>
Minggu, 04 Agustus 2019 17:25

Program Yuk Bersih-bersih Pantai Angkat 4 Ton Sampah Di Kawasan Tangga 2000

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO - Berlokasi di obyek wisata Tangga 2000, Kota Gorontalo, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sejumlah kelompok masyarakat membersihkan sampah dan menggelar kampanye stop polusi pantai dari sampahplastik. Kegiatan ini berlabel “Yuk Bersih-Bersih Pantai”.

Yuk Bersih-Bersih Pantai ini menggandeng Rumah Literasi dan Sekretariat Sustainable Development Goals (SDGs) Provinsi Gorontalo.

Dipilihnya Tangga 2000 ini untuk mendekatkan kemasyarakat sehingga pesan moril sadar sampah lebih tersampaikan dan akan mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dari sampah plastik. Jenis sampah ini diketahui sangat sulit diurai oleh tanah.

Yuk Bersih-Bersih Pantai dihadiri Budiyanto Sidiki Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Pimpinan Rumah Literasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dan masyarakat sekitar lokasi pantai Tangga 2000.

Budiyanto Sidiki dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Rumah Literasi sebagai sponsor pelaksanaan kampanye pengurangan dan penanganan sampah plastik pada kehidupan sehari-hari.

“Setiap hari masyarakat Gorontalo berpeluang memproduksi 1 juta sampah plastik, marilah kita membiasakan diri mengurangi penggunaan plastik dan berusaha memilah sampah tersebut mulai dari diri sendiri, keluarga dan kelingkungan yang lebih luas” kata Budiyanto, Minggu (4/8/2019).

 “Gerakan dan kampanye pengurangan dan penanganan sampah, khususnya plastik di wilayah pesisir dilakukan secara massif, terus menerus  dan terpadu serta komprehensif, dengan melibatkan berbagai stakeholders baik pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat,” kata Nasruddin, Kepala Bidang Pengkajian dan Penataan Lingkungan.

Nasruddin menyebut sejumlah pengelola usaha harus dilibatkan, misalnya Alfamart, Indomart, mall, Karsa Utama, Qmart, perhotelan, pengelola rumah makan, restoran, salon dan lain-lain sehingga akan memberikan hasil yang lebih maksimal.

“Setiap saat kita menghasilkan sampah plastik karena benda ini sangat dekat dengan aktifitas kita, plastik ada ditempat kerja, di tempat tinggal, di kendaraan, dan bahkan ada di gengaman. Tahun 2018 jumlah Sampah plastik yang dihasilkan di Provinsi Gorontalo sekitar 68,59 ton/hari atau 25.031,3 ton/tahun” tutur Nasruddin.

Sementara itu Ustad  Aan, Pimpinan Rumah Literasi dalam kampanye Stop Polusi Pantai dari Sampah Plastik menyampaikan bahwa manusia yang paling baik adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain, sehingga mari kita menjaga lingkungan dengan membiasakan diri dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga sampah tersebut tidak akan menimbulkan bencana di muka bumi.

“Gorontalo dengan masyarakat mayoritas beragama Islam yang dikenal dengan kebersihannya seharusnya lebih menjaga lingkungan dari sampah,” tutur Ustad Aan.

Kegiatan bersih-bersih pantai ini dilaksanakan sepanjang pantai Lokasi Wisata Tangga 2000 kota Gorontalo selama kurun waktu 4 jam dan berhasil mengumpulkan sampah sekitar 4 ton yang turut melibatkan petugas kebersihan DLH Kota Gorontalo.

 

Pewarta : Yenni Rahmawaty – Dinas LHK

Baca 538 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo