>

Displaying items by tag: PPID Kearsipan & Perpustakaan

GORONTALO – Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo akhirnya bisa tersenyum lega dengan terbitnya SK kontrak baru untuk tahun 2020.

Para tenaga honorer ini kembali bekerja melakukan pelayanan kepada masyarakat, mereka telah menerima surat keputusan kontrak kerja baru.

“Sebelumnya telah kita tahu bahwa akan ada honorer yang dirumahkan, saya dan Ibu Yudya Pratidina Pakaya Kasubag UMPEG berusaha semaksimal mungkin agar seluruh PTT bisa bekerja lagi tanpa ada yang dirumahkan. Kita harus bersyukur dan berterima kasih sebanyak-banyaknya kepada bapak gubernur atas perjuangan beliau agar seluruh honorer  akan direkrut kembali tanpa ada yang dirumahkan,” kata Fauzi Maruf, Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provnsi Gorontalo, Rabu (19/2/2020).

Dalam penandatangan SK honorer, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Sul A Moito menyampaikan beberapa hal penting yang harus dipahami oleh PTT ini.

“PTT harus disiplin dan mampu mengembangkan kerja sama, bekerja prosefional penh tanggung jawab. ini sangat penting  dan menjadi penilaian,” ujar Sul A Moito.

Sul A Moito juga mewanti-wanti agar staf dinas bijak dalam menggunakan media sosial karena biasnya  bisa berakibat fatal jika lalai dalam menggunakannya.

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan di ruang kepala dinas ini dihadiri 18 orang PTT.

 

Pewarta : Domy - Diarpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 05 Februari 2020 18:58

Dinas Arpus Gelar Rakor Sinkronisasi Program

GORONTALO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi program kearsipan dan perpustakaan dinas arpus kabupaten/kota bertempat di ruang Diorama Mopoo Piyohe Lipuntho, Rabu (5/1/2020).

Rakor sinkronisasi program ini diikuti kepala dinas Arpus, kepala bidang kearsipan, kepala bidang perpustakaan, serta kepala sub-bagian perencanaan kabupaten/kota.

Kepala Dinas Arpus Provinsi Gorontalo, Sul A Moito menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan program antara provinsi dan kabupaten/kota agar tidak tumpang tindih dan yang utama adalah program ini bermanfaat bagi masyarakat.

Rakor dibuka oleh Sekertaris Daerah yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Penelitain dan pembangunan Daerah (Bapppeda), Budiyanto Sidiki.

Budiyanto Sidiki menyampaikan pembangunan di bidang kearsipan dan perpustakaan merupakan salah satu pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ( RPJMN ) melalui program dari berbagai stakeholder yang menggeluti kearsipan dan perpustakaan, di tingkat provinsi, kabupaten/kota yang memiliki peranan sesuai dengan tugas dan fungsi kewenangan yang dimiliki sebagai lembaga yang menangani kearsipan dan perpustakaan.

Di samping itu pencapaian tugas pokok dan fungsi kearsipan dan perpustakaan juga memiliki keterkaitan dengan program nasional lainnya berdasarkan RPJMN, yakni terkait dengan nawacita revolusi mental dimana peningkatan sumber daya manusia dapat dicapai melalui program kegiatan kearsipan dan perpustakaan dari berbagai stakeholder.

“Dalam menumbuhkembangkan kearsipan dan perpustakaan perlu dilakukan secara sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota serta lembaga teknis dan stakeholder lainnya termasuk perguruan tinggi dan SMK/SMA/MA , sehingga penyelenggaraan kearsipan dan perpustakaan dapat terkelola dengan baik,” ujar Budiyanto Sidiki.

 

Pewarta : Suleman Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Imut atau iqro mo po layi'o u tilapulo yang bermakna membaca dapat meningkatkan kesejahteraan pada Selasa (4/1/2020).

Pada program Iqro mopolaiyo utilapulo ini juga dilakukan pembekalan persiapan lombo perpustakaan desa/kelurahan dan sekolah di tingkat Kabupaten Pohuwato, serta penyerahan sertifikat akreditasi perpustakaan sekolah.

“Program IMUT yang dilaksanakan pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo merupakan program layanan yang bertujuan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat di desa Suka Makmur Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato,” kata Sul A Moito, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Sul A Moito sangat mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato atas capaian yang telah dilakukan selama ini.

“Kami mengharapkan agar tetap bersinergi antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota untuk menampakan perpustakaan ini sebagai pusat pendidikan khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sul Moito.

Sul A Moito juga menjelaskan bahwa buku adalah gudang ilmu yang sangat penting untuk warga masyarakat. Tidak ada kata rugi saat membaca buku,” kata Sul A Moito.

Di zaman modern seperti sekarang ini, banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satu contohnya adalah kehadiran aplikasi Google, aplikasi ini adalah tempatnya ribuan informasi yang bisa diakses masyarakat, tetapi tidak seakurat dan selengkap yang ada di buku dan tidak membutuhkan biaya apapun, sehingga di situlah peran perpustakaan untuk mengimbangi zaman modern yang sudah sangat maju ini.

“Kita harus menjadikan perpustakaan ini menjadi tempat referensi unuk masyarakat dengan berbagai kegiatan dan program, salah satunya adalah inklusi sosial ini yang disebut Iqro Mopolaiyo Utilapulo (IMUT). Dengan program ini masyarakat berlomba-lomba untuk membaca mencari infomasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Sul Moito.

 

Pewarta : Domy - Diarpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO –  Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Desa Soginti Kecamatan Paguat Kabupaten Puhuwato, Jumat (31/1/2020) bergembira menyambut kedatangan mobil perpustakaan keliling yang tiba di halaman sekolah.

Sejumlah guru juga terlihat di antara siswa tersebut, mereka sedang menanti kedatangan mobil ini sejak diberitahu layanan perpustakaan keliling akan menyinggahi sekolah.

Kedatangan mobil perpustakaan keliling berwarna biru ini selalu dinanti oleh siapapun yang menggemari kegiatan membaca. Perpustakaan keliling ini adalah bagian dari layanan Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri I Paguat, Tanti Taha turut menyambut layanan ini, dan langsung mengapresiasi kegiatan ini.

“Keberadaan mobil perpustakaan keliling ini sangat bermanfaat bagi para siswa dan guru dalam rangka proses belajar-mengajar,” kata Tanti Taha.

Terlihat para siswa dan guru sangat senang dan terbantu dengan kedatangan mobil perpustakaan keliling ini karena mereka bisa mencari buku yang berhubungan dengan mata pelajaran yang tidak mereka temukan di perpustakaan sekolah, para guru juga sangat  terbantu dalam menyusun materi pelajaran yang dibutuhkan dalam proses mengajar.

Kepala Seksi Layanan Otomasi dan Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Sri Wirnaningsih Kiay menyampaikan terima kasih karena perpustakaan keliling disambut dengan antusias.

“Kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan terutama buku yang diperlukan oleh siswa dan para guru dalam layanan mobil perpustakaan keliling ini,” ujar Sri Wirnaningsih Kiay.

 

Pewarta : Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato
GORONTALO - Tiga amalan yang akan mengantarkan manusia pada kesuksesan adalah memiliki perasaan saling tenggang rasa, menghargai orang lain, dan berlaku amanah (jujur).
Hal ini disampaikan oleh Ustad Syaifudin Mateka, penceramah agama yang disajikan di ruang Diorama Moppoopiyohe lipuntho pada Jum'at (17/1/2020).
Kegiatan keagamaan ini merupakan dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturrahim dan mengawali kerja pimpinan baru bersama para pejabat dan seluruh pegawai dinas.
Siraman rohani ini disuguhkan dalam bentuk ceramah agama  yang menarik.
"Kalau seseorang bisa mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah maka insyaallah apa yang dicita-citakan akan didapatkan," kata Syaifudin Mateka.
Sementara Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Sul A Moito menyampaikan bahwa capaian kinerja dari dinas ini sangat memuaskan
"Saya berharap apa yang telah ditorehkan oleh bapak ibu pejabat dan seluruh ASN akan kita lanjutkan dan tingkatkan dengan bersama-sama berpegang teguh pada ajaran Rasulullah," ujar Sul Moito.
 
 
Pewarta: Suleman Diarpus - Diarpus
Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi akreditasi perpustakaan tahun 2020 bertempat di ruang Diorama Mopoopiyohe Lipuntho, Kamis (16/1/2020).

Sosialisasi ini diikuti oleh 20 perpustakaan masing-masing sebanyak 16 peserta dari perpustakaan Sekolah Menengah Atas (SMA), 3 peserta dari perpustakaan Sekolah Menengah  Pertama (SMP) dan 1 peserta dari perpustakaan Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Sul A Moito yang didampingi Kepala Bidang Perpustakaan, Syahrudin Porindo dan Koordinator Pustakawan Provinsi Gorontalo, Erna Harmain sangat mengapresiasi kegiatan ini yang dianggap bermanfaat bagi perkembangan sebuah perpustakaan ke depannya.

“Sosialisasi akreditasi ini nantinya diharapkan perpustakaan akan meningkatkan kualitas dan kuantitasnya serta akan lebih refresentatif bagi pemustaka, selain itu juga meningkatjan karir guru karena ada berbagai macam kegiatan literasi yang diadakan oleh para guru di perpustakaan yang dapat memacu prestasi,” kata Sul Moito.

Sementara itu Syahrudin Porindo menyampaikan tujuan sosialisasi akreditasi perpustakaan ini adalah untuk meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat (pemustaka) terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan yang bersangkutan.

“Di tahun 2020 ini Perpustakaan Nasional mengalokasikan 75 perpustakaan yang akan diakreditasi baik perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah SMA, SMK, MA,  SMP, SD dan perpustakaan desa/kelurahan,” ujar Erna Harmain.

Di akhir sosialisasi akreditasi perpustakaan ini Sul Moito menyerahkan bibliografi, tabloid, dan majalah kepada peserta yang masing-masing menerima 16 eksemplar.

 

Pewarta: Suleman - Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Provinsi Gorontalo terus melakukan inovasi dalam menarik minat kaum muda untuk membaca. Salah satu yang ditempuh adalah dengan program perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam bentuk wisata baca bertempat di Kantor Gubernur Senin (6/1/2020).

Yang menjadi sasaran kali ini adalah siswa Taman Kanak-Kanak. Mereka juga disertai guru pendamping  dan sejumlah orang tua.

Puluhan siswa ini terlihat sangat menikmati suasana belajar di luar ruang, mereka berinteraksi dengan rusa totol yang berada di halaman samping kantor, juga menikmati panorama pemandangan pegunungan serta kemegahan arsitektur gedung.

“Siswa yang terlibat pada kegiatan pendidikan inklusi sosial adalah TK Ilomata Desa Dulomo Kecamatan Tilango, TK Iloheluma Desa Tilote, TK Kenari Desa Lauwonu, TK Sartika Desa Luwoo yang masing masing didampingi oleh para guru dan orang tua,” kata Yosef P Koton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Selain itu, sejumlah armada perpustakaan keliling juga disiapkan untuk melayani masyarakat di halaman Kantor Gubernur Gorontalo.

“Di samping para siswa TK  kegiatan perpustakaan berbasis  inklusi sosial juga diikuti oleh para siswa SMK Negeri 4, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri  5 Kota Gorontalo yang berjumlah 60 orang,”lanjut Yosef Koton.

Yosef Kotonmenjelaskan perpustakaan  berbasis  inklusi sosial ini selain memberikan kemerdekaan belajar bagi siswa sejak usia dini  juga sedini mungkin memperkenalkan pendidikan karakter pada anak dalam perbedaan fisik, mental dan sosial dan belajar menerima dan menyukai orang lain, menghargai perbedaan dan melakukan kegiatan yang dilakukan bersama di luar sekolah.

Berwisata baca para siswa TK juga diberikan penjelasan dan pemahaman mengenai keberadaan Kantor Gubernur Gorontalo, pengetahuan tentang hewan rusa dan burung merpati.

Pewarta : Suleman - Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Satu inovasi menarik dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo dalam menumbuhkembangkan minat baca di kalangan siswa, yaitu dengan program perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam bentuk kursus percakapan Bahasa Inggris gratis (English Conversation).

Program ini telah memasuki tahap evaluasi yang disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton, penanggung jawab serta pelatih. Evalauis ini dilakukan di ruang Diorama Mopo' o piyohe Lipunto, Jum'at (3/1/2020).

Yosef P Koton sangat mengapresiasi perkembangan para peserta kursus percakapan Bahasa Inggris yang baru berjalan sebulan ini sudah mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara baik.

“Kami sangat mengapresiasi program perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam bentuk kursus percakapan Bahasa Inggris gratis, peserta lebih percaya diri dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris secara baik dala waktu yang singkat,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton berharap kepada para peserta kursus Bahsa Inggris ini agar ilmu yang telah dipelajari terutama tata cara pengucapan serta percakapan bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan bermanfaat dalam pengembangan dan kemajuan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo ke arah yang lebih baik lagi dalam peningkatan minat baca masyarakat.

“Alumni peserta kursus gratis ini akan dimanfaatkan sebagai pemandu dan penerjemah bila ada kunjungan wisatawan dari mancanegara ke Diorama Mopo'o piyohe Lipunto, juga akan dikerjasamakan dengan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo untuk menjadi pemandu wisata,” ujar Yosef Koton.

Evaluasi kursus Bahasa Inggris ini merupakan rangkaian dari proses pembelajaran bagi para peserta yang berjumlah 50 orang untuk mengetahui sudah sejauh mana pemahaman, pengucapan dan berkomunikasi peserta menggunakan Bahasa Inggris.

Penanggung jawab kursus Bahasa Inggris ini, Yopi Abas menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengembangkan bakat di masyarakat serta para remaja yang ingin mengembangkan hobinya terutama dalam berbahasa Inggris.

“Kursus Bahasa Inggris ini tidak dipungut biaya alias gratis,” kata Yopi Abas.

Dalam evaluasi ini dilaksanakan secara bertahap, pada hari ini  dimulai oleh tiga orang peserta.

 

Pewarta : Suleman - Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar apel perdana  awal tahun 2020 di halaman dinas, Kamis (2/1/2020).

Apel ini dipimpin oleh Kepala Dinas, Yosef Koton dan diikuti seluruh pejabat administrator, pejabat fungsional,pejabat pengawas serta pelaksana .

“Selamat bertemu kembali di tahun 2020 setelah kemarin kita telah melepaskan tahun 2019 yang penuh kenangan,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja cerdas, kerja ikhlas serta kerja sama yang telah dibangun selama ini melalui budaya kerja Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo sehingga telah menorehkan banyak prestasi di tingkat nasional.

Yosef Koton juga menyampaikan kepada peserta apel agar lebih meningkatkan disiplin dan kinerja di tahun 2020 ini.

“Kita akan upayakan pekerjaan menggunakan digital, tidak lagi menggunakan kertas,” ujar Yosef Koton.

Diakhir menyampaiannya Yosef Kton mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) untuk memahami dan memaknai 11 budaya malu di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo. Budaya malu tersebut adalah malu datang terlambat, malu sering izin pada jam kerja, malu pulang sebelum waktunya, malu menerima gaji tapi tidak bekerja, malu melanggar peraturan, malu memberikan pelayanan buruk, malu jika lingkungan kerja tidak bersih, malu berpakaian tidak rapih, malu tidak mampu menyelesaikan tugas dengan baik, malu tidak mampu menunjukkan prestasi dan  malu tidak mampu membuat inovasi.

 

Pewarta :  Suleman - Dinas Arpus

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 21 Desember 2019 19:26

Diarpus Gelar Family Gathering di New Exotic

GORONTALO - Keluarga Besar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar Family Gathering akhir tahun yang bertempat di objek wisata New Exotic, Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango pada, Sabtu (21/12/2019).

Kegiatan ini digelar untuk menguatkan kebersamaan dan kekeluargaan dalam dinas ini sehingga terjalin komunikasi dan pengertian yang lebih baik. Manfaat dari kebersamaan ini adalah kinerja yang semakin meningkat.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Yosef P Koton menyampaikan tujuan kegiatan ini agar lebih memperat tali silaturrahim di antara pegawai dan  keluarga.

“Selama tahun 2019 banyak pekerjaan yang telah menguras tenaga, pikiran dan kadang-kadang menyita waktu untuk  keluarga demi kemajuan dan nama baik Dinas Arpus, hari ini kita bersama keluarga menyatu di tempat ini untuk refresing sambil bernyanyi dan mengikuti berbagai lomba yang disiapkan oleh panitia untuk mengokohkan silaturahim dan kerjasama pegawai,” kata Yosef Koton.

Yosef Koton juga menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pegawai, tenaga Pegawai Tidak Tetap, dan petugas kebersihan serta keamanan kantor atas dukungannya sehingga terlaksananya kegiatan ini.

”Saya bersama keluarga menyampaikan selamat menyongsong tahun baru 2020 semoga apa yang telah kita raih di tahun 2019 lebih ditingkatkan lagi kesuksesannya di tahun 2020,” ujar Yosef Koton.

 

Pewarta : Suleman Diarpus

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
Halaman 1 dari 7
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama