>
Senin, 27 Januari 2020 15:50

TNI-Polri Gelar Natal Bersama Di Bele li Mbui

GORONTALO – Perayaan Natal bersama oleh anggota TNI dan POLRI di Provinsi Gorontalo berlangsung di Belle Li Mbui, Kota Gorontalo, Senin (27/1/2020).

Perayaan Natal mengangkat tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”, dengan sub tema yaitu meningkatkan hubungan persahabatan dengan sesama anak bangsa untuk menyongson Indonesia maju yang aman, damai, sejahtera, berkeadilan dan bebas dari radikalisme.

“Inti dari tema ini adalah bersilaturahmi satu sama lain. Dengan bersilaturahmi kita menjadi kuat sehingga semua permasalahan bisa kita pecahkan bersama dengan baik,” kata Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim dalam sambutannya.

Idris menuturkan, dalam kegiatan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, Pemprov Gorontalo tidak mengenal mayoritas dan minoritas. Sebaliknya, pemerintah justru mendorong peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan setiap umat beragama sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya masing-masing. Menurutnya, meski berbeda dalam agama dan kepercayaan, tetapi pada hakikatnya tujuan kehidupan beragama adalah satu, yakni menuju Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Umat Kristiani selama ini hidup rukun dan damai, serta telah banyak membantu pemerintah dalam pembangunan. Saya mengimbau agar kerukunan, kedamaian, dan kesejukan antar umat beragama yang telah terbina selama ini dapat terus dijaga dan dipupuk untuk kemajuan Gorontalo,” imbuhnya.

Sementara itu Komandan Korem 133/Nani Wartabone Kolonel CZI Arnold AP. Ritiauw selaku penanggung jawab kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal bersama TNI dan POLRI bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan persahabatan antara anggota TNI dan POLRI. Diutarakannya, umat Kristen harus menjadi sahabat sejati bagi semua orang tanpa melihat perbedaan agama, suku, ras, dan golongan.

 “Kita harus menjadi sahabat sejati seperti yang telah dilakukan Tuhan Yesus. Umat Kristen harus menjadi sesuatu yang punya arti bagi semua orang, bagi lingkungan dan satuan kita,” ujar Danrem.

Pada kesempatan itu Danrem 133/Nani Wartabone memohon doa dari seluruh masyarakat dan umat beragama di Gorontalo agar anggota TNI dan POLRI senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam melaksanakan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Gorontalo.

“TNI dan POLRI akan terus bersinergi untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Sinergitas ini juga akan kita tingkatkan dengan pemerintah daerah, serta seluruh tokoh dan umat beragama sehingga tercipta kerukunan dan kedamaian di Gorontalo,” tandasnya.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BEKASI – Utuk memantapkan persiapan Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi dengan komunitas JK Merah Putih Club Indonesia (JKMPCI) bertempat di Amaroosa Grande Hotel, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020).

Asisten Bidang Pemerintahan Syukri Botutihe menjelaskan, persiapan touring JWS saat ini sudah mencapai 70 persen. Rute touring yang diawali dari Makassar, Sulawesi Selatan dan berakhir di Manado, Sulawesi Utara sudah disepakati. Touring akan dihelat mulai tanggal 22 Februari 2020 mendatang.

“Persiapan kita sudah 70 persen, tinggal melengkapi apa-apa yang masih kurang. Terutama soal kepesertaan, waktu tempuh dan lainnya. Jangan sampai waktu tempuh di setiap daerah melewati estimasi kita sehingga akan berpengaruh pada waktu ke kota lain,” jelas Syukri yang ditunjuk sebagai ketua panitia.

Panitia juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten kota yang bakal disinggahi oleh peserta. Mereka siap untuk mensukseskan event perdana untuk memperkenalkan potensi daerah, pariwisata dan budaya se Sulawesi.

“Hari ini kita paparkan kesiapan kita menyangkut rute, destinasi wisata apa saja yang akan kita singgahi dan kegiatan apa saja yang akan diikuti oleh peserta,” imbuhnya.

JWS 2020 rencananya akan melewati empat provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Perjalanan akan dimulai dari Makassar, melewati Pare-Pare, Toraja dan Palopo di Sulawesi Selatan.

Daerah di Sulawesi Tengah yang dilewati yakni Poso dan Parigi Moutong. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melewati Pohuwato, Boalemo dan Kota Gorontalo. Sulawesi Utara akan menjelajahi Bolsel, Boltim, Minahasa Tenggara, Tomohon dan berakhir di Manado.

Komunitas JKMPC membuka pendaftaran hingga tanggal 5 pebruari 2020 bagi anggota yang akan mengikuti event ini. Hingga saat ini sudah ada 21 unit mobil Jeep JK Rubicon yang terdaftar dan rencana akan dikirim ke Makassar tanggal 10 Februari 2020 nanti.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar malam lepas sambut Pangdam XIII/Merdeka bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu ,(25/1/2020). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, Sekretaris Daerah Darda Daraba, pimpinan OPD, kepala daerah kabupaten/kota serta unsur Forkopimda ikut hadir.

Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Tiopan Aritonang dipindah tugaskan menjadi Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI. Posisinya diganti Mayjend TNI Santos Gunawan Matondang yang sebelumnya menjabat Asisten Pengamanan (Aspam) Kesatuan Angkatan Darat.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyebut Mayjend TNI Aritonang memiliki andil yang sangat penting dalam pembangunan Korem 133/Nani Wartabone. Rusli melanjutkan, tercetusnya ide pembangunan Sekolah Calon Bintara (Secaba) di Gorontalo juga merupakan inisiatif dari Mayjend bintang dua tersebut.

“Khusus untuk secaba, terlibat pembicaraan saya dengan beliau (Mayjend Aritonang) ketika kasad datang ke Gorontalo dalam rangka peresmian Korem. Kita sampaikan ke Kasad waktu itu, atas usul Pak Aritonang untuk membangun secaba. Ini aspirasi dari masyarakat juga teman-teman Bupati dan Walikota,” ungkap Rusli.

Rusli menambahkan dari 25 hektar lahan yang telah diserahkan kepada Korem 133/NWB, saat ini sebanyak lima hektar telah teralisasi. 20 hektar sisanya terus diupayakan.

“Beliau Pak Aritonang mengatakan kenapa kita tidak membangun secaba. Pak aritonang mengatakan, Pak Gubernur di wilayah tiga provinsi saja baik Sulut, Gorontalo dan Sulteng saya masih membutuhkan kurang lebih 6000 prajurit, kalau di Gorontalo saja bikin secaba atau tamtama, itu masih peluang. Beliau juga mengatakan mungkin juga di gorontalo ini bisa membangun kodamnya sendiri,” lanjut Rusli.

Diakhir sambutannya, Gubernur dua periode tersebut mengucapkan terima kasih untuk dedikasi Tiopan Aritonang selama menjabat sebagai Pangdam XIII/Merdeka. Sementara kepada Pangdam yang baru, Rusli atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat menyambut dengan hangat.

“Mudah-mudahan apa yang telah dilaksanakan Pak Aritonang, bisa dilanjutkan oleh pejabat yang baru. Selamat datang untuk Pangdam yang baru, sama-sama kita membangun Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah,” tutup Rusli.

Selain pisah sambut, dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman tentang bantuan hibah untuk pembangunan markas Secaba dan pengadaan peralatan korsik antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Korem 133/NWB. Pemerintah Kabupaten/Kota juga ikut memberikan dana hibah daerah untuk pembangunan barak dan ruang kelas secaba.Pewarta : Gina - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayor Jenderal Santos Gunawan Matondang bersama istri, Eva Nathalie Santos Matondang diterima secara adat Mopotilolo saat berkunjung ke Provinsi Gorontalo, Sabtu, (25/1/2020).

Ini merupakan kunjungan perdana jenderal bintang dua itu seteah menggantikan posisi Pangdam sebelumnya Mayjen TNI Tiopan Aritonang, akhir Desember 2019.

Mayjen Santos Gunawan dan jajaran tiba Bandara Djalaluddin sekitar pukul 19.30 Wita dengan pewasat Wings Air. Rombongan Pangdam tiba bersamaan dengan rombongan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, yang kebetulan juga baru selesai kunjungan kerja di Sulawesi Utara.

Seluruh rombongan kemudian dibawa dengan mobil menuju bandara lama untuk mengikuti rangkaian prosesi adat. Mopotililo merupakan upacara penyambutan bagi pejabat negeri yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Gorontalo.

Prosesi adat diawali dengan upacara penyambutan di pintu gerbang dengan tarian Langga dari sejumlah tulai bala atau pasukan pengamanan adat. Selanjutnya pemangku adat memberikan pesan pesan adat (tujai) dalam bahasa Gorontalo. Jamuan kue tradisional dan teh manis disuguhkan kepada panglima dan rombongan. Doa menjadi penutup prosesi adat sekaligus sebagai penanda bahwa panglima telah resmi diterima menginjakkan kaki di bumi Serambi Madinah.

Sejumlah pejabat TNI turut mendampingi Pangdam, diantaranya Mantan Pangdam sebelumnya Mayjen TNI Tiopan Aritonang. Pangdam XIII dan jajaran ke Gorontalo untuk mengahadiri berbagai agenda, salah satunya yang digagas oleh Pemprov Gorontalo yaitu malam pisah sambut Mayjen TNI Tiopan Aritonang dengan Pangdam XIII yang baru Santos Gunawan.

Kegiatan malam pisah sambut ini akan dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo (malam ini), dan akan dihadiri oleh unsur Forkopimda daerah serta pimpinan OPD Pemprov Gorontalo.

 

Pewarta : Ecin/Alfred - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO – Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie (RS Ainun) menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah dokter spesialis di aula Kantor RS Ainun, Jumat (24/01/2020).

Perjanjian kerjasama ini turut dihadiri dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Plt Kepala Dinas Kesehatan Miranda Nalole dan Direktur RS Ainun dr Yana Yanti Suleman.

Para dokter spesialis yang melakukan perjanjian kerja sama tersebut terdiri dari spesialis bedah, bedah mulut, penyakit dalam, radiologi, anak, obsgin, patologi klinik, mata, anastesi, orthopedy, jantung, rehabilitasi medik,dan spesialis jiwa.

Sekda Darda dalam arahan dan pembinaannya mengatakan perjanjian kerjasama ini dilakukan untuk menyatukan manajemen rumah sakit dan tenaga medis. Selain itu menurutnya, di tahun 2020 ini pelayanan prima di sektor kesehatan bisa terus ditingkatkan.

“Sesuai arahan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, seluruh pihak diimbau untuk bisa meningkatkan efisiensi,efektifitas, produktifitas dan pelayanan medis dalam arti seluas-“ luasnya,” harap Darda.

Lebih lanjut Darda menyebut, terkait jasa pembayaran untuk tenaga medis disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Baik yang diatur dalam undang-undang, juga yang diatur lewat peraturan menteri kesehatan.

Senada dengan sekdaprov, direktur RS Ainun menjelaskan perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk kesepakatan kemitraan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berobat di RS Ainun. Selain itu juga untuk memberikan pendidikan dan pelatihan dan pengembangan tenaga kesehatan.

 “Ruang lingkup perjanjian ini meliputi pemberian jasa pelayanan medis rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat di RS Ainun sesuai dengan bidang keahlian,” jelas dr. Yana.

Untuk diketahui, RS Ainun memiliki 32 dokter umum, dua dokter gigi dan 18 dokter spesialis.

 

Pewarta : Gina/Noprety – Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah mengajak pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk turut menjadi donatur sedekah Jumat Barokah dengan menyumbangkan makanan gratis.

Ajakan ini disampaikan pada peluncuran Wadah Tempat Makan Gratis di depan Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo, Jumat (24/1/2020).

“Ini namanya tempat  makan gratis setiap hari jumat, siapapun boleh mengisi, siapapun boleh mengambil. Sedekah Jumat barokah ini sudah saya lakukan sejak tahun 2008. Tapi sebelumnya saya donatur tunggal, hari ini teman-teman pimpinan OPD saya ajak dan atas inisiatif diri sendiri dengan dana pribadi, mereka mau jadi donator juga,” kata Idah Syahidah.

Idah Syahidah  menambahkan selain di depan masjid Baiturrahim ini, ia juga membuka wadah makanan gratis di Pondok Dahsyat yang berlokasi di Kelurahan Sipatana.

Selain itu pula, Idah Syahidah turut menjadi donatur di RS Aloei Saboe yang menyediakan makanan gratis setiap Jumat untuk keluarga dan pasien.

“Sedekah tidak selalu tentang uang, sebungkus nasi pun mungkin tidak berarti untuk kita, tapi sangat berarti bagi orang yang membutuhkan,” ujar Idah Syahidah.

Sementara itu Sekretaris daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba atas nama Pemprov Gorontalo mengungkapkan kekagumannya dan apresiasi kepada Idah Syahidah yang sudah sangat lama melaksanakan sedekah nasi gratis ini. Menurutnya sudah seharusnya Pemprov Gorontalo turun tangan membantu menjadi donatur.

“Ini luar biasa bisa membantu orang-orang di sekitar, kami meluncurkan sedekah Jumat barokah ini untuk memberikan wadah supaya bisa mempermudah masyarakat mengetahuinya, baik itu teman-teman kaum dhuafa, anak yatim, faqir miskin maupun untuk donator sebagai penyumbang.  Tidak ada syarat khusus terkait menu dan jumlah yang disumbangkan, berapapun sumbangan akan diterima,” tutur Darda Daraba.

Selain mengenalkan wadah tempat makan gratis Jumat barokah, Idah Syahidah dan Darda serta Kepala Dinas Sosial Risjon Sunge turut membagikan makanan gratis kepada 750 kaum dhuafa dan 250 anak yatim yang turut hadir dalam acara tersebut. Ada pula bantuan uang masing-masing Rp100 ribu dari Baznas Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Ecin/Ani/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANADO – Isu tentang penularan virus corona di Indonesia diantisipasi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Terlebih, Gorontalo menjadi daerah yang bertetangga dengan Manado, Sualwesi Utara pintu masuk wisatawan asal Tiongkok.

“Kita berhati-hati, apalagi kalo ditetapkan Pak Menteri (Kesehatan) itu berbahaya. Saya sudah bicarakan dengan Kadis Kesehatan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan,” ucap Rusli usai membuka Rakor Bidang ke-PU-an Regional Wilayah Suluttenggo di Manado, Sulut, Jumat (24/1/2020).

Gubernur dua periode itu meminta warga untuk tetap tenang. Ia meyakini pemerintah pusat, provinsi dan daerah punya cara agar virus corona tidak menyebar dan meluas.

“Ini kan masih isu, kita lihat nanti perkembangannya seperti apa. Mudah mudahan bisa segera diatasi,” sambungnya.

Kota Manado di Sulawesi Utara diketahui menjadi salah satu tujuan utama turis asal Tiongkok. Tahun 2019 wisatawan asal negeri Tirai Bambu itu meningkat 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 24 Januari 2020 14:00

Sekda Minta Inspektorat Kawal APBD

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba meminta Inspektorat  mengawal APBD dengan baik. Ia pun telah mencanangkan indikator yang harus dilaksanakan oleh Inspektorat .

“ Jadi cara mindsetnya,  periksa baik-baik  tapi dalam konteks memperbaiki. Kawal APBD itu  dengan baik. Masuk, sampaikan bahwa ini kurang bagus, perbaiki.  Jangan diberita acarakan dulu, perbaiki, kecuali yang sudah tidak bisa diperbaiki, itu berita acarakan, kembalikan,” jelas Darda saat melakukan pembinaan pada kegiatan penandatanganan perjanjian kinerja untuk tahun 2020 dan pakta integritas di lingkungan Inspektorat Provinsi Gorontalo di ruang aula Inspektorat, Jumat (24/1/2020).

Sekda  mengarahkan agar mencari solusi yang terbaik agar  tidak terjadi temuan.

“  Jangan sampai ada temuan. Kalau sampai ada temuan akan saya panggil, kenapa sampai ada temuan. Harusnya itu yang pertama saya panggil, berarti itu kita tidak deteksi,”  urai sekda.

Darda berjanji untuk memperbanyak jumlah fungsional  auditor  dan idealnya berada di setiap OPD.

Sesuai laporan dari Inspektur Provinsi Gorontalo  Sukril Gobel,  di Inspektorat  Provinsi Gorontalo saat ini terdapat  fungsional auditor  madya sebanyak  11 orang,  auditor muda 19 orang, auditor pertama 21 orang, auditor kepegawaian 1 orang,  P2UPD  madya  2 orang,  P2UPD  muda  9, P2UPD pertama  8 orang.

Penandatanganan perjanjian kinerja untuk tahun 2020 dan pakta integritas dilakukan oleh 4 irban dan sekretaris Inspektorat.

 

Pewarta : Anie/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANADO – Pemerintah Provinsi Gorontalo megusulkan ke pemerintah pusat untuk membentuk Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Gorontalo. Selama ini, Gorontalo masih bergabung dengan BPJN XV Sulawesi Utara untuk pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pekerjaan infrastruktur jalan nasional di daerah.

“Kita sudah proses. Insyaallah kita harapkan tahun 2020 ini akan keluar keputusan dari Pak Menteri PU untuk Balai Jalan Gorontalo,” ungap Rusli usai membuka Rakor Bidang ke-PU-an Regional Wilayah Suluttenggo di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (24/1/2020).

Rusli menyebut syarat untuk menjadi balai mandiri salah satunya harus memiliki infrastruktur jalan nasional sepanjang 1.000 kilometer. Syarat yang sudah terpenuhi di tahun 2019 lalu.

Pada rakor bidang ke-PU-an tersebut, Rusli menekankan tentang perlunya standar harga regional. Ia mencontohkan harga aspal antara Gorontalo dan Sulawesi Utara berbeda meski spesifikasinya sama. Dikhawatirkan harga yang rendah akan berpengatuh pada kualitas pekerjaan.

“Termasuk juga untuk penentuan pemenang proyek. Saran saya tidak fokus pada harga yang rendah, tapi ada komponen lain yang harus perhatikan. Apalagi kalo harga oenawarannya sudah di bawah 30 persen, itu pasti kualitasnya rendah,” pungkasnya.

 

Pewarta: Isam - Humas

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANADO – Guna membahas dan mencari jalan keluar tentang berbagai masalah ke-PU-an, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau sebutan lain se Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) menggelar Rapat Koordinasi, Jumat (14/1/2020). Rakor yang dibuka Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu berlangsung di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Rapat tersebut membahas tentang standar harga bidang bina marga, bidang pemukiman dan sarana prasarana wilayah (Kimpraswil), cipta karya serta tukar pengalaman antara daerah. Standarisasi dinilai penting sebab harga material ke-PU-an di tiap daerah berbeda-beda meski dengan spesifikasi yang sama.

“Harga aspal 1 ton di Gorontalo Rp1,4 juta sementara di Manado Rp1,6 juta. Ini sangat berbahaya, spesifikasinya sama tapi harganya berbeda,” ucap Gubernur Rusli.

Gubernur Rusli meminta hasil rakor ini bisa melahirkan kesepakatan soal harga secara regional. Kesepakatan akan menjadi standar pada setiap pengadaan barang dan jasa ke-PU-an di daerah tahun 2020.

“Saya mau ini jadi standar tahun 2020. Kalau perlu harganya kita revisi,” imbuhnya.

Hal lain yang perlu disinkronkan yakni konektivitas infrastruktur berdasarkan kewenangan masing-masing. Penting bagi Rusli untuk saling mendukung pembangunan infrastruktur pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Ini juga yang menjadi arahan Bapak Presiden Jokowi. Jangan pusat bikin jalan nasional, jalan provinsi tidak diapa-apain. Jalan kabupaten tidak ada. Jalan nasional, provinsi dan kabupaten/kota harus konek terutama ke sentra-sentra produksi,” tegasnya.

Selain dihadiri oleh Dinas PUPR provinsi dan kabupaten/kota se Gorontalo, rakor dihadiri oleh Dinas PU Sulawesi Utara, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulteng serta sejumlah anggota komisi III DPRD Provinsi Gorontalo.

Hadir juga Asosiasi Aspal dan Beton Indonesia (AABI), Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo dan Balai Wilayah Sungai Wilayah Sulut. Ada juga Satker PJN, Satker P2JN, Balai Prasarana Permukiman serta Satker Penyedia Perumahan.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 86
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama