hak dari tim appraisal yang nantinya akan dibentuk setelah proses Amdal selesai.

“Berapa harga satuannya?  Yang menilai itu  Tim Appraisal yang nantinya akan dibentuk setelah Amdal ini.  Yang pasti pembayaraannya wajar dan tidak merugikan masyarakat pemilk lahan,” kata Sultan Kalupe.

Dalam perteuan ini hadir Lurah Moodu Rasjid Male, Kepala Seksi Pengendalian Dampak lingkungan DLH Kota Gorontalo Diah Noorshanti Moo dan ketua Tim Konsultan Amdal Dewi Dwirianti.

 

Pewarta: Yudi – PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 20 Februari 2020 07:48

DP-01 Lakukan Pemeliharaan Bendungan Pilohayanga

GORONTALO - Untuk memaksimalkan pelayanan pengairan sawah kepada para petani di kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Kota Gorontalo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melalui kantor Daerah Pengamatan (DP-01) melakukan pemeliharaan Bendungan Pilohayanga dan sejumlah saluran skunder tengah.

Pemeliharaan rutin ini merupakan komitmen pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meningaktkan layanan kepada masyarakat, terutama petani di 3 daerah yang dialiri sungai tersebut.

“Ini adalah kegiatan rutin, mengoptimalkan layanan pengairan kepada petani pada tiap areal persawahan, baik itu untuk pengolahan maupun pertumbuhan padi,” Kata Iswan S Ekie, Kepala Kantor DP-01, Kamis (20/2/2020).

ISwan Ekie juga menjelaskan pemeliharan yang mereka lakukan di irigasi Pilohayanga meliputi pengangkatan sampah di badan sungai yang menghambat aliran air dan pengaturan pembukaan sejumlah pintu air oleh Petugas Pintu Air (PPA).

“Dalam beberapa hari terakhir ini kami membersikan sampah yang  ada di Mercu Bendung atau bangunan yang tertinggi di bagian bendungan yang merupakan aliran kritis, kami juga memberikan pelumas pada pintu air oleh juru pengairan dan penjaga bending,” jelas Iswan

Sampah di Bendungan Pilohayanga dan sejumlah saluran skundernya ini sangat mengganggu proses distribusi pengairan, Iswan Ekie berharap masyarakat tidak membuang sampah di sungai dan saluran air.

 

Pewarta: Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto menerima penghargaan Adikarya Darma Nusa Tahun 2020 yang diserahkan oleh Presiden Cipta Karya Abdi Pembangunan Indonesia atau Triprestasi Indonesia Willi Wyllie Konjongian, Senin (17/02/2020).

Menurut Willi Wyllie Konjongian pemberian penghargaan kepada Handoyo Sugiharto berdasarakan 3 aspek penilaian di antaranya, pekerja keras, bersih dan akuntabel serta mampu pemberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kami melakukan survei sejak November 2019, ada 3 point yang menjadi dasar utama pada penilaian, tahun ini Pak Handoyo Sugiharto salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan Adikarya Darma Nusa 2020, termasuk di dalamnya salah satu kepala cabang bank umum dan Bupati Bone Bolango,” kata Willy Wyllie.

Willy Wyllie juga menjelaskan tujuan pemberian penghargaan tersebut untuk membantu pemerintah untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di pemerintahan Provinsi Gorontalo.

“Triprestasi Indonesia merupakan satu lembaga resmi, dimana dalam Visi dan Misi kami ini coba mengangkat tokoh-tokoh yang berprestasi tapi mengabdi diluar pulau jawa dan ini merupakan program pemerintah pada tahun 2020,” jelas Willy Wyllie.

Lebih lanjut Willi Wyllie Konjongian berharap penghargaan tersebut akan menjadi satu motivasi kepada tokoh yang prosional lainya dalam melaksanakan pekerjaan dan dapat meningkatkan keberhasilan yang sudah tercapai.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Provinsi Handoyo Sugiharto, mengatakan penghargaan tersebut bukan merupakan satu hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat

“Saya berterima kasih kepada Triprestasi Indonesia yang telah memberikan penghargaan Adikarya Darma Nusa tahun 2020. Ini membuktikan bahwa kita harus benar-benar ikhlas dalam melayani masyarakat, bukan kita yang minta untuk dilayani” kata Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta: Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

ISIMU – Tahun ini Pengelola Bandara Djalaludin akan memasang pagar pengaman pada ruas jalan akses menuju ke bandara. Hal tersebut terungkap saat Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe menghadiri rapat koordinasi dengan pengelola bandara.

Menurut Sultan Kalupe pemasangan pagar ini bisa saja dilaksanakan pihak bandara, karena jalan tersebut dibangun oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (PJN) untuk kepentingan bandara dan berada pada lahan milik Pemerintah Provinsi Gorontalo yang sudah dibebaskan.

“Rencana pemagaran ruas jalan akses bandara dari patung BJ Habibie menuju patung di bandara, itu sebenarnya tidak ada masalah yang signifikan, karena hampir semua lahan itu sudah dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo,” kata Sultan Kalupe.

Kabid Tata Ruang dan Pertanahan juga menjelaskan bahwa ada sebidang tanah yang berada dekat patung di bandara yang masih perlu dibebaskan, agar pemasangan pagar pengaman oleh pihak bandara bisa lebih maksimal

“Setelah peninjauan di lapangan secara bersama-sama, ada satu persil saja di dekat patung di bandara yang saat ini ditempati oleh pedagang-pedagang belum dibebaskan, terkait dengan hal tersebut kami dari pihak PUPR juga akan melakukan upaya yang maksimal agar pemagaran itu bisa tuntas hingga bandara lama,” jelas Sultan Kalupe.

Semntara itu di tempat yang sama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo M Jamal Nganro, mengatakan pembangunan ruas jalan akses bandara tersebut semata-mata untuk kepentingan bandara

“Sejarahnya itu, pembangunan akses ke bandara dibangun khusus untuk kepentingan bandara, bukan untuk akses umum, karena apa? Biasa kita temui di ruas jalan tersebut ada sapi yang diikat, kadang ada sapi yang melintas, sementara jalan ini adalah jalur cepat” kata M Jamal Nganro.

Selain itu M Jamal Nganro berharap dengan adanya pemasangan pagar pengaman pada ruas tersebut akan memberi kenyamanan kepada masyarakat menuju bandara Djalaludin Gorontalo.

 

Pewarta: Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
Sabtu, 08 Februari 2020 05:06

Turnamen Gate Ball Gubernur Cup Segera Digelar

GORONTALO – Sejumlah pengurus  menggelar rapat di salah satu rumah makan di Kota Gorontalo untuk menyiapkan Open Turnamen Gate Ball Gubernur Cup Tahun 2020, Jumat (7/2/2020).

Ketua Panitia Open Turnamen Gate Ball Gubernur Cup yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto mengatakan turnamen tersebut digelar dengan tujuan untuk memperingati Hari Patriotik 23 Januari.

“Untuk memperingati Hari Patriotik 23 Januari, maka akan dilaksakan Open Turnamen Gate Ball Piala Gubernur Cup yang pertama,” kata Handoyo Sugiharto.

Handoyo Sugiharto menjelaskan turnamen yang semula dilaksanakan pada pada 28 Februari 2020 akan diundur hingga bulan Maret dan masih akan menunggu persetujuan dari Gubernur Gorontalo.

“Tadi kita sudah mempertajam lagi kegiatan tiap seksi, direncanakan antara tanggal 7-8 Maret, semua kebutuhan persiapan harus tuntaskan untuk menyukseskan turnamen ini,” ucap Handoyo Sugiharto.

Turnamen ini direncanakan berskala nasional yang akan digelar di Stadion  Merdeka kawasan Gelanggang Olahraga  Remaja Kota Gorontalo, sejumlah pemain Gate Ball dari beberapa provinsi akan diundang untuk menjajal kemampuan mereka di Gorontalo.

Hadirnya para pemain asal daerah lain akan dimanfaatkan untuk mengenalkan produk ekonomi kreatif Gorontalo. Sejumlah pengrajin akan diundanguntuk menawarkan produk mereka sebagai cendera mata kegiatan ini.

“Turnamen ini melibatkan banyak orang, selain menggelar olah raga kami juga akan melibatkan pelaku UKM yang menyajikan kuliner khas Gorontalo, juga produk lain. Sehingga ini bisa menjadi oleh-oleh buat peserta yang datang bertanding,” jelas Handoyo Sugiharto.

Turnamen Gate Ball ini akan bertabur hadiah senilai Rp150 juta dan saat ini sudah ada 6 perwakilan provinsi yang menyanggupi untuk bertandang ke Gorontalo. Mereka terdiri dari 64 tim double serta 28 beregu yang sudah datang untuk mendaftar pada turnamen Gate Ball Gubernur Cup Tahun 2020.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 06 Februari 2020 23:22

Gedung Asrama Diklat NKRI Segera Difungsikan

GORONTALO -  Pembangunan Gedung Asrama Diklat NKRI yang dilaksanakan sejak bulan Juni 2019 itu segera berakhir, gedung  ini segera difungsikan dalam waktu dekat ini, kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya, Yuliana Rivai, Rabu (5/2/2020).

Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo mengatakan pada sebelumnya pihaknya telah memberikan waktu tambahan selama 50 hari kepada pelaksana, untuk segera merampungkan pekerjaan pembangunan Asrama Diklat NKRI yang saat ini sudah rampung 100 persen

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan Provisional hand over (PHO), dari hasil tersebut masih ada beberapa catatan yang masih harus dibenahi oleh pelaksana dan Alhmdulillah saat ini Pekerjaan Gedung Asrama Diklat Sudah rampung 100 persen” kata Yuliana.

Pembangunan asrama diklat NKRI menelan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp5,4 miliar, dengan memiliki kapasitas 24 kamar tidur serta fasilitas pendukung lainnya seperti ruang klinik, musholah, ruang IT, ruang kelas, pantry, ruang makan dan 6 ruang ujian

“Inshaa Allah dalam waktu dekat ini kami akan segera melengkapi segala suatu, untuk penyeraahan ke pihak Badan Diklat agar bisa dilengkapi dengan sarana dan prasarana didalam gedung tersebut” jelas Yuliana

Terkait sarana dan prasarana untuk gedung asrama diklat tersebut, Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah anggaran untuk prasarana tersebut

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Dinas PU yang telah menyiapkan anggaran serta membangun gedung asrama diklat ini dan kami juga sudah menyiapkan anggaran di badan diklat. Mulai dari AC, tempat tidur, lemari, meja belajar dan prasarana lainya” tutur Sofian Ibrahim

Sofian berharap gedung asrama diklat NKRI tersebut, akan diresmikan secara langsung oleh Gubernur Gorontalo, sehingga peserta yang nantinya akan mengukuti pelatihan sudah bisa menempatinya

“Rencananya peresmiannya oleh Pak.Gubernur, jika semua semua fasilitas sudah terisi. Jadi ketika Pak.Gubernur meninjau raungan-ruangan semua fasilitas sudah tersedia dan siap digunakan” Pungkasnya

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat melalui Radio-RH terkait kerusakan dan kondisi salah satu ruas jalan provinsi yang berada di Kota Gorontalo, Dinas Pekerjaan Umum Penanaan Ruang (PUPR) langsung menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Handoyo Sugiharto, yang didampingi oleh Kepala Bidang Bina Marga Abdul Fandit Ahmad, Kepala Sumber Daya Air (SDA) Romen S Lantu dan Kepala Bidang Tata ruang Sultan Kalupe meninjau langsung ruas jalan Sapta Marga yang menjadi keluhan masyarakat tersebut.

Menurut Kabid Bina Marga itu, ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi yang pemeliharaannya merupakan tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi Gorontalo

“Pada saat dialog di Radio-RH ada laporan masyarakat terkait salah satu ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan. saya diprintahkan oleh  Kadis untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut” kata Abdul Fandit Ahmad.

Abdul Fandit menjelaskan dari hasil peninjauan dan pengukuran di lapangan pihaknya akan melakukan pembersihan sedimen yang ada di saluran sebagai langkah awal sebelum memperbaiki badan jalan yang mengalami kerusakan.

“Untuk ruas jalan Sapta Marga ini kami akan tangani dengan program pemeliharaan rutin, kami akan perbaiki badan yang mengalami kerusakan dan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gedangan air pada badan jalan, sebagai langkah awal kami angkat dulu sedimen yang ada pada saluran” jelas Kabid Bina Marga

Selain mengapresiasi Radio-RH yang menjadi tempat penyampaian aspirasi masyarakat, Abdul fandit juga mengharapkan dukungan masyarakat pengguna jalan karena setiap pekerjaan atau perbaikan badan jalan pasti membutuhkan proses dengan waktu tertentu.

 

Pewarta: Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 06 Februari 2020 22:59

Rapat TKPRD Rumuskan Kesepakatan Bersama

GORONTALO – Dinas Pekerajaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi Gorontalo menggelar rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) di ruang Dulohupa kantor Gubernur Gororntalo, Kamis (6/2/2020).

Rapat ini dilaksanakan untuk merespon surat permohonan Bupati Kabupaten Gorontalo yang menjelaskan pihaknya saat ini dalam penyususnan Rencana Tata Ruang Wilayah.

Kepala Bidang Tata Ruang, Sultan Kalupe mengatakan untuk mendapatkan persetujuan rekomendasi dari gubernur maka perlu dibahas pada rapat TKPRD.

“Memang ada surat permohonan dari Bupati Gorontalo yang saat ini daerah itu sedang menyusun revisi tata ruang, sebelum ada rekomendasi dari gubernur harus dibahas di tingkat TKPRD sebagai masukan persetujuan untuk rekomendasi,” kata Sultan Kalupe.

Rapat TKPRD yang pimpin Kepala Dinas PUPR, Handoyo Sugiharto serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Hadijah Tayeb, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Bone Bolango Tanwir Ali dan sejumlah perwakilan kabupaten itu, Sultan Kalupe menjelaskan bahwa pihaknya menghasilkan beberapa persetujuan yang berupa rumusan.

“Tadi juga sudah dilaksanakan penandatanganan hasil rapat TKPRD yang sudah berbentuk rumusan dan disaksikan langsung Kadis PUPR Provinsi Gorontalo serta sejumlah perwakilan kabupaten/kota” ucap Sultan Kalupe.

Rumusan TKPRD di antaranya, sepakat untuk menggunakan Permen nomor 9 tahun 2019 sebagai acuan dalam penentuan batas wilayah masing-masing kabupaten/kota, penataan ruang daerah yang berbatasan harus jelas dituangkan dalam dokumen materi teknis dan peta yang dibuat oleh konsultan, pola ruang dalam revisi RTRW dalam kabupaten Gorontalo khususnya pada daerah yang berbatasan harus singkron dan saling menunjang dengan daerah perbatasan lainnya.

Perlu penyesuaian kawasan LP2B berdasarkan Perda yang telah dikeluarkan oleh Kabupaten Gorontalo, perlu analisis terkait pengembangan GORR ke depan, adanya wacana kota Telaga sebagai kota baru di Kabupaten Gorontalo yang perlu diakomodir dalam revisi tata ruang, danau Limboto sebagai kawasan strategis nasional yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama