>

Kota Gorontalo, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mengimbau warga untuk teliti sebelum membeli barang, terutama produk makanan dan minuman menjelang lebaran.

"Jangan asal beli, harus lihat tanggal kadaluarsa atau kemasannya masih bagus atau sudah rusak," kata Penjabat Wali Kota Gorontalo, Weni Liputo, saat melakukan inspeksi mendadak kesejumlah swalayan, Rabu.

Menurutnya, sikap teliti konsumen akan mencegah terjadinya konsumsi bahan pangan yang berbahaya, karena ulah pedagang yang "nakal". "Konsumsi masyarakat menjelang lebaran cukup tinggi, dan hal itu biasanya dimanfaatkan pedagang untuk melariskan dagangannya meski sudah tak layak," ungkapnya.

Ia juga meminta pedagang untuk segera mengembalikan produk yang sudah atau akan kadaluarsa sebulan lagi kepada pihak produsen. "Barang-barang kadaluarsa seharusnya jangan dipajang lagi. Pedagang bisa dikenakan sanksi bila melanggar peraturan ini," ujar Weni.

Dari hasil inspeksi mendadak yang dilakukan oleh tim gabungan Dinas Perindustrian Kota Gorontalo dan Polres Kota Gorontalo, ditemukan berbagai produk makanan kadaluarsa, yang masih ditata rapi di rak supermarket. Produk kadaluarsa itu berupa tepung kue, laksa, dan coklat batangan. Pemkot memberi peringatan kepada pemilik supermarket maupun swalayan agar segera menarik produk tersebut.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo juga menemukan produk makanan yang dikemas ulang, untuk dijual kembali kepada konsumen. "Itu dilarang karena identitas produknya sudah tidak ada, sehingga hak konsumen untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai barang itu tidak terpenuhi. Selain itu produk kemas ulang tidak terjamin dari segi sanitasi dan kelayakan konsumsinya," jelas Adjis Sanjaya, Seksi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi BPOM Gorontalo.

 

Antara News Gorontalo

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, mengharapkan agar warga yang mendapatkan kupon pasar murah, untuk tidak menjualnya lagi kepada pihak lain.

"Biasanya ada yang menjual kembali kupon kepada orang lain dengan harga lebih tinggi, padahal keuntungannya tidak seberapa," kata Rusli, Senin. Ia meminta kupon pasar murah yang dibagikan kepada warga kurang mampu tersebut, harus dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan keluarga.

Menurutnya, Pemprov Gorontalo menggelar pasar murah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan hidupnya, dengan harga sembako yang lebih murah. "Harga kebutuhan pokok melejit setelah kenaikan harga BBM, sehingga daya beli masyarakat cenderung turun, ini yang kami hindari," ungkapnya.

Sebelumnya, pemprov telah menggelar pasar murah perdana di Kabupaten Pohuwato, yang akan dilakukan secara bergilir di kabupaten lainnya. Pada kegiatan pasar murah tersebut, harga untuk setiap paket kebutuhan pokok disubsidi oleh Pemprov Gorontalo. Untuk satu paket kebutuhan pokok dengan nilai Rp169.500, warga yang memiliki kupon hanya dikenakan harga sebesar Rp100.000.

Pasar murah dilaksanakan mulai tanggal 18 sampai 27 Juli 2013 di sejumlah titik. Pasar murah tersebut digelar di sejumlah lapangan, sehingga dapat dengan mudah dijangkau masyarakat. Di Kabupaten Gorontalo, warga menyerbu pasar murah yang digelar di Kecamatan Batudaa. Hanya dalam setengah jam, paket sembako yang disediakan habis terjual.

 

ANTARA NEWS GORONTALO

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Gorontalo, Untuk pengembangan Rumah Sakit Toto yang terletak di Kabupaten Bone Bolango Gubernur Gorontalo. Drs. H. Rusli Habibi, M.AP memberikan bantuan sebesar Rp 3 Miliar untuk pengembangan dan pembangunan ruangan kelas III di RS toto dan 500 juta untuk perbaikan ruangan UGD. Hal tersebut terungkap saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berkunjung ke rumah sakit Toto 26/02.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan para medis yang bekerja di Rumah Sakit Toto, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan tidak ada gunanya masyarakat di berikan kartu jamkesta, jamkesmas dan kartu asuransi kesehatan lainnya, ketika pasien yang sampai di rumah sakit tidak bisa terlayani dengan baik serta ruangan-ruangannya pun tidak tersedia, Sehingga itu yang membuat kami akan akan berjuang, untuk memperjuangkan anggaran dari pusat.

Masih kata Rusli adapun jumlah bantuan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp 3 Miliar untuk penambahan kamar ruang kelas III, tetapi setelah melihat Masterplant pembangunan RS toto yang sudah cukup bagus, maka untuk tahun 2014 saya sebagai Gubernur Gorontalo berjanji akan berjuang untuk menambahkan anggaran pemgembangan RS toto ini melalui Ibu menteri kesehatan dan Menkokesra, sehingga dananya bisa mencapai 15 sampai 20 Miliar.

Memang RS toto ini merupakan rumah sakit alternative bagi rakyat kota gorontalo, bahkan dari luar kota pun akan datang di RS toto ini, karena jika RS daerah lainnya tidak bisa menampung pasienya lagi alias full, maka rumah sakit Toto inilah yang menjadi alternative bagi masyarakat kota dan masyarakat luar kota, kemudian untuk masyarakat kota kalau berobat di RS toto ini bisa menikmati kesehatan gratis, yang penting mereka memegang kartu jamkesta dari Pemerinh Provinsi.

Di akhir sambutannya Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap agar kepada pihak RS Toto ini terutama para Medis jangan membeda-bedakan pasien, baik dari suku, Ras, agama, dan tingkat sosial jangan di beda-bedakan, semua disamakan pelayannya dan berikan pelayanan maksimal kepada pasien, tunjukan pelayanan prima kepada pasien supaya pasien yang berobat di RS Toto ini akan merasa nyaman.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie juga memberikan bantuan untuk kepada pemerintah kabupaten Bonebolango untuk pengembangan pasar alele sebesar Rp 1.5 Miliar. (Gusti-Humas)

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Senin, 11 Februari 2013 21:29

Nilai Ekspor Di Gorontalo Naik

eksporjagungGorontalo, Nilai ekspor di Provinsi Gorontalo bulan Desember 2012 sebesar 1.436.841 dolar AS atau naik 7,36 persen, jika dibandingkan dengan bulan November 2012 sebesar 1.338.371 dolar AS.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

kadin-antaranewsGorontalo,  - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo menilai, banyak produk lokal hasil industri daerah itu maupun secara nasional, tidak kalah kualitas dengan produk-produk impor.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 6 dari 6
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo