>

GORONTALO -  Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Gorontalo bersama dengan LPMP Gorontalo menyerahkan hasil UN SMP, MTS sederajat kepada Kepala Dinas dan Kepala Kantor Kementerian Agama.

Hasil ujian ini diterima oleh kepala dinas kabupaten dan kota serta kepala kantor kementerian agama Kabupaten dan kota seprovinsi Gorontalo. Hasil ujian ini kemudian diteruskan ke sekolah masing-masing.

Plt  Kepala Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Gorontalo, Ramlah Habibie dalam sambutanya mengatakan Ujian Nasional merupakan tolak ukur pencapaian kinerja selama 3 tahun pada lembaga pendidikan, melalui UN semua pemangku kepentingan akan mengetahui apakah semua usaha kita berhasil atau tidak.

“Ujian Nasional juga dapat dijadikan sebagai umpan balik perbaikan pelaksanaan proses belajar mengajar di Sekolah,” kata Ramlah Habibie, Senin (27/5/2019).

Ramlah Habibie menambahkan terkait penyerahan Hasil UN ini terdapat beberapa hal yang perlu ditekankan, antara lain siswa harus tetap menjaga keamanan dan menghindari konfoi konfoi kendaraan.

“Jangan ada yang mencorat-coret kemeja atau blus, lebih baik disalurkan ke siswa lain yang lebih membutuhkan" ujar Ramlah Habibie.

Hasil UN yang diserahkan tahun ini untuk SMP/MTS sederajat adalah 21.491 siswa yang terdiri SMP 16.098 siswa, MTs 4.095 orang siswa, SMP Terbuka 195 orang siswa, Paket B 1.044 Siswa dan SMP Luar Biasa 59 orang Siswa.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Bimbingan teknis tata kelola GTK (SIM Temdik) Provinsi Gorontalo tahun 2019 digelar Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dikbudpora, Ramlah Habibie di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (23/5/2019).

Dalam sambutannya, Ramlah Habibie mengatakan implikasi perkembangan dunia pendidkan saat ini antara lain penambahan jumlah guru dan tenaga pendidikan, peningkatan kompetensi, pemenuhan kualifikasi dan tingginya harapan peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidikan.

“Kualitas tata kelola guru dan tenaga kependidikan sangat ditentukan oleh data GTK. Semakin bagus pengelolaan data semakin terarah kebijakan program pendidikan dalam hal ini GTK,” kata Ramlah Habibie.

Ramlah Habibie juga menjelaskan meskipun provinsi, kabupaten dan kota dibatasi ruang kewenangan namun tanggung jawab layanan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama.

“Saya berharap  forum seperti ini akan memperkuat  koordinasi antar dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota dan pengelolaan guru tenaga kependidikan di provinsi Gorontalo,” ujar Ramlah Habibie.

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Bertempat di di Hotel New Rahmat Gorontalo, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga  (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Ramlah Habibie, membuka Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan SMK TA 2019.

Sosialisasi ini diikuti oleh para kepala sekolah dan bendahara yang mendapat Dana Alokasi Khusus, kegiatan ini berlangsung pada selama 3 hari, 20-22 Mei 2019.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat manajemen DAK SMK yang dikelola satuan Pendidikan, danya lumayan besar sehingga diperlukan sumber daya yang memiliki komitmen dan berkualitas,’ kata Ramlah Habibie, senin (20/5/2019).

Anggaran DAK ini sebesar Rp9.179.685.000, untuk mengelolanya dibutuhkan manajerial yang cerdas serta memiliki komitmen mulai dari perencanaan,  pelaksanaan dan hingga pertanggungjawaban baik secara administrasi,  fisik dan keuangan.

Dalam kegiatan ini hadir pemateri dari inspektorat Provinsi Gorontalo,  Kantor Pelayanan Pajak, dan Tim Teknis Bidang Pembinaan SMK.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar diseminasi Program Kerja Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2019.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi pelaksanaan program dan kegiatan bidang Pendidikan SMA dan Pendidikan Khusus di Provinsi Gorontalo.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah in dengan melalui beragam program, salah satunya adalah melalui penyamaan persepsi dalam peningkatan mutu pendidikan,” kata Ramlah Habibie, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Kamis (14/5/2019).

Diseminasi Program Kerja Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pendidikan Khusus tahun 2019 digelar selama 3 hari pada Jumat-Minggu (3-5/5/2019) lalu.

Selain penyamaan persepsi peningkatan mutu pendidikan, dalam diseminasi ini juga dilakukan evaluasi program yang telah berjalan yang melibatkan semua peserta dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

“Permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh guru-guru dan tenaga penunjang pendidikan di lapangan dalam pelaksanaan program tahun 2018 juga kami evaluasi untuk dijadikan bahan perbaikan tahun ini dan ke depannya,” ujar Ramlah Habibie..

Peserta kegiatan diseminasi ini diikuti oleh kepala sekolah di suluruh Provinsi Gorontalo yang berjumlah 65 orang. Mereka berasal dari kabupaten dan kota.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional ke-60, Dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar seminar nasional.

Seminar yang bertempat di gedung serba guna SMK Negeri 1 Kota Gorontalo ini membahas Kompetensi Inti Kompetensi Dasar (KI/KD)  2018 dan analisis soal penalaran tingkat tinggi (HOT'S).

“Tujuan seminar nasional ini untuk membekali guru SMK  yang adaptif, normatif dan produktif di seluruh Provinsi  Gorontalo,” kata Ernawaty Panu, MPd,  Kepala Bidang SMK yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Kamis (2/5/2019).

Pembicara utama seminar adalah Dra Elly Sofiar,  MPd dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Jakarta. 

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa merupakan lembaga Unit Pelaksana Teknis kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan guru dan tenaga kependidikan bidang bahasa.

Lembaga ini memiliki tanggung jawab dalam memberikan informasi kepada warga pendidikan dalam memperoleh informasi tentang pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, dan kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan pengetahuan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).

Kompetensi merupakan seperangkat kemampuan yang menyangkut sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran.

Sebanyak 250 orang guru dari berbagai sekolah SMK di Provinsi Gorontalo mengikuti seminar ini. Mereka mendapat materi yang diperlukan dalam proses pengajaran di sekolah, mulai dari persiapan perangkat pembelajaran hingga teknik dan analisis penyusunan soal ujian. 

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Seksi Kurikulum SMK, Linda Gani MPd dan Asisten Manager PT Erlangga, Asri.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo