>
Kamis, 08 Agustus 2019 06:27

Pembakaran Semak Nyaris Hanguskan Kawasan Borogo

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Kebakaran semak kering nyaris meluluhlantakkan permukiman warga di kawasan Borogo, Kelurahan Tenda Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo, Sabtu (3/8/2019).

Api dipicu oleh seseorang yang tengah membersihkan pekarangannya dan kemudian membakar tumpukan semak yang mulai mongering.

Pada saat yang sama angin kencang bertiup sehingga api yang semula mengecil dengan cepat membakar semak tanpa bisa dikontrol. Lidah api menjilat tinggi karena angina semakin bertiup kencang.

“Sabtu siang pukul 12.20 Wita terjadi kebakaran lahan kebun yang berada di halaman belakang rumah dari Ko Pin Ratulangi . Lahan tersebut berada tepat di kompleks pemukiman masyarakat. Api berasal dari upaya ko' Pin yang membakar semak usai dibersihkan,” kata Anton Hulima anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Sabtu (3/8/2019).

Menurut penuturan Anton Hulima, masyarakat sudah melarang Ko Pin membakar semak karena saat musim timur angina kencang bertiup dan matahari bersinar terik. Namun ia tetap saja melakukan pembakaran semak.

Tidak berapa lama api membesar dan merambat ke pemukiman masyarakat. Kontan saja masyarakat di sekitar memnghubungi Satuan Damkar Provinsi dan Kota Gorontalo untuk memadamkan api yang mulai membahayakan masyarakat.

Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi Gorontalo juga langsung menuju lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga tidak merambat ke rumah masyarakat. Tidak ada korban jiwa atau harta benda dalam kebakaran semak ini.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Sumarwoto mengingatkan masyarakat agar berhati-hati, saat ini sudah musim kemarau karena kebakaran sering terjadi di beberapa tempat, untuk Kota Gorontalo sampai bulan Agustus ini sudah 24 kali terjadi kebakaran, sedangkan total se-Provinsi Gorontalo sudah yang ke 76 kejadian.

“Masyarakat jangan membakar sampah sembarangan, apalagi di siang hari udara panas dan angin bertiup kencang memudahkan menjalarnya sumber api. Di rumah-rumah harus diperhatikan kualitas instalasi listrik dan hindari steker yang tumpang tindih karena dapat memicu korsleting dan kebakaran,” kata Sumarwoto.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

Baca 477 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo