>
Jumat, 12 Juli 2019 14:59

BPBD Santuni Korban Kebakaran Di Dulalowo

GORONTALO - Pemerintah Provinsi Gorontalo  yang diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyerahkan  bantuan tanggap darurat kepada korban bencana Kebakaran yang menimpa keluarga Rusli Wahab.

Bantuan ini diserahkan Sumarwoto, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Kebakaran yang terjadi Kamis (11/7/2019) pukul 22.50 wita ini melalap hangus rumah keluarga ini, termasuk harta benda yang ada di dalamnya. Padahal rumah yang terbakar ini relative baru dibangun oleh pemiliknya.

Untuk meringankan beban keluarga korban ini, sejumlah bantuan yang terdiri beras 1 koli (50 kg), mi instan 2 dos, tenda 2 buah, dan perlengkapan sekolah 1 set.

“Pada musim kemarau yang berangin ini masyarakat harus mencermati rumahnya masing-masing terutama instalasi listriknya,  hindari instalasi yang tumpang tindih karena bisa mengakibatkan hubungan arus pendek yang memicu kebakaran,” kata Sumarwoto, Jumat (12/7/2019).

Selain Rusli Wahab, anggota keluarga lainnya adalah Maryam Pasune, Khadidja Supu, Abdurahman wahab, Iswan Wahab, Novalina Wahab, dan Aditya Simbala.

“Ini paket bantuan yang mendesak seperti makanan, matras, tenda gulung, pakaian, peralatan makan,” ujar Sumarwoto.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO –  Japan International Cooperation Agency (JICA) atau  Badan Kerja Sama Internasional Jepang mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Kamis (11/7/2019).

Kedatangan staf JICA yang dipimpin Mrs Imai Yuki ini diterima langsung oleh Kepala BPDB, Sumarwoto di ruang rapat yang disertai pejabat eselon III dan IV.

Kedatangan  Imai Yuki ini untuk mempresentasikan tentang pengiriman Junior Volunter ke Indonesia.

Dalam pertemuan ini Sumarwoto berharap BPBD Provinsi Gorontalo mendapatkan quota 1 orang volunter yang memahami manajemen penanggulangan bencana.

“Volunter yang berpengalaman di Jepang ini akan bekerja bersama-sama menerapkan ilmunya dalam manajemen kebencanaan, mulai dari penyusunan data base, mengedukasi masyarakat, melakukkan penanganan darurat, melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi,”kata Sumarwoto.

Dalam akhir pertemuan, Mrs Imai Yuki bertukar cendera mata dan foto bersama dengan Sumarwoto dan staf.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo dalam menghadapi ancaman musim kemarau di daerah mengaktifkan Piket Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) 1 x 24 jam.

Musim kemarau yang kering dirasakan mulai muncul sejak akhir bulan Juni 2019.

“Hadirnya Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) ini bertujuan untuk merespon secara cepat kejadian dan keluhan masyarakat terkait dengan situasi dan kondisi yg terjadi di tengah masyarakat,” kata Sumarwoto, Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Rabu (10/7/2019).

Sumarwoto berharap personil yang melaksanakan piket selalu waspada dan siaga, radio komunikasi diaktifkan, sarana dan prasarana Tim Reaksi Cepat (TRC) seperti Mobil Rescue,  Mobil Ambulance, sejumlah motor  trail, tangki air disiagakan.

“Kami minta juga untuk membuat administrasi laporan yang tertib, sehingga terekam setiap kejadian pada saat piket,” tutur Sumarwoto.

 

pewarta : Iswandi Jusuf – BPBD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 10 Juli 2019 10:50

Sumarwoto : Waspadai Bencana Kekeringan

GORONTALO –  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Sumarwoto bersama Kordinator Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, M Nurhuda dan Iryanto menjadi narasumber dalam acara Talkshow di RRI Gorontalo.

Dialog interaktif yang disiarkan secara langsung ini bertema kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan.  Siaran langsung ini juga ditanggapi oleh masyarakat pendengar siaran RRI di seluruh Provinsi Gorontalo.

Dalam uraiannya, Sumarwoto menghimbau kepada jajaran BPBD kabupaten/kota agar melakukan koordinasi dengan OPD terkait seperti Dinas Pertanian, pekerjaan Umum, Balai wilayah Sungai, Perusahaan Daerah Air Minum, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memantau lahan-lahan kritis dan daerah yang rawan kekeringan.

“Kami berharap semua pihak dapat mewaspadai munculnya bencana kekeringan,” ujar Sumarwoto, Selasa (8/7/2019)

Sumarwoto juga berharap BPBD menyiapkan tangki air untuk  antisipasi masyarakat yang membutuhkan air bersih jika bencana ini terjadi.

Kepala BMKG Gorontalo, M Nurhuda menjelaskan sejak akhir Juni Gorontalo sudah masuk musim kemarau sampai awal September, M Nurhuda mengharapkan sinergitas antar OPD dalam menghadapi musim kemarau ini, terutama masalah pertanian dan ancaman kebakaran hutan serta ketersediaan air bersih.

 

Pewarta: Iswandi Jusuf - BPBD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SUWAWA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan  Ruang Provinsi Gorontalo melakukan pembersihan Danau Perintis di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango .

Kegiatan ini merupakan bagian dari program revitalisasi Danau Perintis dalam mengembalikan fungsi hidrologi, pengairan sawah dan irigasi teknis serta untuk pengembangan kepariwisataan.

Pelibatan BPBD dalam pengerukan lumpur dan pembersihan gulma air ini sudah dilakukan sejak Rabu (3/7/2019) pekan lalu sampai dengan saat ini.

Sejumlah perahu karet dan alat-alat diturunkan untuk memberishkan gulma bersama sejumlah staf BPBD. Mereka terlibat kerja dengan instansi lain dalam satu tim yang sinergi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Sumarwoto berharap keikutsertaan isntansinya ini dapat mempercepat program revitalisasi danau yang sudah menjadi kebijakan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Danau Perintis merupakan dapat berfungsi sebagai menampung debit air sehingga dapat mengurangi banjir di wilayah Suwawa dan Kabila, disamping itu juga dapat mengairi lahan  pertanian.

“Kami berharap masyarakat dan Pemda Kabupaten  Bone Bolango dapat menjaga kebersihan Danau tersebut, agar bisa memberi nilai tambah masyarakat, kalau sudah bersih, Danau bisa jadi tujuan wisata, tempat latihan olahraga air,” ujar Sumarwoto.

 

Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
Halaman 5 dari 5
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama