>
Super Admin PPID

Super Admin PPID

GORONTALO – Bertempat di di Hotel New Rahmat Gorontalo, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga  (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Ramlah Habibie, membuka Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan SMK TA 2019.

Sosialisasi ini diikuti oleh para kepala sekolah dan bendahara yang mendapat Dana Alokasi Khusus, kegiatan ini berlangsung pada selama 3 hari, 20-22 Mei 2019.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat manajemen DAK SMK yang dikelola satuan Pendidikan, danya lumayan besar sehingga diperlukan sumber daya yang memiliki komitmen dan berkualitas,’ kata Ramlah Habibie, senin (20/5/2019).

Anggaran DAK ini sebesar Rp9.179.685.000, untuk mengelolanya dibutuhkan manajerial yang cerdas serta memiliki komitmen mulai dari perencanaan,  pelaksanaan dan hingga pertanggungjawaban baik secara administrasi,  fisik dan keuangan.

Dalam kegiatan ini hadir pemateri dari inspektorat Provinsi Gorontalo,  Kantor Pelayanan Pajak, dan Tim Teknis Bidang Pembinaan SMK.

LIMBOTO – Ada yang menarik perhatian ratusan siswa dan guru di halaman Sekolah SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo.

Sejumlah siswa dengan tertib mengantre mendapatkan buku kegemaran yang tertata rapi di rak buku mobil perpustakaan keliling. Mobil ini berhenti di halaman sekolah ini.

Sesekali Yusdin Nuwa, Ketua Tim Layanan perpustakaan keliling sesekali mengingatkan siswa untuk menjaga buku dan ketertiban siswa mengambil buku-buku di rak.

Kunjungan perpustakaan keliling ini merupakan layanan rutin seksi Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo

Program layanan perpustakaan keliling ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan semangat gemar membaca kalangan siswa, Senin (20/5/2019) itu para siswa SMA Negeri 1 Telaga mendapat giliran kunjungan perpustakaan keliling.

Layanan unik ini juga dilaksanakan untuk menunjang sistem belajar-mengajar yang ada, para siswa dan tenaga pengajar lebih memahami perkembangan kondisi buku bacaan dan tema-tema terbaru tentang dunia pendidikan saat ini.

“Layanan ini demi meningkatkan semangat gemar membaca bagi siswa dan pengajar,” kata Yusdin Nuwa.

Yusdin Nuwa menjelaskan layanan perpustakaan keliling ini tidak hanya untuk sekolah, di tengah permukiman masyarakat pun mereka melakukan pelayanan ini. Bahkan jika berkunjung di tengah masyarakat, anak-anak dan orang tua berbaur mengerubuti mobil kesayangan mereka ini.

Layanan perpustakaan keliling ini disambut baik oleh pihak sekolah, Kepala SMA negeri 1 Telaga, Andianiwaty S Polapa dan Kepala Perpustakaan sekolah,  Nurlaila Ichsan Djuri pun terlihat sumringah mendapat kunjungan ini.

“Kami senang melihat siswa antusias menyerbu perpustakaan keliling, mereka bisa membaca buku yang mereka suka ,” kata Andianiwaty S Polapa.

Andianiwaty S Polapa berharap layanan ini diharapkan bisa berlangsung terus demi menambah wawasan siswa, di samping pelajaran yang mereka dapat dari para guru. Koleksi buku di perpustakaan  keliling ini juga dapat menambah wawasan siswa dan guru.

Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Yosep P Koton mengapresiasi kerja bidang perpustakaan yang secara intensif malaksanakan layanan perpustakaan keliling kepada masyarakat untuk meningkatkan semangat gemar membaca.

Pewarta : Suleman

KWANDANG – Ada yang menarik dari pengoperasian KM Camara Nusantara 5 di Pelabuhan Kwandang, Gorontalo Utara.

Sebagai keberhasilan baru Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meyakinkan Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut membuat ongkos pengiriman ternak dari Gorontalo dan sekitarnya lebih hemat.

KM Camara Nusantara 5 yang didesain sebagai kapal pengangkut ternak menjadi andalan baru para petani dan peternak Gorontalo dan sekitarnya.

Pasalnya, ongkos angkut yang ditawarkan kepada mereka sangat ringan, bahkan jauh berbeda dengan biaya yang selama ini mereka keluarkan.

“Keberadaan KM Camara Nusantara 5 ini memudahkan para pengusaha dan pedagang sapi di Gorontalo, termasuk para petani dan peternak yang akan menjual sapinya ke Kalimantan,” kata Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/5/2019).

Selama ini para peternaka atau pedagang sapi mengirim ternaknya menggunakan jalur darat yang menempuh perjalanan panjang melalui Kabupaten Parigi Moutong menuju Pelabuhan Wani atau Pantoloan di Sulawesi Tengah.

Bahkan ada yang mengantarpulaukan ternaknya melalui Kabupaten Tolitoli yang juga di Sulawesi Tengah.

“Biayanya cukup mahal sekitar Rp1,2 -1,5 juta per ekor, itu pun tidak ada asuransi sehingga risiko kecelakaan atau kematian ternak tidak ada yang menanggung,” ujar Jamal Nganro.

Selain itu, para pedagang ternak ini membutuhkan waktu lebih lama dan bahkan rawan terjadi kematian dalam perjalanan akibat ternak stress akibat perjalanan darat yang jauh dan lama.

Dengan adanya KM Camara Nusantara 5 sebagai bagian dari tol laut, pengiriman ternak bisa langsung melalui pelabuhan Kwandang di Gorontalo Utara.

Kapal ini didesain sebagai angkutan ternak yang dilengkapi dengan dokter hewan dan fasilitas asuransi.

Fasilitas lain yang dapat dinikmati pedagang sapi adalah layanan kesehatan, termasuk karantina yang membuat pedagang sapi lebih yakin dengan kesehatan sapi-sapi yang akan diantarpulaukan.

“Keradaan kapal khusus ternak di Pelabuhan Kwandang ini akan memberikan kemudahan pengendalian polulasi ternak, semua yang dikapalkan tercatat dan resmi,” pungkas Jamal Nganro.

Sejak ditetapkan Pelabuhan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara   sebagai pelabuhan pangkalan kapal ternak, para pedagang lebih muda mengantarpulaukan sapi ke Tarakan – Balikpapan/Samarinda.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini

KWANDANG – Provinsi Gorontalo menunjukkan kinerjanya dalam pengembangan infrastruktur perhubungan sehingga ditetapkan sebagai pelabuhan pangkalan kapal ternak nasional.

Dari wilayah perairan utara, Pelabuhan Kwandang di Kabupaten Gorontalo, KM Camara Nusantara 5 yang menjadi salah satu bagian penting dari tol laut yang akan menghubungkan beberapa wilayah pelabuhan di Nusantara,

KM Camara Nusantara 5 merupakan kapal negara khusus ternak yang dioperasionalkan oleh PT ASDP (Persero) yang diperuntukan untuk program Tol Laut.

“Kapal ini memiliki banyak keunggulan, tarifnya jauh lebih murah dari tarif dari kapal lain (subsidi),” kata Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/5/2019).

Jamal Nganro juga menambahkan keistimewaan kapal KM Camara Nusantara 5 yang menjamin keselamatan ternak yang akan diantarpulaukan.

“Hewan yang dimuat di atas kapal diasuransikan, jika ternak mati dalam perjalanan akan diganti, juga disediakan layanan dokter hewan di  kapal dan dilengkapi fasilitas penunjang untuk kenyamanan ternak dalam perjalanan di laut,” papar Jamal Nganro.

Keberhasilan Gorontalo dalam pengembangan tol laut melalui Pelabuhan Kwandang di perairan utara ini tidak lepas dari perjuangan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim.

Perjuangan menggolkan tol laut dari Kwandang ini juga didukung keberhasilan daerah ini mengembangkan ternak sapi. Bahkan sejak lama dari pelabuhan Kwandang ini telah diantarpulaukan sapi-sapi dari Gorontalo ke wilayah Tarakan, Balikpapan, dan Samarinda di Pulau Kalimantan.

“Alhamdulillah di awal bulan suci Ramadhan ini, Dirjen Perhubungan Laut menyetujui pelabuhan Kwandang menjadi Pelabuhan Pangkalan kapal KM Camara Nusantara 5, kapal ini milik Kementerian Perhubungan,” jelas Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini

GORONTALO – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan pimpinan media massa di salah satu rumah makan di kota Gorontalo.

Pertemuan ini merupakan ajang untuk saling mengenal, tukar pendapat dan gagasan  serta menyamakan persepsi tentang beragam informasi pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Pembangunan di Provinsi Gorontalo berkembang dengan pesat, demikian perkembangan media massa yang telah mengisi peran penyebaran informasi pembangunan ke masyarakat,” kata Rifli M Katili, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Kamis (17/5/2019).

Sejumlah pimpinan dan wartawan media cetak, elektronik, dan media dalam jaringan (daring) hadir dalam silaturahmi ini. Mereka terlibat pembicaraan yang akrab dengan pimpinan Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo.

“Dinas Kominfo dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan kewenangan daerah di bidang pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi serta melaksanakan tugas pembantuan yang diberikan oleh pemerintah dan pemerintah provinsi, di mana dalam setiap  kegiatannya selalu berhubungan dengan pembangunan dan pengembangan sistem informasi,”kata Rifli M Katili.

Rifli M Katili juga menguraikan tugas dan kewenangannya untuk melakukan pengembangan dan pemeliharaan jaringan perangkat komputer antarbidang pengelolaan informasi publikasi, pengelolaan dan pengembangan komunikasi publik.

“Teknik Informasi dan Komunikasi merupakan perwujudan dari sistem pengembangan teknomogi elektronik yang ditekankan dalam aspek demokratisasi dan sistem tata kelola pemerintahan untuk menciptakan tercapainya keadilan, kemudahan, transparansi dan akuntabilitas dalam layanan pemerintahan kepada public,” jelas Rifli M Katili.

Sementara itu, perkembangan dan dinamika media sosial juga dibahas. Masyarakat diminta untuk bijak dalam mengelola dan menyikapi media sosial.

“Kami mengajak masyarakat agar bijak di dunia maya dan bersahabat di dunia nyata. Di bulan Ramadhan ini mari sama-sama menjaga kebersamaan, keutuhan dan persatuan,” kata Rifli M Katili menutup sambutannya.

Dalam pertemuan ini juga hadir Sekretaris Dinas Yahya Ichsan, dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Yulindawaty P Rauf.

 

Pewarta : Wisnawaty saleh

GORONTALO – Sebanyak 150 kaum dhuafa memperoleh santunan Ramadan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Santunan diserahkan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim pada buka puasa bersama di rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Jumat (17/5/2019).

“Dalam kehidupan ini kita harus banyak berbagi dan bersilaturrahim,” kata Idris Rahim.

Idris mengatakan, selain melaksanakan ibadah wajib dan sunah, momentum Ramadan hendaknya juga diisi dengan berbagai amalan dan kebajikan yang diniatkan semata untuk memperoleh ridha dan berkah dari Allah Swt.

 “Ramadan ini adalah bulan yang penuh kemuliaan. Segala kebajikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Swt. Mari kita manfaatkan momentum ini, karena tidak ada jaminan jika kita masih bisa bertemu dengan Ramadan tahun depan,” kata Idris Rahim.

Hadir pada buka puasa bersama tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Organisasi Perangkat Daerah dan perguruan tinggi se Provinsi Gorontalo, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

Buka puasa bersama diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Sofyan Ka’u, kemudian diakhiri dengan shalat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah.

 

Pewarta : Haris

KOTA GORONTALO – Fadli Ibrahim, Ketua Takmirul Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, berulang kali mengucap syukur.

Ia mewakili Jamaah Masjid Al-Ikhlas baru saja menerima bantuan Rp10 juta dan sejumlah perlengkapan shalat dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim saat melakukan Safari Ramadan dan shalat Jumat di masjid tersebut, Jumat (17/5/2019).

 “Terima kasih atas kunjungan Pak Idris Rahim, Wakil Gubernur Gorontalo yang berkenan melaksanakan shalat Jumat berjamaah dan sekaligus menyerahkan bantuan untuk masjid kami,” kata Fadli Ibrahim.

Fadli Ibrahim menjelaskan, bantuan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Gorontalo akan digunakan untuk melanjutkan renovasi Masjid Al-Ikhlas. Beberapa sarana yang menjadi fokus kegiatan renovasi di antaranya pembangunan kamar mandi dan tempat wudhu, serta pembenahan peralatan pengeras suara.

“Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sarana prasarana masjid. Mudah-mudahan dengan swadaya jamaah, sarana masjid yang akan kami benahi bisa tuntas,” tutur Fadli Ibrahim.

Fadli Ibrahim menambahkan, tahun sebelumnya pihaknya juga telah memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah dimanfaatkan untuk renovasi Masjid Al-Ikhlas, berupa pekerjaan penambahan tinggi dan perluasan bangunan masjid.

Sementara itu Wakil Gubernur, Idris Rahim berharap agar pengurus takmirul dan jemaah dapat terus memakmurkan Masjid Al Ikhlas. Idris Rahim menuturkan, memakmurkan masjid bisa dilakukan dengan shalat di dalamnya, membaca Al Quran, melakukan kajian, dan iktikaf.

“Mari kita makmurkan masjid ini. Upayakan shaf-shafnya penuh terus baik pada shalat lima waktu maupun tarawih hingga akhir dan setelah Ramadan,” tandas Wagub Idris Rahim.

Pewarta : Haris

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah mempersiapkan berbagai festival seperti Tumbilotohe, Bedug Takbiran, Gebyar Ketupat, Lomba Karapan Sapi, Pacuan Kuda dan Kuda Gerobak untuk menyemarakkan suasana bulan suci Ramadan dan Idulfitri.

Persiapan untuk menentukan lokasi dan pemenuhan sarana prasarana setiap festival
tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba di ruang kerja Sekdaprov Gorontalo, Jumat (17/5/2019).

Sekda Darda dalam rapat tersebut mengingatkan agar seluruh kegiatan harus disiapkan secara matang, karena ini sudah merupakan even tahunan selama bulan Ramadan dan jelang lebaran.

“Cek setiap kesiapan baik itu lokasi, alat yang akan digunakan dalam festival, siapa yang buat apa, siapa yang mempersiapkan apa. Nanti buat lagi rapat internalnya,” kata Darda Daraba.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay mengatakan, festival ini merupakan kegiatan rutin di bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang kita lakukan untuk melestarikan budaya.

“Karena kegiatan ini sudah rutin kita lakukan, jadi tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, hanya mungkin lokasi dan konsepnya yang berbeda,” ujar Nancy.

Untuk Festival Tumbilotohe dijadwalkan 1–4 Juni 2019, Festival Bedug dan Takbiran 21 – 23 Mei 2019, Gebyar Ketupat 12 Juni 2019, serta lomba Balap Roda Sapi, Pacuan Kuda dan Gerobak Kuda di tanggal 12 Juni 2019.

 

Pewarta : Nova

GORONTALO – Peringatan Hari Buku Nasional ke-17 di Provinsi Gorontalo dilakukan secara unik oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Dengan mengambil lokasi di sebuah situs cagar budaya Pillbox dan Mercusuar di pinggir Teluk Gorontalo, instansi ini menggelar kegiatan dengan tema Gemar Membaca Buku Mengasah Kreatifitas dan Imajinasi Untuk Menciptakan Kualitas SDM Provinsi Gorontalo yang Unggul dan Sejahtera, pada Kamis (16/5/2019).

Puluhan anak-anak, kaum muda dan masyarakat terlihat bergembira mengikuti kegiatan ini dengan para penggiat literasi di Provinsi Gorontalo.

Peringatan Hari Buku Nasional ini dihadiri oleh Bunda Baca Provinsi Gorontalo,  Idah Syaidah Rusli Habibie dengan moderator  Agus Ndjue atau yang biasa dikenal sebagai Ka Ariel, yang juga dikenal sebagai Duta Baca.

“Masyarakat Gorontalo harus membudayakan membaca, dimulai dari usia dini dan ditanamkan rasa cinta pada buku,” kata Idah Syaidah Rusli Habibie.

Idah Syaidah Rusli Habibie  juga menjelaskan kebutuhan membaca harus dapat dipahami dan disadari manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Membaca adalah sebuah pekerjaan yang produkif dan menyenangkan.

“Selain menambah pengetahuan, juga bisa menghibur yang dapat dilakukan kapan dan dimana saja,”ujar Idah Syaidah Rusli Habibie yang disambut gembira oleh para pelajar.

Dengan membaca masyarakat dapat mengenal dan belajar dari berbagai pengalaman hidup, pandangan serta gagasan.

Membaca juga membuat masyarakat lebih mengerti dalam membedakan mana yang positif dan negatif, sehingga dengan budaya membaca dapat membuka dan memperluas wawasan.

Di tempat yang sama, Yosef Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menawarkan peluang kerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dari kegiatan mereka sehari-hari sebagai nelayan.

“Dinas Kearsipan dan Perpustakaan siap mendampingi dan membantu masyarakat di Leato dalam meningkatkan ekonomi dengan menjalin kerja sama,” kata Yosef Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Kerja sama yang dimaksud ini adalah dengan melibatkan Universitas Politeknik Gorontalo  untuk pengolahan ikan yang banyak ditangkap oleh masyarakat di peraiaran Teluk Tomini.

Pewarta : Domy dan Suleman

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama instansi terkait mengumumkan draft tarif masuk, angkutan dan jasa karantina hewan yang akan dikapalkan melalui pelabuhan Kwandang di Kabupaten Gorontalo Utara.

Penentuan draft besaran tarif ini dilakukan di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Darda Daraba, Jumat (17/5/2019).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor  KP.416/OJPL/2019 tentang Perubahan Pertama Atas Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor AL.107 /6/II/DJPL-18 tentang Jaringan Trayek Kapal Khusus Ternak Tahun Anggaran 2019.

Dalam surat itu disebutkan Pelabuhan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara  ditetapkan sebagai pelabuhan pangkalan kapal khusus ternak, KM Camara Nusantara 5  yang melayari beberapa provinsi di Indonesia.

Rute yang ditempuh KM Camara Nusantara 5 dari Pelabuhan Kwandang ini akan menempuh rute Tarakan – Balikpapan/Samarinda – Palu – Balikpapan/Samarinda – Gorontalo.

“Dalam rapat disampaikan draft tarif yang dikenakan untuk mengangkut ternak terdiri atas beberapa komponen,” kata Jamal Nganro.

Draft tarif tersebut antara lain tarif masuk pelabuhan Kwandang Rp800/ekor (sapi), Rp600/ekor (kambing) dan Rp5000/unit untuk kendaraan pengangkut ternak.

Sementara biaya pengiriman ternak sampai di tempat tujuan dari Pelabuhan Kwandang ke Tarakan Rp367.000/ekor,  Kwandang – Banjarmasin Rp670.000/ekor, Kwandang – Balikpapan/Samarinda Rp. 365.000/ekor

“Biaya tersebut sudah termasuk biaya asuransi untuk sapi Rp20.000/ekor, untuk kambing Rp10.000/ekordan biaya handling di pelabuhan tujuan,” ujar Jamal Nganro.

Sementara untuk pengurusan layanan karantina, biayanya Rp10.000/ekor  yang meliputi pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium.

Rapat ini dihadiri Asisten 1 Bidang Pemerintahan Asisten 2 Bidang Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Kantor UPP Kelas III Kwandang, Manager Operasional PT ASDP Cabang Surabaya, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo, Perwakilan Dinas Koperindag, Perwakilan Dinas Pertanian Kab/Kota dan sejumlah pengusaha ternak sapi antarpulau.

Pewarta : Monika Oktaviarini

© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama