>
Super Admin PPID

Super Admin PPID

Kamis, 05 September 2019 23:40

Pejabat Yang Dilantik Gubernur Rusli Habibie

Pejabat Tinggi Pratama :

Husen Hasni jabatan lama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan jabatan baru Staf ahli Gubernur bidang Perekonomian

Sutrisno jabatan lama Staf ahli Gubernur bidang Perekonomian jabatan baru Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo

Sila Botutihe jabatan lama Kepala Dinas Pangan jabatan baru Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

 

Pejabat Administrator:

Dewi Amelia Sidiki jabatan lama Kasubid Dana perimbangan, retribusi dan pendapatan lain lain Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, jabatan baru Kepala UPT wilayah dua pada Badan Keuangan

Iwan Lakoro jabatan lama Kasubid Pembukuan dan Pelaporan Badan Keuangan, jabatan baru Kepala Bidang Aset pada Badan Keuangan

Sudarman Samad jabatan lama Kepala UPT wilayah 2 pada Badan Keuangan jabatan baru Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo

 

Pejabat Pengawas:

Elis Mohu jabatan lama Kasubid Akuntansi Keuangan dan Aset Badan Keuangan, jabatan baru Kasubid Pembukuan dan Pelaporan pada Badan Keuangan

Muchazir Thalib jabatan lama Pelaksana pada Badan Keuangan, jabatan baru Kasubid Akuntansi Keuangan dan Aset pada Badan Keuangan

Sukri S Bakar jabatan lama Pelaksana pada Badan Keuangan Provinsi Gorontalo jabatan baru Kasubid Dana Perimbangan, Retribusi dan Pendapatan lain lain pada Badan Keuangan

Stanty Paputungan jabatan lama Pelaksana pada Dinas Pangan Provinsi Gorontalo jabatan baru Kasubag Perencanaan dan Keuangan pada Dinas Pangan Provinsi Gorontalo.

GORONTALO – Gubernur Gorontalo mengambil sumpah dan melantik 10 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kamis (5/9/2019). Terdiri dari tiga Pimpinan Tinggi Pratama, tiga Pejabat Administrator dan empat Pejabat Pengawas.

Pelantikan lebih banyak terjadi pada jabatan Administrator dan Pengawas pada Badan Keuangan. Dua orang promosi dari eselon IV ke eselon III, sementara tiga orang lainnya promosi dari staf ke eselon IV.

Tiga jabatan eselon II bertukar tempat. Husen Hasni sebelumnya menjabat Kadis Kelautan dan Perikanan digeser jadi staf ahli untuk persiapan pensiun. Sustrisno yang sebelumnya Staf Ahli dilantik di jabatan Kadis Pangan, sementara Sila Botutihe sebelumnya Kadis Pangan dilantik sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan.

Dalam kesempatan tersebut gubernur dua periode ini menyampaikan pelantikan seperti ini sudah kesekian kalinya dilaksanakan sejak dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Menurutnya hal seperti ini sangat wajar, mengingat dalam birokrasi setiap orang harus siap dilantik dan diberhentikan dari jabatannya sesuai kebutuhan dan dinamika organisasi.

“Ini juga yang kesekian kalinya bapak/ibu sekalian menduduki jabatan yang berbagai macam. Jadi tentunya sudah sangat memahami sehingga membuat saya yakin, bapak/ibu sekalian bisa menjalankan tugas yang diamanatkan ini,” kata Rusli

Rusli menambahkan jabatan seperti ini adalah amanah. Tidak perlu dikejar-kejar, tidak harus dicari-cari tetapi murni merupakan kebijakan dari pimpinan untuk memberikan tugas dan tanggungjawab kepada semua

 “Selamat bertugas. Hindari perbuatan perbuatan yang tidak sesuai, mengingat masih banyak kegiatan yang menjadi harapan rakyat ada ditangan kita untuk menyentuh mereka,” tandasnya.

 

Pewarta: Ecyhin - Humas

 

GORONTALO  – SMKN 1 Kota Gorontalo terus mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui berbagai inovasi kegiatan yang dapat menumbuhkan minat baca dan menulis para siswa.

Sejak tahun 2018 yang merupakan tahun pertama pelaksanaan GLS di SMKN 1 Kota Gorontalo, program GLS telah membuahkan hasil dengan diterbitkannya satu buah buku antologi cerpen karya siswa dengan judul “Euforia Senja”.

“Buku ini hasil dari pelaksanaan GLS yang merupakan karya siswa kerja sama dengan Kantor Bahasa Gorontalo. Alhamdulillah, buku ini juga telah memiliki International Standard Book Number atau ISBN dari Perpustakaan Nasional,” kata Kepala Perpustakaan SMKN 1 Kota Gorontalo, Linda Nggilu, saat diwawancarai di Perpustakaan SMKN 1 Gorontalo, Kamis (5/9/2019).

Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 2019 SMKN 1 Kota Gorontalo kembali membuat terobosan dengan menerbitkan majalah sekolah yang berisi kumpulan tulisan para siswa. Majalah sekolah yang diterbitkan secara berkala persemester tersebut yang juga telah memiliki lisensi International Standard Serial Number (ISSN) yang merupakan nomor pengenal untuk terbitan berkala yang dikeluarkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Untuk majalah sekolah pada Desember 2019 nanti akan diterbitkan cetakan kedua yang sudah memiliki ISSN dari LIPI,” ujar Linda.

Program lainnya yang terus dikembangkan melalui GLS di SMKN 1 Kota  Gorontalo di antaranya gerakan membaca 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar, pemilihan duta baca dari masing-masing jurusan, program One Student One Book, dan program Jumat Literasi.

 “Kami juga memprogramkan minimal satu siswa membaca buku lima judul dalam satu semester sehingga dalam setahun akan ada 10 judul buku yang telah dibaca. Khusus untuk One Student One Book programnya untuk siswa Kelas XII yang telah lulus dan akan meninggalkan sekolah dihimbau untuk menyumbangkan buku ke perpustakaan sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Kota Gorontalo Ruslan S. Payu menjelaskan, pelaksanaan GLS di sekolah yang dipimpinnya tersebut merupakan perwujudan dari Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti di Sekolah. Melalui inovasi dan terobosan pelaksanaan GLS, Ruslan berharap kegiatan membaca menjadi budaya para siswanya.

“Seluruh kegiatan GLS itu para siswa yang menjadi pionirnya, guru hanya memfasilitasi saja. Melalui kegiatan itu kita ingin membiasakan para siswa dengan harapan kegiatan membaca menjadi budaya,” tandas Ruslan.

 

Pewarta : Haris - Humas

GORONTALO – Selain perpustakaan keliling, salah satu program dalam bentuk layanan dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Gorontalo yakni Iqro Mopolaiyo Utilapulo (IMUT), yang artinya dengan membaca dapat mensejahterahkan masyarakat.

“Program IMUT ini merupakan program layanan untuk memberdayakan masyarakat dan telah kita laksanakan beberapa waktu lalu di Desa Molingkapoto Selatan dan Desa Pontolo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara,” jelas Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arpus Syahrudin Porindo, pada pelaksanaan perpustakaan keliling (Pusling) di SMK Negeri I Kota Gorontalo, Kamis (5/9/2019).

Syahrudin menjelaskan, program IMUT yang bersifat inklusi sosial tersebut dilakukan dengan memberikan bimtek kepada masyarakat tentang cara pembuatan emping jagung dan sambal goreng dari jantung pisang.

“Jadi kita memberikan pelatihan kepada masyarakat di kecamatan Kwandang tersebut tentang cara pembuatan emping jagung dan sambal goreng dari jantung pisang. Narasumber pada pelatihan tersebut salah satunya adalah masyarakat yang rajin membaca buku dan mengaplikasikan pada masyarakat,” kata Syahrudin.

Ia menambahkan, hasil produk dari pelatihan yang telah diikuti oleh masyarakat telah dijual dan dititipkan ke beberapa supermarket dan warung-warung terdekat. Inklusi sosial IMUT menurutnya, ke depan nanti akan terus dilaksanakan dikabupaten/kota yang ada di provinsi Gorontalo. Dengan membaca selain menambah pengetahuan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tandasnya.

Terkait pelayanan Pusling, Syahrudin mengatakan untuk target tahun 2019 ini yakni pada angka 21 ribu pemustaka dan pada akhir bulan Agustus sudah mencapai 10 ribuan lebih pemustaka yang telah terlayani oleh Pusling Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Boerhand

MANADO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo. Kerjasama kali ini melalui Sistem Pembayaran Global Budget yang ditandai dengan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara BPJS Kesehatan dengan Pemprov Gorontalo dan Pemda Kabupaten Gorontalo, Kamis, (5/9/2019), di Hotel Arya Duta, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Global budget merupakan salah satu sistem pembayaran rumah sakit,  berdasarkan pada  anggaran atau sejumlah besaran biaya, hasil negosiasi dan disepakati oleh kedua belah pihak untuk jangka waktu tertentu. Jika dilaksanakan dengan optimal, global budget dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Cara pembayaran klaim ke rumah sakit akan berdasar kepada anggaran yang dihitung secara keseluruhan. Proses administrasinya pun terbilang mudah, sehingga dapat memudahkan pihak rumah sakit untuk membuat keputusan rasional dalam memaksimalkan sumber daya yang ada,” ungkap Deputi Direksi BPJS wilayah Sulutenggo dr. Anurman Huda dalam sambutannya

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pihak BPJS yang memilih Provinsi Gorontalo sebagai salah satu daerah diterapkannya sistem global budget ini. Menurutnya, ini adalah salah satu bentuk komitmen untuk mensuport jaminan kesehtan nasional melalui pembayaran global budget sekaligus mengimplementasikan kesehatan prima yang menjadi program unggulan dari Pemprov Gorontalo.

“Kita sadar bersama bahwa dalam rangka pelayanan kesehatan yang optimal peran BPJS kesehatan sangat besar dalam membantu masyarakat untuk utamanya masyarakat miskin dan syukur alhamdulillah juga, BPJS kesehatan memberikan kepercayaan dan memilih RS Hasri Ainun Habibie dan RS MM Dunda Limboto sebagai pilot proyek uji coba sistem pembayaran global budget ini,” kata Idris

Lebih lanjut Wagub menambahkan jika dilihat dalam waktu kurang dari sebulan ini, BPJS Kesehatan memang sedang mengalami masalah terkait isu naikknya iuran BPJS Kesehatan dan berdampak pada pelayanan rumah sakit. Dimana bila BPJS Kesehatan terlambat membayar, tentunya akan memperngaruhi cash flow dari pada rumah sakit.

“Untuknya melalui MoU ini semoga bisa meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan terus mencari solusi atas keluhan dari pada masyarakat serta terus menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.

Kerjasama yang disepakati meliputi peningkatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), kolektibilitas iuran, serta akses dan mutu pelayanan.

TELAGA – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyambut baik kenaikan pangkat Kapolda Gorontalo Rachmad Fudail dari Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Rusli menilai Fudail layak diganjar kenaikan pangkat berkat prestasi yang sudah ia ukir selama memimpin Polda Gorontalo.

“Prestasinya apa? Yang pertama bisa mengamankan Gorontalo dalam rangka perhelatan politik. Berikutnya beliau berhasil membangun SPN bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Jadi wajar (naik pangkat), termasuk penghargaan gelar adat kepada beliau,” ucap Rusli kepada wartawan usai menghadiri Korps Raport Kenaikan Pangkat Kapolda Gorontalo di Mapolda, Kamis (5/9/2019).

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Ari Dono Sukmanto yang memimpin Korps Raport. Menurutnya, Irjen Rachmad Fudail memiliki sejumlah inovasi serta mampu menjaga kondisi keamanan yang kondusif.

“Situasi Kamtibmas terkendali. Tidak ada kasus-kasus yang menonjol. Di tingkat yang setara dengan Polda-Polda seperti Gorontalo ini relatif lebih kondusif. Unjuk rasa – unjuk rasa besar juga tidak ada,” puji Ari Dono.

Beberapa inovasi Kapolda juga menjadi catatannya. Di antaranya mampu membentuk grup marching band dari anggota Polri dan berinovasi dalam hal donor darah online bekerjasama dengan pemerintah daerah dan TNI.

“Jadi inilah karya karya yang sudah dilaksanakan oleh Irjen Pol Rachmad Fudail sehingga pantas diberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Juga permintaan masyarakat supaya tidak pindah-pindah, sehingga sampai pensiun (Desember) beliau di sini,” imbuhnya.

Irjen Pol Rachmad Fudail menjadi Kapolda Gorontalo pertama yang berpangkat dua bintang. Mantan Karobindiklat Lemdikpol Polri itu menjabat Kapolda sejak 14 November 2016 dan akan pensiun bulan Desember 2019 nanti.

Pewarta: Isam - Humas

GORONTALO – Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinamis, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo terus melakukan upaya inovasi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Dengan menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menggelar sejumlah Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keselamatan Pelayaran kepada nelayan.

Diklat ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur, Rusli Habibie – Idris Rahim yang menginginkan Organisasi Perangkat Daerah untuk berinovasi karena terbatasnya anggaran.

Kerjasama dengan BPSDM Perhubungan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU  antara Dinas Perhubungan, KSOP Kelas III Gorontalo dengan Badan Diklat Imu Pelayaran (BP2IP) Sulawesi Utara dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar selaku UPT Kementerian Perhubungan yang ada di daerah untuk melakukan Diklat Pemberdayaan Masyarakat secara gratis.

Dinas Perhubungan saat ini telah dilakukan beberapa Diklat antara lain Pemberdayaaan masyarakat sebanyak 745 nelayan Gorontalo telah selesai mengikuti diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil yang dilaksanakan secara bertahap.

Tahap pertama dilaksanakan oleh BP2IP Sulut dari tanggal 19 Maret sampai dengan 12 April 2019 yang dilaksanakan di Amurang yang diikuti 160 nelayan . Tahap kedua dilaksanakan oleh PIP Makassar dari tanggal 22 Juli sampai dengan 10 Agustus 2019 dalam 3 angkatan yang dilaksanakan di Kota Gorontalo dan diikuti oleh 585 nelayan dari target 600 nelayan asal Kabupaten Gorontalo Utara, daerah pertama yang menjadi sasaran pelaksanaan Diklat PIP Makassar. Yang selanjutnya kepada 745 nelayan tersebut diberikan buku pelaut merah secara gratis yang dikeluarkan oleh KSOP kelas III Gorontalo.

Diklat yang lainnya adalah Dasar-Dasar Kesyahbandaran khusus Dinas Perhubungan yang dilaksanakan oleh BP2IP Sulawesi Utara dari tanggal 26-30 Agustus 2019 bertempat di Hotel Amaris Kota Gorontalo yang diikuti 60 orang Aparat Sipik Negara ASN Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Untuk meningkatkan keselamataan pelayaran, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo juga mengadakan Diklat Keselamatan Pelayaran yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub dari 4-6 September 2019 bertempat di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo yang diikuti 60 orang peserta dari stakeholder di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Diklat ini dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim dan dihadiri Gigih Retnowati, Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan Dan Kepelautan mewakili Dirjen Perhubungan Laut, Bupati Gorontalo Utara, Wakil Walikota Gorontalo, Dirpolair Polda Gorontalo, Danlanal Gorontalo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi/Kab/Kota, dan Pelaku Usaha di Perairan .

Semua upaya untuk meningkatkan kualitas SDM melalui Pendidikan dan Pelatihan ini merupakan bukti inovasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

“Pelaksanaan semua Diklat tersebut merupakan bentuk komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan SDM Gorontalo yang unggul dan kompetitif,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Rabu (4/9/2019).

Diklat tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di laut  dan sejalan dengan amanah Peraturan Presiden nomor 56 tahun 2018.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini – Dinas Perhubungan

GORONTALO – Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Gorontalo menetapkan target sebanyak 52.500 bidang tanah yang akan menjadi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Jumlah tersebut terdiri dari 35.000 bidang melalui legalisasi aset serta melalui redistribusi tanah sebanyak 17.500 bidang, yang bersumber dari tanah negara dan pelepasan kawasan hutan.

“Untuk mencapai target tersebut tim gugus harus menguasai dan serius dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diembannya,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat membuka rapat koordinasi GTRA Provinsi Gorontalo di Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Rabu (4/9/2019).

Tim GTRA Provinsi Gorontalo telah dibentuk dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 5 Tahun 2019. Idris menjelaskan, reforma agraria merupakan upaya penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah melalui penataan aset disertai penataan akses dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Reforma agraria dilakukan karena adanya ketimpangan penguasaan tanah, alihfungsi lahan pertanian yang tidak terkendali, kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta turunnya kualitas lingkungan hidup,” terang Idris.

Terkait pelaksanaan rakor tim GTRA, Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Gorontalo Wartomo mengutarakan bahwa rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas dari pelaksana reforma agraria di Gorontalo, memastikan penyediaan aturan dalam penataan aset dan penataan akses, fasilitasi pemberdayaan masyarakat, serta menyelesaikan sengketa reforma agraria.

 “Banyak sekali tugas dan fungsi tim GTRA. Oleh karena itu perlu untuk membangun sinergitas antara seluruh stakeholder yang terkait dengan reforma agraria di Provinsi Gorontalo,” tandas Wartomo.

Rakor reforma agraria diikuti oleh 67 peserta yang terdiri dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, tim GTRA Provinsi Gorontalo, pelaksana harian dan Satgas GTRA, kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, Kepala Bidang lingkup Kanwil BPN Provinsi Gorontalo, serta konsultan GTRA. Rakor akan berlangsung selama tiga hari, 4-6 September 2019.

 

Pewarta : Haris - Humas

JAKARTA - RSUP Persahabatan di Rawa Mangun, Salemba, Jakarta Timur menerima kunjungan pejabat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Rabu (4/9/2019).

Rombongan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Conny Gobel bersama pimpinan dan anggota Komisi I, II, III dan IV yang berjumlah 18 orang.

Dalam kunjungan ini para wakil rakyat Gorontalo ini melakukan studi komparasi berkaitan dengan strategi yang dilakukan RSUP Persahabatan dalam peningkatan akreditasi.

Mereka diterima oleh Direktur Umum, SDM dan Pendidikan dr Rochman Arif, Kepala Bagian Pendidikan dan Penelitian dr Ika Sartika,  serta Ketua Tim Akreditasi dr Agung Heri Wahyudi,  dan Sekretaris dr Sitti Mardiana.

“Kami melakukan observasi dan referensi terkait dokumen, sarana dan prasarana serta diskusi,” kata Conny Gobel.

Dipilihnya Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan ini karena dinaggap lokasi yang tepat untuk belajar strategi peningkatan akreditasi.

 

Pewarta : M Yani Uno – Sekretariat DPRD

 

GORONTALO – Inovasi program dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dengan menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan kementerian Perhubungan dengan menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat .

Diklat ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur, Rusli Habibie – Idris Rahim yang menginginkan Organisasi Perangkat Daerah untuk berinovasi karena terbatasnya anggaran.

Kerjasama dengan BPSDM Perhubungan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU  antara Dinas Perhubungan, KSOP Kelas III Gorontalo dengan Badan Diklat Imu Pelayaran (BP2IP) Sulawesi Utara dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar selaku UPT Kementerian Perhubungan yang ada di daerah untuk melakukan Diklat Pemberdayaan Masyarakat secara gratis.

Salah satu buah inovasi Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo ini  pertama telah  adalah Diklat  BST-KLM dan SKK 60 MIL kepada 745 org nelayan  dan nantinya akan diberikan  Buku Pelaut Merah sebagai tanda kompetensi mereka secara gratis  yang diterbitkan oleh KSOP Kelas III Gorontalo.

Kedua, Diklat dasar-dasar kesyahbandaran kepada 60 org, ASN Dinas Perhubungan Provinsi/Kab/Kota; yang dilaksanakan BP2IP Sulawesi Utara (26-30/8/2019) bertempat dihotel Amaris Gorontalo dan ketiga

Diklat Keselamatan Pelayaran yang /dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mulai Rabu-Jumat (4-6/9/2019) yang bertempat di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo. Diklat ini diikuti 60 orang peserta dari stakeholder di provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Pembukaannya dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, dihadiri Gigih Retnowati, Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang mewakili Dirjen Perhubungan Laut,” kata M Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Rabu (4/9/2019).

Hadir dalam pembukaan Diklat ini Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono, Dirpolair Polda Gorontalo, Danlanal Gorontalo, Kepala Dinas Perhubungan provinsi, kabupaten dan kota, serta pelaku usaha perairan .

Diklat ini merupakan bentuk komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan SDM Gorontalo yang unggul dan kompetitif sebagaiamana tema HUT ke-74 Republik Indonesia, SDM Unggul, Indonesia Maju.

“Wakil Gubernur, Bapak Idris Rahim dalam kesempatan itersebut telah menyerahkan secara simbolis Buku Pelaut Merah kepada perwakilan nelayan yang telah mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil,” papar M Jamal Nganro.

Buku pelaut merah ini sebagai bukti sertifikasi keterampilan bagi para nelayan guna menjamin keselamatan dan keamanaan para nelayan pada saat penangkapan ikan, layaknya SIM pada kendaraan di darat.

Diklat ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di laut  dan sejalan dengan amanah Peraturan Presiden nomor 56 tahun 2018 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional program pemerataan ekonomi melalui pendidikan, pelatihan vokasi di bidang pelayaran dan memenuhi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepelautan.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur yang sejalan dengan program pemerintah pusat, yakni pembangunan SDM yang unggul dan kompetitif,” kata M Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini – Dinas Perhubungan

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo