>

Gorontalo, Sepekan jelang bulan suci Ramadhan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta masyarakat tidak panik dengan membeli Sembilan bahan pokok (sembako) dalam jumlah banyak. Menurutnya Hal tersebut hanya akan membuka peluang penimbunan barang oleh distributor dan berdampak pada kenaikan harga.


“Saya minta masyarakat tidak panik. Semua stok barang ada di pasaran. Jangan telur diborong, minyak diborong, gula dan sebagainya. Kalau diborong maka hukum pasar yang terjadi, harganya bisa naik. Belum lagi kalau oknum distributor sudah bermain dengan cara menimbun,” terang Rusli Habibie di VIP Bandar DJalaluddin sesaat sebelum berangkat ke Jakarta, Rabu (10/6).


Ia mengaku kaget membaca pemberitaan media yang menyebut harga gula pasir kini sudah naik 5000 Rupiah dari harga normal 11.000 Rupiah/Kg. Hal itu pun segera ditindaklanjuti dengan mengundang Manajemen pabrik gula Tolangohula untuk dimintai klarifikasi. Hasilnya terungkap saat ini produksi gula Tolangohula berada pada angka 15 RIbu Ton atau jauh di atas kebutuhan Gorontalo yang hanya 1500-2000 Ton/bulannya.


“Saya kaget baca di media harga gula sudah naik 5 Ribu, makanya saya tadi undang pihak pabrik gula Tolangohula, kebetulan pak Cipto (owner PG Tolangohula) ada di Gorontalo. Mereka sampaikan stok melimpah dan seharusnya harganya tetap stabil” imbuhnya.


“Kalau harganya masih mahal juga, kita akan operasi pasar. Saya akan borong gula dalam jumlah banyak dan kita distribusi dengan harga murah. Supaya kapok distributor nakal” tegasnya.


Demikian pula dengan harga beras di pasaran. Menurut mantan Bupati Gorontalo Utara itu saat ini stok tersedia. Selain intens menggelar operasi beras murah, ia menginstruksikan kepada Perum Bulog untuk segera menyalurkan beras Raskin sebelum Ramadhan.

Dijadwalkan Selasa pekan depan, Pemprov akan mengundang seluruh pihak terkait khusus untuk membahas ketersediaan dan distribusi sembako.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Sikap tegas ditinjukkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk mengantisipasi naiknya harga harga Sembilan bahan pokok (sembako) jelang Ramadhan. Para distributor diminta tidak menggunakan cara curang dengan menimbun dan menaikkan harga sepihak. Jika kedapatan, ia mengaku akan mencabut izin usahanya.

“Saya ingatkan para distributor untuk tidak menaikkan harga sembako. Harus dengan harga sekarang. Apabila kedapatan akan saya cabut semua izin-izinya. Kita tidak boleh beri ruang bagi distributor nakal,” tegas Rusli, Rabu (10/6).

Lebih lanjut gubernur menilai, kenaikan harga jelang Ramadhan tidak saja dipicu oleh permainan oknum distributor namun juga dipengaruhi oleh sikap masyarakat. Menurutnya, ada kecendrungan di Gorontalo setiap memasuki bulan Ramadhan warga memborong sembako dalam jumlah banyak.

“Makanya saya minta masyarakat jangan panik. Belanja saja seperlunya jangan semua diborong. Namanya saja puasa, kita harus mampu menahan diri. Kalau beras kita borong, rica, tomat dan lain lain berarti kan kita hanya mau hidup enak,” tukasnya.

Budaya konsumtif warga Gorontalo juga diaminkan oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo Suryono. Menurutnya, tingkat konsumsi warga saat Ramadhan dan lebaran sangat tinggi yang menyebabkan tingkat inflasi berjalan naik.

“Masyarakat Gorontalo ini terbilang unik, saat bulan Ramadhan terlebih mau lebaran tingkat konsumsinya tinggi. Padahal justru di saat berpuasa harusnya konsumsi sembako rendah. Ibaratnya kita hanya memindahkan makan siang ke makan malam,” terang Suryono.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga, Selasa pekan depan Gubernur berencana mengundang semua pihak terkait duduk dalam satu forum. Rapat itu akan membahas ketersediaan dan harga Sembako termasuk meminta keterangan dari para distributor. (Humas-Ismail).

 

 

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel secara resmi membuka Pameran Pangan Nusa (PPN) serta Pameran Produk Dalam Negeri Regional 2015 yang dipusatkan di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Minggu (31/5).

Acara yang juga dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama ibu, Wakil Gubernur Idris Rahim bersama ibu serta para kepala daerah kabupaten/kota.

AJang tahunan yang dihelat oleh Kementrian Perdagangan ini merupakan upaya untuk mempromosikan produk produk usaha kecil menengah (UKM) Se-Indonesia.

Untuk tahun ini, Provinsi Gorontalo mendapat kehormatan sebagai tuan rumah wilayah Timur Indonesia dan akan digelar serupa di Surakarta Jawa Tengah ,Bukit Tinggi Sumatera Barat, serta puncak acara digelar di Jakarta Oktober mendatang.

Pada acara tersebut juga digunakan oleh Menkop UKM AAGN Puspayoga untuk melakukan peluncuran kartu Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan menyerahkans ertifikat Hak Cipta dan bantuan dana Corporate Social Responsibilty (CSR) dari Jamkrindo yang diperuntukkan bagi UMKM di Gorontao.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengungkapkan, gelaran PPN dan PPDNR merupakan upaya kementriannya untuk mendorong dan mendukung peningkatan perekonomian daerah khususnya bagi pelaku UKM. Acara ini juga untuk memaksimalkan potensi pasar dalam negeri dan menumbuhkan semangat wirausaha.

“Pameran ini juga akan mampu meningkatkan penggunaan produk potensial dalam negeri yang berkualitas serta meningkatkan daya saing para UKM. Saya yakin pameran ini akan memacu persaingat sehat bagi para UKM dan menjadi sarana untuk menjalin misi dagang lolal untuk membangun jaringan dan transaksi penjuaan produk produk UKM,”terangnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang diberikan untuk daerah. Acara ini menurutnya sangat penting selain karena acara yang digelar berskala nasional juga menghadirkan dua menteri sekaligus yakni Menteri Perdagangan serta Menteri Koperasi dan UKM.

“Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pak Rachmat dan pak Puspayoga yang sudah berkenan hadir di Gorontalo. Kehadiran bapak bapak tentu saja akan membawa berkah bagi kami di Gorontalo,” terang Rusli.

Rusli berharap acara PPN dan PPDNR diharapkan dapat dimanfaatkan sebesar besarnya oleh UKM Gorontalo untuk memperkenalkan produknya. Selain itu, acara tersebut diharapkan akan menghasilkan tranformasi teknologi dan pengenalan pasar antara daerah.

Pada kesempatan tersebut Mendag memberikan secara simbolis bantuan sarana usaha berupa 50 unit gerobak dagang, 50 unit tenda dagang dan 50 unit coolbox. Mendag juga menyerakan 1 set peralatan/mesin pengolah/pengemas produk cabai kepada Pemprov Gorontalo.

PPn dan PPDNR diikuti oleh 134 UKM yang terdiri dari 65 UKM peserta PPN dan 69 UKM peserta PPDNR. Acara ini diikuti oleh 9 provinsi yaitu Maluku Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Bantu, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah serta UKM Gorontalo. (Humas-Ismail)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Kebijakan baru tengah digulirkan oleh Kementrian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) terkait dengan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agi UKM. Tanggal 25 Mei kemarin, Menkop UKM meluncurkan program KUR bagi UKM.

Selama ini kebijakan tersebut sempat dimoratorium sebab dianggap belum berpihak pada pengusaha kecil. Demikian disampaikan oleh Menkop UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (AAGN Puspayoga) saat menggelar kunjungan kerja di Gorontalo, Sabtu (30/5).

“Sejak saya dilantik tanggal 27 Oktober, pelaksanaan KUR saya stop. Pelaksanaannya masih tumpang tindih, banyak yang ngemplang dan kredit macet,” terang Puspayoga.

Kini kebijakan baru KUR telah dirilis dengan mengembalikan ranah KUR kepada pengusaha kecil. Pengusaha dengan skala besar tidak
diperkenankan lagi meminjam melalui program ini. Lebih daripada itu, platfon modal usaha bagi UKM dinaikan maksimal 25 Juta Rupiah.

“Pengusaha gede gede nggak boleh lagi karena mereka harus ada jaminan. Sekarang platfon KUR kita naikkan 25 Juta dan tanpa agunan. Bunganya tadinya 23 persen turun menjadi 22 persen. Angka itu belum membuat saya puas, saya memperjuangkan agar bunga lebih rendah pada level 10-15 persen,” bebernya.

Kebijakan ini disambut baik oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Dengan kembalinya KUR sebagai akses permodalan usaha kecil, ia optimis pergerakan usaha masyarakat kecil lebih bergeliat. Hal ini sejalan dengan program ekonomi kerakyatan yang menjadi satu dari empat program unggulannya.

“Tentu dibukanya kembali KUR menjadi kabar baik bagi para pelaku UKM. Mereka bisa memperoleh akses permodalan yang cukup untuk menggerakan usahanya. Cuma memang benar kata pak menteri tadi, bunga kreditnya harus ditinjau lagi untuk diturunkan. Kasihan UKM nanti untungnya habis buat bayar bunga,” ujarnya.

Data Diskumperindag Provinsi Gorontalo menyebutkan, pertumbuhan koperasi dan UKM di Gorontalo cukup signifikan. Untuk tahun 2013 saja jumlah koperasi di Gorontalo sebanya 1.101 unit dengan volume usaha mencapai 366 Milyar Rupiah. Sementara untuk sektor UKM berjumlah 62.054 unit usaha.

Kehadiran Menkop UKM AAGN Puspayoga selain untuk meninjau KUD Indah Jaya di Kota Gorontalo, dirinya bersama Menteri Perdagangan RI Rahmat Gobel dijadwalkan mengahadiri pembukaan Pameran Pangan Nusa dan PPDN Tahun 2015 yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Minggu besok. (Humas-Ismail).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), jasa perhotelan dan ekonomi kreatif bergeliat saat gelaran akbar Festival Boalemo September nanti. Festival yang dirangkaikan dengan Sail Tomini 2015 itu diharapkan bisa mendongkar promosi dan perputaran ekonomi daerah.

“Banyak tamu asing dan nasional akan ke Gorontalo. Saya minta ini dimanfaatkan betul oleh UMKM, perhotelan dan usaha penyelia jasa lainnya. Keluarkan produk terbaik, beri pelayanan terbaik kepada mereka sehingga keuntungan ekonomi bisa kita peroleh,” terang Rusli, Minggu (24/5).

Untuk memaksimalkan produk produk daerah, menurutnya perlu ada sinergitas antara pemerintah dan pelaku usaha. Pendataan setiap produk, lokasi penjualan dan estimasi harga mutlak dibutuhkan untuk memberikan informasi awal bagi para tamu yang ingin mengetahui produk produk lokal daerah.

“Dinas dinas terkait saya minta juga harus aktif bantu pengusaha kita. Buat pendataan, kalau tamu mau cari kain Karawo belinya di mana saja. Mau makan Binthe Biluhuta di mana, obyek wisata di mana, akses dan apa yang bisa mereka dapatkan. Jadi saling bersinergi pemerintah selaku promotornya pengusaha yang menikmatinya,” imbuhnya

Sebagai tuan rumah penyelanggaraan Festival Boalemo, Provinsi Gorontalo pada umumnya diminta untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu. Menjaga keamanan dan kondusifitas daerah menurutnya sangat penting agar citra Gorontalo sebagai daerah yang ramah dapat terjaga.

Sail Tomini 2015 dan Festival Boalemo akan diselenggarakan di dua tempat berbeda. Untuk Sail Tomoni dipusatkan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sedangkan untuk Festival Boalemo dipusatkan di Boalemo dan Kota Gorontalo.

Sail Tomini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo sedangkan Festival Boalemo akan dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla 10 September mendatang. (Humas-Ismail)

 

Informasi Sail Tomini dan Fesival Boalemo di www.sailtomini.info

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Jakarta, Berbagai makanan dari olahan jagung dipamerkan pada ajang Agriculture Product and technology Expo (APTEX) and Agro Food 2015 yang mengambil tempat di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (15/5).

Pemprov Gorontalo yang diwakili oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura menggandeng sejumlah UMKM Gorontalo dengan berbagai produk khasnya seperti pia jagung, stik jagung dan keripik jagung.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada waktu yang sama sedang mengikuti Indonesia Climate Change Education and Expo 2015 turut menyempatkan diri melihat dari dekat pameran tersebut. Rusli berharap acara semacam ini dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan Gorontalo di mata nasional.

“Produksi jagung kita sekarang melimpah, bahkan sebagian kita ekspor. Perlu didorong sekarang bagaimana mengembangkan olahan hasil pertanian jagung agar semakin bernilai. Nah bagi saya ajang pameran seperti ini penting untuk mempromosikan produk kita,” terang Rusli Habibie.

Gubernur berharap agar dinas pertanian sebagai leading sektor dapat bekerjasama lintas sektor untuk pengembangan produk olahan hasil pertanian. Produk hasil karya UMKM sedapat mungkin dikembangkan dengan cara mencari akses pasar dan permodalan.

“Pameran semacam ini harus punya hasil. Bagaimana kita bisa membuka pasar daerah di kancah nasional, transfer ilmu pengetahuan hingga permodalan. Syukur syukur jika pada forum semacam ini ada UMKM lain yang bisa bekerjasama dengan UMKM di Gorontalo,” imbuhnya.

Gubernur berharap kedepan Gorontalo tidak saja dikenal dalam hal produksi jagung. Jagung mentah harus dikembangkan menjadi produk hasil pertanian yang bernilai jual tinggi. Hal itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja baru. (Humas-Ismail).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo Utara, Komoditi jagung masih menjadi primadona bagi masyarakat Gorontalo. Hal itu terbukti dari tingginya produksi jagung Gorontalo yang ikut mendorong tingginya ekspor jagung ke luar negeri.

Data Dinas Pertanian menyebutkan, selang periode Januari hingga Mei 2015 total ekspor jagung ke Philipina sudah mencapai 55.750 Ton.

Hal itu terungkap saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi unsur Muspida dan para pimpinan SKPD meninjau langsung proses bongkar muat jagung ekspor di Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (12/5).

Saat itu gubernur menyaksikan langsung bongkar muat jagung oleh eksportir PT Harim Gorontalo sebesar 6000 Ton yang diangkut oleh Kapal Jinteng dengan tujuan Philpina.

Ekspor Jagung pada bulan Mei ditargetkan mencapai angka 26,650 Ton yang akan dilakukan secara bertahap oleh perusahaan eksportir. Sementara untuk ekspor dari Januari hingga Maret mencapai 17.424 Ton dan bulan April mencapai 11,676 Ton.

Tingginya ekspor jagung ini pun disambut gembira oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Hal ini mengindikasikan bahwa produksi jagung Gorontalo terus meningkat dengan tingkat kesadaran menanam jagng petani yang tinggi.

“Alhamdulillah produksi jagung kita di akhir tahun lalu hingga awal tahun ini berhasil dan melimpah. Imbasnya pada para pengumpul dan eksportir yang bisa menjual jagung baik untuk kebutuhan daerah nasional bahkan ekspor seperti saat ini,” terang Rusli.

Diakui Rusli tingginya produksi jagung tidak terlepas dari perhatian pemerintah baik pusat maupun daerah yang terus fokus mengembangkan Jagung sebagai komoditi unggulan selain padi dan kedelai.

Berbagai bantuan seperti penyediaan benih gratis, pupuk dan alat pertanian terus diberikan untuk merangsang keinginan petani menanam jagung yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Memang masih ada sejumlah masalah dan tantangan, terutama menyangkut masalah harga jagung. Kemarin pak Menteri Pertanian sudah mengeluarkan kebijakan standarisasi harga sebesar 3.150 per Kilo dengan kadar air 17 persen. Ketika panen raya dan harganya turun, Bulog diperintahkan menjadi penyangga dengan membeli jagung petani,” imbuhnya.

Tingginya produksi jagung turut diamini oleh Yulius Sunoto selaku Manager Purchasing PT Harim Yulius Sunoto. Menurutnya tahun ini semua eksportir kewalahan menampung jagung petani yang berimbas pada ekspor yang ikut naik.

“Tahun ini produksi jagun luar biasa. Semua gudang eskportir full. Perbandingannya tahun lalu secara keseluruhan kita hanya mengimpor 5000 Ton namun untuk tahun ini di Bulan Mei saja kita akan ekspor 12 Ribu Ton dengan dua kali pengiriman,” bebernya.

Yulius berharap agar pemerintah terus meningkatkan fasilitas pelabuhan khususnya menyangkut bongkar muat barang di pelabuhan. Selain itu, ia berharap tingginya produksi jagung sekarang ini harus dicari penyebabnya untuk dipertahankan di tahun berikutnya. Dengan cara itu ia meyakini ekspor jagung Gorontalo terus meningkat setiap tahun. (Humas-Ismail).

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

Jakarta, Wakil Gubernur Gorontalo DR. Drs. H. Idris Rahim, MM., menghadiri peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) tahun 2015, yang dibuka oleh Menteri Perdagangan RI Rahmat Gobel di pelataran selatan Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (12/5).

Wagub Idris Rahim mengatakan, peringatan Harkonas 2015 yang mengangkat tema konsumen cerdas, nasionalisme tinggi, dan cinta produk dalam negeri. Menurutnya, tema ini sangat tepat untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan membeli produk-produk dalam negeri.

Idris menilai, jika seluruh masyarakat Indonesia cinta pada produk-produk dalam negeri, maka ini akan menjadi kekuatan besar dalam menyongsong persaingan pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dimulai pada akhir tahun ini.

“Kita harus termotivasi membangun konsumen yang cerdas dan pelaku usaha yang semakin memiliki etika dalam usahanya, sehingga MEA akan menjadi peluang besar dan kita bisa menjadi penguasa di negeri sendiri,” jelas Idris.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dalam sambutannya mengatakan, momentum Harkonas ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk lebih cerdas dalam membeli produk yang dijual dipasaran termasuk produk-produk bekas.

“Kita tidak mau bangsa besar ini jadi bangsa bekas, kita punya martabat dan derajat bangsa,” kata Rahmat.

Menteri Perdagangan juga mengkritisi masih maraknya pakai bekas di pasar Indonesia, yang notabene masuk ke Indonesia secara ilegal. Dijelaskannya, pakaian ilegal selain merugikan negara, juga sangat rawan terhadap kuman-kuman yang dapat menjadi virus dan penyakit bagi pemakainya.

“Kementerian Perdagangan terus berupaya membangun pasar kita, dan ini bagian dari revolusi mental yang kita lakukan,” tegasnya.

Peringatan Harkonas 2015 dihadiri oleh Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi dan UKM, Wagub DKI Jakarta, Wagub Gorontalo, para pejabat eselon I dan II di lingkungan kementerian terkait, para kepala dinas perdagangan provinsi se Indonesia, unsur perguruan tinggi, serta para pengusaha. Acara tersebut diakhiri dengan peninjauan stand pameran yang ada di area pelaksanaan kegiatan. (Humas-Haris)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

DINAS KOPERASI UMKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Tanggal Pemantauan : 22 April 2015

 

No
Nama Barang
Satuan
Harga
Harga Tertinggi
Harga Terendah
  Pokok      
1
Beras      
  ­ IR-64 ltr 7,500 7,000
  ­ Ketan Putih ltr 18,000 16,000
  ­ Super Win ltr 10,000 8,500
  ­ Ciheran ltr 8,000 7,000
2
Gula Pasir      
  ­ Lokal kg 13,000 10,000
  ­ Import kg    
3
Minyak Goreng      
  ­ Bimoli (Botol) 1000 ml 17,000 16,500
  ­ Bimoli (Botol) 620 ml 12,000 11,500
  ­ Minyak Goreng Curah Kg 12,000 11,000
4
Daging      
  ­ Daging Sapi Murni kg 100,000 95,000
  ­ Daging Ayam Briler ekor 50,000 35,000
  ­ Daging Ayam Kampung ekor 50,000 45,000
5
Telur Ayam      
  ­ Telur Ayam Ras butir 1,600 1,300
  ­Telur Ayam Kampung butir 2,500 2,000
6
Susu      
  ­ SKM Frisian Flag 385 g 9,000 8,500
  ­ SKM Indomilk 385 g 10,500 9,000
  ­ Dancow (Full Cream) 400 g 36,000 35,000
7
Mentega (Blue Band) kg 42,000 41,500
8
Garam Beryodium kg 3,500 3,000
9
Tepung Terigu      
  ­ Segitiga Biru kg 11,000 8,000
  ­ Lencana Merah kg 7,500 7,000
  ­ Kompas kg 8,500 8,000
10
Kacang Kedelai      
  ­ Ex Impor      
  ­ Lokal kg 15,000 13,000
11
Mie Instan (INDOMIE) bks 2,000 1,800
12
Cabe Merah      
  ­ Keriting kg 20,000 8,000
  ­ Rawit kg 25,000 20,000
13
Bawang Merah kg 30,000 25,000
14
Bawang Putih kg 24,000 20,000
15
Tomat kg 5,000 4,000
16
Kacang Hijau kg 20,000 16,000
17
Kacang Tanah kg 24,000 20,000
18
Jagung Pipilan Kering kg 4,000 3,000
19
Ketela Pohon kg 5,500 5,000
         
  STRATEGIS      
20
Semen Tiga Roda sak 73,000 70,000
21
Semen Tonasa sak 68,500 67,000
22
Semen Bosowa sak 67,500 66,000
23
Seng Gelombang Fumira lbr 46,000 42,000
24
Seng Gelombang Witico lbr 45,000 40,000
25
Seng Datar Witico lbr 50,000 45,000
26
Besi Beton 6 mm btg 30,000 23,500
27
Besi Beton 8 mm (biasa) btg 27,500 26,000
28
Besi Beton 8 mm x 12 m (full) btg 47,500 45,000
29
Besi Beton 10 mm x 12 m (full) btg 75,000 74,000
30
Pupuk Area kg 1,800 1,500
31
Pupuk SP-36 kg 1,800 1,800
32
Triplex 3 mm lbr 55,000 53,000
Dipublikasikan pada Pengumuman

PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

DINAS KOPERASI UMKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Tanggal Pemantauan : 21 April 2015

No
Nama Barang
Satuan
Harga
Harga Tertinggi
Harga Terendah
 
Pokok      
1
Beras      
 
­ IR-64 ltr          8,000           7,000
 
­ Ketan Putih ltr        18,000        16,000
 
­ Super Win  ltr          9,500           8,500
 
­ Ciheran  ltr          8,000           7,000
2
Gula Pasir      
 
­ Lokal kg        13,000        10,000
 
­ Import kg    
3
Minyak Goreng      
 
­ Bimoli (Botol) 1000 ml        17,000        16,500
 
­ Bimoli (Botol) 620 ml        12,000        11,000
4
Daging      
 
­ Daging Sapi Murni kg      100,000        95,000
 
­ Daging Ayam Briler  ekor        50,000        35,000
 
­ Daging Ayam Kampung ekor        50,000        45,000
5
Telur Ayam      
 
­ Telur Ayam Ras butir          1,600           1,300
 
­Telur Ayam Kampung butir          2,500           2,000
6
Susu      
 
­ SKM Frisian Flag 385 g          9,000           8,500
 
­ SKM Indomilk 385 g        10,500           9,000
 
­ Dancow (Full Cream) 400 g        36,000        35,000
7
 Mentega (Blue Band) kg        42,000        41,500
8
Garam Beryodium kg          3,500           3,000
9
Tepung Terigu      
 
­ Segitiga Biru kg        11,000           8,000
 
­ Lencana Merah kg          7,500           7,000
 
­ Kompas kg          8,500           8,000
10
Kacang Kedelai      
 
­ Ex Impor      
 
­ Lokal kg        15,000        13,000
11
Mie Instan (INDOMIE) bks          2,000           1,800
12
Cabe Merah      
 
­ Keriting kg        20,000        15,000
 
­ Rawit kg        25,000        20,000
13
Bawang Merah kg        30,000        25,000
14
Bawang Putih kg        24,000        20,000
15
Tomat kg          5,000           3,000
16
Kacang Hijau kg        20,000        16,000
17
Kacang Tanah kg        24,000        20,000
18
Jagung Pipilan Kering kg          4,000           3,000
19
Ketela Pohon kg          5,500           5,000
 
       
 
STRATEGIS      
20
Semen Tiga Roda sak        73,000        70,000
21
Semen Tonasa sak        68,500        67,000
22
Semen Bosowa sak        67,500        66,000
23
Seng Gelombang Fumira lbr        46,000        42,000
24
Seng Gelombang Witico lbr        45,000        40,000
25
Seng Datar Witico lbr        50,000        45,000
26
Besi Beton 6 mm btg        30,000        23,500
27
Besi Beton 8 mm (biasa) btg        27,500        26,000
28
Besi Beton 8 mm x 12 m (full) btg        47,500        45,000
29
Besi Beton 10 mm x 12 m (full) btg        75,000        74,000
30
Pupuk Area kg          1,800           1,500
31
Pupuk SP-36 kg          1,800           1,800
32
Triplex 3 mm lbr        55,000        53,000
Dipublikasikan pada Pengumuman
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo