>
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 47

Rabu, 05 September 2012 11:36

Balihristi Kembangkan Sistem Informasi Lingkungan Hidup

Oleh
Beri rating
(0 suara)

lhGorontalo, Terobosan baru kembali digulirkan Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi (Balihristi) Provinsi Gorontalo. Setelah sukses mempelopori pos pengaduan lingkungan hidup berbasis teknologi informatika (IT) pada 2009 lalu, kini Balihristi mengembangkan sistem informasi lingkungan hidup. Melalui sistem tersebut maka masyarakat bisa mengakses informasi seputar lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo melalui jaringan internet. Termasuk memberikan laporan dan aduan tentang masalah lingkungan hidup.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup Balihristi Provinsi Gorontalo Ir.Rugaya Biki,MSi menjelaskan, seiring dikeluarkannya Undang-undang 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup maka pemerintah daerah diwajibkan menyusun sistem informasi lingkungan hidup. Seiring hal itu, pihaknya berkeinginan semua informasi lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo, mempunyai jaringan yang mudah dan terbuka untuk diakses masyarakat. "Artinya tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat kabupaten/kota," ungkap Rugaya Biki.

Untuk mewujudkan hal itu, maka kemarin (4/9), Balihristi melakukan pelatihan penyusunan website lingkungan hidup yang dapat di akses melalui lingkunganhidup.gorontaloprov.go.id atau ecogorontalo.info. Menariknya, kegiatan yang diikuti 2 orang perwakilan masing-masing kabupaten/kota itu tidak sekadar pemberian materi. Melainkan turut langsung dipraktek dengan menggunakan fasilitas Media Center Balihristi.

Menurut Rugaya Biki, para peserta pelatihan ini nantinya akan mengelola sistem informasi lingkungan hidup di masing-masing kabupaten/kota. Apalagi saat ini di kabupaten/kota sudah tersedia perangkat sistem informasi. Sehingga lebih memudahkan dalam penyusunan informasi lingkungan hidup. "Dengan adanya sistem informasi lingkungan hidup maka masyarakat dengan mudah bisa mengakses informasi lingkungan. Demikian pula, masyarakat juga bisa melapor apabila ada kasus-kasus lingkungan. Seperti pencemaran air, udara maupun tanah," tutur Rugaya Biki.

Di sisi lain, Rugaya Biki mengungkapkan, berbicara pembangunan lingkungan hidup memang kurang nampak secara kasat mata. Tetapi dampak yang dirasakan sangat besar, terutama bagi kehidupan masyarakat. "Ketika udara tercemar, secara kasat mata memang tidak terlihat. Tetapi dampak yang timbulkan sangat luas bagi masyarakat," ujar Rugaya Biki mencontohkan.

Baca 1675 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo