>
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 128

Displaying items by tag: pemerintahan

GORONTALO – Bupati Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. H. Parhan Ali,MM, kagum dengan berbagai inovasi penyelenggaraan pemerintahan Pemprov Gorontalo. Menurutnya, banyak hal yang perlu dipelajari dari Gorontalo, termasuk di antaranya penggunaan e-Monep.

Hal ini diungkapkan Parhan Ali dalam acara penandatanganan kesepakatan atau MoU perpanjangan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkaitan dengan penggunaan aplikasi Elektronik Montoring Evaluasi dan Pelaporan (e-Monep) yang berlangsung di Ruang Dulohupa Kantor Gebernur Gorontalo, Kamis (4/5).

“Kemarin, dalam rapat para Gubernur dan Bupati/Walikota dengan Mendagri di Jakarta, pak Mendagri menegaskan lagi agar mulai 2018 tidak ada lagi pemerintahan yang menggunakan cara manual dalam evaluasi dan pelaporan. Semuanya sudah harus menggunakan e-Monep,” ungkap Bupati Bangka Barat.

Sejatinya kata Parhan, kerja sama aplikasi e-Monep dengan Provinsi Gorontalo sudah dilakukan pihaknya sejak tahun 2014. Menyusul kerja sama itu, Bangka Barat sudah mulai menerapkan e-Monep.

“Namun belum berfungsi maksimal. Karena itu kita harus kembali memperpanjang kerja sama untuk pemantapan,” tambahnya.

Parhan mengakui, pemerintah Provinsi Gorontalo adalah daerah yang berhasil mengembangkan aplikasi e-Monep, serta aplikasi elektronik lainnya sebagai alat pengendalian dan percepatan pembangunan bebasis online.

“Ini yang ingin kita copy paste dan diterapkan di Bangka Barat,” jelasnya.Sementara itu Asisten Administrasi Huzairin Roham menyambut baik kesungguhan pemerintah Bangka Barat untuk mempelajari apliksi e-Monep. Ia mengatakan, sudah tepat Bangka Barat belajar ke Pemerintah Provinsi Gorontalo yang kini telah menjadi daerah percontohan pengendalian anggaran.

“Dengan adanya MoU ini, target kita sampai pemerintah Bangka Barat mampu menerapkan aplikasi e-Monep dengan baik, menyajikan RUP tepat waktu, sampai memonitor penyerapan anggaran dan pelaporan ke pemerintah pusat. Tujuan terakhir bagaimana percepatan penyerapan anggaran sehingga roda perekonomian bergerak cepat,” pungkasnya. (Ecin – Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Hari Otonomi Daerah ke-21 tahun 2017 tingkat Provinsi Gorontalo, diperingati dengan menggelar apel Otonomi Daerah di halaman rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (26/4), dengan inspektur Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo, Dr. H. Anis Naki.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri RI, Anis Naki mengatakan, peringatan Hari Otda ke-21 merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja pelaksanan otonomi daerah di masing-masing daerah. Setiap daerah harus meningkatkan kinerja untuk mengatasi berbagai hambatan pelaksanaan otda dalam rangka meningkatkan ksejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing perekonomian daerah.

“Inilah tujuan utama otda yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah,” terang Mendagri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo.

Ditambahkannya, Hari Otda ke-21 yang mengangkat tema peningkatan kinerja pelayanan publik melalui e-Government, memiliki empat makna pokok, yaitu pelaksanaan otda harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat, peningkatan kinerja layanan publik harus dikelola dengan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, ketepatan penyediaan layanan publik berbasis e-Government membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap ASN Pemda, serta upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis e-Goverment dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan aparatur pemerintahan yang bersih.

Mendagri dalam sambutannya menegaskan, sejalan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, setiap pemerintah daerah harus berinisiatif mengelola pelayanan publik berbasis e-Government. Melalui pemanfaatn teknologi informasi dan komunikasi, diharapkan pelayanan publik pemerintah daerah terus meningkat dari waktu ke waktu, baik pelayanan yang langsung untuk kepentingan masyarakat, maupun untuk kepentingan dunia usaha melalui pelayanan perizinan dalam rangka kemudahan berusaha, peningkatan investasi dan daya saing daerah.

“Dalam mengelola otonomi daerah, cara-cara konvensional harus ditinggalkan. Kita berharap dengan peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis e-Government, masyarakat bisa memperoleh informasi yang cepat dan tepat tentang layanan yang diberikan oleh Pemda,” tandas Anis Naki. (Haris – Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Penjabat Gubernur Gorontalo Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH. MH., meminta seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo untuk mendukung sepenuhnya Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo terpilih untuk periode 2017-2022, Rusli Habibie dan Idris Rahim. Hal ini disampaikan Zudan pada konfrensi pers usai rapat pleno KPU Provinsi Gorontalo dalam rangka penetapan hasil Pilkada Serentak yang digelar di hotel Grand Q Kota Gorontalo, Jumat (7/4).

“Pilkada telah usai, untuk itu saya minta kepada seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo dukung pak Rusli Habibie dan pak Idris Rahim,” kata Zudan.

Lanjut kata Zudan, dengan ditetapkannya pasangan Rusli-Idris sebagai pemenang Pilkada Serentak, sudah saatnya bagi masyarakat Gorontalo untuk melupakan perbedaan pilihan dan meleburnya menjadi satu kesatuan yang utuh dalam rangka menjaga amanah rakyat untuk membangun dan memajukan Provinsi Gorontalo.

“Kita sudah menuntaskan agenda Pilkada, mari kita berpindah ke agenda pembangunan RPJMD 2017-2022, saatnya Gorontalo membangun. Kita harus bahu membahu dan membangun semangat gotong royong untuk membantu Pemerintah Provinsi Gorontalo agar masyarakat Gorontalo lebih cepat sejahtera dan bahagia,” ujar Prof. Zudan.

Pada kesempatan itu Penjagub Gorontalo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah bersinergi mensukseskan Pilkada Serentak yang aman, lancar, dan menggembirakan. Dirinya berharap, kondisi Provinsi Gorontalo yang aman dan tertib terus terpelihara, guna mendukung lancarnya program kegiatan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan.

“Ciptakan terus Gorontalo yang aman dan tertib, menuju Gorontalo Luar Biasa,” tandasnya. (Haris/Ecin – Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Pemerintah Provinsi Gorontalo menunjukkan konsitensi dan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan visi jangka panjang daerah yang tertuang dalam RPJPD 2007-2025, yakni Gorontalo maju dan mandiri. Hal ini terlihat dalam penyusunan RPMJD 2018-2022 yang tetap mengacu pada visi jangka panjang tersebut, yang di jabarkan dalam tiga misi utama, yaitu mewujudkan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan, mewujudkan sumber daya manusia yang handal, serta mewujudkan pemerintahan daerah yang amanah.

“Kita tetap konsisten dan komitmen pada misi jangka panjang ini untuk mewujudkan Gorontalo maju dan mandiri, yang kita jadikan acuan pada penyusunan RPJMD 2018-2022,” kata Sekda Provinsi Gorontalo Prof. Winarni Monoarfa pada kegiatan rapat koordinasi teknis (Rakortek) pembangunan yang digelar di ball room hotel Maqna Kota Gorontalo, Selasa (4/4).

Winarni mengungkapkan, substansi pokok dari pelaksanaan Rakortek adalah menajamkan, mempertemukan, dan mensinergikan hasil perencanaan program pemerintah pusat dan kabupaten/kota yang akan dituangkan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun 2018. Prof. Winarni berharap melalui mekanisme multilateral desk, pelaksanaan Rakortek lebih efektif dan efisien, serta relevan terhadap pencapaian target pembangunan daerah yang disinegikan dengan tema pembangunan nasional, yakni meningkatkan layanan dasar yang berkualitas, pengelolaan potensi ekonomi daerah, dan pembangunan infrastruktur.

Lebih lanjut Sekda menegaskan, program yang diusulkan oleh SKPD harus fokus pada strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memperluas lapangan kerja, dan tidak hanya terfokus pada sektor pertanian semata. Menurutnya, meski sektor pertanian saat ini masih menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo, namun ketergantungan sektor pertanian pada iklim dan musim yang dapat mempengaruhi turunnya produksi hasil pertanian, harus bisa diantisipasi dengan mengembangkan sektor-sektor lainnya.

“Program yang kita usulkan harus lebih fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan strategi memperluas lapangan kerja dan mengembangkan sektor-sektor lainnya. Kita tidak bisa selamanya mengandalkan sektor pertanian yang sangat tergantung pada iklim. Kita ingin industri kita maju, pariwisata maju, UMKM maju, sehingga benar-benar masyarakat kita sejahtera dan bahagia,” tandas Prof. Winarni Monoarfa. (Haris – Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Rabu, 29 Maret 2017 11:23

Tiga Kunci Utama Integritas Ala Zudan

Jadilah manusia yang berintegritas. Motivasi ini diberikan Pjb. Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh dihadapan siswa-siswa SMU 2 Limboto pada acara yang bertajuk “Integritas Goes To School, Kamis (23/3) di Aula SMU 2 Limboto Kabupaten Gorontalo.

Zudan mengungkapkan, ada tiga kunci utama dalam menjalin integritas, Ikhlas, sabar dan bersyukur . Sebuah tempat yang memiliki keindahan sebagai contohnya, Pulau Cinta yang ada di provinsi Gorontalo. Keberadaan Pulau Cinta atau tempat-tempat wisata yang ada di Gorontalo dikatakan indah karena posisinya ikhlas berada pada tempat masing-masing. Ini adalah kunci penting dalam hidup kita, Zudan juga mencontohkan susunan tata surya yang berada pada posisinya masing-masing namun tetap teratur mengitari matahari, demikian pula dalam kehidupan manusia jika tidak ikhlas dalam mejalani kehidupan pasti akan terjadi benturan.

Setelah ikhlas kata Zudan kunci kedua yakni sabar. Kesabaran tersebut akan di uji dengan kesusahan, sebagai contoh paling dekat yakni para siswa siswi yang sekolah di SMU 2 Limboto, jika mereka tidak memiliki kesabaran pasti tidak akan berhasil untuk masuk di SMU 2 dimana letak kesabarannya yakni mau belajar secara terus menerus. Kunci terakhir yakni rasa syukur, sebagai perwujudan dari rasa syukur manusia yakni bersedekah sebab dengan bersedekah merupakan bentuk rasa empati manusia.“ Sedekah merupakan bentuk latihan kita untuk berani menyisihkan bagian-bagian yang harus kita sisihkan, contohnya disaat para siswa diberikan uang saku yang diucapkan pasti kata terima kasih, makna dari terima kasih ini jangan hanya diucapkan dimulut saja contoh lain jika diberikan ilmu oleh pak guru maka kalian dapat mensosialisasikan ilmu tersebut kepada yang lain. Saat ini di Provinsi Gorontalo saya dorong untuk membangun kemandirian masyarakat pendekatannya dengan sedekah harian dan untuk pemerintah provinsi tiga bulan ini sudah terkumpul Alhamdulillah sudah terkumpul kurang lebih tiga ratus juta rupiah,” tutur Zudan.

Dengan bersedekah ini, Zudan mendorong seluruh masyarakat dalam gerakan tangan diatas dimana kultur menerima dirubah menjadi memberi karena dengan memberi akan menjadikan kita sebagai makhluk yang mulia. Jadi integritas kata Zudan adalah, ketika hati kita merasakan tidak enak terhadap suatu persoalan semisalnya saat para siswa terlambat sekolah pasti akan merasa bersalah. Untuk itu melalui kegiatan ini Zudan mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara yakni KNPI yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Integritas Goes To School tersebut dan berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya yang ada di Provinsi Gorontalo. (Burhan – Tim Redaksi Humas).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Penjabat Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh membuka secara resmi bimbingan teknis (Bimtek) untuk penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Senin (6/3) bertempat di Ballroom Hotel Grand Q

Pada kesempatan itu Zudan mengatakan jika pelaksanaan Bimtek LPPD, dalam hal ini yang akan disampaikan oleh pemerintah provinsi benar-benar bisa memenuhi syarat dan akurat, maka tidak menutup kemungkinan LPPD Provinsi Gorontalo bisa masuk dalam skala nasional.

“Oleh karena itu tuliskan apa yang dikerjakan dan capaiannya, yang dituangkan nanti harus substantif. Penyusunan LPPD berdasarkan etos kerja kita yang tentu saja harus membahagiakan masyrakat. Jika seperti ini yang kita lakukan tidak menutup kemungkinan LPPD pemerintah Provinsi, Kab/Kota akan memperoleh kriteria sangat tinggi, paling tidak penilaian kerja bisa masuk 10 besar nasional,” ungkap Zudan.

Lebih lanjut ia mengatakan LPPD menempati posisi penting untuk pemetaan sekaligus evaluasi capaian program pemerintah dan efeknya untuk pembangunan. Karena itu akurasi data yang dituangkan dalam LPPD sangatlah berarti.

“Pengalaman saya 6 tahun menjabat di Biro Hukum Kemendagri, tidak sedikit daerah yang ditemukan sebarang manaruh angka dalam LPPD. Saya tidak inginkan ini terjadi di Provinsi Gorontalo,” sambungnya.

Zudan juga menjelaskan, keharusan LPPD sebagai evaluasi, berangkat dari ide desentralisasi dalam konteks kenegaraan yang lahir dari pasal 4 ayat (1), pasal 17, dan pasal 18 konsititusi. Dalam pasal 4 ayat (1) disebutkan presiden sebagai pemegang kekuasaan negara. Dari ayat itu kemudian lahir pasal 17 yang menerangkan presiden dibantu menteri yang membidangi urusan pemerintahan. Selanjutnya, urusan pemerintahan ini dikirim ke pasal 18 berdasarkan desentralisasi, asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.

“Oleh karena urusan diberikan pusat ke daerah, maka wajib bagi pusat melakukan evaluasi apakah program ke daerah berjalan dengan baik. Nah, instrumennya adalah LPPD. Karena itu data harus akurat,” tutupnya.

Sesuai rencana, pelaksanaan Bimtek kemarin, akan berlangsung selama dua hari dengan Simulasi Pengisian LPPD hari ini, (8/3) (Ecin – Tim Redaksi Humas)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Makassar – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri Diah Indrajati, mengapresiasi kehadiran Sekretaris Daerah Prof. Winarni Monoarfa yang hadir mendampingi setiap SKPD sejak awal hingga akhir dalam setiap pembahasan usulan dari program-program pemprov Gorontalo dalam rapat koordinasi teknis (Rakortek) di Makassar.

Dian Indrajati dalam sambutannya saat menutup acara Rakortek mengatakan, Rakortek Regional II menghasilkan 1.793 proyek yang sudah dibahas/disepakati dari 3920 usulan proyek Kementrian/Lembaga.

“Untuk usulan proyek daerah, yang sudah dibahas/disepakati sebanyak 345 proyek dari 1.064 usulan yang mendukung prioritas nasional,”ujarnya.

Sementara untuk prioritas daerah, usulan proyek sebanyak 35.489 dimana yang dibahas/disepakati sebanyak 441 proyek.

Lebih lanjut Diah, ada beberapa hal yang perlu untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut pasca rakortekbang ini seperti perlunya pemerintah daerah melakukan penyempurnaan program, kegiatan dan lokasi dalam mendukung prioritas nasional dan prioritas daerah dalam rancangan RKPD dan Renja Perangkat Daerah.

Selain itu, Diah juga mengingatkan agar hasil rakortekbang ini dijabarkan oleh provinsi dalam pelaksanaan kortek provinsi, serta menjadi bahan pembahasan prioritas dalam musrenbang provinsi.

Sementara itu Sekdaprov Winarni Monoarfa yang hadir dalam penutupan Rakortekbang mengatakan, kita mengapresiasi dengan diselenggarakannya rapat ini.

“Kita berharap rencana tema RKP 2018 mengenai percepatan infrastruktur, pertumbuhan dan pemerataan, menjadi poin penting, yang nanti akan tergambar pada usulan program dan juga sinergitas dengan RKPD 2018,”ujar Sekda.

Bagi daerah seperti Gorontalo, kita masih berharap intervensi anggaran dari pemerintah pusat, karena fiskal kita masih rendah, kita masih berharap dari APBN.

“Alhamdulillah dalam pembahasan yang dihadiri sesmen Bappenas, telah disampaikan berita gembira bahwa usulan yang selama ini terus disampaikan, sudah diakomodir dalam usulan revisi RTRW Nasional yaitu Danau Limboto sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN).

Di tempat yang sama, Asisten Pembangunan Nurdin Mokoginta yang selalu mendampingi Sekda selama rakortekbang mengatakan, pembahasa selama 3 hari ini sangat detail, sangat bagus.

Kelihatan sekali mana yang menjadi kewenangan pusat, mana kewenangan daerah. Acara seperti ini bisa kita kembangkan terus, sehingga apa yang menjadi kebutuhan daerah mudah dan bisa terlaksana dengan baik.(hmsprov).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 20 Februari 2017 15:59

Zudan Lega Pilkada Gorontalo Berlangsung Aman

Gorontalo – Penjabat Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakulloh, mengaku lega setelah Provinsi Gorontalo selesai melakukan Pemilihan kepala daerah baik Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati Boalemo.

“Hampir empat bulan saya bertugas sebagai Gubernur Gorontalo, baru kali ini saya merasa lega dan bahagia. Plong atas beban yang ada. Karena Pilkada Gorontalo berlangsung sesuai dengan yang kita harapkan, aman dan tertib,” ungkap Zudan beberapa waktu lalu setelah Pilkada.

Zudan menambahkan dengan Pilkada yang berlangsung aman, ini artinya masyarakat Gorontalo sudah sangat paham demokrasi, dan ia berharap semoga keamanan ini bisa terjaga hingga Pelantikan kepala daerah nantinya.

“Kita kembali keminggu-minggu sebelum Pilkada, kontraksi politik disini sangat tinggi. Tapi hari ini, alhamdulillah sudah mulai reda, tenang kembali, kita sudah mempunyai gambaran pimpinan yang baru untuk lima tahun kedepan, tinggal menunggu penetapan resmi dari KPU. Jadi saya mengucapkan sejuta terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu melaksanakan prosesi pilkada aman sejuk dan menggembirakan ini, pilihan kita boleh beda tapi kerukunan adalah yang paling utama,” tandasnya.
(Ecin-Tim Redaksi Humas)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo – Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Gorontalo, Prof Winarni Monoarfa mengatakan, pemerintah ingin memberikan rasa nyaman dan bahagia kepada masyarakat, saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk menggunakan hak pilihnya pada Rabu, 15 Februari 2017.

“Pemerintah ingin masyarakat yang menggunakan hak pilihnya, benar-benar merasakan sebuah pesta dan dengan perasaan yang gembira,”kata Winarni Monoarfa saat mengunjungi sejumlah TPS bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (14/2).

Dari tiga TPS yang dikunjunginya yang berada di Kabupaten Gorontalo utara, dari sisi TPS, Logistik dan seluruh petugas KPPS, semuanya sudah siap.

Namun menarik baginya, masyarakat khsusnya petugas KPPS sangat antusias memperindah TPSnya, ini menandakan ada kegemberiaan di masyarakat, dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur 2017.

“Kami berharap petugas KPPS, dapat bekerja sesuai dengan petunjuk teknis yang telah diberikan oleh KPU dimasing-masing kabupaten/kota,”ujar Winarni.

Sekda juga berharap khusus untuk Pilgub dan Pilkada Boalemo, partisipasi pemilih bisa lebih meningkat, diatas rata-rata target nasional.

Pada kesempatan itu pula Kabid Fasilitas Pembinaan Politik Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo Agus Maliki menyampaikan tentang pemberian Anugerah Bintang Demokrasi oleh Penjabat Gubernur Gorontalo kepada TPS, dengan kriteria TPS teraman, TPS terindah, dan TPS dengan tingkat Partisipasi Pemilih tertinggi.

“Juara 1 memperoleh bonus Rp10 Juta, juara 2 Rp7,5 juta, juara 3 Rp5 juta, sementara juara harapan 1 Rp3,5 juta, harapan 2 Rp2,5 juta, dan harapan 3 Rp 1,5 juta,”jelasnya.

Pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada penyelenggara atas partispasi dan menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Tahun 2017.(hmsprov)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Selasa, 14 Februari 2017 16:36

Jelang Pilkada, Satpol Siap Dengan Tupoksinya

Pemilihan Kepala Daerah serentak di seluruh Indonesia tinggal menghitung hari. Menjelang pemilihan, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah guna mensukseskan momen lima tahun sekali itu. Tak ketinggalan pula Dinas Satpol PP Dan Linmas Kebakaran Provinsi Gorontalo yang terus mempermantap kesiapan menghadapi Pilkada.

Menghadapi kegiatan penting tersebut, Satpol PP Dan Linmas Kebakaran Provinsi Gorontalo melaksanakan pembinaan aparaturnya yang dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo Huzairin Roham, Senin (13/2) di Kantor Dinas Satpol PP Dan Linmas Provinsi Gorontalo.
Huzairin menjelaskan, tugas utama Satpol PP dan Linmas Kebakaran yaitu untuk menegakkan Perda seperti Perda Merokok, Miras, Narkoba dan lainnya namun hal ini tidak dilaksanakan setiap harinya. Oleh sebab itu para PNS atau Honorer Satpol PP diharapkan dapat ditempatkan pada pelayanan semisal di rumah sakit, di tempat perizinan dan lain sebagainya dan bila melakukan penegakkan Perda tersebut Satpol PP harus sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang berlaku.
Dikatakan, dalam rangka menghadapi Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Gorontalo nanti, diharapkan Satpol PP Dan Linmas Kebakaran tetap melakukan tugasnya yakni pengamanan sesuai dengan tupoksinya masing-masing dengan terus berkoordinasi dengan pihak yang terkait.
“ Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempermantap kesiapan Pilkada khususnya untuk memantau keamanan pada pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Gorontalo nanti, para ASN dan Honorer Satpol PP dilibatkan dalam pemantauan keamanan ini yang diawasi oleh pimpinannya masing-masing dan berkoordinasi pula dengan Kesbangpol serta pihak Kepolisian,” tutur Huzairin.
Sementara itu Plt. Dinas Satpol PP dan Linmas Provinsi Gorontalo Aidin Adam mengungkapkan, menghadapi Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Satpol PP dan Linmas Kebakaran sudah sangat siap dan sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota. Pilkada yang tertib, aman dan tenteram adalah tujuan kita semua sehingga apa yang menjadi cita-cita kita bersama untuk suksesnya Pilkada nanti dapat terwujud dengan baik, jelas Aidin. (Burhan -Tim Redaksi humas / Foto : Burhan)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama