>
Wisnawaty Saleh

Wisnawaty Saleh

KABUPATEN GORONTALO UTARA, Humas – Sebanyak 200 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir di Desa Imana, Iloheluma, dan Ilomata, Kecamatan Atingola, Kabupaten Gorontalo Utara, menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Bantuan disalurkan berupa dua ton beras dan 30 paket perlengkapan sekolah.

“Semalam saya mendapat perintah dari pak Gubernur untuk memberikan bantuan kepada warga Atingola yang terkena musibah banjir. Pak Gubernur sebenarnya sangat berkeinginan untuk langsung menyerahkan bantuan sekaligus bersilaturrahim dengan masyarakat, tetapi karena tugas yang sangat penting di Jakarta sehingga beliau mewakilkan ke saya,” tutur Sekda Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, dalam sambutannya pada penyerahan bantuan di Desa Imana, Kecamatan Atingola, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (4/2/2019).

Darda Daraba mengungkapkan, Pemprov Gorontalo berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dikatakannya, hal tersebut merupakan implementasi dari instruksi Presiden Joko Widodo yang ditindaklanjuti oleh pemerintahan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim, melalui berbagai program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

“Sehingga itu begitu mendapat laporan banjir yang melanda Atingola, beliau (Gubernur Gorontalo) langsung memerintahkan organisasi perangkat daerah terkait untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir,” ungkap Darda.

Sementara itu Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu, pada kesempatan tersebut mengutarakan beberapa penyebab terjadi banjir di sepanjang jalan Trans Sulawesi yang melintasi Kecamatan Atingola, di antaranya tidak tersedianya saluran air dan plat decker. Thoriq berharap melalui Pemprov Gorontalo dapat memfasilitasi penanganan persoalan tersebut dengan intansi terkait.

“Saya akan sampaikan ke pak Gubernur harapan pak Wabup Gorontalo Utara. Kita agendakan pembahasan persoalan itu bersama dengan Balai Jalan dan Balai Sungai,” tandas Darda Daraba. (HMsprov - Haris)

KABUPATEN GORONTALO UTARA, Humas – Provinsi Gorontalo kembali memperoleh alokasi kapal angkutan laut perintis dari Kementerian Perhubungan RI. KM Sabuk Nusantara 97 merupakan kapal negara yang akan berpangkalan di Pelabuhan Kwandang dan menambah jumlah pangkalan angkutan laut perintis di Provinsi Gorontalo menjadi tiga pangkalan.

“Sebelumnya kita sudah memiliki dua pangkalan, di Pelabuhan Gorontalo dan Tilamuta. Sekarang ditambah lagi satu kapal yang berpangkalan di Pelabuhan Kwandang,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, saat meninjau KM Sabuk Nusantara 97 di Pelabuhan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (4/2/2019).

Sekdaprov Gorontalo menjelaskan, angkutan laut perintis merupakan wujud dari program Tol Laut yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mempermudah arus orang, barang, dan jasa. KM Sabuk Nusantara 97 akan menghubungkan Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Tengah dan Kalimantan, dengan melayani rute Kwandang, Palele, Leok, Toli-Toli, Tarakan, Nunukan, hingga Sebatik. Setiap 14 hari atau dua kali dalam sebulan kapal tersebut akan bersandar di Pelabuhan Kwandang selama tiga hari.

“Bersandarnya kapal ini selama tiga hari di Pelabuhan Kwandang, tentunya membawa banyak manfaat untuk masyarakat kita. Roda perekonomian akan bergerak. Penumpang yang turun ataupun yang transit, pasti akan berbelanja di sekitar pelabuhan bahkan hingga ke Kota Gorontalo,” imbuhnya.

Kedepan, mantan Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ini berencana untuk memaksimalkan keberadaan angkutan laut perintis sebagai wadah untuk pembelajaran bagi siswa SMA dan SMK di Provinsi Gorontalo. Menurutnya hal ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dan semangat kemaritiman di kalangan generasi muda.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro menuturkan, butuh perjuangan dan kerja keras untuk mendapatkan alokasi kapal angkutan laut perintis. Apalagi seluruh provinsi di Indonesia berjuang untuk memperoleh angkutan laut perintis.

“Kita bersyukur berkat perjuangan bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, Provinsi Gorontalo memperoleh alokasi satu kapal baru untuk angkutan laut perintis. Ini tidak mudah, karena semua provinsi memperebutkannya,” tandasnya.

KM Sabuk Nusantara 97 memiliki daya tampung sebanyak 436 orang. Terdiri dari 376 penumpang kelas ekonomi, 16 penumpang Kelas II, dan 8 penumpang Kelas I. Tarif yang dikenakan sangat terjangkau, untuk jarak terdekat ke Palele sebesar Rp11.500,00 untuk dewasa dan Rp9.500 untuk anak-anak. Sedangkan untuk rute ke Pulau Sebatik, tarifnya Rp44.000,00 untuk dewasa dan Rp34.000,00 untuk anak-anak. (Hmsprov - Haris)

Kota Gorontalo, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, menyampaikan testimoninya tentang sosok Ary Mochtar Pedju pada rapat senat terbuka penganugerahan gelar doctor honoris causa kepada Ir. Ary Mochtar Pedju, M.Arch di Universitas Negeri Gorontalo.

Idris dalam pidatonya mengatakan, apresisasi yang setinggi tingginya kepada Ary Mochtar Pedju, karena di usia yang sudah memasuki 83 tahun masih bisa menyumbangkan pemikirannya dibidang sains dan teknologi

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Ary Mochtar terhadap jasanya dibidang sains dan teknologi baik itu pendidikannya, pengalamannya maupun karya-karyanya. Disamping itu beliau bersama keluarga juga menyumbangkan hartanya, untuk kemajuan UNG yang selama ini terakreditasi A,” kata Idris pada rapat senat terbuka penganugerahan gelar doktor honoris causa, yang berlangsung di Ballroom hotel Damhil, UNG, Senin,(4/2/2019).

Idris juga menambahkan dalam menghadapi era revolusi 4.0 seseorang yang berusia 30 sampai 40 tahun, tetapi punya visi pandangan masa lalu maka orang itu tergolong sudah tua. Tetapi sebaliknya, jika seseorang yang berusia 70 sampai 80 tahun punya visi dan pandangan kedepan maka orang itu tergolong orang yang muda atau millenial.

“Dan hari ini sebagaimana kita saksikan bersama, seseorang sudah berusia lanjut tetapi setiap saat masih belajar dan terus berkarya. Beliau menyumbangkan karya ilmiah dengan judul Pendidikan Sains, Tekonologi dan Masyarakat yaitu berupa kebijakan negara, konstruksi sosial dan strategi universitas di abad asia. InsyaAllah materi ini akan menambah referensi dan menjadi bahan bacaan bagi para dosen dan juga mahasiswa di UNG,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat senat terbuka tersebut antara lain Rektor Universitas Negeri Gorontalo, jajaran senat UNG, serta beberapa anggota DPR dan DPD RI dan undangan lainnya.(Hmsprov - Echin)

KABUPATEN GORONTALO UTARA, Humas – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, meresmikan gedung baru SMA Negeri 5 Gorontalo Utara (Gorut) di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorut, Senin (4/2/2019).

Pembangunan gedung baru SMAN 5 Gorut merupakan relokasi dari gedung lama yang terletak di Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorut. Relokasi dilakukan karena kondisi gedung lama yang sudah tidak representatif untuk proses belajar mengajar, ditambah kondisi tanah yang labil di lokasi tersebut.

“Pembangunan gedung SMAN 5 Gorut ini adalah wujud perhatian Pemprov Gorontalo untuk keamanan dan kenyamanan siswa dalam proses pembelajaran. Apalagi kondisi gedung sekolah yang lama tidak aman lagi untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Sekda Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, membacakan sambutan tertulis Gubernur Gorontalo.

Darda mengutarakan, Pemprov Gorontalo di bawah pemerintahan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim berkomitmen untuk terus memenuhi sarana prasarana pendidikan, baik pembangunan sekolah baru, pembangunan ruang kelas baru, pemenuhan sarana prasarana untuk pelaksanaan ujian nasional, serta sarana pendukung lainnya.

“Harapannya dengan terpenuhinya sarana prasarana pendidikan dapat meningkatkan semangat belajar siswa, sehingga visi Pemprov Gorontalo untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bisa tercapai,” ujarnya.

Pembangunan gedung baru SMAN 5 Gorut menelan anggaran sebesar Rp2,5 miliar yang dialokasikan dari APBD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2018. Pada kesempatan itu Sekda Provinsi Gorontalo juga menyerahkan bantuan untuk sarana prasarana pendukung lainnya berupa 9 unit komputer senilai Rp90 juta dan 1 unit server dengan nilai Rp20 juta. Selain itu ada juga bantuan laboratorium IPA senilai Rp110 juta, meubelair 32 set Rp41,4 juta, serta bantuan buku tulis sebanyak 407 pak senilai Rp15 juta. Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp2,7 miliar.(Hmsprov - Haris)

 

BOALEMO, Humas – Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo bersama sejumlah komunitas kendaraan bermotor dan mobil menggelar roadshow (touring) dalam rangka menghadapi kegiatan Millennial Road Safety Festival yang akan digelar serentak se Indonesia pekan depan.

Roadshow ini dilepas langsung oleh Wakapolda Gorontalo Kombes Pol Jaya Subriyanto dan dipimpin oleh Karo Ops Gorontalo, Direktur Lalulintas Gorontalo dan Direktur Pol Air Gorontalo. Roadshow ini dimulai dengan mengambil garis start di depan Mapolda Gorontalo, Limboto, Kabupaten Gorontalo menuju pantai Bolihutuo, Kabupaten Boalemo, Minggu (3/2/2019).

alam kesempatan itu Dirlantas Polda Gorontalo AKBP Pratama mengatakan, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini sebagai aksi moral yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk memberdayakan generasi milenial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya tujuan Road Safety Accident.

“1,4 juta jiwa pertahun meninggal akibat kecelakaan dan di dominasi oleh usia usia produktif atau yang disebut usia milenial. Jadi kita harapkan kegiatan ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas. Semua wajib menaati tata tertib berlalulintas,” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang telah menunggu peserta touring di pantai Bolihutuo mengatakan mendukung penuh kegiatan itu. Menurutnya komunitas motor maupun mobil yang ada di Gorontalo harus menjadi pelopor utama dalam hal menjaga tata tertib berlalulintas

“Ini sebagai aksi dalam mensosialisasikan cara berkendara dengan benar. Karena seperti yang disampaikan oleh pak Dirlantas tadi, bahwa sesuai dengan data statistik penyebab kematian yang diakibatkan karena kecelakaan itu cukup tinggi,” tutur Rusli.

Gubernur dua periode ini juga menambahkan, dalam mendukung keamanan dan menghindari terjadinya kecelakaan, pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan banyak hal. Contohnya dalam hal memperbaiki jalan yang rusak dan juga telah menganggarkan lampu penerangan jalan.

“Perhatian penuh telah kami lakulan bekerjasama dengan kepolisian. Jadi himbauan saya kan sekarang banyak yang ikut club motor dan mobil. Semoga saja tidak hanya pada saat touring seperti ini kita safety berlalu lintas,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu pula, dilaksanakan penandatanganan deklarasi tata tertib berlalu lintas. Seperti diketahui, Millenial Road Safety Festival telah dimulai dari tanggal 2 Februari hingga 31 Maret di seluruh wilaya di Indonesia. Acara puncaknya direncakan berlangsung di Lapangan Monas, pada 31 Maret nanti di Jakarta.

Untuk Provinsi Gorontalo sendiri, puncak pelaksanaan millenial road safety festival ini akan berlangsung pada tanggal 10 Februari mendatang yang akan diisi dengan berbagai macam kegiatan. Sesuai instruksi Gubernur, rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung di pantai pohon cinta, Pohuwato. (Hmsprov - Echin)

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Sikap emosional Bupati Boalemo Darwis Moorido saat menanti kunjungan kerja Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Kamis kemarin, mendapat respon dari masyarakat setempat. Mereka merasa malu dan menyesalkan sikap tersebut.

Seperti yang dikemukakan oleh Ibrahim Pakaya, mantan kepala desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Pernyataan itu disampaikan Ibrahim saat hadir pada Silaturahim dan Dialog antara Petani dengan Gubernur Gorontalo yang berlangsung di Desa Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (2/2/2019).

“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf terkait bupati kami yang marah-marah. Sebagai khalifah (kami), kami sebagai masyarakat yang ada di Boalemo mengucapkan permohonan maaf, karena kami juga (sebagai masyarakat) tetap merasa malu,” kata Ibrahim.

Sebelumnya di tempat terpisah, Nizam Dai selaku tokoh sesepuh Boalemo juga menyesalkan kejadian tersebut. Sikap Darwis tidak saja memberi contoh buruk bagi masyarakat, tapi juga dipandang tidak sesuai dengan nilai-nilai adat yang menjunjung falsah adat bersedikan sara’ dan sara’ bersendikan kitabullah.

“Seakan-akan Bupati menuntun Gubernur. Dalam adat kita itu tidak boleh. Gubernur itu dalam kedudukan adat adalah tauwa atau raja di raja. Bupati atau walikota itu raja atau istilahnya tauwa to bonela, jadi posisi gubernur itu ada di atasnya,” jelas Nizam yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Boalemo.

Nizam Dai mengaku sudah dihubungi oleh sejumlah tokoh adat untuk membahas persoalan tersebut. Selain karena sudah viral di berbagai media, sikap emosional Darwis Moridu sudah menjadi buah bibir dan dinilai telah mencoreng nama baik daerah.

“Kami harus menjelaskan ini dengan arif kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mempertanyakan. Ini menjadi sejarah tidak baik bagi kita di Kabupaten Boalemo. Ini tidak pernah terjadi. (Usia) saya sudah 70 tahun sekarang, pernah menjadi camat hingga Ketua DPRD (peristiwa ini belum pernah terjadi),” tandasnya. (Hmsprov - Isam)

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perikanan dan Kelautan mengasuransikan 865 nelayan. Asuransi dengan premi Rp127.000,00 per orang per tahun itu ditanggung pemerintah alias gratis untuk satu tahun pertama.

Penyerahaan premi secara simbolis diberikan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai menggelar Silaturahmi dan Dialog dengan Petani dan Nelayan di Desa Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Sabtu (2/2/2019).

“Asuransi yang pertama diurus dan digratiskan oleh pemerintah provinsi. Setelah berakhir, tahun kedua tolong masing-masing-masing pemilik asuransi memperpanjang sendiri dengan biaya sendiri. Biayanya murah, lebih murah dari harga rokok,” terang Gubernur Rusli Habibie.

Dari sekitar 19.000 nelayan Gorontalo, baru 11.000 di antaranya yang memiliki asuransi. Tahun 2018 lalu ditargetkan ada penambahan 6.000 nelayan namun hanya 2.400 yang sudah memiliki asuransi.

“Manfaatnya apabila bapak-bapak melaut dan meninggal dunia, itu mendapatkan klaim sebanyak Rp200 juta. Ada kecelakaan di darat Rp40-60 juta,” jelas Kadis Perikanan dan Kelautan Sutrisno.

Selain asuransi perikanan, Gubernur juga mendorong petani untuk mengasuransikan sawah dan ternak mereka. Asuransi yang sudah dirasakan manfaatnya oleh Rustam Yusuf, peternak asal Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Bantuan ternak sapi yang ia terima Agustus 2018 lalu mati setelah 3 bulan ia pelihara. Beruntung ia sudah mengasuransikan ternak tersebut dengan premi Rp40.000,00 per tahunnya.

“Saya mendapat klaim Rp10 Juta. Alhamdulillah itu sudah lebih dari cukup untuk membeli sapi baru untuk diternak,” terang Rustam.

Pada Silaturahmi dan Dilaog bersama Petani dan Peternak itu berbagai hal dibahas bersama Gubernur dan jajaran Pemprov. Di antaranya menyangkut peningkatan produksi jagung, harga jual jagung dan berbagai masalah yang dihadapi oleh petani dan nelayan. (Hmsprov - Isam)

 

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menargetkan Provinsi Gorontalo mampu meproduksi jagung sebanyak 1,75 juta ton tahun 2019 ini. Target itu naik 250 Ribu ton dari produksi tahun sebelumnya.

“Kemarin pak Menteri datang ke Gorontalo. Beliau diperintah pak Presiden untuk melihat apakah Gorontalo tetap eksis mengembangkan pertanian, khususnya jagung. Ini tidak terlepas dari impor jagung kita tahun 2014 yang 3,5 juta ton, alhamdulillah sekarang kita sudah ekspor,” buka Gubernur Rusli saat menggelar Dialog dengan Petani se Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, Sabtu (2/2/2019).

Terkait dengan target produksi 1,75 juta ton, Rusli mengaku optimis bisa mewujudkannya. Mengingat produksi jagung tahun 2017 dan 2018 cenderung naik. Tahun 2017 sebesar 1.552.001 ton dan tahun 2018 sebesar 1.580.367 ton.

“saya sampaikan ke pak menteri sampai dengan 2 juta ton saya sanggup. Terpenting segera alokasikan bibit jagung yang bagus, cocok untuk Gorontalo, tepat waktu, termasuk untuk pupuk dan alisintan. Kalau saja dipenuhi saya jamin insya Allah bisa 2 juta ton,” tandasnya.

Rusli menilai Mentan Andi Amran Sulaiman sangat serius untuk menggenjot produksi jagung Gorontalo. Tahun 2019 Gorontalo diberi alokasi bantuan benih dan pupuk jagung untuk 150 ribu hektar.

“Pak Presiden sangat konsen dengan pertanian, peternakan dan perikanan. Saya sampaikan ke pak Menteri, masyarakat saya ini kira-kira 65 persen mencari nafkah dari bidang itu. Ini perlu kita beri perhatian khusus,” sambungnya.

Untuk menggenjot target tersebut, Rusli mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi. Di antaranya dengan membuka lahan pertanian jagung baru memanfaatkan lahan Areal Penggunaan Lain (APL). Selain itu pendataan CPCL (Calon Penerima Calon Lahan) di 5 kabupaten. (Hmsprov - Isam)

Boalemo, Humas – Masyarakat Kecamatan Tilamuta, Bolihutuo, Botumoito, hingga Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo kini menikmati terangnya jalan di wilayah itu.

Sebanyak 371 unit PJU (Penerangan Jalan Umum) yang terpasang di jalan utama di 4 kecamatan tersebut diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Desa Mananggu Kecamatan Mananggu, Jumat malam (1/2/2019).
Peresmian ditandai dengan penyalaan gardu induk oleh gubernur disaksikan masyarakat sekitar.

“Tahun kemarin 2018, kita anggarkan kurang lebih 18 milyar untuk penerangan jalan,” jelas Rusli.

Menurutnya, untuk tahun kemarin (2018), kita sudah anggarkan mulai dari batas kota, Batudaa, Bongomeme, Isimu, Pontolo hingga Atinggola, Paguyaman, Kota Boalemo, Botumoito sebagian Mananggu, Paguat, Marisa sampai Randangan.

” Masih banyak yang belum, jadi tahun ini kita anggarkan lagi untuk pemasangan lampu. Jadi kita targetkan lagi sebelum tahun 2020, sepanjang jalan Gorontalo terang benderang dengan lampu merkuri,” urai Rusli yang disambut tepuk tangan gembira oleh masyarakat.

Rusli Habibie hingga Jumat malam masih terus bersama rakyat Boalemo. Sejak hari Kamis (31/1), gubernur dua periode ini menemui rakyatnya sekaligus memberikan bantuan bantuan dari program Pemerintah Provinsi Gorontalo termasuk peresmian PJU yang membuat jalan jalan utama di sebagian kecamatan di Kabupaten Boalemo menjadi terang benderang. (Hmsprov - Nova)

Boalemo, Humas – Disela sela kegiatan bakti sosial NKRI Peduli di Desa Dulangea, Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, Jumat (1/2/2019), Gubernur Gorontalo menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, apalagi saat ini yang sedang menghadapi musim penghujan.

“ Saya mohon bapak ibu sekalian harus waspada , terutama yang tinggal di bantaran bantaran sungai, jangan sungai itu jadi tempat membuang sampah, peliharalah sungai,” himbau Rusli kepada masyarakat.

Rusli juga menghimbau masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban, salah satunya yaitu tentang minuman keras (miras) karena persoalan kantibmas itu sering diakibatkan oleh miras.

“ Saya dapat berita penyampaian pak kapolda, hampir tiap minggu miras dibawa dari Manado ke Gorontalo, dan sasarannya termasuk Boalemo. Boalemo ini termasuk pasar yang besar,” ungkap Rusli .

Gubernur Gorontalo berada di Boalemo selama dua hari sejak hari Kamis untuk mengunjungi rakyatnya sekaligus memberikan bantuan bantuan. (Hmsprov - Anie)

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo