Print this page
Selasa, 23 Juli 2019 13:03

Pemerintah Sosialisasikan Pengumpulan Dana atau Barang Berhadiah

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Tidak banyak penyelenggara undian berhadiah dan pengumpulan sumbangan dan barang yang memahami ketentuan yang berlaku.

Untuk itu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi  Gorontalo  menggelar sosialisasi Program Pengelolaan  Sumber Dana Bantuan Sosial (PPSDBS) yang berlangsung di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Senin (15/7/2019) pekan lalu.

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman penyelenggara  Undian Gratis Berhadiah (UGB) dan Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) dan memberikan perlindungan  kepada masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan yang berkedok undian berhadiahdan  pengumpulan barang yang dilakukan oleh oknum tertentu.

“Kami berharap peserta sosialisasi pekan lalu dapat meningkatkan tanggung Jawab  penyelenggaraan UGB dan PUB untuk melindungi masyarakat,” kata  Kepala Dinas Sosial PP dan PA Provinsi Gorontalo Risjon Kujiman Sunge, Selasa (23/7/2019).

Selain itu Rsijon SUnge berharap penyelenggaraan UGB dan PUB masyarakat sesuai ketentuan dan perundang-undangan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat  terhadap tindak penipuan oknum tidak bertangguang jawab yang mengatasnamakan penyelenggara UGB/PUB serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesejahteraan sosial.

Dalam masyarakat acap muncul pengelolaan sumber dana bantuan sosial atau upaya menghimpun dana dan barang untuk tujuan tertentu oleh oknum tertentu tanpa izin pemerintah. Banyak warga yang menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan penyelenggara UGB/PUB.

“Pengumpulan uang atau barang  menunjukan kecenderungan meningkat baik jumlah dan jenisnya serta tersebar di berbagai wilayah seluruh Indonesia,” ujar Risjon SUnge.

Fenomena tersebut pada satu sisi menunjukan peningkatan peran serta masyarakat sebagai salah satu  sumber dan potensi dalam pembangunan bidang kesejahteraan sosial, pada sisi lain dapat menimbulkan dampak negatif  seperti penipuan berkedok Undian Gratis Berhadiah (UGB) dan pengumpulan uang atau Barang (PUB) dengan berbagai modus.

Remi Pakaya, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin meminta peran pengawasan masyarakat di daerah yang sering menjadi lokasi pengumpulan dan peredaran undian berhadiah.

“Perlu pengawasan insentif, juga didukung sumber  daya manusia yang kompoten agar penyelenggaraan UGB dan PUB mempunyai Nilai  Fositif  sebagai wujud promosi,” kata Remi Pakaya.

 

Pewarta : Yoan Thalib – Dinas Sosial PP dan PA

Baca 662 kali