>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KAB GORONTALO, Humas – PT. Pabrik Gula (PG) Gorontalo menargetkan akan memproduksi 58 ribu ton gula pada musim giling tahun ini. Produksi tersebut untuk memenuhi kebutuhan gula di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.

“Produksi gula ini sangat membantu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi di Provinsi Gorontalo,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada kegiatan giling tebu perdana tahun 2019 di PG. Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Jumat (15/2/2019).

Wagub Idris juga menambahkan angka kemiskinan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun, hal ini menurutnya tidak lepas dari peran keberadaan para pengusaha di Gorontalo, salah satunya PT. PG Gorontalo.

“Tugas pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik kalau dibantu oleh para pengusaha diantaranya seperti PT. PG Gorontalo sehingga itu kita berupaya agar pabrik gula ini agar terus eksis di Gorontalo”, ucap Idris

Sementara itu ditempat yang sama, General Manager PT. PG Gorontalo Mbantu Karo Karo menyampaikan giling tebu PT. PG Gorontalo merupakan yang ke-16 kalinya. Tebu yang ditanam dilahan seluas 9540 hektar ini berpotensi produksi rata-rata 6,16 ton per hektar.

“Setelah kita estimasi, gula yang akan didapatkan tahun ini kurang lebih 58.000 ton. Kalau kita hitung palm sugar 6,16 ton per hektar. Ini pencapaian yang kita estimasi lebih dari tahun-tahun sebelumnya”, jelas Mbantu

Masih menurutnya, ditahun 2018 PT. PG Gorontalo telah menyuplai kebutuhan gula di Provinsi Gorontalo sebanyak 10.500 ton. Namun jumlah ini menurun dari jumlah suplai tahun 2017 sebanyak 20.755 ton. Diharapkan Mbuta, tahun ini PT.PG Gorontalo mampu menyuplai kebutuhan gula di Gorontalo lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

PT. PG Gorontalo memiliki karyawan pabrik sebanyak 1491 orang, pemelihara kebun sejumlah 1600 orang dan yang akan melakukan panen tebu sebanyak 4500 orang. (Hmsprov - Gina)

Bogor, Dinas Pangan – Untuk menjaga mutu pangan di Provinsi Gorontalo, Dinas Pangan Provinsi Gorontalo mengikuti sosialisasi Permentan RI nomor 53 tahun 2018 tentang keamanan dan mutu PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan). Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) RI yang berlangsung di hotel Salak Heritage, Bogor, Kamis, (14/02/2019).

Sosialisasi yang dibuka langsung oleh Sekretaris BKP RI Ir. Riwanto M ini dinilai penting sebab dalam Permentan nomor 53 secara umum terdiri dari yang pertama mengatur pengawasan keamanan mutu PSAT, kedua pembagian kewenangan pusat dan daerah, ketiga merespon pendaftaran secara online serta mengakomodir keamanan pangan berdasarkan analisis resiko.

“Untuknya sosialisasi ini penting bagi pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota khususnya OPD Dinas pangan dan ketahanan pangan. Oleh karena itu bentuk pertanggung jawaban kami di BPK dalam tahap sosialisasi untuk menyamakan persepsi pemahaman dalam penerapan keamanan PSAT,” kata Riwanto

Untuknya Riwanto menegaskan pemerintah daerah khususnya di Provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat untuk menyampaikan ke pihak pihak terkait terkait sosialisasi ini.

“Segera melakukan sosialisasi permentan ini , khususnya kepada Pengawas OKKPP (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat) maupun OKKPD (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah) sedangkan dalam pengawasan olahan juga wajib disampaikan ke pihak BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” tandasnya (Hmsprov - Echin, Sumber: Hariman, Dinas Pangan)

MANADO, Humas – Untuk mendukung optimalisasi peran dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Darda Daraba mendorong agar PPNS di Satpol PP memiliki kantor sekretariat sendiri. Hal itu sejalan dengan edaran Menteri Dalam Negeri nomor: 182.1/857/SJ tentang pedoman pemberdayaan PPNS di daerah tanggal 18 Maret tahun 2011.

“PPNS yang bertugas untuk membantu tugas kepolisian dalam melakukan penegak hukum bahkan hingga tingkat penyidikan sudah seharusnya memiliki wadah untuk melakukan koordinasi, fasilitasi, administrasi, operasional, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas PPNS,” ungkap Darda pada Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja PPNS dan Satpol PP dalam penegakan peraturan daerah se-Provinsi Gorontalo tahun 2019 di Hotel Travello, Manado, Kamis (14/2/2019)

Dikatakannya, Selama ini ruang lingkup tugas dan tanggung jawab PPNS masih banyak menemukan banyak kendala dalam implementasinya. Tidak saja dalam hal fasilitas kantor, tetapi juga masih Kurangnya tenaga PPNS di lingkungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Diberikannya wewenang penyidikan kepada PPNS dilingkungan pemerintahan daerah merupakan salah satu upaya agar penanganan terhadap suatu peristiwa atau perkara pelanggaran perundang-undangan dan perda dapat dilakukan secara cepat, tepat dan profesional tanpa tekanan atau pengaruh dari manapun. Ia menilai, sekretariat PPNS sangat penting dalam rangka meningkatkan koordinasi lintas instansi organisasi perangkat daerah yang terkait langsung dengan penegakan peraturan daerah.

“Saya berharap setelah terbentuknya sekretariat maka kedepan peran PPNS dalam penegakkan perda dan undang-undang sesuai dengan kewenangan PPNS akan lebih optimal. Antar instansi pelaksana penegak peraturan semakin diefektifkan sejalan juga dengan peningkatan SDM PPNS itu sendiri,” harapnya.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo ini berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh kepala Satpol PP Kabupaten dan Kota se Provinsi Gorontalo, PPNS pada kantor Satpol PP Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo, Unsur PPNS dilingkungan Pemprov Gorontalo, dan unsur Satpol PP, Linmas dan Kebalaran Provinsi Gorontalo. (Hmsprov - Nova)

KOTA GORONTALO, Kesbangpol – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba bagi siswa siswi SMA – SMK se – Provinsi Gorontalo, Kamis (14/2/2019). Acara yang mengambil tema Mewujudkan Generasi Muda Gorontalo yang Berprestasi Berkasrakter dan Unggul tanpa Narkoba itu dilaksanakan di Aula Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo.

Kaban Kesbangpol Muh. Ali Imran Bali mengungkapkan, tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang dampak serta bahaya narkotika. Terlebih di kalangan siswa siswi sekolah SMA/SMK yang sudah memasuki fase remaja.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo memiliki komitmen yang kuat terhadap upaya memerangi narkoba di daerah bekerjasama dengan lintas sektoral . Anak sekolah menjadi salah satu target yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba oleh karena itu penting untuk menggelar acara semacam ini,” ujar Imran.

Menurutnya, tugas pencegahan penyalahgunaan narkoba harusnya tidak menjadi tanggungjawab pemerintah semata. Masyarakat khususnya siswa sekolah harus lebih berperan dengan memastikan lingkungan sekolah steril dari peredaran narkoba.

“Siswa siswi harus menjadi panutan yang baik di tengah-tengah masyarakat agar lebih peka terhadap bahaya Narkoba,” ujar Kabid Ketahanan Sosial danEkonomi,Indriaty Bagoe menambahkan.

Sosialisasi yang diikuti siswa siswi SMK dan SMK di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo itu dihadiri oleh sejumlahpemateriDi antaranya Kabag Bin Ops. Ditres Narkoba Polda Gorontalo AKBP Haddra Dotulong, SH, MH, dari BNNP Gorontalo Bapak Muchars Daud, SE, M.Si serta dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Ibu dr. Irma Cahyani. (Sumber : Rahmat Kesbangpol, Editor :Hmsprov - Isam)

Kota Gorontalo, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan penghargaan kepada 15 perusahan di Gorontalo sebagai perusahaan yang mampu menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan nihil kecelakaan kerja tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim MM, didampingi Direktur Bina K3 Dirjen Pembina dan Pengawasan Kementrian Ketenagakerjaan RI Muhammad Idham, pada peringatan bulan keselamatan kesehatan kerja tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Ballroom hotel Damhil UNG, Kamis, (14/2/2019).

“Melalui kegiatan ini kiranya para pengusaha dan pekerja agar supaya selalu mementingkan keselamatan dan kesehatan. Pemberian penghargaan ini juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi kepada perusahaan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan serta keselamatan bagi pekerja,” kata Wagub

Idris menambahkan dasar dari penerapan keselamatan kerja ini sesuai dengan amanat undang-undang nomor 1 Tahun 1970 tentang K3. Dimana didalamnya terdapat perlindungan dan jaminan keselamatan setiap tenaga kerja. Untuknya keselamatan dan kesehatan kerja perlu menjadi perhatian bersama, baik itu pemerintah daerah, perusahaan, organisasi pekerja maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih juga kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah menjaminkan bantuan santunan bagi para pekerja,” tambahnya.

Sementara itu Direktur bina keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Kementrian Ketenagakerjaan RI Muhammad Idham, mengemukakan ada tiga kategori perusahaan peserta program zero accident di tempat kerja. Pertama, perusahaan besar dengan jumlah tenaga kerja keseluruhan lebih dari 100 orang. Kedua, perusahaan menengah dengan jumlah tenaga kerja keseluruhan antara 50 orang sampai 100 orang. Ketiga, perusahaan kecil yang memiliki jumlah tenaga kerja keseluruhan sampai dengan 49 orang.

“Artinya seluruh perusahaan dengan syarat tersebut bisa mendapatkan penghargaan zero accident asal budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dijalankan,” papar Idham

Sebanyak 15 perusahaan yang dalam kesempatan tersebut menerima penghargaan adalah yang pertama kategori 1 atau perusahaan besar yakni PT. Rekadaya Elektrika, PT. PLN UP3 Area Gorontalo, PT. Gorontalo Sejahtera Mining, PT. Mitra Cipta Permata dan PT. Harvest Gorontalo Indonesia.

Selanjutnya untuk kategori dua (perusahaan menengah) diantaranya PT. Tenaga Listrik Gorontalo, Mimoza TV Kabel, PT. Togo Jaya, PT. Massindo Unggul Timur dan UD. Super Top,

Untuk kategori 3 sendiri atau perusahaan kecil diduduki oleh PT. Cargill Lapak Pembelian Pohuwato, Hotel Amaris, Bumi Sarana Utama, PT. Tri Ariesta Dinamika serta PT. karya Jaya Mandiri Persada (Hmsprov - Echin)

Kota Gorontalo, Humas – Sebanyak 552 siswa kelas 3 SMK Negeri 1 Gorontalo usia 17 sampai 18 tahun mengikuti dialog cerdas memilih. Dialog ini dilaksanakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Gorontalo dalam rangka sosialisasi pada pemilih pemula (Kelompok Masyarakat Milenial).

Dialog yang mengambil tema “Edukasi Pada Pemilu Pemula” ini berlangsung di halaman SMK Negeri 1 Gorontalo, Kamis, (14/2/2019) dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, MM sebagai narasumber.

Dalam dialog tersebut Idris mengatakan pemilih pemula di Provinsi Gorontalo khususnya pelajar atau lebih dikenal dengan kaum milenial, diharapkan bisa mensukseskan penyelenggaraan pemilu tahun 2019 pada April mendatang dengan cara menggunakan hal pilihnya.

“Kaum milenial harus gunakan hak pilih. Jangan sampai hanya karena ada pemikiran pemikiran apatis misalnya ah tidak memilih juga tak apa. Tetap nasib saya seperti ini. Jangan sampai seperti itu, kalian pelajar masa depan bangsa ada ditangan kalian,” kata Idris

Untuknya ia berharap dalam dialog ini, para pelajar yang mengikutinya bisa berbagi informasi dengan semua teman pelajar lainnya. Agar supaya informasi mengenai kewajiban memilih dan menggunakan hak suara agar sukses pemilu tahun 2019 khususnya di Provinsi Gorontalo

“Target kita bisa sampai 87 persen masyarakat gorontalo yang menggunakan hak pilihnya dan sebagian besar tentu saja ada pada kalian kaum milenial. Dan pesan saya, karena nanti pemilu kali ini lumayan banyak ada 5 kertas suara yang akan dicoblos, harus datang ke TPS TPS tepat waktu. Kalau perlu jam 7 pagi sudah selesai memilih,” tambahnya

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem mengatakan KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu mendukung penuh dialog untuk pemilu pemula ini. Ia juga menambahkan pihaknya telah memberi ruang kepada pemilih pemula untuk di didik sebagai relawan demokrasi

“Jadi pemilih pemula atau pemilih milenial ini terlibat bukan hanya menjadi obyek demokrasi akan tetapi juga menjadi subyek demokrasi. Mereka secara aktif bisa menyebarkan informasi idealisme, secara demokrasi maupun teknisnya,” paparnya.

Diketahui di Indonesia jumlah pemilih dari kalangan generasi milenial sebanyak 34,45 persen dari populasi seluruh Indonesia yang berusia 17 hingga 35 tahun.

Selain Wagub Idris Rahim dan ketua KPU, dialog ini juga dihadiri oleh Kepala Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin Umar dan Anggota dewan pengawas LPP RRI Tantri Relatami sebagai narasumber lainnya. (Hmsprov - Echin)

KOTA BOGOR, Humas – Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Gorontalo menjadi media center (MC) Teraktif Nasional Tahun 2019. Penghargaan versi Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) itu diumumkan saat pelaksanaan Bimbingan Teknis Peningkatan SDM Media Center Daerah di Hotel Maroossa, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019).

Humas Gorontalo bersaing dengan 251 Media Center Nasional. Dari tiga kategori yang dinilai, humas menjadi yang terbanyak 1 untuk kategori kontribusi foto, terbaik 3 untuk foto terbaik, serta terbanyak 5 kontribusi berita di infopublik.id. Satu satunya daerah yang masuk lima besar untuk semua kategori.

“Ini sesuatu yang sangat membanggakan dari Biro Humas Gorontalo dan kami harapkan menjadi penyemangat dan motivasi bagi pengeloa media center lainnya untuk berprestasi. Ternyata tim dari Gorontalo sangat luar biasa sekali. Saya ucapkan selamat,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemkominfo RI, R. Niken Widiastuti usai menyerahkan penghargaan.

Bagi perempuan yang juga menjabat Plt Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik itu, urusan diseminasi informasi publik wajib dilakukan oleh setiap daerah. Selain bersifat informatif dan edukasi, informasi pemerintah wajib diketahui publik khususnya menyangkut kebijakan, program dan progres pembangunan.

“Maka mari mulai hari ini, tidak saja informasi daerah yang terdistribusi di pusat tapi informasi pusat harus terdistribusi ke masyarakat yang ada di daerah,” tandasnya.

Kemkominfo tahun ini mulai menyiapkan skema untuk distribusi informasi pemerintah. Salah satunya dengan memanfaatkan Jaringan Pemberitaan Pemerintah (JPP), portal informasi infopublik.id, indonesiabaik.id dan indonesia.go.id

“Jadi pengelola MC di daerah baik oleh Dinas Kominfo maupun Humas Pemda bisa memanfaatkan semua jenis informasi yang ada baik itu berita, foto, video dan infografis untuk didistribusikan di media internal pemerintah daerah,,” jelas Niken.

Pihaknya berencana untuk memberikan penghargaan bagi MC Daerah yang dipandang berkontribusi untuk mendukung program tersebut. Diseminasi bisa dilakukan melalui pengelolaan website daerah, tabloid, majalah, radio dan televisi pemerintah daerah. (Hmsprov - Isam)

Kamis, 14 Februari 2019 09:25

Masyarakat Senang dengan Bantuan Pemerintah

Boalemo, Humas – Raut wajah gembira masyarakat Kecamatan Paguyaman Pantai menyambut Gubernur Gorontalo saat menemui mereka yang sedang membeli bahan bahan sembako bersubsidi yang disediakan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam kegiatan bakti sosial dan NKRI Peduli di Desa Bubaa Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo, Rabu (13/2/2019).

Menurut Rusli Habibie, pasar murah dengan menyediakan sembako bersubsidi merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat.

“Ini semua pemberian pemerintah pusat lewat gubernur” jelas Rusli.

Rusli yang menyinggahi setiap mobil yang menyediakan sembako pasar murah, mengecek dengan teliti setiap sembako yang dijual baik stok maupun harga jual sembako.

Rusli pun mendapat banyak ucapan terima kasih dari masyarakat setempat yang sedang berbelanja karena membawa bantuan pemerintah berupa sembako murah ke lokasi mereka yang cukup jauh.

” Terima kasih pemerintah, terima kasih pak gub,” ucap seorang ibu yang akan membeli sembako.

“Ini semua pemberian pemerintah pusat lewat gubernur” jelas Rusli.

Rusli yang menyinggahi setiap mobil yang menyediakan sembako pasar murah, mengecek dengan teliti setiap sembako yang dijual baik stok maupun harga jual sembako.

Rusli pun mendapat banyak ucapan terima kasih dari masyarakat setempat yang sedang berbelanja karena membawa bantuan pemerintah berupa sembako murah ke lokasi mereka yang cukup jauh.

” Terima kasih pemerintah, terima kasih pak gub,” ucap seorang ibu yang akan membeli sembako.

Selain bantuan dalam bentuk pasar murah bersubsidi, gubernur juga menyerahkan bantuan mahyani 2 unit, 1 unit AC 2 PK untuk masjid Arrahman, Baznas untuk 1000 orang masing masing Rp100 ribu, serta pelayanan kesehatan gratis dengan nilai total bantuan Rp168,8 juta. (Hmsprov - Asriani)

Boalemo, Humas – Program bantuan dari pemerintah yang saat ini tengah berjalan terbukti telah membantu masyarakat khususnya Provinsi Gorontalo.

Hal itu disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam pelaksanaan bakti sosial dan NKRI Peduli di Desa Bubaa Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo, Rabu (13/2/2019).

Menurut Rusli, pemerintah sudah memberikan berbagai program yang sekarang sudah dinikmati masyarakat Indonesia khususnya Gorontalo mulai dari listrik, pendidikan gratis, kesehatan gratis, mahyani, bantuan bantuan pertanian dan lainnya

“Ini semua pemberian pemerintah pusat lewat gubernur” jelas Rusli.

Rusli juga menyampaikan pesan presiden agar para gubernur harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat.

“Karena presiden, gubernur, bupati, walikota dipilih oleh rakyat. Jangan sudah duduk terpilih, sudah tidak perduli lagi” kata Rusli.

Menurut gubernur dua priode ini, program-program bantuan ini akan berlanjut terus hingga usai masa jabatannya bersama wagub Idris Rahim.“Ini semua pemberian pemerintah pusat lewat gubernur” jelas Rusli.

Rusli juga menyampaikan pesan presiden agar para gubernur harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat.

“Karena presiden, gubernur, bupati, walikota dipilih oleh rakyat. Jangan sudah duduk terpilih, sudah tidak perduli lagi” kata Rusli.

Menurut gubernur dua priode ini, program-program bantuan ini akan berlanjut terus hingga usai masa jabatannya bersama wagub Idris Rahim.

Dalam kesempatan itupula, gubernur menyampaikan amanat dari presiden agar masyarakat menjaga kedamaian dan menjaga stabilitas daerah
menjelang pilpres serta menghindari narkoba dan minuman keras.

Terkait bantuan ke Desa Bubaa, Rusli mengatakan ada sejumlah Rp7,5 M anggaran yang disediakan untuk membantu jalan di Bubaa. Selain itu, ia juga memerintahkan agar sepanjang jalan Desa Bubaa yang dipenuhi rumput belukar yang tinggi segera dipangkas.

“Ada anggarannya, segera dipangkas rumputnya” perintah gubernur.

Bantuan-bantuan yang diberikan pada kegiatan bakti sosial dan NKRI peduli yaitu beras dengan stok 6,5 ton dengan harga jual Rp7 ribu perkilogram, gula pasir sebanyak 1488 kg dijual Rp10 ribu per kilogram, minyak goreng 1452 liter dijual dengan harga Rp10 ribu per liter, cabe 100 kg dijual Rp5 ribu per 1/2 kg, bawang merah 220 kg dijual Rp10 ribu per 1/2 kilo, bawang putih 120 kg dijual Rp10 ribu per 1/2 kg, ikan tuna sebanyak 300 kg dengan harga Rp10 ribu per 1/2 kg, dan telur 1200 butir yang dijual Rp1000 per butir.

Selain bantuan dalam bentuk pasar murah bersubsidi, gubernur juga menyerahkan bantuan mahyani 2 unit, 1 unit AC 2 PK untuk masjid Arrahman, Baznas untuk 1000 orang masing masing Rp100 ribu, serta pelayanan kesehatan gratis dengan nilai total bantuan Rp168,8 juta. (Hmsprov - Asriani)

Kota Gorontalo, Humas – Proses pembangunan islamic center dan masjid raya Provinsi Gorontalo pekan ini memasuki tahap pembahasan Analisis dampak Linkungan (Amdal). Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo menuturkan, pembahasan Amdal ini akan diserahkan ke Biro Pengendalian dan Pembangunan Ekonomi (P2E) dalam waktu 2 sampai 3 minggu kedepan. Selanjutnya sesuai prosesnya akan memakan waktu kurang lebih empat bulan.

“Setelah proses Amdal kita akan masuk proses pengukuran dan pembebasan lahan di Kelurahan Moodu. Sesuai hasil kesepakatan, Kelurahan Moodu dipilih karena sebelumnya telah dilakukan Feasibility Study (FS) yang pembobotannya sesuai dengan indikator,” kata Handoyo saat memimpin rapat kelanjutan proses pembangunan islamic center dan masjid raya, Rabu, (13/2/2019).

Mantan Kadis PU Boalemo ini menambahkan untuk pembebasan lahan pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar 44 miliyar. Terkait desain masjid ini, ia mengatakan telah selesai disayembarakan pada bulan juni 2018 lalu, yang menghasilkan tiga pemenang. Hasil yang disepakati yakni menggabungkan tiga desain sebagai hasil akhir dari desain masjid raya dan Islamic center.

“Bangunan islamic center dan masjid Raya ini memiliki daya tampung 10.000 jemaah dengan menggunakan model atap rumah adat Gorontalo yang memiliki bentuk atap bersusun dua. Perpaduan antara atap pelana dan perisai dibagian tiang penyangga depan. Pihak konsultan juga menggunakan 4 buah tiang penyangga seperti yang lazim ada di rumah tradisional Gorontalo,” tandasnya

Rencananya masjid yang terbilang megah yang akan berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektar(ha) ini, bukan hanya sekedar masjid rayanya saja. Tetapi juga akan didirikan beberapa Fsilitas seperti tempat pengkajian islam (perpustakaan) yang luasnya 1.500 meter, ruang komersial atau market islam luasnya 515 meter, ruang adat luasnya 385 meter, perkantoran luasnya 1.222 meter, gedung serbaguna luasnya 1.222 meter.

Selanjutnya akan ada bangunan madrasa satu luasnya 1.222 meter, madrasa dua luasnya1.222 meter dan juga terdapat bangunan seperti sarana dan prasanan umum dengan luas 1.121 meter yang di dalamnya terdapat tempat parkir, tempat berolahraga dan lain sebagainya. (Hmsprov - Yudi)

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo