>

Displaying items by tag: pemerintahan

GORONTALO – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, tidak perlu lagi untuk mengikuti apel pagi. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat melakukan sidak di Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Bone Bolango, Senin (7/8).

Waktu menunjukkan pukul 08.00 wita ketika Wagub Idris Rahim yang didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Syaiful Darise tiba di UPTB Samsat Bone Bolango. Kondisi kantor masih tertutup, yang hadir baru tiga siswa magang. Hingga pukul 08.15, belum ada satupun ASN yang datang, sementara sudah ada lima orang warga wajib pajak yang menunggu untuk membayar pajak kendaraan.

“ASN yang bertugas pada unit pelayanan masyarakat tidak perlu ikut apel, mereka harus langsung berada di lokasi pelayanan,” tegas Wagub sesaat setelah Kepala UPTB Samsat Bone Bolango tiba dan menjelaskan keterlambatannya karena masih mengikuti apel pagi bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Idris menekankan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Menurutnya, salah satu tugas utama seorang aparatur adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apalagi masyarakat yang datang ini mau membayar pajak, jadi harus segera diprioritaskan,” tegasnya.Pada kesempatan itu Wagub juga menekankan kepada seluruh jajaran Samsat Bone Bolango untuk menggenjot realisasi penerimaan dari pajak kendaraan bermotor. Dari total target tahun 2017 sebesar Rp22,731 miliar, hingga bulan Juli 2017 realisasinya baru mencapai Rp9,626 milar atau 42,35 persen.

“Berat untuk mencapai target. Harus ada upaya dan kerja keras untuk bisa mencapai realisasi yang tinggi. Intensifkan sweeping terpadu, sosialisasi, ataupun penjemputan langsung untuk mendongkrak realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bone Bolango,” tandas Idris.(Hmsprov-Haris).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sesuai dengan instruksi Presiden RI, akselerasi kualitas pelayanan publik di Indonesia harus dilaksanakan secara cepat agar masyarakat dapat merasakan kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah memiliki kualitas dan pelayanan yang prima.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa, saat membuka Coaching Clinic Penyusunan Proposal Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 di Provinsi Gorontalo,yang digelar oleh Biro Hukum dan Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Rabu, (2/8).

“Coaching clinic 2017 ini adalah sebuah usaha untuk mempercepat akselerasi kualitas pelayanan publik agar memotivasi unit-unit pelayanan publik dalam menciptakan inovasi baru di bidangnya masing-masing. Ini juga merupakan langkah awal yang sangat tepat untuk mengantisipasi tantangan eksistensi ASN kedepan,”ungkap Winarni.

Ditambahkannya pula, untuk mewujudkan inovasi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik maka harus ada komitmen yang tinggi antara perangkat daerah dan ASN.

“Sebaik apapun inovasi yang diciptakan, kalau tidak ada komitmen dari para pimpinan maka akan percuma,” sambung Winarni.

Dengan demikian menurut sekdaprov, sesuai UU 23 no 16 tentang pemerintahan dalam daerah jelas bahwa dengan adanya otonomi daerah salah satu yang diharapkan adalah bagaimana suatu inovasi-inovasi di level daerah baik provinsi maupun kab/kota itu harus terus di dorong.

” yang pertama bagaimana kita meningkatkan layanan publik pada masyarakat, dan yang kedua bagaimana kesejahteraan masyarakat khususnya di Provinsi Gorontalo bisa kita wujudkan, itu sebenarnya tujuan utama pelayanan publik,” tutupnya.

Pada kesempatan itu pula hadir Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Muhamad Imanudin, selaku narasumber. Peserta dari coaching tersebut adalah perwakilan dari masing masing dinas maupun biro hukum baik di provinsi, kab/kota.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie terus memacu kinerja pemerintahannya. Tak cukup hanya berada di Ibu kota provinsi, Gubernurpun turun ke kabupaten-kabupaten untuk melihat seluruh perkembangan wilayah yang berada di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Direncanakan mulai Hari Senin (24/7), Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, akan melaksanakan roadshow ke kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo. Untuk memaksimalkan kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa, yang mewakili pemerintah provinsi menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan SKPD, Jumat (21/7), di ruang Huyula Kantor Gubernur.

Dalam kesempatan itu sekda mengatakan, sesuai arahan pak gubernur bahwa gubernur dan jajaran pimpinan SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo akan melakukan roadshow ke kabupaten / kota. Hal ini dilakukan mengingat program kerja yang akan di canangkan oleh gubernur dan juga wakil gubernur harus bisa disinergikan dengan pemerintah kabupaten / kota.

“Hari ini saya diperintah langsung oleh pak gub, kebetulan beliau sekarang lagi dinas di luar daerah, jadi rapat ini saya pimpin. Kita akan memaksimalkan apa- apa yang akan menjadi prioritas Gubernur saat roadshow nanti. Sesuai arahan beliau, roadshow ini guna untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antar pemerintah provinsi dengan kab/kota,” kata Winarni.

Winarni juga menambahkan, karena roadshow ini dinilai sangat penting, maka seluruh pimpinan SKPD yang ditunjuk sebagai penanggungjawab​ mendampingi gubernur harus bisa bekerja semaksimal mungkin.

“Semua ini untuk meningkatkan kerjasama dan mensukseskan program pembangunan daerah,” jelas sekda.Sesuai arahan, setelah gubernur tiba di Gorontalo Senin depan, akan langsung menuju kabupaten Boalemo dan selanjutnya akan ke Pohuwato. Gubernur bersama rombongan akan berada di dua daerah tersebut selama kurang lebih selama tiga hari.

“Untuk itu saya memerintahkan kepada semua pimpinan SKPD provinsi segera melakukan koordinasi dengan SKPD terkait yang ada di kabupaten/kota,” tegas sekda.

Sesuai rencana, roadshow ini akan dimulai Senin nanti tanggal 24 Juli- 27 Juli dan akan dimulai dari Kabupaten Boalemo, Pohuwato dan juga Bone Bolango. Untuk Kabupaten Gorontalo dan Kota akan dijadwalkan selanjutnya.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Provinsi Gorontalo kembali akan mencanangkan proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode tahun 2018-2022.

Terkait hal itu Bappeda Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik untuk rancangan pematangan penyelenggaraan RPJMD 2018-2022 yang berlangsung di Gedung GPCC Kota Gorontalo, Selasa (18/7).

Forum diskusi publik tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa. Dalam arahannya Winarni mengatakan , sebagai dokumen perencanaan jangka menengah, RPJMD Provinsi Gorontalo Tahun 2018-2022 memuat Visi, Misi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang dijabarkan kearah kebijakan dan strategi pembangunan daerah.

“RPJMD sebelumnya kita ada empat program unggulan yang telah kita canangkan, maka untuk 2018-2022 kita tambahkan empat lagi nantinya akan ada delapan program unggulan. Inilah kenapa konsultasi publik seperti ini kita laksanakan, agar mendapatkan masukan dari semua pihak,” ungkap Winarni.

Winarni berharap, nantinya RPJMD ini bisa dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. Untuk itu seluruh pihak baik dari lingkungan pemerintah provinsi, unsur legislatif, bupati/walikota dan seluruh jajarannya, unsur forkopimda, LSM, swasta dan juga masyarakat lainnya agar selalu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dalam menjalankan pembangunan daerah.“Harapan saya kita harus terus berupaya, kerjasama yang kongkrit harus kita eratkan. Karena keseluruhan pembangunan diharapkan bisa segera diwujudkan,” tandasnya.

Dijelaskan, berdasarkan Visi Misi pembangunan RPJMD 20018-2022, maka yang menjadi delapan program unggulan sebagai prioritas pembangunan Provinsi Gorontalo yaitu, Pendidikan berkualitas, Kesehatan prima, Infrastruktur merata, Ekonomi kerakyatan, Pemerintah melayani, Agama dan Budaya, Pariwisata mendunia serta Lingkungan lestari.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Rencana Pembangunan Lima Tahun atau yang dikenal dengan REPELITA kembali dicanangkan oleh Gubenur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Bahkan Gubernur berencana untuk program lima tahun kedepan harus lebih fokus dan tepat sasaran. Mengingat hingga saat ini, angka kemiskinan di Gorontalo masih cukup tinggi.

“Meskipun segala upaya penanggulangan kemiskinan selama ini telah kita wujudkan, melalui berbagai terobosan dan kebijakan berupa penyaluran bantuan modal kepada usaha kecil dan menengah, program bantuan bagi nelayan, bagi petani dan pengusaha kecil lainnya, namun semua itu masih kurang. Kenapa kurang, karena banyak program itu yang tidak sampai ke rakyat,” kata Rusli yang di dampingi oleh Wagub Idris Rahim saat dialog publik warung kopi dengan masyarakat yang berlangsung di Warkop Dino Kota Gorontalo, Minggu pagi, (16/7).

Gubernur menambahkan, dalam merealisasikan setiap program pembangunan, Pemerintah Provinsi Gorontalo kedepan akan lebih fokus dan terus berkesinambungan. Contohnya dengan melakukan upaya strategis, diantaranya program penanggulangan pengangguran, pemberdayaan masyarakat, pembenahan data tentang kemiskinan dan selebihnya dapat dimanifestasikan melalui perubahan kebijakan pemerintah yang lebih terfokus.

“Jika itu dapat diwujudkan, maka program yang dijalankan oleh pemerintah akan memiliki indikator yang jelas dan lebih terukur,” lanjut gubernur.Meski demikian, menurut gubernur dalam upaya menanggulangi kemiskinan tersebut, tidak hanya aspek program dan kebijakan yang perlu dikaji dan dibenahi kembali. Tetapi juga aspek budaya dan pola hidup masyarakat juga harus diubah.

“Di Gorontalo kita ini ada istilah landingiyo polangiyo, olohiyo butuhiyo, artinya siapa yang malas dia yang lapar, siapa yang rajin maka dia yang kenyang. Hal itu mengandung spirit bahwa orang Gorontalo harus bekerja keras untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” tandasnya.(Hmsprov-Ecin).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Serah Terima Jabatan dari Penjagub Gorontalo kepada Gubernur dan Wakil Gub masa jabatan 2017-2022. Bertempat di Rujab Gub. Jumat, 19 Mei 2017.(Hmsprov).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di dampingi Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, saat menyambut kedatangan Menpan-RB dan Dirjen Otda Kemendagri di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Jumat (19/5) dalam rangka menghadiri Rakornas Dukcapil.(Hmsprov).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar rapat internal pemantapan serah terima jabatan dari Penjagub Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh kepada Gubernur dan wakil Gubernur Gorontalo yang baru saja dilantik, Rusli Habibie-Idris Rahim. Rapat pemantapan Sertijab ini dilangsungkan di Kantor Gubernur Gorontalo, Senin, (15/5) dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Winarni Monoarfa.
Pada kesempatan itu Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo Slamet Bakrie mengatakan, sesuai rencana awal, sertijab ini akan digelar Jumat pekan ini, dan dari hasil rapat sudah ditunjuk langsung Asisten Bidang Pemerintahan, Anis Naki sebagai ketua panitia.Disamping itu, sudah ada pembagian tugas lintas SKPD.
Lebih lanjut Slamet menjelaskan, acara akan diawali dengan mengantar Penjagub Zudan Arif Fakrulloh turun dari Rudis Gubernur dalam prosesi adat “Mopodepito” pada kamis sore pekan ini. Pada Jumat pagi akan ada pelantikan Ketua TP-PKK Provinsi Gorontalo oleh Istri Mendagri Tjahjo Kumolo dan sore hari akan digelar Paripurna yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan dari Penjagub Zudan Arif Fakrulloh kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Rusli Habibie-Idris Rahim.
” Sabtu pagi, kita akan menggelar prosesi Mopobonelo untuk menjemput Gubernur dan Wakil Gubernur kembali ke rumah dinas,” lanjut Slamet.Selain membahas persiapan sertijab, agenda tersebut juga ikut mempersiapkan pelaksanaan Rakornas Dukcapil yang dipusatkan di Gorontalo pada hari kamis-jumat pekan ini.
Rapat yang dihadiri perwakilan dari Kabupaten Boalemo ini juga membahas rencana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Boelamo. Sesuai rencana, Gubernur Rusli Habibie akan melantik bupati dan wakil bupati Boalemo pada tangal 22 Mei 2017.
“Pelantikan bupati dan wakil bupati ini digelar serentak di seluruh Indonesia,” tutur Slamet Bakri.(Hmsprov).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/5) siang, Gubernur Rusli Habibie menegaskan, dirinya bersama Wakil Gubernur Idris Rahim akan segera melakukan action dan bekerja untuk menyelesaikan program-program yang belum tuntas pada periode pertama pemerintahan NKRI (Nyata Karya Rusli-Idris).

“Kami tidak punya program 100 hari. Hari ini juga kami akan langsung bekerja menyelesaikan program yang belum tuntas pada periode pertama,” tegas Rusli.

Sebagai petahana yang masih mendapat kepercayaan dari masyarakat Gorontalo, Rusli menjelaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo dibawah kepemimpinannya akan fokus pada pelaksanaan empat program unggulan yang telah dilaksanakan pada periode pertama, yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis, infrastruktur, dan ekonomi kerakyatan. Pada periode kedua, keempat program unggulan tersebut akan ditambah dengan empat program unggulan baru, yakni pariwisata, lingkungan hidup, pemerintahan, serta agama dan budaya.

Di sektor pendidikan, program pendidikan gratis yang pada periode pertama baru menjangkau jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, pada masa jabatan kedua ini akan ditingkatkan dengan pemberian beasiswa untuk jenjang pendidikan perguruan tinggi. Rusli mengatakan, banyak putra-putri Gorontalo yang cerdas tetapi gagal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi disebabkan oleh faktor biaya.

“Kita akan berikan beasiswa dan kuliah gratis. Kita arahkan kuliahnya pada jurusan yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar,” terang Gubernur.

Lebih lanjut kata Rusli, untuk sektor kesehatan, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan fokus pada penyelesaian pembangunan rumah sakit provinsi dr. Hasri Ainun Habibie. Rumah sakit ini nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan berkualitas dengan tipe B di Provinsi Gorontalo. Dijelaskannya, rumah sakit provinsi akan menampung seluruh masyarakat kurang mampu dengan pelayan berbasis KTP.

“Banyak masyarakat kita yang kurang mampu belum memiliki kartu BPJS ataupun Jamkesta. Kedepan, cukup dengan KTP saja mereka sudah bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit ini,” jelas Rusli.

Di bidang infrastruktur, Rusli menuturkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan menuntaskan mega proyek infrastruktur, diantaranya revitalisasi danau Limboto, GORR, bendung Randangan, dan pembangunan waduk Bone Hulu, dan beberapa pembangunan infrastruktur lainnya.

“Kita juga akan fokus pada lingkungan hidup, termasuk memberantas narkoba dan miras. Kita akan bersinergi dengan TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, untuk suksesnya program-program tersebut,” pungkas Gubernur Rusli Habibie.(Hmsprov-Haris).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar silaturrahim dan syukuran pelantikan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim di restoran Beautika, Jakarta, Jumat (12/5) malam.

Selain kerabat terdekat, hadir pula anggota DPR RI Dapil Gorontalo Roem Kono, mantan Penjabat Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh, Walikota Marten Taha, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa, unsur Forkopimda dan pimpinan SKPD Provinsi Gorontalo. Juga hadir tokoh masyarakat Gorontalo di Jakarta, termasuk masyarakat Gorontalo yang sengaja datang ke Jakarta untuk menyaksikan langsung pelantikan pasangan yang dikenal dengan semboyan Adebo NKRI (Nyata Karya Rusli-Idris).

Suasana silaturrahim yang diiringi lantunan lagu-lagu daerah Gorontalo berlangsung penuh keakraban. Pada kesempatan itu Gubernur Rusli Habibie menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gorontalo yang telah memberi kepercayaan kepada dirinya bersama Wagub Idris Rahim untuk melanjutkan pembangunan Provinsi Gorontalo.Gubernur Rusli Habibie juga mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk melupakan perbedaan politik pada perhelatan Pilkada Serentak lalu. Dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu padu guna terwujudnya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Gorontalo.

“Hari ini saya bersama pak Idris telah dilantik oleh bapak Presiden. Hari ini juga semua perbedaan pada Pilkada telah selesai, kami adalah milik seluruh masyarakat Gorontalo. Saatnya kita bersatu untuk melanjutkan pembangunan Provinsi Gorontalo,” tandas Rusli.(Hmsprov-haris).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama